Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Gubernur Laka Lena Sebut Sampai Kapan NTT Pakai Listrik PLTD

Gubernur Laka Lena Sebut Sampai Kapan NTT Pakai Listrik PLTD

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
  • visibility 124
  • comment 0 komentar

Loading

Merespons berbagai perspektif, keresahan, dan penolakan akan pengembangan proyek geotermal di pulau Flores, Gubernur Laka Lena menegaskan pentingnya menekan kemiskinan di NTT dengan meningkatkan pengembangan jalan, air, dan listrik bagi masyarakat.

 

Kupang | Semangat kolaborasi mengembangkan potensi energi panas bumi atau geotermal di pulau Flores ditunjukkan pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, PLN UIP Nusra & PLN UIW NTT, pemerhati lingkungan, para bupati/wali kota dalam sesi rapat koordinasi pada Senin, 28 April 2025 pukul 14:00—18:45 Wita di lantai 1 ruang rapat Gubernur NTT, Melki Laka Lena.

Pengembangan energi baru terbarukan sebagai proyek strategis nasional (PSN) di Flores sebagai geothermal island menggapainya penolakan dari 6 (enam) Uskup hingga dibentuk satuan tugas penanganan isu sosial dan teknis melibatkan unsur pemerintah, LSM, Keuskupan, dan para pengembang. Satgas ini mulai bertugas pada Mei 2025 untuk melakukan verifikasi langsung di lapangan serta menyusun rekomendasi atas persoalan yang dihadapi.

Rapat kedua berlangsung selama 6 (enam) jam yang dipimpin langsung Gubernur Laka Lena dan dihadiri Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi, Prof. Dr. Eng, Eniya Lestiani Dewi, B.Eng., M.Eng. IPU. General Manager PLN UIP Nusra, Yasir; General Manager PLN UIW NTT, Eko Sulistyono beserta jajarannya ini bergulir diskusi alot dan diskursus mengenai kebutuhan akan energi listrik dan air bagi masyarakat.

Merespons berbagai perspektif dan keresahan akan pengembangan proyek geotermal di pulau Flores, Gubernur Laka Lena menegaskan pentingnya menekan kemiskinan di NTT dengan meningkatkan pengembangan jalan, air, dan listrik bagi masyarakat.

“Salah satu cara menolak kemiskinan dengan mengundang investasi berupa jalan, air, dan listrik. Saat ini banyak pembangkit listrik berupa pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) dan paling gampang pakai PLTD,” urainya.

Ditekankan Gubernur Laka Lena, memang paling gampang pakai PLTD, namun sampai kapan NTT terus begini ke depan. “Masa dari tahun 1970-an kita terus pakai PLTD dan masih level begini? Saya bilang tidak! Saya ikut pemerintah pusat meneruskan kebijakan yang bagus (pengembangan geotermal, red),” ungkapnya.

Gubernur Laka Lena pun tak menampik keresahan yang muncul berupa protes akan pengembangan proyek geotermal di pulau Flores dengan melakukan uji petik di lapangan dengan menugaskan satuan tugas penanganan isu sosial dan teknis.

Sementara, Prof. Eniya Lestiani Dewi mengatakan bahwa pengembangan Flores sebagai pulau geotermal bertujuan mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) dan beban subsidi negara akan penggunaan BBM pada pembangkit listrik.

Ditekankan Prof. Eniya, Pengembangan proyek geotermal pun mengurangi kompensasi penggunaan BBM. “Indonesia Timur membebani subsidi negara, maka perlu ditekan penggunaan BBM untuk pembangkit listrik hingga diupayakan penggunaan energi baru terbarukan (EBT) hingga mengalihkan subsidi BBM pada sektor yang lebih menguntungkan,” ucapnya.

Penulis (+roni banase)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marak Aksi Massa Tolak RUU HIP, Mahfud MD: Silakan Demo Tapi Jangan Merusak

    Marak Aksi Massa Tolak RUU HIP, Mahfud MD: Silakan Demo Tapi Jangan Merusak

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah sudah menyatakan sikap menolak dan menunda pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP), tapi aksi massa masih terus bergulir. Menanggapi hal tersebut, Menko Polhukam Mahfud MD dengan tegas menyatakan tidak akan menghalangi aksi demo yang dilakukan oleh masyarakat. “Jika mau demo tidak apa-apa itu menunjukkan demokrasi tumbuh, kita tidak […]

  • Tenun Ikat “Merah Putih TTS” dari Dekranasda NTT bagi Presiden Jokowi

    Tenun Ikat “Merah Putih TTS” dari Dekranasda NTT bagi Presiden Jokowi

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menjadi kebanggaan bagi masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tenun ikat asal NTT digunakan oleh Presiden Jokowi. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengenakan pakaian adat asal Sabu Raijua pada Jumat, 14 Agustus 2020, saat menyampaikan pidato di Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2020 dan Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT ke-75 Kemerdekaan RI […]

  • Selayang Pandang Biboki—Nekaf Mese Ansaof Mese

    Selayang Pandang Biboki—Nekaf Mese Ansaof Mese

    • calendar_month Sab, 12 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : RD. Mikhael Valens Boy Pengenalan akan adat istiadat dan kebudayaan ‘purba’ dari sebuah masyarakat tradisional membantu masyarakat modern menemukan dan mengenal ‘akar-akar’ filosofi hidupnya sendiri. Toh, manusia zaman dahululah yang ‘melahirkan’ manusia zaman sekarang. Ada banyak pola berpikir dan bertindak manusia modern yang sesungguhnya berakar pada budaya dan peradaban yang telah dihayati oleh […]

  • Bank NTT Beber Kinerja Keuangan Tahun 2022

    Bank NTT Beber Kinerja Keuangan Tahun 2022

    • calendar_month Jum, 30 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) membeberkan kinerja hingga akhir Desember 2022 yang mana tetap tumbuh di tengah perlambatan ekonomi dan dampak pandemi Covid-19. Demikian disampaikan Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho dalam sesi  media gathering Bank NTT press conference  akhir tahun 2022 pada Kamis siang, 29 […]

  • Rotary Club Gapai Terima Kasih dari Pemda TTS

    Rotary Club Gapai Terima Kasih dari Pemda TTS

    • calendar_month Sab, 30 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 192
    • 1Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Sebagai bagian dari Rotary International, dan secara  administratif, Rotary Kupang Central dibentuk sejak 2018 berada di bawah koordinasi District 3420; konsisten menjalankan misi kemanusiaan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan dukungan relawan yang tergabung dalam Rotary Community Corps (RCC) di bawah koordinasi Agnes Bunga. Telisik […]

  • Oknum Camat Sebar Hoaks PSBB, Ini Klarifikasi Pemkot Kupang

    Oknum Camat Sebar Hoaks PSBB, Ini Klarifikasi Pemkot Kupang

    • calendar_month Kam, 14 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Beredar sebuah pesan suara di berbagai grup whatsapp yang diduga berasal dari oknum Camat Kota Raja, menyampaikan bahwa Kota Kupang akan memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan masyarakat dilarang keluar dari rumah. Pesan suara tersebut sangat membuat kegaduhan dan keresahan di tengah masyarakat saat pandemi Covid-19. Pesan suara tersebut […]

expand_less