Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Gelas Kosong Aku dan Kamu

Gelas Kosong Aku dan Kamu

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 15 Jul 2023
  • visibility 31
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Roni Banase

Terkadang keakuan sering menyentil kita, namun sepatutnya kita masih tetap mempertahankannya? Atau kah menepis sejenak kondisi keakuan dengan memberikan ruang kosong dalam diri untuk diintervensi, dikoreksi hingga dijejali beragam informasi konstruktif?

Lalu, sanggupkah kita menjadi gelas kosong yang siap diisi air? Saya sementara menekuni, Anda? Yuk, bersama menekuni dan menelusuri.

Filosofi mengosongkan gelas diasumsikan sebagai orang yang haus ilmu dan siap untuk belajar dengan kerendahan hati. Ia terbuka, tidak sombong, tidak egois, tidak sok pintar, tidak sok tahu, dan tidak merasa lebih dari yang lainnya.

Sementara “gelas terisi penuh, separuh atau tertutup” diinterpretasi sebagai orang yang memegang ego dan kesombongan atas kemampuan dan kepintaran sendiri di atas dari orang lain. Orang yang seperti ini, tak akan siap menampung pelajaran atau keterampilan baru. Malah cenderung menjadi “tong kosong” yang nyaring bunyinya.

Mengosongkan gelas memberi hikmah pembelajaran kepada kita. Bahwa ketika menuntut ilmu, maka kosongkan dulu pikiran Anda, dan tempatkan diri Anda sebagai orang yang siap belajar. Karena hanya dengan menjadi gelas kosong maka pengetahuan, informasi baru atau keterampilan baru akan mudah kita serap.

Berbeda jika kita memosisikan diri sebagai gelas yang selalu ‘terisi penuh’. Tentu kita tidak bisa mengisinya lagi. Sebab jika diisi, pasti akan tumpah. Begitu juga jika gelasnya hanya terisi separuh, maka air yang bisa kita isi pun hanya separuh. Kadang sikap sombong, egois dan kaku seseorang muncul di saat ingin mendapat “pengakuan sebagai orang pintar” dari orang lain.

Kondisi tersebut membuatnya selalu mau “menutup gelasnya” dengan sangat erat sebagai upaya untuk menolak melihat kebenaran yang dibawa oleh pembawa ilmu. Di sinilah pentingnya kita belajar bagaimana menjadi orang yang rendah hati, dengan memosisikan diri sebagai pembelajar sejati.

Layaknya perspektif Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTT, Elis Setiati, S.Pd., M. Hum. (tengah) saat menjadi pemateri dalam kegiatan “Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia” pada Selasa, 11 April 2023.

Wanita energik dan kritis bersuku Dayak ini menimpali celoteh saya tentang siap menjadi gelas kosong. Menurut pencipta lagu Mars Badan Bahasa ini, kreativitas kita bakal berbeda hingga melahirkan karya yang hidup jika kita menjadi gelas kosong.

Berfokus pada karya menulis, beber Elis, ada arsitektur yang dibicarakan hingga terurai filosofi yang terbersit di dalam tulisan. Penulis pun dapat mengabadikan situasi yang berbeda dengan menyajikan karya yang hidup.(*)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisatawan Mancanegara & Domestik Kagum Pesona Kelabba Maja

    Wisatawan Mancanegara & Domestik Kagum Pesona Kelabba Maja

    • calendar_month Ming, 6 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Sabu Raijua-NTT, Garda Indonesia | Pesona Kelabba Maja, obyek wisata di Kecamatan Mesara Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengusik perhatian dunia melalui pagelaran even Festival Jelajah Pesona Kelabba Maja yang dihelat pada 9—12 September 2019. Tak hanya penduduk asli Sabu Raijua, wisatawan domestik dan mancanegara turut mengambil bagian menyaksikan pesona Kelabba Maja […]

  • SAH! Jokowi Resmikan Gereja Katedral Kristus Raja Kupang

    SAH! Jokowi Resmikan Gereja Katedral Kristus Raja Kupang

    • calendar_month Rab, 6 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 2Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo meresmikan Gereja Katedral Kristus Raja Kupang, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 6 Desember 2023. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi berpesan bahwa selain untuk tempat ibadah, gereja yang memiliki kapasitas 1.500 jemaat tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan dan mempererat persaudaraan. “Tidak hanya digunakan sebagai […]

  • Ubi Nuabosi Asal Ende Harus Dapat Indikasi Geografis

    Ubi Nuabosi Asal Ende Harus Dapat Indikasi Geografis

    • calendar_month Ming, 19 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bupati Ende, Drs. Djafar H. Achmad, M.M. menegaskan, ke depan tanaman endemik Ubi Nuabosi asli Kabupaten Ende bakal diperhatikan serius oleh pemerintah daerah. Perhatian serius Pemda Ende bakal dieksekusi dalam peraturan daerah yang mengatur pola budidaya dan pemasaran Ubi nuabosi sebagai salah satu jenis ubi yang hanya terdapat di Ende, Flores, Provinsi Nusa […]

  • Ditangkap!, Diana Aman-Buronan Human Trafficking

    Ditangkap!, Diana Aman-Buronan Human Trafficking

    • calendar_month Sab, 1 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Diana Aman alias Diana Chia, buronan Human Trafficking ini akhirnya ditangkap di Kantor Imigrasi Tanjung Balai Asahan ketika hendak membuat paspor dengan tujuan Malaysia, Jumat/31 Agustus 2018. Diana merupakan buronan Kejari Kota Kupang setelah melarikan diri, sebelumnya majelis hakim PN Kelas IA Kupang menjatuhkan vonis 9 (sembilan) tahun penjara,30 Mei 2017 silam, […]

  • Kebijakan Ekonomi Makro Tahun 2023 Akan Dorong Pemulihan Ekonomi

    Kebijakan Ekonomi Makro Tahun 2023 Akan Dorong Pemulihan Ekonomi

    • calendar_month Jum, 18 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah akan menyusun anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun 2023 dengan sangat hati-hati dengan tetap memperhatikan ancaman pandemi serta tantangan-tantangan baru seperti inflasi global. Untuk itu, kebijakan ekonomi makro tahun 2023 akan mendorong pemulihan yang berasal dari sumber-sumber pertumbuhan yang tidak hanya tergantung pada APBN. Demikian disampaikan oleh Menteri Keuangan […]

  • MK Resmi Larang Menteri, Wamen dan Komisaris BUMN Rangkap Jabatan

    MK Resmi Larang Menteri, Wamen dan Komisaris BUMN Rangkap Jabatan

    • calendar_month Jum, 29 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Loading

    Hakim Konstitusi, Enny Nurbaningsih menilai, dalil pemohon soal larangan rangkap jabatan wakil menteri sebagai komisaris BUMN sejalan dengan norma UU BUMN.   Jakarta | Mahkamah Konstitusi (MK) resmi melarang wakil menteri (wamen) merangkap jabatan sebagai komisaris atau direksi pada perusahaan negara maupun swasta. Putusan ini tertuang dalam perkara Nomor 128/PUU-XXIII/2025 yang diajukan oleh advokat Viktor […]

expand_less