Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Gerakan Kupang Hijau Berdayakan 62 Mitra Usaha Tanpa Gunakan APBD Kota Kupang

Gerakan Kupang Hijau Berdayakan 62 Mitra Usaha Tanpa Gunakan APBD Kota Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 10 Jul 2020
  • visibility 93
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Gerakan Kupang Hijau yang diinisiasi oleh Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dan didukung oleh Tim Gerakan Kupang Hijau (GKH) yang diketuai oleh Harry Alexander Riwu Kaho membuat terobosan baru dengan memberdayakan dan bekerja sama dengan para pelaku usaha atau mitra usaha Bank NTT. Penerapan kerja sama tersebut dilakukan oleh Ketua Gerakan Kupang Hijau, Harry Alexander Riwu Kaho yang juga menjabat sebagai Plt. Direktur Utama Bank NTT.

Harry Alexander Riwu Kaho dalam keterangan pers yang dihelat pada Jumat, 10 Juli 2020 di Aula Garuda Lantai II Kantor Wali Kota Kupang menyampaikan bahwa Tim Gerakan Kupang Hijau yang terdiri dari 8 orang dan telah melakukan langkah-langkah untuk menjadikan Kota Kupang layak huni, ramah lingkungan, nyaman, dan asri.

“Kegiatan awal pencanangan Gerakan Kupang Hijau telah dilakukan dengan penanaman pohon di Penkase, Kecamatan Alak, program kedua berupa jebakan air dengan Unkris, dan ketiga akan dilakukan penanaman pohon dengan para stakeholder yang berada di Kota Kupang,” urai Alex kepada para awak media.

Alex Riwu Kaho saat mendampingi Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore; Penjabat Sekda Kota Kupang, Ely Wairata; mengungkapkan bahwa tim Gerakan Kupang Hijau tidak menggunakan APBD Kota Kupang. “Kami memberdayakan semua potensi dengan berkolaborasi dan bersinergi bersama Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan, DPD REI, dan pihak swasta lainnya,” bebernya seraya berujar upaya ini dilakukan sebagai upaya menerjemahkan program kerja Wali Kota Kupang.

Alex Riwu Kaho pun menyampaikan kegiatan ketiga Gerakan Kupang Hijau dicanangkan bersamaan dengan HUT ke-58 Bank NTT dengan menghelat Gowes bersama yang mengambil start di depan Kantor Bank Indonesia Kupang pada Sabtu, 11 Juli 2020 pukul 05.30 WITA, kemudian menuju ke lokasi penanaman 2.000 pohon di sekitar Jembatan Petuk, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa.

“Dari 125 proposal yang disebarkan, terang Alex, diperoleh sebanyak 62 mitra usaha yang memberikan respons dengan menyerahkan bantuan dana terhimpun sebesar Rp.300 juta untuk pengadaan bibit,” ujar Alex

Sementara itu, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore mengatakan, pemerintah kota terus menjadikan prioritas tiga program yakni memerangi sampah plastik, membuat jebakan air, dan menanam pohon. “Kami menargetkan pada 2021 Kota Kupang sudah terlihat hijau dengan banyaknya tanaman pohon yang tumbuh di daerah ini.

“Tim Gerakan Kupang Hijau tidak menggunakan APBD dan membangun tidak berdasarkan anggaran, karena jika hanya mengandalkan anggaran, maka Kota Kupang tidak bergerak maju, sehingga kita tidak dianggap Kampung Kupang, namun Kota Kupang,” tegas Wali Kota Jefri.

Pola yang diterapkan Tim Gerakan Kupang Hijau, urai Wali Kota Jefri, dengan membuat paket pertama bernilai Rp.5 juta, paket kedua senilai Rp.8 Juta, dan paket ketiga senilai Rp.10 juta. “Dan paket ini berupa jenis pohon yang telah ditetapkan seperti pohon Trambesi, dan lain-lain,” ungkapnya.

Upaya ini, jelas Wali Kota Jefri, untuk mengajak para stakeholder atau pelaku usaha untuk menanam pohon di wilayah kantor atau lokasi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Kupang. “Mereka juga dapat menanam di Lokasi yang diinginkan dengan harapan ke depan Kota Kupang bakal semakin hijau,” tandas Wali Kota Jefri.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto utama oleh Nikson Spektrum

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Enam Ton Per Hektar, Target Produksi Jagung di ‘Food Estate’ Belu

    Enam Ton Per Hektar, Target Produksi Jagung di ‘Food Estate’ Belu

    • calendar_month Ming, 22 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu dr. Taolin Agustinus, Sp.PD – KGEH, FINASIM dan Wakil Bupati Drs. Aloysius Haleserens, M.M. bersama Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Ir. Ali Jamil, MP., PH.D, Direktur Serealia Dirjen Tanaman Pangan, Dr. Ir. Moh. Ismail Wahab, Kepala BWS Nusra II, Kadis Pertanian Provinsi NTT dan Kadis […]

  • Gandeng OJK dan BRI, BI Edukasi Penerima Manfaat Bantuan Sosial Nontunai

    Gandeng OJK dan BRI, BI Edukasi Penerima Manfaat Bantuan Sosial Nontunai

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Pratyaksa Candraditya, menekankan penyaluran bantuan sosial secara nontunai akan terhubung dengan layanan perbankan.   Kupang | Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT bersinergi dengan Dinas Sosial Kota Kupang, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTT dan PT Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Kupang menghelat edukasi dan sosialisasi program penyaluran bantuan […]

  • Angka Kesembuhan Covid di RS S K Lerik 95,5%, dr. Lily: Kami Butuh Dukungan

    Angka Kesembuhan Covid di RS S K Lerik 95,5%, dr. Lily: Kami Butuh Dukungan

    • calendar_month Sab, 20 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Dokter Marsiana Halek, Direktris Rumah Sakit (RS) S K Lerik usai mengikuti sosialisasi Vaksinasi Covid-19 Tahap II bagi tenaga pelayanan publik dan lansia pada Jumat, 19 Februari 2021 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, menyampaikan kondisi terkini dari pelayanan medis terhadap pasien covid di rumah sakit Pemerintah Kota Kupang […]

  • 5 Usulan Presiden Jokowi dalam Forum ‘ASEAN Leader’s Gathering 2018’

    5 Usulan Presiden Jokowi dalam Forum ‘ASEAN Leader’s Gathering 2018’

    • calendar_month Jum, 12 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Dua –Bali,gardaindonesia  | Kepala negara dan pemerintahan ASEAN telah menggelar ASEAN Leaders’ Gathering yang bertempat di Hotel Sofitel Nusa Dua, Bali, pada Kamis, 11 Oktober 2018. Pertemuan yang diinisiasi oleh pihak Indonesia ini menghadirkan 10 negara ASEAN dan sejumlah pimpinan lembaga internasional. Saat memimpin jalannya pertemuan, Presiden Jokowi menyinggung 5 (lima) hal terkait dengan […]

  • Gempa Bumi Tektonik M=4,1 Guncang Ruteng, Tak Berpotensi Tsunami

    Gempa Bumi Tektonik M=4,1 Guncang Ruteng, Tak Berpotensi Tsunami

    • calendar_month Ming, 1 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Ruteng-NTT, Garda Indonesia | Pada Minggu, 1 September 2019 pukul 11.36:40 WITA, wilayah Ruteng di Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan M=4,1. Episenter terletak pada koordinat 8,18 LS dan 120,80 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 60 km timur laut […]

  • Bank NTT Punya Bank Devisa, Launching Pada 4 September 2023

    Bank NTT Punya Bank Devisa, Launching Pada 4 September 2023

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Victory-Joss, sehari sebelum berakhirnya masa jabatan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 5 September 2023, maka Josef Nae Soi meluncurkan Bank Devisa pada Senin, 4 September 2023 pukul 08.00 WITA–selesai di lantai 5 kantor pusat Bank NTT Jalan W J Lalamentik, Kupang. Hadir saat peluncuran, Kepala Perwakilan […]

expand_less