Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Gerakan Kupang Hijau Berdayakan 62 Mitra Usaha Tanpa Gunakan APBD Kota Kupang

Gerakan Kupang Hijau Berdayakan 62 Mitra Usaha Tanpa Gunakan APBD Kota Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 10 Jul 2020
  • visibility 147
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Gerakan Kupang Hijau yang diinisiasi oleh Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dan didukung oleh Tim Gerakan Kupang Hijau (GKH) yang diketuai oleh Harry Alexander Riwu Kaho membuat terobosan baru dengan memberdayakan dan bekerja sama dengan para pelaku usaha atau mitra usaha Bank NTT. Penerapan kerja sama tersebut dilakukan oleh Ketua Gerakan Kupang Hijau, Harry Alexander Riwu Kaho yang juga menjabat sebagai Plt. Direktur Utama Bank NTT.

Harry Alexander Riwu Kaho dalam keterangan pers yang dihelat pada Jumat, 10 Juli 2020 di Aula Garuda Lantai II Kantor Wali Kota Kupang menyampaikan bahwa Tim Gerakan Kupang Hijau yang terdiri dari 8 orang dan telah melakukan langkah-langkah untuk menjadikan Kota Kupang layak huni, ramah lingkungan, nyaman, dan asri.

“Kegiatan awal pencanangan Gerakan Kupang Hijau telah dilakukan dengan penanaman pohon di Penkase, Kecamatan Alak, program kedua berupa jebakan air dengan Unkris, dan ketiga akan dilakukan penanaman pohon dengan para stakeholder yang berada di Kota Kupang,” urai Alex kepada para awak media.

Alex Riwu Kaho saat mendampingi Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore; Penjabat Sekda Kota Kupang, Ely Wairata; mengungkapkan bahwa tim Gerakan Kupang Hijau tidak menggunakan APBD Kota Kupang. “Kami memberdayakan semua potensi dengan berkolaborasi dan bersinergi bersama Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan, DPD REI, dan pihak swasta lainnya,” bebernya seraya berujar upaya ini dilakukan sebagai upaya menerjemahkan program kerja Wali Kota Kupang.

Alex Riwu Kaho pun menyampaikan kegiatan ketiga Gerakan Kupang Hijau dicanangkan bersamaan dengan HUT ke-58 Bank NTT dengan menghelat Gowes bersama yang mengambil start di depan Kantor Bank Indonesia Kupang pada Sabtu, 11 Juli 2020 pukul 05.30 WITA, kemudian menuju ke lokasi penanaman 2.000 pohon di sekitar Jembatan Petuk, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa.

“Dari 125 proposal yang disebarkan, terang Alex, diperoleh sebanyak 62 mitra usaha yang memberikan respons dengan menyerahkan bantuan dana terhimpun sebesar Rp.300 juta untuk pengadaan bibit,” ujar Alex

Sementara itu, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore mengatakan, pemerintah kota terus menjadikan prioritas tiga program yakni memerangi sampah plastik, membuat jebakan air, dan menanam pohon. “Kami menargetkan pada 2021 Kota Kupang sudah terlihat hijau dengan banyaknya tanaman pohon yang tumbuh di daerah ini.

“Tim Gerakan Kupang Hijau tidak menggunakan APBD dan membangun tidak berdasarkan anggaran, karena jika hanya mengandalkan anggaran, maka Kota Kupang tidak bergerak maju, sehingga kita tidak dianggap Kampung Kupang, namun Kota Kupang,” tegas Wali Kota Jefri.

Pola yang diterapkan Tim Gerakan Kupang Hijau, urai Wali Kota Jefri, dengan membuat paket pertama bernilai Rp.5 juta, paket kedua senilai Rp.8 Juta, dan paket ketiga senilai Rp.10 juta. “Dan paket ini berupa jenis pohon yang telah ditetapkan seperti pohon Trambesi, dan lain-lain,” ungkapnya.

Upaya ini, jelas Wali Kota Jefri, untuk mengajak para stakeholder atau pelaku usaha untuk menanam pohon di wilayah kantor atau lokasi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Kupang. “Mereka juga dapat menanam di Lokasi yang diinginkan dengan harapan ke depan Kota Kupang bakal semakin hijau,” tandas Wali Kota Jefri.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto utama oleh Nikson Spektrum

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub NTT Josef Nae Soi: “Tidak Ada Toleransi Penyerapan  Anggaran!”

    Wagub NTT Josef Nae Soi: “Tidak Ada Toleransi Penyerapan Anggaran!”

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi mengatakan, tidak boleh ada lagi toleransi terkait penyerapan anggaran baik APBD maupun APBN. Demi kepentingan rakyat, kita harus melakukan penyerapan secara optimal bahkan maksimal. “Kita di NTT ini butuh banyak dana. Masa sudah diberi dana yang begitu besar, kita tak mampu mengeksekusinya. Saya harapkan […]

  • Gaya Iriana Joko Widodo Sosialisasi Pengurangan Sampah Plastik & Sanitasi

    Gaya Iriana Joko Widodo Sosialisasi Pengurangan Sampah Plastik & Sanitasi

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Banten, Garda Indonesia | Usai mencanangkan program peningkatan kesehatan dan kualitas lingkungan masyarakat, Ibu Negara Iriana Joko Widodo melakukan sosialisasi lingkungan sehat dan sanitasi. Acara sosialisasi tersebut dihelat di Aula Grup-1 Kopassus, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Provinsi Banten, pada Senin, 24 Februari 2020. Acara sosialisasi tersebut dihelat di Aula Grup-1 Kopassus, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, […]

  • Dirjen Perhubungan Udara Pantau & Pastikan Harga Tiket Sesuai Aturan

    Dirjen Perhubungan Udara Pantau & Pastikan Harga Tiket Sesuai Aturan

    • calendar_month Sab, 29 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Dunia penerbangan Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang positif dari tahun ke tahun. Hal ini ditandai dengan peningkatan jumlah penumpang yang menggunakan moda transportasi udara. Kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan juga menjadi andil cukup besar terhadap meningkatnya trend penggunaan moda transportasi udara. Core Business dalam industri transportasi udara adalah keselamatan, untuk […]

  • Sirekap KPU Eror, Perhitungan Suara Kacau

    Sirekap KPU Eror, Perhitungan Suara Kacau

    • calendar_month Sen, 19 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Terjadi kesalahan atau eror dari aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi atau Sirekap milik Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pada laman Sirekap tersebut, ada pasangan calon (paslon) yang diuntungkan karena jumlah suaranya melambung. Sementara paslon lainnya merasa tak puas karena jumlah suara yang terhitung manual dengan data Sirekap terjadi kekeliruan. Buka : https://pemilu2024.kpu.go.id/pilegdpr/hitung-suara/dapil/5302 Kondisi tersebut pun terjadi […]

  • Dharma Wanita Kementerian Agama Kabupaten TTS ‘Perangi’ HIV/AIDS

    Dharma Wanita Kementerian Agama Kabupaten TTS ‘Perangi’ HIV/AIDS

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Daud Nubatonis
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Loading

    Sebagai organisasi perempuan yang memiliki tanggung jawab moral dalam membangun keluarga dan masyarakat, DWP Kemenag TTS merasa terpanggil untuk turut serta dalam upaya edukasi dan pencegahan HIV/AIDS.   SoE |Peningkatan signifikan kasus HIV/AIDS, baik dari segi jumlah maupun kompleksitasnya menjadi atensi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan sebagai rangkaian […]

  • Disparitas Kemiskinan Antara Kota & Desa di NTT Masih Tinggi

    Disparitas Kemiskinan Antara Kota & Desa di NTT Masih Tinggi

    • calendar_month Sen, 16 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Disparitas kemiskinan antara Kota dan Desa di Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur masih tinggi. Hasil rilis Badan Pusat Statistik (BPS), profil kemiskinan di NTT meski menunjukkan tren menurun (September 2017 21,37% turun 0,03 persen point menjadi 21,35% di Maret 2018) namun jumlah penduduk miskin meningkat/naik sekitar 7,4 ribu dalam periode Sept 2017 […]

expand_less