Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » HPI ke-110, Kesetaraan Peran & Komunikasi Jadi Kunci Utama dalam Keluarga

HPI ke-110, Kesetaraan Peran & Komunikasi Jadi Kunci Utama dalam Keluarga

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 6 Mar 2020
  • visibility 79
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional (HPI) ke-110 (International Women’s Day) dirayakan pada tanggal 8 Maret setiap tahunnya, maka Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghelat sosialisasi Kepedulian terhadap Perempuan dengan tema “Kesetaraan dalam Keluarga, Sumber Daya, dan Kepemimpinan” pada Jumat, 6 Maret 2020.

Baca juga :

http://gardaindonesia.id/2019/03/06/hari-perempuan-internasional-ke-109-dpppa-ntt-helat-aksi-kemanusiaan/

Mengambil lokasi di Kantor DPPPA Provinsi NTT Jalan Basuki Rachmat Kupang, kegiatan sosialisasi menghadirkan 3 (tiga) narasumber yakni Pater Yulius Yasinto, Akademisi Unwira Kupang; Pdt. Yandi Manobe, Sinode GMIT; dan Dani Manu dari LBH Apik , serta melibatkan peserta dari Polda NTT, Lanudal El Tari Kupang, Lantamal VII Kupang, Korem 161/WS, Kejaksaan Tinggi NTT, PHDI NTT, WALUBI NTT, MUI NTT, Keuskupan Agung Kupang, Sinode GMIT, Garda Indonesia, International Organization for Migran (IOM) NTT, Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi NTT, Forkomwil PUSPA NTT, P2TP2A Provinsi NTT, PIA Ardnya Garini Cabang 5/D III Lanud El Tari Kupang, Korcab VII Daerah Jalasenastri Armada (DJA) II, Kartika Chandra Kirana Koorcab Ren 161/Pd IX Udayana, Bhayangkari Daerah NTT, DPD GOPTKI NTT, Dharma Wanita Persatuan Provinsi NTT, dan PKK Provinsi NTT.

Foto bersama Dinas PPPA NTT, Narasumber, dan para peserta kegiatan sosialisasi Kepedulian terhadap Perempuan

Kabid Perlindungan Hak Perempuan DPPPA NTT, Dra. Ita Boekan kepada media ini menyampaikan, tujuan yang ingin menyampaikan kepada kaum laki-laki bahwa peran perempuan saat ini setara dan perlu dilibatkan dalam peran politik, pemerintahan, pendidikan, kesehatan. “Saat ini telah banyak perempuan yang duduk dan berperan dalam legislatif, yudikatif dan eksekutif,” ungkapnya.

Pdt. Yandi Manobe dalam pemaparannya menyampaikan perlu adanya kesetaraan terkait peran yang dimaksimalkan bersama, harus ada ruang komunikasi untuk kehidupan bersama yang baik antara laki-laki ‘suami’ dan perempuan ‘istri’ dalam lingkungan keluarga. “Konteks saat ini kita sedang berbicara tentang kesetaraan dan bukan kesamaan, karena perempuan akan tetap menjadi perempuan dan laki-laki tetap menjadi laki-laki,” urai Pdt Yandi.

Pdt. Yandi Manobe

Menurut Sekretaris Bidang Hubungan Fungsional dan Profesional Majelis Sinode GMIT, saat ini kita harus memperjuangkan kesetaraan terkait peran dan fungsi antara laki-laki dan perempuan yang dimaksimalkan bersama. “Dalam konteks bekerja dengan risiko besar diambil alih oleh laki-laki, sedangkan pekerjaan dengan risiko kecil dilakukan oleh perempuan, sehingga kondisi ini terus berlangsung hingga saat ini,”ungkapnya.

Sebagai contoh, urai Pdt Yandi, di Sabu Raijua, yang mengiris pohon tuak ‘nira’ adalah laki-laki, sedangkan yang memikul tuak ke rumah adalah perempuan. Contoh lain, sebutnya, yang memasak di rumah adalah perempuan, namun di restoran besar yang memasak adalah laki-laki.

Kondisi ini terus berkembang, dan dalam perspektif agama, laki-laki ‘bapak’ adalah kepala keluarga ‘rumah tangga’. “Lantas sebutan kepala, ketua, pemimpin tak bisa lagi digeser, namun kondisi ini hanyalah administratif dan seharusnya ada ruang komunikasi dan kesepakatan untuk mengelola perbedaan-perbedaan tersebut,” beber Pdt. Yandi dengan ulasan kocak dan rasional sehingga memantik reaksi antusias para peserta sosialisasi Hari Perempuan Internasional ke-110.

Suasana Sosialisasi Kepedulian terhadap Perempuan dengan tema “Kesetaraan dalam Keluarga, Sumber Daya, dan Kepemimpinan” pada Jumat, 6 Maret 2020.

Menurut Pdt Yandi, ada 4 (empat) pola yang dibiarkan berbeda agar laki-laki dan perempuan dapat melihat perbedaan antara lain :

Pertama, Pola Pikir, laki-laki dengan pola pikir dan perempuan menggunakan perasaan sehingga kondisi ini seharusnya mampu menghubungkan apa yang dipikirkan laki-laki dan yang dirasakan perempuan;

Kedua, Pola Kerja, laki-laki dengan pola bekerja tunggal dan perempuan dengan pola kerja jamak; sebagai contoh urusan menjaga dan merawat bayi lebih banyak dikerjakan perempuan ‘Ibu’ dan laki-laki ‘bapak’ cenderung hanya membantu seadanya;

Ketiga, Pola Komunikasi, Laki-laki ‘bapak’ cenderung pendiam, sedangkan perempuan ‘ibu’ lebih banyak berbicara. Sebuah penelitian menyebutkan laki-laki berbicara sebanyak 7.000 kata perhari, sedangkan perempuan berbicara sebanyak 21.000 kata sehari. Terkadang komunikasi yang buruk di dalam keluarga yang menyebabkan keluarga membangun komunikasi di media sosial;

Keempat, Pola Ingatan, Laki-laki ‘bapak’ cenderung cepat lupa, sedangkan perempuan ‘ibu’ ingatan sangat tajam.

Pola-pola berbeda di atas, seharusnya dapat dikelola, ujar Pdt. Yandi, karena jika kita mencintai setiap perbedaan, maka hidup ini lebih indah dan berwarna.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yoseph Rera Beka – Penjabat Sekda Kota Kupang

    Yoseph Rera Beka – Penjabat Sekda Kota Kupang

    • calendar_month Sel, 8 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, gardaindonesia.id | Asisten I Pemkot Kupang, Yoseph Rera Beka diangkat sumpah dan dilantik sebagai penjabat Sekda Kota oleh Wali Kota Kupang Jefry Riwu Kore di Lantai 1 Kantor Wali Kota Kupang, Selasa/8/1/2019 pukul 14.00 WITA. Pelantikan Yoseph Rera Beka karena berakhirnya masa jabatan Plt Sekda Thomas Janzen Gah, yang bertugas sejak 17 Oktober […]

  • Eksotis Pulau Semau, Langit Gelap Mutis Timau Kupang & Kerajaan Amfoang

    Eksotis Pulau Semau, Langit Gelap Mutis Timau Kupang & Kerajaan Amfoang

    • calendar_month Sel, 3 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Situasi Pandemi Covid-19 yang merontokkan sektor pariwisata seluruh dunia, justru menjadikan para owner biro perjalanan wisata ini kreatif dan produktif dengan menggelar program Jelajah Negeriku, jalan-jalan ala Asosiasi Sales Travel Indonesia (ASATI) secara virtual. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/07/20/u-mart-co-id-terobosan-kadin-indonesia-asati-dapat-apresiasi-imo-indonesia/ “Di awal pandemi, kami menggunakan keluasan waktu untuk memperbaiki itinerary dan potensi destinasi […]

  • Paket SEHATI Unggul 550 Suara Atas Paket SAHABAT di Pilkada Belu

    Paket SEHATI Unggul 550 Suara Atas Paket SAHABAT di Pilkada Belu

    • calendar_month Jum, 11 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Berdasarkan data C1 asli dari total 426 TPS, Paket SEHATI Agustinus Taolin – Aloysius Haleserens mengungguli paket SAHABAT Wilibrodus Lay – JT Ose Luan, dengan jumlah 550 suara dalam perhelatan Pilkada Belu, pada Rabu, 9 Desember 2020. Demikian diumumkan Ketua Tim Pemenangan Paket SEHATI, Cyprianus Temu dalam konferensi pers di Atambua, […]

  • “Kasus Besipae” Niko Manao Pertanyakan Peran Enam Anggota DPRD NTT

    “Kasus Besipae” Niko Manao Pertanyakan Peran Enam Anggota DPRD NTT

    • calendar_month Rab, 2 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Besipae, Garda Indonesia | Nikodemus Manao mewakili warga Besipae menyampaikan keluhan dan mempertanyakan 6 (enam) orang perwakilan anggota DPRD Provinsi NTT dari daerah pemilihan Timor Tengah Selatan (TTS). “Dari enam orang anggota DPRD yang mewakili TTS ke provinsi yaitu, Emelia Nomleni, Ince Sayuna, Reni Un, Obed Naitboho, Eduart Lione, Yohanis Lakapu, mereka duduk di sana […]

  • “November 2024” Bank NTT Harus Penuhi Modal Inti Minimum Rp3 Triliun

    “November 2024” Bank NTT Harus Penuhi Modal Inti Minimum Rp3 Triliun

    • calendar_month Sen, 22 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Jajaran direksi dan komisaris Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) telah menindaklanjuti keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan dan RUPS luar biasa (RUPS-LB) pada 8 Mei 2024 yang menyetujui rencana pembentukan kelompok usaha bank (KUB) dengan Bank DKI. Plt, Dirut Bank NTT, Yohanis Landu Praing dalam sesi perayaan HUT ke-62 […]

  • Megawati Minta Prabowo Singkirkan Buzzer Pemicu Perpecahan

    Megawati Minta Prabowo Singkirkan Buzzer Pemicu Perpecahan

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Megawati mengungkapkan bahwa ia sudah mengutus seseorang untuk bertemu langsung dengan Presiden Prabowo, menyampaikan permintaan agar buzzer-buzzer tersebut disingkirkan.   Jakarta | Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, menyampaikan permintaan tegas kepada Presiden Prabowo Subianto agar mengambil langkah konkret memberantas buzzer yang dinilainya menjadi sumber perpecahan di tengah masyarakat. Perlu diketahui, […]

expand_less