Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Gubernur Viktor Tunjuk Ketua PWNU NTT Jadi Ketua Panitia Pesparani Nasional 2020

Gubernur Viktor Tunjuk Ketua PWNU NTT Jadi Ketua Panitia Pesparani Nasional 2020

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 25 Apr 2019
  • visibility 123
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat, Gubernur NTT mengajukan dan menunjuk Ketua PWNU (Pegurus Wilayah Nahdlatul Ulama) NTT sebagai Ketua Panitia Pesparani (Pesta Paduan Suara Gerejani) Nasional Tahun 2020 yang akan diselenggarakan di Kota Kupang. Hal itu merupakan bentuk nyata dari semangat kebersamaan dan toleransi di NTT.

“Saya usulkan dan tunjuk Ketua PWNU NTT sebagai Ketua Panitia Pesparani Nasional Tahun 2020. Kita ingin mengedepankan semangat kebersamaan dalam membangun daerah ini. NTT harus bisa menjadi inspirasi nilai-nilai kebangsaan dan kebhinekaan bagi Indonesia,”kata Gubernur NTT saat menerima audiensi dari Ketua Umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN), Prof. Adrianus Meliala, Ph. D bersama rombongan di Ruang Kerja Gubernur, Rabu, 24 April 2019.

Lebih lanjut, Viktor Laiskodat menyatakan, pengajuan ketua panitia tersebut sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan terhadap NU sebagai salah satu organisasi muslim terbesar, yang bersama Muhammadiyah telah setia menjaga dan merawat nilai-nilai kebangsaan di negara ini. Pemerintah Provinsi terus mendorong agar NTT menjadi tempat bersemainya semangat toleransi yang nyata, di mana orang dari seluruh pelosok negeri dapat belajar tentang makna kerukunan antara umat beragama.

“Pada hari minggu lalu saat mengikuti acara kebaktian paskah di Gereja Lahairoi, Desa Tesbatan, Amarasi, ada suatu hal yang sangat menarik dan menggugah saya. Di mana remaja masjid juga turut mengiringi upacara kebaktian dengan dengan memainkan alat musik rebana. Ini sungguh suatu kebersamaan dan toleransi yang luar biasa. Orang-orang dari kota dan daerah lain mesti datang belajar di tempat seperti ini”, jelas Gubernur asal Pulau Semau tersebut

Viktor Laiskodat meyakini, kunci utama kesuksesan untuk membangun NTT adalah semangat kebersamaan. Visi NTT Bangkit Menuju Sejahtera akan tercapai kalau orang NTT melepaskan sekat-sekat agama dan kesukuannya serta bersama bergandengan tangan mengejar ketertinggalan dan keterbelakangan.

“Kami (Gubernur dan Wagub,red) membutuhkan orang-orang yang sepikir dengan kami, punya semangat kerja yang militant tanpa pandang suku dan agamanya. Berupaya bersama untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat NTT yang masih bergelut dengan kemiskinan, keterbelakang dan terpenjara karena infrastruktur seperti jalan yang buruk”,jelas Gubernur dalam kesempatan tersebut.

Di akhir arahannya, Gubernur Viktor mengapresiasi kepercayaan yang diberikan oleh Menteri Agama dan KWI terhadap Provinsi NTT untuk menjadi tuan Rumah Pesparani Nasional 2020. Pemerintah Provinsi NTT siap untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut termasuk mendukung pendanaannya berkolaborasi dengan dana dari APBN.

“Pelaksanaan Pesparani di Kupang harus lebih baik dari sebelumnya. Kami akan mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik agar penyelenggaraan di NTT sungguh menimbulkan kesan yang mendalam. Bila perlu setelah 50 tahun kemudian, baru ada penyelenggaraan yang semeriah dan sehebat NTT. Kami targetkan publikasi lewat sosial media (sosmed) bisa mencapai satu juta orang”, pungkas Viktor Laiskodat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua LP3KN secara resmi menyerahkan Surat Keputusan dari Menteri Agama dan Rekomendasi dari KWI terkait Penetapan Kota Kupang NTT sebagai Tuan Rumah Kegiatan Pesparani Nasional 2020. Ketua LP3KN juga meminta dukungan dari Pemerintah Provinsi agar bisa memfasilitasi pelaksananan dan kesuksesan kegiatan tersebut.

Ketua Umum LP3KN, Adrianus Meliala, mengapresiasi antuasiasme Pemerintah Provinsi NTT terkait dengan ditetapkannya Kota Kupang sebagai tuan rumah Pesparani 2020. Dia optimis dengan tanggapan positif dari Gubernur, pelaksanaan kegiatan tersebut akan berjalan sukses.

“Kalau kepanitiaan, hanya satu saja yakni yang ditentukan oleh daerah dengan libatkan juga panitia nasional. Kami mengapresiasi tanggapan cepat dari bapak Gubernur dengan segera mengusulkan dan menunjuk ketua panitia kegiatan tersebut. Kami justru sangat senang dengan dukungan dan semangat beliau. Melihat semangat respon gubernur, rasanya beliau akan habis-habisan”, jelas anggota Ombudsman RI tersebut.

Kriminolog asal Universitas Indonesia tersebut memperkirakan jumlah peserta pesparani nasional kedua tersebut akan meningkat dibandingkan dengan sebelumnya. Kalau penyelenggaraan pertama saja dengan segala keterbatasannya di Ambon berjalan sukses dan dihadiri oleh sekitar 7.000 orang, diperkirakan untuk di Kupang nantinya jumlah peserta akan mencapai 10.000 orang ditambah dengan observer dari luar negeri.

“Dengan waktu kegiatan selama seminggu, bisa dibayangkan dampak ekonomi dan perputaran uang dari kegiatan tersebut. Kalau di Ambon butuh dana sekitar Rp. 50 miliar, untuk Kupang dibutuhkan sekitar Rp. 60 miliar yang bersumber dari APBN dan APBD. Kami sangat bangga karena Gubernur mendukung penuh soal pendanaan juga menjamin dan berupaya keras agar Presiden bisa hadir nantinya”,pungkas Adrianus.

Ketua LP3K Daerah Provinsi NTT, Frans Salem menjelaskan kegiatan Pesparani Nasional Tahun 2020 diperkirakan akan dilaksanakan pada bulan September atau Oktober 2020. Sebelumnya, pada bulan Mei sampai Juli, LPKD NTT akan melaksanakan Pesparani Tingkat Kabupaten dan Provinsi untuk menyeleksi duta-duta NTT yang akan tampil dalam Pesparani Nasional 2020.

Terpisah, Ketua PWNU NTT, Jamaludin Ahmad saat ditemui di ruang kerjanya, menyatakan kesiapannya untuk menjadi Ketua Panitia Kegiatan Pesparani Nasional itu. Asisten I Bidang Pemerintahan Setda NTT itu mengapresiasi dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Gubernur NTT kepada dirinya selaku Ketua PWNU NTT. Hal itu mencerminkan sikap seorang pemimpin sebagai seorang negarawan. Pesparani sebagai sebuah event nasional untuk merajut kebersamaan dan partisipasi publik tanpa dibatasi sekat-sekat agama.

“Ini merupakan suatu kepercayaan besar bagi saya dan PWNU NTT. Ini juga menjadi momentum perwujudan semangat ukhuwah wathaniyah ( persaudaraan sebangsa setanah air) dan ukhuwah basyariyah ( persaudaraan umat manusia sebagai ciptaan Allah) yang selalu dijunjung tinggi oleh Nahdlatul Ulama. Saya siap untuk menjalankan amanah yang berahmat ini,” jelas Jamaludin. (*)

Sumber berita (*/Biro Humas dan Protokol Pemprov NTT )
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Peran Tokoh Adat & Tokoh Agama Lindungi Perempuan & Anak di Papua

    Perkuat Peran Tokoh Adat & Tokoh Agama Lindungi Perempuan & Anak di Papua

    • calendar_month Jum, 21 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Jayapura, Garda Indonesia | Perempuan dan anak seharusnya ikut terlibat aktif dalam berbagai sektor pembangunan, namun banyak di antara mereka yang masih mengalami berbagai bentuk kekerasan, baik fisik, psikis dan seksual khususnya di tanah Papua. Selain itu, permasalahan gender seperti stereotip, marginalisasi, subordinasi, dan beban ganda juga banyak dialami kaum perempuan di Papua. “Tidak hanya […]

  • “Bayar Cuma Tempel HP” Bank Indonesia Kembangkan QRIS NFC

    “Bayar Cuma Tempel HP” Bank Indonesia Kembangkan QRIS NFC

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 190
    • 1Komentar

    Loading

    Jakarta | Bank Indonesia (BI) mengembangkan alat pembayaran Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) Tap berbasis interface Near Field Communication (NFC). Berbeda dengan QRIS sebelumnya memerlukan scan QR code melalui kamera, QRIS Tap memungkinkan transaksi dilakukan tanpa menggunakan kamera. Pengguna hanya perlu menekan tombol QRIS Tap dan mendekatkan ponsel mereka yang sudah mendukung NFC ke perangkat pembayaran yang ada, namun […]

  • “Kasus Narkoba” Kapolda Jawa Timur Ditangkap Propam

    “Kasus Narkoba” Kapolda Jawa Timur Ditangkap Propam

    • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kabar mengejutkan datang dari lembaga Kepolisian Daerah Jawa Timur. Pasalnya, Kapolda Jatim, Irjen Teddy Minahasa Putra ditangkap Propam Polri terkait kasus narkoba. Informasi tersebut diafirmasi Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. Ia mengatakan, Kapolda Jatim pengganti Irjen Pol Nico Afinta itu dalam waktu secepatnya akan diumumkan kasus yang dialaminya. “Kalau […]

  • GELAP JADI TERANG, PLN Listriki 22 Desa & 18 Dusun di Sumba

    GELAP JADI TERANG, PLN Listriki 22 Desa & 18 Dusun di Sumba

    • calendar_month Sen, 27 Nov 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) terus berkomitmen melakukan pembangunan infrastruktur kelistrikan untuk meningkatkan Rasio Desa Berlistrik dan Rasio Elektrifikasi, maka pada tanggal 10 Januari 2023, PT PLN (Persero) UIW NTT meresmikan unit pelaksana baru di Kabupaten Sumba Timur yaitu, Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Sumba (PLN UP2K SUMBA). Hingga Oktober 2023, PLN UP2K Sumba […]

  • “Listrik Gratis Covid-19” Diperpanjang Hingga Maret 2021

    “Listrik Gratis Covid-19” Diperpanjang Hingga Maret 2021

    • calendar_month Jum, 1 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang waktu pemberian bantuan keringanan biaya listrik kepada pelanggan PLN kategori rumah tangga daya 450 VA dan 900 VA bersubsidi, serta kategori bisnis dan industri daya 450 VA hingga bulan Maret 2021. Perpanjangan program subsidi tagihan listrik ini merupakan upaya pemerintah untuk meringankan beban kelompok masyarakat tidak mampu […]

  • Di Fatu Kapal Matahari Tenggelam di Hatimu, Destinasi di Ketiak Kota Kupang

    Di Fatu Kapal Matahari Tenggelam di Hatimu, Destinasi di Ketiak Kota Kupang

    • calendar_month Rab, 16 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Marsel Robot dan Tim Dosen PKM Undana dan Kepala Pusat Studi Kebudayaan dan Pariwisata Undana Sensualitas Pulau Timor acap dihubungkan dengan hamparan sabana disulam lenguh sapi menerpa dinding tebing, atau onggokan pulau yang berserakan di telapak semesta. Belakangan, tidak hanya itu. Gunung Batu bercerita tentang Timor sebagai pulau yang indah. Kita mengenal beberapa […]

expand_less