Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Gandeng OJK dan BRI, BI Edukasi Penerima Manfaat Bantuan Sosial Nontunai

Gandeng OJK dan BRI, BI Edukasi Penerima Manfaat Bantuan Sosial Nontunai

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
  • visibility 118
  • comment 0 komentar

Loading

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Pratyaksa Candraditya, menekankan penyaluran bantuan sosial secara nontunai akan terhubung dengan layanan perbankan.

 

Kupang | Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT bersinergi dengan Dinas Sosial Kota Kupang, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTT dan PT Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Kupang menghelat edukasi dan sosialisasi program penyaluran bantuan sosial nontunai (BSNT).

Plt Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Bernadinus Mere saat pembukaan kegiatan mengatakan tujuan sosialisasi dan edukasi untuk meningkatkan pemahaman penerima program keluarga harapan (PKH) dan sembako serta pihak yang terkait terhadap elektronifikasi Bansos atau Program BSNT dan transaksi keuangan agar dana bantuan dapat dikelola dengan efektif dan efisien serta dimanfaatkan secara optimal sehingga tujuan penyaluran bantuan dapat tercapai.

“Karena menggunakan APBN sebagai sumber dana dalam pemberian bantuan sosial, tentunya mekanisme penyalurannya perlu dimonitor dengan baik agar tercapai tepat guna dan tepat sasaran,” ucapnya.

Peserta sosialisasi dan edukasi adalah perwakilan keluarga penerima manfaat (KPM) dari Kecamatan Kota Raja serta pendamping PKH, Pendamping Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Keluarga Penerima Manfaat (KPM) serta agen BRILink yang berlangsung aula Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Rabu, 23 Juli 2025.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Pratyaksa Candraditya, menekankan penyaluran bantuan sosial secara nontunai akan terhubung dengan layanan perbankan yang perlu dibekali pengetahuan dan informasi yang cukup terkait layanan perbankan, pembayaran digital serta pelindungan data-data pribadi yang sifatnya rahasia.

“Kami selalu berupaya selalu mendorong agar metode penyaluran bansos nontunai ini bisa terus berlanjut, sejalan dengan komitmen BI mendukung gerakan nasional non tunai,” ucapnya.

Program BSNT terdiri dari bantuan PKH yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup KPM melalui pemenuhan terhadap Pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan dasar untuk lansia serta disabilitas, sedangkan untuk bantuan program sembako bertujuan untuk mencukupi kebutuhan KPM terhadap sumber karbohidrat.

Selanjutnya Bank Indonesia akan melakukan monitoring pelaksanaan penyaluran BSNT secara berkala sesuai dengan tugas dan peran BI sebagai anggota Tim Pengendali Bansos Non Tunai (BSNT), sesuai amanat pada Perpres No. 63 Tahun 2017, dan terus mendorong digitalisasi dalam penyaluran bansos kepada masyarakat.(*)

Sumber (*/tim BI NTT)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penjualan Listrik PLN Semester I 2024 Tumbuh 7,54 Persen

    Penjualan Listrik PLN Semester I 2024 Tumbuh 7,54 Persen

    • calendar_month Kam, 8 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta |  PLN (Persero) berhasil mencatatkan penjualan listrik sebesar 149,11 terawatt hour (TWh) pada semester 1 tahun 2024, jumlah ini meningkat 7,54% atau sebesar 10,45 TWh dari periode yang sama di tahun 2023. Pertumbuhan penjualan ini ditopang peningkatan konsumsi listrik dari sektor bisnis sebesar 10,54% dan rumah tangga 8,75%. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan […]

  • Jasa Raharja NTT Serahkan Dana Santunan  Korban Laka Lantas di Desa Naiola-TTU

    Jasa Raharja NTT Serahkan Dana Santunan Korban Laka Lantas di Desa Naiola-TTU

    • calendar_month Jum, 14 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pada Rabu, 12 Agustus 2020 terjadi kecelakaan sekira pukul 09.00 WITA di Jalan Raya arah Kefamenanu menuju Kupang, tepatnya di Km. 10, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (T.T.U) yang melibatkan dua kendaraan, yakni Mitsubitshi DH-455 XX dan sepeda motor Yamaha RZ Spesial DH 5811 D. Kasus kecelakaan […]

  • Indonesia Negeri Diskon Hukuman Koruptor, Kabar RUU Perampasan Aset?

    Indonesia Negeri Diskon Hukuman Koruptor, Kabar RUU Perampasan Aset?

    • calendar_month Ming, 1 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Negeri diskon hukuman koruptor. Begitulah kesan yang muncul akhir-akhir ini gara-gara kasus Djoko Tjandra (pengusaha), Pinangki (eks Jaksa), Eddy Prabowo (eks MenKKP, Politisi Gerindra) dan Juliari P. Batubara (eks Mensos/Politisi PDIP). Kasus-kasus berbau diskon hukuman yang sebelumnya juga banyak sih sebetulnya. Belum lagi kita bicara soal fasilitas mewah di Penjara Sukamiskin […]

  • Polri Duga Ada Obat Lain pada Kasus Gagal Ginjal Akut Anak di Jakarta

    Polri Duga Ada Obat Lain pada Kasus Gagal Ginjal Akut Anak di Jakarta

    • calendar_month Rab, 15 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Polri masih terus melakukan pendalaman terkait kasus gangguan gagal ginjal akut pada anak di DKI Jakarta. Sejumlah obat lain yang diduga menjadi pemicu penyakit tersebut kini diperiksa. Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyatakan, pemeriksaan terhadap obat lain ini dilakukan setelah pihaknya memastikan bahwa obat sirop Praxion aman dikonsumsi. […]

  • KPK Datang ke NTT – Jadikan Pemerintahan yang Bersih & Berwibawa

    KPK Datang ke NTT – Jadikan Pemerintahan yang Bersih & Berwibawa

    • calendar_month Sel, 25 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id-Pertemuan rutin yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT dimaksudkan untuk menindaklanjuti Pencegahan Korupsi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di NTT. Gubernur 1 NTT, Viktor Laiskodat memberikan pernyataan usai mengikuti Rapat Paripurna Penyampaian tanggapan Gubernur Atas Nota Keuangan Daerah di Gedung DPRD NTT, Senin/24 September 2018 petang, mengatakan pertemuan […]

  • Anies Salahnya Apa ?

    Anies Salahnya Apa ?

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Rudi S Kamri Saya heran masih banyak orang yang menghujat Gubernur DKI Jakarta terkait banjir. Apa salahnya dia ? Wong faktanya dia tidak berbuat apa-apa untuk mencegah dan mengelola air melimpah yang menggeruduk Jakarta. Bagaimana bisa kita menyalahkan orang bodoh yang sedang berpura-pura jadi Gubernur? Dari awal kita telah menyadari dia adalah pilihan yang […]

expand_less