Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Gerakan Kurva Landai Jadi Solusi Penurunan Angka Kasus Covid-19

Gerakan Kurva Landai Jadi Solusi Penurunan Angka Kasus Covid-19

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 10 Mei 2020
  • visibility 37
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Tim Pakar Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, cara untuk mengurangi angka penambahan kasus Covid-19, adalah dengan melakukan “Gerakan Kurva Landai”, yang melibatkan kepedulian semua orang untuk tidak tertular dan menulari virus SARS-Cov_2 atau corona jenis baru.

“Maka kita harus tahu dan paham bahwa satu-satunya cara untuk melandaikan kurva adalah memastikan bahwa kita tidak menularkan (virus) dan orang lain tidak menularkan kepada kita dengan mengubah perilaku,” ujar Wiku dalam dialog yang mengambil tema “Gerakan Kurva Landai” di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, pada Sabtu, 9 Mei 2020.

Tentunya hal tersebut harus diimbangi dengan perubahan perilaku dan kesadaran masing-masing untuk melakukan anjuran protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, jaga jarak, menggunakan masker dan menjaga imunitas tubuh.

Wiku optimis apabila seluruh masyarakat melaksanakan “Gerakan Landai Kurva” maka Indonesia segera terbebas dari penularan virus corona jenis baru tersebut. “Kalau kita semua melakukan hal yang sama, maka virus itu tidak akan mampu menulari antar manusia,” jelas Wiku.

Berbicara mengenai waktu dan siapa yang dapat mengendalikan kurva tersebut, menurut Wiku adalah semua orang. “Sebenarnya yang bisa melandaikan termasuk kapannya adalah kita semua. Kita harus bersama-sama bergerak,” tambah Wiku.

Menurut data yang dikumpulkan dalam platfrom data Bersatu Lawan Covid-19 maka didapatkan gambaran bahwa gejala yang paling umum apabila seseorang terinfeksi virus adalah adalah batuk, kemudian demam, sakit tenggorokan, gangguan pernafasan dan letih lesu.

“Batuk ini yang paling tinggi. Kemudian demam,” jelas Wiku.

Selain itu, gambaran lainnya adalah faktor usia. Data yang selama ini diperoleh bahwa ternyata usia rentan adalah di atas 45 tahun. Kasus-kasus yang meninggal ada dalam parameter usia tersebut dengan persentase hingga 85 persen, dan yang paling banyak di di atas 60 tahun.

Kemudian, ada pula faktor komobiditas atau penyakit penyerta yang kemudian membuat seseorang mudah tertular dan memperparah keadaan adalah hipertensi, diabetes melitus, jantung, paru-obstruktif kronis. Sehingga dalam hal ini setiap orang harus berperan aktif untuk menjaga diri dan melindungi mereka yang memiliki riwayat penyakit penyerta.

“Harus betul-betul berhati-hati. Anggota masyarakat lainnya harus turut melindungi bagi mereka yang memiliki penyakit penyerta,” imbau Wiku.

Berdasarkan catatan sekitar 60 persen yang positif adalah berjenis kelamin laki-laki dan sisanya adalah perempuan. Laki-laki menjadi kelompok paling rentan karena mobilitas tinggi daripada perempuan.

“Maka dari itu kita harus jaga jarak dan harus disampaikan (dengan data) seperti ini,” pungkas Wiku. (*)

Sumber berita dan foto (*/Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gempa Tektonik M5,7 Guncang Cilacap, Dirasakan Hingga Bandung

    Gempa Tektonik M5,7 Guncang Cilacap, Dirasakan Hingga Bandung

    • calendar_month Ming, 9 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Cilacap, Garda Indonesia | Minggu, 9 Juni 2019, pukul 16.32.23 WIB, wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan M=5,7 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,5. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 8,68 LS dan 108,82 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak […]

  • Sidak Hari Minggu di Rutan Kupang, Merci Jone: Jaga Instansi Kemenkumham

    Sidak Hari Minggu di Rutan Kupang, Merci Jone: Jaga Instansi Kemenkumham

    • calendar_month Sen, 27 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kakanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Rutan Kelas IIB Kupang, pada Minggu, 26 September 2021, guna memantau kondisi keamanan dan ketertiban serta pelayanan saat hari libur. Tiba di Rutan, Kakanwil didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Rocky Osingmahi langsung menuju ke dalam blok tahanan untuk melihat […]

  • Presiden Jokowi Kunjung & Sapa Pengungsi Korban Gempa Cianjur

    Presiden Jokowi Kunjung & Sapa Pengungsi Korban Gempa Cianjur

    • calendar_month Kam, 24 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    Cianjur, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi, di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Selasa, 22 November 2022. Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengunjungi tenda pengungsian di Taman Prawatasari yang menjadi tempat tinggal sementara para warga yang terdampak gempa bumi. Di setiap tenda yang dikunjungi, Presiden menyapa para pengungsi, mulai […]

  • ‘Ungkap Sepak Terjang Bamsoet’ – Dari Wartawan ke Senayan

    ‘Ungkap Sepak Terjang Bamsoet’ – Dari Wartawan ke Senayan

    • calendar_month Jum, 26 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, meluncurkan buku biografinya “Dari Wartawan ke Senayan”. Buku setebal 280 halaman ini mengungkapkan perjalanan hidup hingga karier Bamsoet yang ditulis oleh tim yang juga seniornya dan rekan-rekan sesama wartawan di Harian Prioritas tahun 1986-1987. “Mulanya saya menolak untuk dibuatkan biografi. Namun Bang Derek Manangka (almarhum) akhirnya berhasil […]

  • Panglima TNI Terima Kunjungan Kehormatan Panglima Tentara Malaysia

    Panglima TNI Terima Kunjungan Kehormatan Panglima Tentara Malaysia

    • calendar_month Jum, 7 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima kunjungan kehormatan Panglima Angkatan Tentera Malaysia (ATM) Jeneral Tan Sri Dato’ Sri Haji Affendi Bin Buang di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Jumat, 7 Februari 2020. Kunjungan kehormatan Panglima ATM di Mabes TNI didahului dengan meninjau Monumen Perjuangan Mempertahankan NKRI […]

  • Tragedi Prada Lucky Namo dan Panggilan Reformasi Budaya Militer

    Tragedi Prada Lucky Namo dan Panggilan Reformasi Budaya Militer

    • calendar_month Jum, 8 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Loading

    Kabar meninggalnya Prada Lucky Namo (23), seorang prajurit muda TNI AD yang diduga meninggal dunia akibat dianiaya seniornya saat bertugas di Batalyon Teritorial Pembangunan 834 Waka Nga Mere, Nagekeo, NTT, mengguncang hati publik. Dandim 1625 Ngada, Letkol Czi Deny Wahyu Setiyawan, membenarkan bahwa korban sempat dirawat intensif di ICU karena trauma berat sebelum akhirnya mengembuskan […]

expand_less