Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Gerakan Indonesia Tertib, Instruksi Kemenkopolhukam bagi K/L & Pemda

Gerakan Indonesia Tertib, Instruksi Kemenkopolhukam bagi K/L & Pemda

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 20 Sep 2019
  • visibility 120
  • comment 0 komentar

Loading

Banjarmasin, Garda Indonesia | Semua Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah telah diinstruksikan untuk melakukan inovasi bagi terwujudnya peningkatan ketertiban masyarakat di semua sendi kehidupan. Pasalnya, kehendak berperilaku tertib sebenarnya untuk memudahkan kehidupan masyarakat sendiri.

Demikian pernyataan Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Kemenko Polhukam, Irjen Pol Carlo B. Tewu mewakili Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto pada Rembuk Nasional Gerakan Indonesia Tertib di Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Jumat, 20 September 2019.

“Kesadaran tersebut dengan mudah dapat kita lihat dari berbagai pengakuan internasional atas peningkatan daya saing Indonesia yang juga merupakan buah dari kesadaran untuk melakukan hidup tertib berdasarkan aturan yang telah menjadi kesepakatan kita bersama,” kata Carlo.

Gerakan Indonesia Tertib merupakan salah satu gugus dari Gerakan Nasional Revolusi Mental untuk mewujudkan visi pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2019 yaitu ‘Terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong’. Visi tersebut kemudian menjadi landasan bagi visi pemerintahan berikutnya yang mempunyai kehendak kuat untuk meningkatkan sumber daya manusia Indonesia.

GIT menjabarkannya dalam visi ‘Membangun Budaya Tertib untuk mewujudkan Generasi Indonesia Emas’. Melalui visi tersebut, seluruh daya dan upaya diarahkan untuk membangkitkan kesadaran dan membangun sikap optimistik generasi muda Indonesia, agar menatap masa depan Indonesia sebagai negara dengan kekuatan besar, dengan mengubah cara pandang, pola pikir, sikap, perilaku dan cara kerja yang konvensional menjadi lebih berdaya saing dan berorientasi pada kemajuan teknologi, serta sekaligus berkepribadian dalam kebudayaan yang kuat melalui pembentukan sumber daya manusia yang unggul.

Pada tahun ke 3 ini, selain tetap melanjutkan semua program yang telah dicanangkan dalam kelompok-kelompok kerja, GIT juga akan lebih memfokuskan pada upaya merevitalisasi pasar tradisional serta tertib berlalu lintas yang dijabarkan dalam bentuk kampanye dan role model dalam aksi nyata.

“Pemihakan kita kepada keberlanjutan pasar tradisional adalah karena kita menghadapi kenyataan bahwa pasar tradisional semakin ditinggalkan karena daya saingnya yang melemah bila dihadapkan dengan pasar modern,” jelas Carlo.

Menurutnya, pasar-pasar tradisional perlu dibenahi karena faktanya keberadaan pasar tradisional sebenarnya sangat dibutuhkan oleh sebagian besar masyarakat. Dalam beberapa hal bahkan keberadaan pasar tradisional mengangkat kearifan lokal yang justru menjadi daya tarik sendiri, seperti halnya keberadaan Pasar Terapung di Banjarmasin.

“Tentu setiap daerah mempunyai kekhasan dan keunikan lokal sendiri, namun gagasan merevitalisasi seluruh proses perdagangan serta ketertiban sebuah pasar tradisional agar lebih berdaya saing harus menjadi tujuan utama. Melalui aksi nyata revitalisasi pasar tradisional yang kita contohkan di Pasar Terapung tradisional di Banjarmasin beberapa waktu lalu, kita mengharapkan adanya satu energi dan momentum baru untuk meningkatkan posisi tawar dan peran pasar-pasar tradisional dalam memutar roda perekonomian masyarakat Indonesia,” ujar Carlo.

Hal lain yang menjadi perhatian bersama adalah tingginya angka kecelakaan, khususnya yang menimpa anak-anak muda yang menjadi korban sia-sia di jalan raya maupun moda transportasi lainnya. Melalui kampanye road safety ini diharapkan adanya kepedulian untuk bersama-sama saling mengingatkan dan menjaga agar generasi muda yang menjadi harapan bangsa tidak lagi menjadi korban sia-sia di jalan raya.

“Dengan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, kita akan dapat memfokuskan semua energi anak-anak muda kita untuk melakukan berbagai hal positif bagi kemajuan bangsa. Masa depan bangsa akan sangat tergantung dari peran generasi mudanya. Untuk itu melalui kampanye keselamatan berlalu lintas ini diharapkan dapat menjadi satu gaya hidup yang menjadi karakter anak-anak muda kita,” pungkas Carlo. (*)

Sumber berita (*/Polhukam)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Empat Rumah Sakit Jadi ‘Second Line’ Cegah Covid-19 di Kota Kupang

    Empat Rumah Sakit Jadi ‘Second Line’ Cegah Covid-19 di Kota Kupang

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Berdasar SK Gubernur NTT tentang rumah sakit second line kasus Covid-19, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang melakukan koordinasi dengan 4 (empat) rumah sakit di Kota Kupang yang ditunjuk menjadi rumah sakit Second Line di antaranya RSUD S. K. Lerik, RS Bhayangkara Tingkat III Kupang, RS Tingkat III Wirasakti Kupang dan […]

  • Kemkominfo Bangun 421 BTS Tower di Provinsi NTT

    Kemkominfo Bangun 421 BTS Tower di Provinsi NTT

    • calendar_month Sel, 29 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Base Transceiver Station (BTS) ‘infrastruktur telekomunikasi yang memfasilitasi komunikasi nirkabel antara peranti komunikasi dan jaringan operator’ akan dibangun di 421 desa dan diselesaikan pembangunannya tahun 2021—2022. Demikian diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny G. Plate pada saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan BTS di Provinsi NTT yang dilaksanakan di […]

  • ‘Kasus Pertamax Oplosan” BPKN RI Akan Panggil Dirut Pertamina

    ‘Kasus Pertamax Oplosan” BPKN RI Akan Panggil Dirut Pertamina

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 68
    • 1Komentar

    Loading

    Mufti Mubarok menambahkan, terhadap kerugian yang dialami konsumen ini, berdasarkan UUPK, konsumen/masyarakat berhak untuk menggugat dan meminta ganti rugi kepada PT. Pertamina   Jakarta | Kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT. Pertamina, Subholding, dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) periode 2018—2023 diduga telah mengakibatkan kerugian negara dalam rekayasa ekspor-impor […]

  • Gubernur VBL : Bicara Tentang NTT, Pasti Tentang Masalah

    Gubernur VBL : Bicara Tentang NTT, Pasti Tentang Masalah

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Loading

    Flotim-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan bahwa sekian lama kondisi Nusa Tenggara Timur sangat bermasalah. Hal ini diungkapkan Gubernur saat menggelar rapat kerja di Kabupaten Flores Timur, yang berlangsung di Desa Titihena, pada Senin 27 Juli 2020. “Pertaniannya bermasalah, peternakan, perikanan, infrastruktur, air dan juga listrik pun bermasalah. […]

  • Presiden Jokowi : Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara dari Non-Partai

    Presiden Jokowi : Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara dari Non-Partai

    • calendar_month Kam, 24 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) akan segera diumumkan dalam waktu dekat. Kepala Negara juga memastikan bahwa Kepala Otorita IKN akan dijabat oleh seseorang dari kalangan non-partai politik. “Non-partai,” ucap Presiden Jokowi saat menjawab pertanyaan wartawan usai peresmian Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrat, […]

  • Pastikan Anda Tercatat Sebagai Penduduk Indonesia di Sensus Penduduk 2020

    Pastikan Anda Tercatat Sebagai Penduduk Indonesia di Sensus Penduduk 2020

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sensus Penduduk (SP) di Indonesia terakhir kali dilaksanakan pada tahun 2010 dengan metode tradisional yaitu mengunjungi penduduk satu per satu dari rumah ke rumah (door to door). Petugas pencacah mendatangi setiap orang yang teridentifikasi sebagai penduduk untuk didata. Namun, pada Sensus Penduduk 2020 yang bakal dilaksanakan pada 15 Februari—31 Maret 2020, […]

expand_less