Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Gubernur VBL : Pemprov Bakal Intervensi Tata Kelola Pantai Haubenkase

Gubernur VBL : Pemprov Bakal Intervensi Tata Kelola Pantai Haubenkase

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 8 Sep 2019
  • visibility 159
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), pada Sabtu 7 September 2019, melakukan kunjungan kerja ke Desa Merbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang.

Kunjungan kali ini untuk melihat langsung lokasi objek wisata bahari, Pantai Haubenkase yang dikelola oleh Jemaat Ebenheiser Buatam.

“Tempat ini sangat indah, panoramanya luar biasa, hanya saja masih harus dibenahi, agar kedepan wisatawan yang datang tidak kesulitan untuk mendapatkan segala sesuatu yang dibutuhkan. Harus dibangun restoran yang baik, siapkan anak – anak untuk dilatih Bahasa Inggrisnya, mereka juga harus diberi pelatihan agar mampu menjadi juru masak andal,” kata Gubernur.

“Harus berdayakan anak-anak dari tempat ini. Kebetulan ada SMK di tempat ini, harus bisa melahirkan generasi yang mengerti tentang pariwisata, generasi yang tidak mengharapkan untuk harus menjadi PNS,” sambung VBL.

Orang nomor satu di NTT ini juga mengatakan bahwa pemerintah akan campur tangan agar tempat ini menjadi luar biasa.

“Pemprov pasti akan intervensi dalam upaya mengembangkan lokasi ini. Kita akan bekerja sama dengan pihak Pemkab Kupang agar bersama masuk dan benahi tempat ini. Mulai dari bangunannya, infrastrukturnya, listrik juga harus masuk di tempat ini, bahkan sampai ke permodalannya. Dan khusus masalah modal kita akan masuk melalui KUR,” kata Gubernur Laiskodat.

“Saya pastikan dalam waktu yang tidak lama lagi, tempat ini akan sangat luar biasa ramai oleh wisatawan,” tegas Gubernur VBL

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat, Pendeta Sherly Tatibun, S.Th. meminta agar pihak pemprov membantu menyiapkan bibit untuk ditanam di tempat ini.

“Kami berencana untuk menanam berbagai macam tanaman. Mangga, Pepaya California, sayur-sayuran, sukun dan beberapa tanaman lainnya akan kami budidayakan di tempat ini. Oleh karena itu saya minta bapak Gubernur agar mampu memberikan bantuan benih kepada kami,” pinta Sherly. (*)

Sumber berita (*/Sam Babys–Biro Humas dan Protokol Setda Prov. NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinjau Dampak Banjir di Kalsel, Logistik dan Infrastruktur Jadi Perhatian Presiden

    Tinjau Dampak Banjir di Kalsel, Logistik dan Infrastruktur Jadi Perhatian Presiden

    • calendar_month Sen, 18 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Banjarmasin, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk menangani kerusakan sejumlah sarana penghubung yang rusak karena bencana banjir di Provinsi Kalimantan Selatan, salah satunya ialah Jembatan Mataraman. Rusaknya jembatan tersebut menyebabkan akses jalan nasional di Kalimantan Selatan menjadi terputus. “Saya ingin memastikan ke lapangan, yang pertama mengenai kerusakan […]

  • Songsong Hardiknas 2022, SMK se-TTS Helat Beragam Lomba

    Songsong Hardiknas 2022, SMK se-TTS Helat Beragam Lomba

    • calendar_month Jum, 29 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Menyongsong Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2022, serta mewujudkan misi Kementerian Pendidikan, maka Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), se-Kabupaten Timor tengah selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), melaksanakan kegiatan gebyar SMK yang dilangsungkan di SMK  Negeri Kolbano pada tanggal 28—29 April 2022. Ketua Panitia […]

  • Sosok di Balik Pakaian Tenun Jokowi

    Sosok di Balik Pakaian Tenun Jokowi

    • calendar_month Jum, 17 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Presiden Joko Widodo atau akrab disapa masyarakat dengan Jokowi, jika dihitung telah menginjakkan kakinya di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) sekitar 18 kali (terakhir berada di Ende saat menjadi inspektur upacara peringatan hari lahir Pancasila, lalu ke Ngada mengunjungi Pasar Digital bank NTT, dan ke Pulau Sumba). Dan menariknya, Jokowi selalu […]

  • Koruptor dapat Pengampunan dari Presiden, Ini Penjelasan Menkum

    Koruptor dapat Pengampunan dari Presiden, Ini Penjelasan Menkum

    • calendar_month Sel, 24 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 1Komentar

    Loading

    Pemerintah Indonesia akan mengupayakan hukuman yang maksimal bagi koruptor. Di samping itu, pemerintah juga menekankan aspek pemulihan aset dalam kasus tindak pidana korupsi.   Jakarta | Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, mengatakan pelaku tindak pidana korupsi atau koruptor tidak serta merta mendapatkan amnesti ataupun grasi. Ia menjelaskan meskipun Presiden memiliki hak untuk memberikan pengampunan kepada […]

  • Wali Kota Jefri Serahkan Bantuan Beras kepada Warga di 14 Kelurahan

    Wali Kota Jefri Serahkan Bantuan Beras kepada Warga di 14 Kelurahan

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore turun langsung menyerahkan bantuan beras ke warga di sejumlah kelurahan. Turut serta dalam penyerahan bantuan tersebut, Ketua Tim Penggetak PKK Kota Kupang, Ny. Hilda Riwu Kore – Manafe, Ketua Dharma Wanita Kota Kupang, Ny. Martha Benu Talan, Ny. Agustina Paseru (Istri Pj Sekda Kota […]

  • Nenek di Surabaya Diseret Diusir Paksa Ormas Madas, Kini Rumah Rata Tanah

    Nenek di Surabaya Diseret Diusir Paksa Ormas Madas, Kini Rumah Rata Tanah

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Loading

    Saat pengusiran, di rumah terdapat balita 5 tahun, bayi 1,5 bulan, ibu, lansia lain, dan keluarga. Setelah semua dikeluarkan, rumah dipalang. Beberapa hari kemudian, barang diangkut pakai pikap tanpa izin, lalu alat berat datang, dan rumah kini sudah rata dengan tanah.   Surabaya | Nenek Elina Widjajanti (80) diduga menjadi korban pengusiran paksa dan pengeroyokan […]

expand_less