Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Gubernur Bali Paparkan Kebijakan Pariwisata Bali ke Konjen Tiongkok

Gubernur Bali Paparkan Kebijakan Pariwisata Bali ke Konjen Tiongkok

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 23 Nov 2018
  • visibility 103
  • comment 0 komentar

Loading

Bali, gardaindonesia.id | I Wayan Koster, Gubernur Bali menerima kunjungan Konjen Tiongkok, Gou Haodong yang didampingi dua orang stafnya di kediamannya ,Jayasaba Denpasar, Jumat (23/11/18). Gubernur Koster yang didampingi oleh Wakil Gubernur Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, Kadis Pariwisata A.A.Gd. Juniarta Putra, dan Ketua PHRI Kabupaten Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya pada kesempatan tersebut memaparkan kebijakan pembangunan pariwisata Provinsi Bali 5 tahun kedepan.

Gubernur Koster menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Bali akan menata secara menyeluruh penyelenggaraan kepariwisataan yang ada di Bali yang berbasis budaya yang berkualitas. Selain itu Koster juga menjelaskan pembangunan Pariwisata yang berkaitan dengan pengembangan destinasi pariwisata, produk pariwisata, promosi pariwisata, dan peningkatan pelayanan pariwisata secara berkualitas.

“Terkait dengan kebijakan tersebut, semua pihak yang ikut dalam penyelenggaraan Pariwisata Bali harus mengikuti aturan hukum serta kebijakan yang berlaku di Bali dengan disiplin, tertib, dan bertanggung jawab untuk menjaga citra Pariwisata Bali dan Indonesia,”paparnya.

Dalam pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan, ramah, santai tersebut Koster juga menjelaskan tentang kebijakan Pemerintah Provinsi Bali yang melakukan penertiban kepada pengusaha jasa pariwisata yang illegal (tidak memiliki ijin), maupun terhadap perusahaan berijin namun usahanya menyimpang dari perijinan, sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia dengan mengeluarkan Surat Gubernur yang memerintahkan Bupati dan Walikota SeBali untuk melakukan penertiban sesuai kewenangannya.

Keluarnya Surat Gubernur Bali setelah mendapat rekomendasi dari DPRD Provinsi Bali yang meminta agar Gubernur Bali melakukan penertiban secara tegas. Dengan Surat tersebut penertiban yang dilakukan oleh Gubernur Bali berlaku untuk semua pengusaha jasa pariwisata dari semua negara termasuk yang diselenggarakan oleh pengusaha lokal Bali, tidak hanya pengusaha dari Tiongkok, artinya kebijakan tersebut sama sekali tidak dilakukan secara diskriminatif.

Berkenaan dengan penertiban yang dilakukan oleh Gubernur Bali tersebut, Gubernur Koster menyampaikan kepada Konjen Tiongkok agar kebijakan tersebut tidak diartikan mengganggu hubungan dan kerjasama antar dua negara yang selama ini telah berjalan dengan baik; tapi semata mata hanya dilakukan untuk pengusaha yang melakukan praktek tidak sehat dan melanggar peraturan hukum yang merusak citra pariwisata.

Gubernur Bali juga menyampaikan agar hubungan dan kerjasama antar Pemerintah Provinsi Bali dengan Pemerintah Tiongkok berlangsung semakin baik dan kuat dimasa yang akan datang.

Konjen Tiongkok Gou Haodong merespon dengan baik apa yang disampaikan oleh Gubernur Bali. Konjen Tiongkok mewakili Pemerintah nya menyatakan sangat mendukung kebijakan penertiban yang dilakukan oleh Gubernur Bali yang dilakukan secara tegas terhadap pengusaha yang ilegal dan merusak citra pariwisata Bali.

Bahkan Konjen Tiongkok menilai bahwa kebijakan penertiban yang dilakukan secara tegas oleh Gubernur Bali merupakan tindakan yang sangat berani dan baik untuk meningkatkan kualitas pariwisata di Bali. Kebijakan ini sangat penting dilakukan terhadap pengusaha yang ilegal, meskipun jumlah pelakunya belum banyak, dengan penertiban ini maka pengusaha yang ilegal tidak mempunyai tempat untuk melakukan aktifitas usahanya, jangan sampai pengusaha yang ilegal seperti itu semakin bertambah di Bali, karena akan memperburuk dan merusak citra pariwisata Bali. Kebijakan penertiban tersebut justru akan meningkatkan kualitas pariwisata Bali.

Konjen Tiongkok juga menyampaikan bahwa Pemerintah Tiongkok akan mengawasi dan menertibkan pengusaha jasa pariwisata yang ilegal di Tiongkok dan memiliki jaringan dengan pengusaha lokal Bali. Bahkan Kebijakan penertiban yang dilakukan oleh Gubernur Bali adalah sangat penting untuk memperkuat pariwisata sebagai pilar perekonomian masyarakat Bali dan meningkatkan kerjasama bidang pariwisata antar pemerindah Provinsi Bali dengan Pemerintah Tiongkok.

6 (enam) unsur yang dibutuhkan Wisatawan Tiongkok

Konjen Tiongkok juga menyampaikan bahwa ada enam unsur yang dibutuhkan oleh wisatawan Tiongkok:

1) Makanan yang berkualitas termasuk diharapkan supaya disediakan kuliner Bali.

2) wisatawan Tiongkok memerlukan akomodasi hotel yang memadai dan berkualitas untuk menampung para wisatawan dari Tiongkok sesuai kebutuhannya masing-masing mulai dari hotel bintang 5, bintang 4, sampai bintang 3.

3) Wisatawan Tiongkok membutuhkan transportasi yang kualitasnya baik, dan dilengkapi dengan AC.

4) Wisatawan Tiongkok membutuhkan destinasi pariwisata yang baik dan bervariasi yang menampilkan ciri alam dengan budaya yang indah serta beragam; jangan hanya menikmati Pura Besakih, Pura Tanah Lot dan Pura Uluwatu, tapi juga destinasi pariwisata seperti di kabupaten lain Jembrana, Buleleng, Tabanan, dan Klungkung. Destinasi wisata dan budaya yang dilihat oleh wisatawan Tiongkok saat ini sesungguhnya masih sangat sedikit, masih banyak destinasi wisata dan budaya yang belum dilihat oleh wisatawan Tiongkok.

5) Wisatawan Tiongkok juga perlu melihat pentas seni masyarakat Bali, upacara keagamaan masyarakat Bali dan memerlukan oleh-oleh hasil kerajinan masyarakat Bali untuk dibawa pulang kenegaranya.

6)Konjen Tiongkok juga menyarankan agar dibuat paket wisata selama beberapa hari di Bali yang berisi program kunjungan ke destinasi wisata, menyaksikan pementasan seni Bali, menyaksikan kegiatan keagamaan masyarakat Bali dan mengunjungi toko-toko yang menjual industri kerajinan rakyat Bali. Dengan paket kunjungan tersebut, wisatawan Tiongkok yang datang ke Bali adalah wisatawan yang berkualitas, yang memiliki cukup uang untuk bisa berwisata, berbelanja kuliner dan hasil kerajinan masyarakat Bali. Dengan paket seperti ini, tidak mungkin ada travel yang menjual paket wisata dengan harga murah seperti sekarang ini yaitu menjual paket wisata ke Bali dengan harga 800.000 selama 5 hari, pasti uangnya tidak cukup untuk beli tiket, bayar hotel, beli makanan dan oleh-oleh.

Konjen Tiongkok bersedia diundang untuk membantu Pemerintah Bali memperbaiki kualitas pelayanan pariwisata, kemudian mempromosikan wisata Bali kepada masyarakat di Tiongkok.

Menanggapi masukan pemikiran dan tawaran Konjen Tiongkok, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan terima kasih atas pengertian, dukungan dan perhatiannya yang sangat baik terhadap kebijakan Gubernur Bali. Gubernur Bali menyampaikan bahwa saat ini sedang disiapkan kebijakan penataan secara menyeluruh kepariwisataan Bali yang akan diatur dengan peraturan daerah Provinsi Bali untuk membenahi secara total pelayanan kepariwisataan untuk mewujudkan pariwisata yang berkualitas.

Sehubungan dengan itu Gubernur Bali meminta Konjen Tiongkok untuk meningkatkan kerjasama yang lebih baik kedepan khususnya mendatangkan wisatawan Tiongkok dalam jumlah yang lebih banyak tapi berkualitas. Selain itu Gubernur Bali juga mohon dukungan untuk pembangunan infrastruktur. (*/Tim IMO)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN UIP Nusra Raih Penghargaan dari TVRI NTT

    PLN UIP Nusra Raih Penghargaan dari TVRI NTT

    • calendar_month Sab, 22 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram | PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) berhasil meraih penghargaan sebagai mitra terbaik produksi dan penyiaran advertorial/infotorial terbanyak periode semester II tahun 2023 s/d semester 1 tahun 2024 dalam kegiatan tahunan TVRI NTT bertajuk marketing gathering TVRI Stasiun NTT 2024 pada Kamis, 20 Juni 2024. Acara yang dihelat di Hotel Harper Kupang […]

  • Marsda TNI Hendri Alfiandi Dilantik Jadi Kepala Basarnas

    Marsda TNI Hendri Alfiandi Dilantik Jadi Kepala Basarnas

    • calendar_month Kam, 4 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) punya kepala badan baru. Dia adalah Marsekal Muda (Marsda) TNI Hendri Alfiandi yang dilantik oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi pada Kamis, 4 Februari 2021 pukul 09.00 WIB di Ruang Mataram Gedung Karya Kementerian Perhubungan. Alumni Akademi Angkatan Udara Tahun 1988 tersebut menggantikan Marsekal Madya […]

  • Kapustekkkom Pinta Guru Ciptakan Pembelajaran Digital di Sekolah

    Kapustekkkom Pinta Guru Ciptakan Pembelajaran Digital di Sekolah

    • calendar_month Kam, 29 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Kapustekkom) Kemdikbud, Gogot Suharwoto, P.hD berpesan kepada guru untuk menciptakan pembelajaran berbasis digital di sekolah. Pesan ini disampaikan dalam pembukaan kegiatan peningkatan kompetensi pemanfaatan TIK untuk Sekolah Garis Depan (3T) yang dilaksanakan tanggal 27 Nopember 2018. Kegiatan yang diikuti oleh para guru dan […]

  • Radikalisme Kaum Intoleran Sudah di Depan Pintu Tapi Negara Masih Ragu

    Radikalisme Kaum Intoleran Sudah di Depan Pintu Tapi Negara Masih Ragu

    • calendar_month Ming, 9 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Rudi S Kamri Penyerangan yang berujung tiga orang luka di Mertodranan, Pasar Kliwon, Kota Solo yang terjadi pada Sabtu, 8 Agustus 2020, bagi saya adalah letupan kecil dari rentetan peristiwa tragis yang akan berujung pada pusaran bom waktu yang akan membelah negeri ini. Pembiaran yang selalu berulang terjadi semakin menahbiskan suatu realita bahwa negara […]

  • Kawal Libur Akhir Tahun di Jayapura, Ditjen Hubud Buka Posko Terpadu

    Kawal Libur Akhir Tahun di Jayapura, Ditjen Hubud Buka Posko Terpadu

    • calendar_month Ming, 30 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Jayapura, gardaindonesia.id | Libur akhir tahun Natal dan Tahun Baru merupakan momen yang ditunggu- tunggu oleh hampir seluruh masyarakat di Indonesia, apalagi bertepatan dengan libur anak sekolah, sehingga banyak orang menggunakan kesempatan ini untuk mengunjungi keluarga di kampung halaman atau sekedar memanjakan diri dengan menyambangi tempat-tempat wisata. Kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia di […]

  • Bank NTT Hibah Dana Covid-19 Rp.540 Juta Kepada Pemprov NTT

    Bank NTT Hibah Dana Covid-19 Rp.540 Juta Kepada Pemprov NTT

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sejak diberlakukan alokasi dana khusus Bank NTT pada 27 Maret 2020 berupa sumbangan dari pengurus dan karyawan sebesar Rp.275 Juta dan dukungan sumbangan spontanitas para nasabah dan berbagai pihak melalui rekening Bank NTT Peduli, maka hingga 22 April 2020, berhasil dikumpulkan dana sebesar Rp.540 Juta yang dialokasikan untuk membantu tim medis […]

expand_less