Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » ‘Hacker Data’ Sasar 10 Kementerian Jadi Atensi Polri

‘Hacker Data’ Sasar 10 Kementerian Jadi Atensi Polri

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 14 Sep 2021
  • visibility 120
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Polri akan berkoordinasi dengan sejumlah Kementerian atau Lembaga yang dikabarkan mengalami peretasan atau upaya pembobolan jaringan internal oleh hacker dari China.

Diketahui, upaya peretasan itu sekiranya menyasar pada 10 kementerian dan lembaga Pemerintah Indonesia, termasuk Badan Intelijen Negara (BIN). Hal itu, dilaporkan oleh peneliti keamanan internet The Record, Insikt Group.

“Ya dikoordinasikan ke kementerian tersebut,” kata Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono, pada Senin, 13 September 2021.

Namun demikian, Argo belum dapat menuturkan lebih lanjut mengenai langkah-langkah kepolisian isu peretasan tersebut. Dia pun menjelaskan bahwa sejauh ini komunikasi tersebut masih dilakukan dengan sejumlah lembaga terkait.

Sehingga, kata dia, pihaknya juga belum membuka penyelidikan untuk melakukan upaya lebih lanjut dalam hal penegakan hukum dalam menyikapi permasalahan tersebut.

“(Masih) Dikoordinasikan,” jelas dia.

Seperti dilansir The Record pada Jumat, 10 September 2021, upaya peretasan itu disebut ditemukan pertama kali pada April 2021 oleh peneliti Inskit. Kala itu, mereka tengah mendeteksi server pengendali dan control malwarre PlugX yang dioperasikan Mustang Pandang.

Dalam temuannya, server tersebut ternyata berkomunikasi dengan beberapa host dalam jaringan pemerintah Indonesia. Mereka kemudian mengklaim bahwa telah memberi tahu temuan itu kepada pemerintah Indonesia pada Juni dan Juli 2021, namun tak direspons.

Peneliti Inskit juga belum mengetahui secara jelas mengenai metode ataupun target dari peretasan tersebut. Namun, peretasan tersebut dikaitkan dengan upaya spionase Tiongkok dalam menghadapi situasi yang menghangat di Laut China Selatan.

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar, Dave Laksono menilai institusi negara di Indonesia telah ditelanjangi imbas banyaknya kelemahan-kelemahan yang terjadi sehingga mudah diretas oleh peretas atau hacker dari negara lain.

Dave menegaskan bahwa pemerintah butuh keseriusan lebih jauh lagi untuk membenahi persoalan peretasan ini. Terlebih lagi, dugaan peretasan ini menyerang lembaga yang memegang rahasia negara seperti BIN.

“Kalau institusi-institusi itu aja gak aman bisa di hack. Gimana dengan yang lain? Buktinya kemarin BPJS bobol, Kemenkes bobol,” kata dia.(*)

Sumber dan foto (*/Humas Polri)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi, Inovasi, dan TIK Kunci Kementerian PPPA di Era Industri 4.0

    Kolaborasi, Inovasi, dan TIK Kunci Kementerian PPPA di Era Industri 4.0

    • calendar_month Sel, 5 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dalam menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 yang ditandai dengan penggunaan internet, big data, dan intelegensi artifisial, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional Pembangunan PPPA (Rakornas PPPA) 2019 berbeda dari tahun sebelumnya, Kemen PPPA memanfaatkan teknologi video conference untuk berdialog dengan para pimpinan Dinas PPPA dari […]

  • Kerja “Pilih Biji Asam” PDAM Kota Kupang Atasi Masalah Distribusi Air Bersih

    Kerja “Pilih Biji Asam” PDAM Kota Kupang Atasi Masalah Distribusi Air Bersih

    • calendar_month Jum, 1 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Filosofi berupa kerja dengan sistem “Pilih Biji Asam” yang diterapkan oleh Johannis Silvester Ottemoesoe,S.E. menghantarkan dirinya menjadi Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kupang sejak Senin, 6 Januari 2020; mulai membuahkan hasil. Mantan Dirut PDAM Kabupaten Kupang ini mengungkapkan bahwa melalui sistem “Pilih Biji Asam” tersebut menghasilkan […]

  • Support BI Kpw NTT, Erwin Yuan Tampil di Indonesian Fashion Chamber

    Support BI Kpw NTT, Erwin Yuan Tampil di Indonesian Fashion Chamber

    • calendar_month Jum, 2 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Indonesian Fashion Chamber (IFC) menghelat fashion terbaru sebagai upaya dalam mendorong pengembangan sektor industri fashion dari hulu hingga hilir di Tanah Air. Perhelatan ini akan melibatkan partisipasi dari desainer dan jenama fashion maupun kosmetik, produsen tekstil, dan sekolah mode. Desainer dan jenama fashion yang berpartisipasi akan dikurasi oleh IFC berdasarkan kualitas […]

  • SIAGA POPULIS, Unggul dari Melki—Johni & Ansy-Jane

    SIAGA POPULIS, Unggul dari Melki—Johni & Ansy-Jane

    • calendar_month Rab, 25 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Kepopuleran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu menjulang tinggi pada pertengahan September 2024. Pada grafik google trends menunjukkan bahwa warganet mulai mencari kata kunci atau keyword Simon Petrus Kamlasi-Adranus Garu sejak tanggal 15 September 2024. Alhasil, pasangan calon (paslon) mantan anggota TNI berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) atau bintang […]

  • Gubernur VBL Beber Regulasi Eksklusif Pelestarian Komodo di NTT

    Gubernur VBL Beber Regulasi Eksklusif Pelestarian Komodo di NTT

    • calendar_month Sel, 21 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan pentingnya perhatian dan tanggung jawab besar, terhadap kelangsungan hidup komodo. Hal itu disampaikannya dalam wawancara bersama BBC Televisi London diruang kerjanya, Selasa, 21 Mei 2019 “Komodo itu binatang purba yang hanya dimiliki oleh Nusa Tenggara Timur. Perlu tanggung-jawab besar, untuk membuat langkah-langkah kebijakan dalam menjaga komodo. […]

  • UU Cipta Kerja Beri Kemudahan Izin dan Kesempatan Bagi Pelaku UMKM

    UU Cipta Kerja Beri Kemudahan Izin dan Kesempatan Bagi Pelaku UMKM

    • calendar_month Sab, 10 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia | Undang-Undang (UU) Cipta Kerja yang disusun dengan semangat untuk membuka seluas-luasnya lapangan pekerjaan dan memperbaiki penghidupan keluarga pekerja memberi kesempatan besar bagi para pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) untuk memulai usaha atau bahkan mengembangkan usaha mereka. Kesempatan tersebut akan diperoleh mereka melalui kemudahan perizinan yang diatur dalam UU Cipta Kerja. […]

expand_less