Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » Gubernur Viktor Ajak Keluarga Jawa Bangun NTT Tanpa Pura-pura

Gubernur Viktor Ajak Keluarga Jawa Bangun NTT Tanpa Pura-pura

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 28 Okt 2018
  • visibility 96
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, gardaindonesia.id | K2S (Kontak Kerukunan Sosial) sebagai Paguyuban Keluarga Jawa di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur memberikan kontribusi nyata dan menjadi bagian dari pembangunan Kota Kupang dan Provinsi NTT.  Salah satu kontribusi nyata K2S di Kota Kupang dengan melakukan penataan dan pemberian fasilitas tambahan di Taman Nostalgia dan Pantai Warna.

Eksistensi Keluarga Jawa di Kota Kupang dan NTT diperkokoh dengan pengukuhan Pengurus Paguyuban K2S Kota Kupang dan Provinsi NTT. Mengusung slogan ‘Ketong Samua Basodara’, pagelaran pentas seni dan pengukuhan pengurus K2S Kota Kupang dan Provinsi NTT, dihadiri oleh Gubernur 1 NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sesi pengukuhan dan pentas seni K2S di areal Waterpark yang dilaksanakan di Waterpark Kota Kupang, Sabtu/27 Desember pukul 19.30–selesai yang dipadati oleh keluarga Jawa yang tergabung dalam Paguyuban K2S.

 

Ketua Panitia Pentas Seni dan Pengukuhan Pengurus K2S, Ir Mutakin menyampaikan dalam laporan tentang pelaksanaan Musyawarah Besar K2S pada 29 September 2018 di Asrama Haji yang diikuti oleh 63 perwakilan kab/kota di Pulau Jawa dan 9 perwakilan Kab/Kota di Provinsi telah memilih Pengurus Baru K2S dengan formatur dr Ikhsan dengan legitimasi sebagai Ketua K2S Kota Kupang dan Ir Poedji Watono sebagai Ketua K2S Provinsi NTT periode 2018—2023.

Ir Mutakim juga menegaskan bahwa Pengurus K2S yang telah terbentuk di 15 kab/kota siap melaksanakan kebijakan Gubernur 1 dan Gubernur 2 NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi.

Gubernur Viktor Ajak Saling Bahu Membahu Membangun NTT

Atas nama Pemerintah NTT Gubernur Viktor Laiskodat menyampaikan selamat kepada pengurus baru K2S. Gubernur 1 NTT kemudian menyampaikan pepatah ‘Dimana tanah dipijak disitu langit dijunjung’. Gubernur lalu mengajak semua keluarga Jawa sebagai warga negara Indonesia yang mendiami dan berdomisli di Kota Kupang dan Nusa Tenggara Timur untuk saling mendukung dan membangun bangsa dan negara.

“Sebagai Gubernur saya sangat gembira dengan adanya K2S Keluarga Jawa di Nusa Tenggara Timur. Kita harus kerja bahu membahu dengan menyatukan energi dengan satu tujuan untuk kejayaan dan kesejahteraan dan dengan semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” ujar Gubernur Viktor.

Gubernur Viktor juga mengingatkan untuk membangun imajinasi hebat kedepan dan tidak boleh hidup dalam penuh dengan pura-pura dalam keberagaman, pura-pura baik, pura-pura toleran dan pura-pura menjadi orang soleh. Kehidupan dalam perbedaan merupakan rahmat dari Tuhan.

“Semangat kesatuan dan persatuan juga persaudaraan harus dibangun dalam kejujuran dengan menerima perbedaan karena keluarga Jawa hadir di NTT bukan mengurus orang Jawa namun mengurus orang Indonesia dan hidup dalam kerelaan dan kejujuran hati dan jangan lakukan itu karena sungkan. Hidup harus rileks dan lepas dengan menerima segala perbedaan,” tegas Gubernur Viktor. (+rb peot)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Januari 2020,Taman Nasional Komodo Direvitalisasi & Ditutup Sementara

    Januari 2020,Taman Nasional Komodo Direvitalisasi & Ditutup Sementara

    • calendar_month Jum, 24 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Taman Nasional Komodo (TNK) lokasi cagar biosfir tempat hidup satwa langkah (Komodo, red) yang merupakan satu-satunya dan diakui UNESCO bakal ditutup untuk sementara oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) Langkah ini diambil oleh Pemprov NTT sebagai bentuk pembatasan untuk menjadi TNK sebagai The Next Tourism (Wisata Internasional) atas arahan […]

  • Kemenkuham Analisis Dampak HAM terhadap Rancangan Undang-Undang Pertanahan

    Kemenkuham Analisis Dampak HAM terhadap Rancangan Undang-Undang Pertanahan

    • calendar_month Sen, 20 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id – Tanah bagi masyarakat; memiliki makna multidimensional, karena tanah tidak saja mengandung aspek fisik, tetapi juga aspek sosial, ekonomi, budaya, politik dan aspek hukum. Dari sisi ekonomi, tanah merupakan sarana produksi yang dapat mendatangkan kesejahteraan. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT, Yudi Kurniadi dalam sambutannya yang dibacakan oleh Plh. Kakanwil, Erwyn F. […]

  • “Instrumen ASSIST & Rapid Test” Dipakai BNNP NTT Untuk 27 Paslon Pilkada 2020

    “Instrumen ASSIST & Rapid Test” Dipakai BNNP NTT Untuk 27 Paslon Pilkada 2020

    • calendar_month Jum, 11 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Metode ASSIST atau alcohol, smoking and substances involvement screening test merupakan elemen penting yang dapat digunakan petugas kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), memahami perilaku penggunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif (napza). Instrumen tersebut juga dipakai oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam melakukan pemeriksaan kecenderungan […]

  • Ekonom Senior Kwik Kian Gie Tutup Usia di 90 Tahun

    Ekonom Senior Kwik Kian Gie Tutup Usia di 90 Tahun

    • calendar_month Sel, 29 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Sebagai politisi, Kwik Kian Gie aktif di PDI-Perjuangan dan turut memberi warna dalam berbagai kebijakan ekonomi nasional.   Jakarta | Kabar duka datang dari dunia ekonomi dan politik Indonesia. Ekonom senior sekaligus mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Kwik Kian Gie, meninggal dunia dalam usia 90 tahun pada Senin malam, 28 Juli 2025 pukul 22.00 WIB. […]

  • Kemenko Polhukam ‘Take Down’ Akun Media Sosial Yang Melanggar Aturan

    Kemenko Polhukam ‘Take Down’ Akun Media Sosial Yang Melanggar Aturan

    • calendar_month Rab, 8 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menko Polhukam, Wiranto menjelaskan mengenai kondisi pasca pemilu. Dikatakannya, sekarang ini banyak aksi-aksi apakah itu fisik, apakah lewat media cetak, media elektronik dan medsos yang hiruk pikuk. Namun secara khusus Menko Polhukam menyoroti medsos (media sosial) Dikatakan Menko Polhukam Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Selasa, 7 Mei 2019 bahwa sebelumnya sudah […]

  • Pemkot Bandung Resmikan Gedung Aliansi Nasional Anti Syiah, Ada Apa?

    Pemkot Bandung Resmikan Gedung Aliansi Nasional Anti Syiah, Ada Apa?

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Waktu itu Rabu, 30 Desember 2020, Pemerintah melalui Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD telah resmi melarang kegiatan yang mengatasnamakan beberapa organisasi kemasyarakatan (ormas). Siapa saja itu? Front Pembela Islam (FPI), Jamaah Islamiyah (JI), Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), Majelis Mujahiddin Indonesia (MII), Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), dan […]

expand_less