Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » IMO-Indonesia Kecam Kiriman Kepala Babi ke Kantor Tempo

IMO-Indonesia Kecam Kiriman Kepala Babi ke Kantor Tempo

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 22 Mar 2025
  • visibility 93
  • comment 0 komentar

Loading

Kepala Komunikasi Presiden, Hasbi Hasan saat diminta tanggapan oleh awak media tentang wartawati @tempodotco yang dikirimkan kepala babi, menjawab dengan banyolan.

 

Jakarta | Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia, Yakub F Ismail mengecam pihak yang mencoba meneror kerja pers dengan mengirim kepala babi ke kantor media Tempo. “Peristiwa tersebut adalah bentuk intimidasi dan teror yang nyata terhadap kerja jurnalistik yang independen,” ucapnya pada Jumat, 21 Maret 2025.

Yakub menilai cara yang ditunjukkan oleh peneror menunjukkan betapa pongah dan minimnya kesadaran terhadap ruang ekspresi demokrasi. “Kita ini negara hukum demokratis, di mana ruang untuk ekspresi kebebasan dan apalagi kemerdekaan pers harus dijunjung tinggi, bukan diintimidasi dengan gaya-gaya teror semacam itu. Itu pecundang demokrasi namanya,” tegasnya.

Yakub pun menyayangkan gaya-gaya totalitarianistik masih dipakai untuk konteks sekarang. Menurutnya, dalam konteks demokrasi, kritik itu penting karena itu merupakan bentuk penyeimbangan kekuasaan agar tidak terjerembap pada tirani.

“Negara ini telah melewati banyak rintangan panjang proses demokratisasi. Mestinya demokrasi kita sudah menuju pada kematangan diri. Sehingga hal-hal yang memutar balik proses awal demokrasi harus dihindarkan. Ini menunjukkan kita memang belum dewasa dan tidak ingin dewasa dalam berdemokrasi,” ujarnya.

Yakub berharap siapa pun yang merasa alergi kritik tidak perlu bersikap antidemokrasi. Toh, kata dia, jika kritik dianggap halangan, cukup dijawab dengan pembangunan yang bersih dan berintegritas.

Terpisah, Kepala Komunikasi Presiden, Hasbi Hasan saat diminta tanggapan oleh awak media tentang wartawati @tempodotco yang dikirimkan kepala babi, menjawab dengan banyolan.

“Udah, dimasak aja!” ucap Hasbi Hasan yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Mahkamah Agung.

Simak video di bawah ini:

https://x.com/realfedinuril/status/1903194764914331878?s=08

Hasbi pun mengamati dan menilai di media sosial wartawan Tempo, Fransisca malah minta dikirimkan daging babi.

“Dia (Fransiska, red) gak terancam,” tandasnya ke awak media.(*)

Sumber (*/tim+ragam/X.com)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pj Bupati Lembata Dampingi Juri Festival Desa Binaan Bank NTT

    Pj Bupati Lembata Dampingi Juri Festival Desa Binaan Bank NTT

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Lewoleba, Garda Indonesia | Penjabat Bupati Lembata, Marsianus Djawa, pada Rabu, 3 Agustus 2022, ikut hadir bersama juri Festival Desa Binaan Bank NTT dan Festival PAD 2022, Ni Dewa Agung Ayu Sria Liana Dewi meninjau Desa Bour, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata. Desa Bour adalah salah satu dari empat desa di Lembata yang mengikuti event paling […]

  • Publik Tanah Air Soroti Korupsi 300 Triliun

    Publik Tanah Air Soroti Korupsi 300 Triliun

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Asal usul dan kenyataan uang senilai 300 triliun rupiah yang menyeret nama Harvey Moeis sebagai sosok utama di balik skenario skandal korupsi ini masih menuai pro kontra.   Jakarta | Belakangan ini publik tanah air digemparkan oleh kasus korupsi dengan kerugian negara yang terbilang sangat fantastis. Bukan main-main, kerugian itu ditaksir mencapai Rp300 triliun. Jangankan […]

  • Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Minta Warga Jakarta Patuhi PSBB

    Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Minta Warga Jakarta Patuhi PSBB

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 meminta warga di DKI Jakarta untuk mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sudah disetujui Menteri Kesehatan sebagai salah satu upaya bersama memutus penyebaran Covid-19. “Ini penting karena keputusan ini ditujukan untuk melindungi kita semua dari kemungkinan terjadi penularan Covid-19 dari orang lain,” kata Juru […]

  • Mau Geser Meteran Listrik? Ini Prosedurnya

    Mau Geser Meteran Listrik? Ini Prosedurnya

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Meteran listrik atau kWh meter merupakan salah satu perangkat penting dalam menunjang aktivitas di rumah. Perangkat milik PLN yang dititipkan di rumah konsumen ini berfungsi untuk mengukur pemakaian energi listrik di rumah. Meteran listrik biasanya terletak di bagian dinding depan atau luar rumah untuk memudahkan petugas PLN ketika akan mengecek dan […]

  • Logika Mangkrak & Sikap Egoistis yang Bisa Bikin Negara Gagal

    Logika Mangkrak & Sikap Egoistis yang Bisa Bikin Negara Gagal

    • calendar_month Kam, 8 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Entah apa kriteria Negara Gagal versi Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Sang Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR-RI. Dalam pemberitaan yang beredar tidak jelas disebutkan. Hanya dikatakan bahwa Ibas mengkritik cara pemerintah menangani pandemi Covid-19 yang telah berjalan hampir dua tahun. Bahkan Ibas dikabarkan khawatir jikalau RI dianggap menjadi negara gagal atau […]

  • Demi Ekonomi Masyarakat, Tokoh Adat Poco Leok Dukung PLTP Ulumbu

    Demi Ekonomi Masyarakat, Tokoh Adat Poco Leok Dukung PLTP Ulumbu

    • calendar_month Sel, 6 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Loading

    Ruteng, Garda Indonesia | Kelompok tua adat masyarakat Gendang Rebak-Poco Leok, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendukung pengembangan PLTP Ulumbu demi memajukan perekonomian masyarakat setempat. Narsisius selaku anak dari “Tua Gendang” kampung Rebak, Desa Lungar, Kecamatan Satarmese, merasa yakin, bahwa dengan pengembangan PLTP Ulumbu di wilayah Poco Leok, putra daerah khususnya asal Poco Leok bisa […]

expand_less