Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Gerakan Anti ‘Tot Tot Wuk Wuk’, Polri Resmi Stop Sirene Pejabat

Gerakan Anti ‘Tot Tot Wuk Wuk’, Polri Resmi Stop Sirene Pejabat

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
  • visibility 137
  • comment 0 komentar

Loading

Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan, meskipun ada undang-undang yang mengatur, penggunaan sirene harus memperhatikan kepatutan. Ia mencontohkan Presiden Prabowo Subianto yang kerap ikut macet dan berhenti di lampu merah jika tidak ada keperluan mendesak.

 

Jakarta | Gerakan “Stop Tot Tot Wuk Wuk” di media sosial yang menolak penggunaan sirene dan strobo kendaraan pengawalan pejabat membuat Korlantas Polri menghentikan sementara penggunaannya. Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyebut kebijakan ini sebagai bentuk evaluasi karena banyak masyarakat merasa terganggu.

“Kami menghentikan sementara penggunaan suara-suara itu, sembari dievaluasi secara menyeluruh. Kalau memang tidak prioritas, sebaiknya tidak dibunyikan,” ujar Agus.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menyambut baik keputusan tersebut. Menurutnya, pengawalan memang penting untuk presiden dan wakil presiden, namun pejabat lain seperti menteri maupun anggota dewan perlu menyesuaikan kebutuhan. Ia menyarankan volume sirene diperkecil dan petugas tetap santun.

“Jadi paling penting juga adalah menghadirkan budaya tertib di jalan raya sehingga pengendara kendaraan bermotor bisa tertib dan disiplin,” ujarnya.

Istana Negara juga mengingatkan agar pejabat tidak semena-mena menggunakan fasilitas pengawalan. Mensesneg Prasetyo Hadi menegaskan, meskipun ada undang-undang yang mengatur, penggunaan sirene harus memperhatikan kepatutan. Ia mencontohkan Presiden Prabowo Subianto yang kerap ikut macet dan berhenti di lampu merah jika tidak ada keperluan mendesak.

Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto menambahkan, penggunaan strobo dan sirene hanya diperbolehkan untuk VVIP sesuai aturan. Ia menegaskan pelanggaran harus ditertibkan, bahkan akan memberi teguran bila ada anggota TNI yang melanggar.

Merujuk Pasal 59 Ayat (5) UU Nomor 22 Tahun 2009, penggunaan lampu isyarat dan sirine diatur jelas: biru untuk kepolisian, merah untuk kendaraan tahanan, TNI, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, rescue, dan jenazah, serta kuning tanpa sirine untuk patroli jalan tol, perawatan fasilitas umum, dan kendaraan khusus.

Polisi juga memperingatkan kendaraan pribadi yang memakai strobo atau rotator tanpa izin akan ditindak tegas, dengan ancaman sanksi Pasal 287 Ayat (4) UU LLAJ. Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada menegaskan rotator hanya boleh dipakai kendaraan dinas sesuai fungsinya dan warna lampu harus sesuai aturan.

Langkah pembekuan sementara sirine dan strobo ini diambil Polri sebagai respons positif atas aspirasi masyarakat agar ketertiban lalu lintas tetap terjaga.(*)

Sumber (*/melihatindonesia)

 

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Paus Baru ke-267 Telah Terpilih, Siapakah Dia?

    Paus Baru ke-267 Telah Terpilih, Siapakah Dia?

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Loading

    Habemus Papam (Puji Tuhan). Paus ke-267 Gereja Katolik akan muncul di jendela tengah Basilika Santo Petrus Vatikan.   Vatikan | Para Kardinal pemilih Paus baru pengganti Paus Fransiskus telah menghelat konklaf sejak Rabu pagi, 7 Mei 2025 waktu setempat. 133 Kardinal, termasuk Kardinal Suharyono dari Indonesia telah melakukan pemilihan Paus baru. Habemus Papam (Puji Tuhan) […]

  • Pasca Gempa M 6,8 di Kabupaten Kepulauan Banggai, Situasi Kondusif

    Pasca Gempa M 6,8 di Kabupaten Kepulauan Banggai, Situasi Kondusif

    • calendar_month Sab, 13 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Banggai-Sulteng, Garda Indonesia | Berdasarkan pantauan Pusat Pengendali Operasi BNPB, situasi masyarakat di beberapa wilayah sudah kondusif pascagempa M 6,8 yang terjadi pada Jumat,12 April 2019 pukul 18.40 WIB. Masyarakat yang mengungsi sebagian sudah pulang ke rumahnya. Pengungsian sempat teridentifikasi di Kabupaten Kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah hingga malam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan […]

  • Aksi Peduli Petugas Medis Hadapi Covid-19 ala Rotary Club Kupang Central

    Aksi Peduli Petugas Medis Hadapi Covid-19 ala Rotary Club Kupang Central

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 374
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Fenomena kelangkaan dan kebutuhan mendesak akan Alat Pelindung Diri (APD) di setiap fasilitas kesehatan, puskesmas, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD, maupun Rumah Sakit Swasta; mendorong Organisasi Sosial Kemanusiaan, Rotary Club D3420, Rotary Club Kupang Central, yang merupakan klub sosial dan kemanusiaan; untuk membuat ratusan Alat Pelindung Diri (APD) Face Shield. Prakarsa […]

  • IASC Kembalikan Rp161 Miliar Dana Masyarakat Korban Penipuan Digital

    IASC Kembalikan Rp161 Miliar Dana Masyarakat Korban Penipuan Digital

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 442
    • 0Komentar

    Loading

    Berbagai modus scam, imbuh Friderica, dilakukan oleh pelaku seperti penipuan transaksi belanja, impersonation/fake call, penipuan investasi, penipuan kerja dan penipuan melalui media sosial.   Jakarta | Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) berhasil mengembalikan Rp161 miliar yang merupakan dana dari 1.070 masyarakat korban penipuan digital atau scam yang berhasil diblokir IASC dari 14 bank yang digunakan pelaku kejahatan […]

  • Harbelnas PLN, Puluhan Ribu Order Banjiri Marketplace UMKM

    Harbelnas PLN, Puluhan Ribu Order Banjiri Marketplace UMKM

    • calendar_month Jum, 2 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Program Hari Belanja Nasional (Harbelnas) PLN dengan bonus promo diskon tambah daya di  marketplace aplikasi PLN Mobile sukses membuat pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dibanjiri puluhan ribu pelanggan. Tercatat jumlah pelanggan yang mengikuti program ini lebih dari 28 ribu pelanggan atau mencapai 114 persen dari target. Khusus di NTT, sebanyak […]

  • Ekonomi NTT 2018 Tumbuh 5,13 persen

    Ekonomi NTT 2018 Tumbuh 5,13 persen

    • calendar_month Rab, 6 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 417
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Ekonomi NTT pada tahun 2018 tumbuh sebesar 5,13 persen (c-to-c atau kumulatif triwulan I—IV) sedangkan ekonomi nasional sebesar 5,17 persen; mengalami sedikit kenaikan jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada periode yang sama tahun 2017 yang mencapai 5,11 persen. Kondisi Pertumbuhan Ekonomi NTT 2018 disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTT, Maritje Pattiwaellapia […]

expand_less