Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Gubernur VBL Dorong Pertumbuhan Budi Daya 1 Juta Ikan Kerapu di Ngada

Gubernur VBL Dorong Pertumbuhan Budi Daya 1 Juta Ikan Kerapu di Ngada

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 26 Jun 2020
  • visibility 93
  • comment 0 komentar

Loading

Ngada, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) sangat serius dalam memperhatikan sektor perikanan dan kelautan di Provinsi NTT. Buktinya, di sela-sela kunjungan kerja (kunker) di wilayah Flores khususnya di Kabupaten Ngada, pada Kamis, 25 Juni 2020.

Gubernur VBL didamping Bupati Ngada, Drs. Paulus Soliwoa dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngada mengunjungi dan melihat dari dekat budi daya sejuta Ikan Kerapu di Wae Kelambu Desa Sambi Rasa Barat, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.

“Sekarang ada satu juta ikan kerapu di Wae Kelambu. Kita beranggapan, misalnya yang gagal atau mati sekitar 300 ribu ekor. Maka masih ada 700 ribu di sini. Nah, 700 ribu ini kita anggap yang paling murah, dijual Rp.100.000 per ekor. Itu berarti di sini ada sekitar Rp.70 miliar; hari ini, di sini,” ucap Gubernur VBL, bernada optimis.

Karena itu, sebut Gubernur VBL, jika pihak Pemprov NTT melepas atau membudidayakan lagi sekitar tiga juta ekor maka mari hitung. “Kita anggap saja 30% hilang maka masih ada 2,1 juta ekor. Maka ada sekitar Rp 140—300 miliar ada di sini, di Wae Kelambu ini. Belum lagi kalau hasil ikan kerapu ini bekerja sama dengan pihak restoran dan sebagainya,” tegas Gubernur sembari menambahkan, “ Ikan kerapu ini di bisnisnya, kalau masuk di restoran maka harganya sekitar Rp.2 juta per ekor.”

Di tempat terpisah, Pengelola Tambak Ikan Kerapu Wae Kelambu, Anshari Ashar mengaku, pihaknya selama ini mengalami kesulitan pakan ikan. “Selama ini di Wae Kelambu ini kami kesulitan pakan ikan,” kata Ashar.

Padahal menurut dia, kebutuhan pakan ikan kerapu cukup tinggi. “Untuk kebutuhan pakan ikan kerapu selama ini, kami ambil dari pakan ikan lokal dan pakan ikan yang dibeli pada sejumlah ruko di Bajawa, Kabupaten Ngada. Karena itu, kami mengharapkan dukungan Pemprov NTT terutama pembiayaan untuk membeli pakan ikan. Jika tidak maka ikan kerapu yang ada di sini sulit tumbuh dan berkembang; karena kekurangan pakan,” sebut Ashar, beralasan.

Sesuai agenda, Gubernur VBL bersama rombongan pada Jumat pagi, 26 Juni 2020, bertatap muka bersama masyarakat di Kantor Camat Riung Kabupaten Ngada dan usai santap siang bersama, Gubernur bersama rombongan bertolak menuju Mbay Kabupaten Nagekeo. (*/rb)

(Valeri Guru/Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Cabut Izin Usaha TaniFund

    OJK Cabut Izin Usaha TaniFund

    • calendar_month Jum, 10 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan pencabutan izin usaha PT Tani Fund Madani Indonesia (TaniFund) sebagaimana ditetapkan melalui Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-19/D.06/2024 tanggal 3 Mei 2024. Pencabutan ini dilakukan karena TaniFund telah dikenakan penegakan kepatuhan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yaitu tidak memenuhi ketentuan ekuitas minimum dan tidak melaksanakan rekomendasi pengawasan OJK. […]

  • Survei Kaspersky : Masyarakat Indonesia Intens Pakai AI di Semua Lini

    Survei Kaspersky : Masyarakat Indonesia Intens Pakai AI di Semua Lini

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Loading

    Survei Kaspersky menunjukkan peran kecerdasan buatan (AI) kian meluas dalam kehidupan masyarakat Indonesia, termasuk selama musim liburan. Peran AI di Indonesia sangat luas, mencakup transformasi digital pemerintahan untuk layanan publik lebih efisien, akselerasi pertumbuhan UMKM dan ekonomi melalui otomatisasi dan analisis data, peningkatan kualitas pendidikan dengan pembelajaran adaptif, revolusi layanan kesehatan (diagnostik & telemedicine), hingga […]

  • TPA Rawa Kucing Dikonversi Menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa)

    TPA Rawa Kucing Dikonversi Menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa)

    • calendar_month Sel, 16 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Pengelolaan sampah yang ramah lingkungan menjadi isu dunia dengan diangkatnya Municipal Solid Waste Management sebagai tema Hari Habitat Dunia (HHD) 2018. HHD ditetapkan oleh PBB diperingati setiap tahun pada setiap senin pertama bulan Oktober. Selain itu pada setiap 31 Oktober diperingati sebagai Hari Kota Dunia (HKD) dimana tahun ini mengangkat tema Building […]

  • Bahas Tatib Pengungsi, Rudenim Kupang Sinergi Polres Kupang Kota, Kodim & Kejari

    Bahas Tatib Pengungsi, Rudenim Kupang Sinergi Polres Kupang Kota, Kodim & Kejari

    • calendar_month Kam, 28 Jul 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Kepala Rumah Detensi (Rudenim) Kupang, Heksa Asik Soepriadi didampingi Kasie Keamanan dan Ketertiban Melsy I. Y. Fanggi, Kasie Registrasi Administrasi dan Pelaporan, I Putu Sukarna Antara, Kasubsi Keamanan Melky Ballo, dan Kasubsi Ketertiban Dominggus Koreh; mengunjungi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang guna menjalin silaturahmi dan membangun sinergitas dengan stakeholder terkait dalam penanganan […]

  • Berbatasan 2 Negara, PADMA Indonesia : NTT Harus Punya Kodam Sendiri

    Berbatasan 2 Negara, PADMA Indonesia : NTT Harus Punya Kodam Sendiri

    • calendar_month Ming, 27 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Nusa Tenggara Timur adalah provinsi terdepan Indonesia yang berbatasan langsung baik darat, laut dan udara dengan Negara Timor Leste serta laut dan udara dengan Australia. Keamanan dan Pertahanan NKRI menjadi sangat vital di NTT. Fakta membuktikan bahwa NTT dari sisi keamanan wilayah Polda NTT sudah masuk kategori tipe A dengan Kapolda […]

  • Pakar Gugus Tugas: Perlu Waspada Jika Miliki Satu Gejala Covid-19

    Pakar Gugus Tugas: Perlu Waspada Jika Miliki Satu Gejala Covid-19

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Prof. drh.Wiku Adisasmito, MSc.Ph.D. mengingatkan bahwa seseorang tidak perlu memiliki semua gejala Covid-19 untuk dapat dinyatakan telah terinfeksi, maka jika memiliki satu gejala perlu waspada. “Dalam keadaan pandemi, kita harus lebih waspada. Karena beberapa gejala yang kita miliki bisa mengarah ke situ. Tidak harus seluruhnya,” […]

expand_less