Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » IMO-Indonesia Kecam Kiriman Kepala Babi ke Kantor Tempo

IMO-Indonesia Kecam Kiriman Kepala Babi ke Kantor Tempo

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 22 Mar 2025
  • visibility 92
  • comment 0 komentar

Loading

Kepala Komunikasi Presiden, Hasbi Hasan saat diminta tanggapan oleh awak media tentang wartawati @tempodotco yang dikirimkan kepala babi, menjawab dengan banyolan.

 

Jakarta | Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Yakub F Ismail mengecam pihak yang mencoba meneror kerja pers dengan mengirim kepala babi ke kantor media Tempo. “Peristiwa tersebut adalah bentuk intimidasi dan teror yang nyata terhadap kerja jurnalistik yang independen,” ucapnya pada Jumat, 21 Maret 2025.

Yakub menilai cara yang ditunjukkan oleh peneror menunjukkan betapa pongah dan minimnya kesadaran terhadap ruang ekspresi demokrasi. “Kita ini negara hukum demokratis, di mana ruang untuk ekspresi kebebasan dan apalagi kemerdekaan pers harus dijunjung tinggi, bukan diintimidasi dengan gaya-gaya teror semacam itu. Itu pecundang demokrasi namanya,” tegasnya.

Yakub pun menyayangkan gaya-gaya totalitarianistik masih dipakai untuk konteks sekarang. Menurutnya, dalam konteks demokrasi, kritik itu penting karena itu merupakan bentuk penyeimbangan kekuasaan agar tidak terjerembap pada tirani.

“Negara ini telah melewati banyak rintangan panjang proses demokratisasi. Mestinya demokrasi kita sudah menuju pada kematangan diri. Sehingga hal-hal yang memutar balik proses awal demokrasi harus dihindarkan. Ini menunjukkan kita memang belum dewasa dan tidak ingin dewasa dalam berdemokrasi,” ujarnya.

Yakub berharap siapa pun yang merasa alergi kritik tidak perlu bersikap antidemokrasi. Toh, kata dia, jika kritik dianggap halangan, cukup dijawab dengan pembangunan yang bersih dan berintegritas.

Terpisah, Kepala Komunikasi Presiden, Hasbi Hasan saat diminta tanggapan oleh awak media tentang wartawati @tempodotco yang dikirimkan kepala babi, menjawab dengan banyolan.

“Udah, dimasak aja!” ucap Hasbi Hasan yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Mahkamah Agung.

Simak video di bawah ini:

https://x.com/realfedinuril/status/1903194764914331878?s=08

Hasbi pun mengamati dan menilai di media sosial wartawan Tempo, Fransisca malah minta dikirimkan daging babi.

“Dia (Fransiska, red) gak terancam,” tandasnya ke awak media.(*)

Sumber (*/tim+ragam/X.com)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Sosial Juliari Batubara Serahkan Diri dan Ditahan KPK

    Menteri Sosial Juliari Batubara Serahkan Diri dan Ditahan KPK

    • calendar_month Sen, 7 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua KPK Firli Bahuri saat konferensi pers terkait perkembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan oleh penyelenggara negara yang terjadi di Kementerian Sosial menyampaikan, bahwa tersangka JPB pada Minggu dini hari, 6 Desember 2020, sekira pukul 02.50 WIB telah menyerahkan diri ke hadapan penyidik KPK. Selain itu, tersangka AW juga […]

  • 9 Kasus Positif Covid-19 NTT dari Maumere dan Labuan Bajo, Total 39 Kasus

    9 Kasus Positif Covid-19 NTT dari Maumere dan Labuan Bajo, Total 39 Kasus

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere dalam sesi konferensi pers pada pada Kamis, 14 Mei 2020 pukul 13.30 di Biro Humas dan Protokol Setda NTT, menyampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan 46 swab di Laboratorium Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, dipastikan 9 sampel menunjukkan Covid plus. “Adapun […]

  • Pemdes Langkas Manggarai Sigap Bantu Warga Penderita Stroke

    Pemdes Langkas Manggarai Sigap Bantu Warga Penderita Stroke

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    “Co seng so weli obat ko pande mbaru ho. (Bagaimana ini uang mau perbaiki rumah atau beli obat). Dia bilang beli obat,” ujar Saverinus mengikuti ucapan Rofinus Das, warga Kampung Wetok yang terkena stroke itu.   Manggarai | Sebagai bentuk kepedulian dan komitmennya melayani masyarakat tak berdaya, maka Pemerintah Desa Langkas, Kecamatan Cibal Kabupaten Manggarai, […]

  • PMI Kota Kupang Terima Bantuan Wastafel dari Pegadaian Syariah

    PMI Kota Kupang Terima Bantuan Wastafel dari Pegadaian Syariah

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota (Wawali) Kupang, dr. Herman Man selaku Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kupang menerima bantuan standing wastafel dari Pegadaian Syariah Cabang Kupang, pada Jumat pagi, 19 Juni 2020, bertempat di Aula Rumah Jabatan Wakil Wali Kota Kupang. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Kupang juga didampingi oleh […]

  • Dua Wartawan Surabaya Hilang Tanpa Jejak

    Dua Wartawan Surabaya Hilang Tanpa Jejak

    • calendar_month Kam, 6 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya,gardaindonesia.id – Dua orang wartawan dari media Koran Memo bernama Alam dan Ridwan, menghilang tanpa jejak, atau tidak diketahui keberadaannya. Sudah 4 hari ini, keduanya tidak pulang dan tanpa kabar. Pihak keluarga juga bingung atas kejadian menghilangnya dua Wartawan yang tidak wajar ini. Berdasarkan surat keterangan nomor: SKET/3009/IX/2018/Restabes Sby/Sek Skm tertanggal 04 September 2018 pukul […]

  • Presiden Jokowi: “Hingga Saat Ini Belum Ada Kebijakan ‘Lockdown’!”

    Presiden Jokowi: “Hingga Saat Ini Belum Ada Kebijakan ‘Lockdown’!”

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo terus mengikuti perkembangan situasi terkait dengan pandemi virus korona atau Covid-19 dari waktu ke waktu. Di saat yang bersamaan, ia juga memberikan perintah-perintah yang terukur agar pemerintah bisa menghambat penyebaran virus korona serta tidak memperburuk dampak ekonomi yang bisa mempersulit kehidupan masyarakat. “Oleh karena itu, semua kebijakan baik […]

expand_less