Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Indeks Pembangunan Manusia Sabu Raijua Terendah di Provinsi NTT

Indeks Pembangunan Manusia Sabu Raijua Terendah di Provinsi NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 4 Mar 2020
  • visibility 125
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | IPM (Indeks Pembangunan Manusia) merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/ penduduk). IPM menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya.

IPM diperkenalkan oleh United Nations Development Programme (UNDP) pada tahun 1990 dan metode penghitungan direvisi pada tahun 2010. Badan Pusat Statistik (BPS) mengadopsi perubahan metodologi penghitungan IPM yang baru pada tahun 2014 dan melakukan backcasting sejak tahun 2010.

IPM dibentuk oleh tiga dimensi dasar, yaitu umur panjang dan hidup sehat (a long and healthy life), pengetahuan (knowledge), dan standar hidup layak (decent standard of living).

Umur panjang dan hidup sehat digambarkan oleh Umur Harapan Hidup saat lahir (UHH) yaitu jumlah tahun yang diharapkan dapat dicapai oleh bayi yang baru lahir untuk hidup, dengan asumsi bahwa pola angka kematian menurut umur pada saat kelahiran sama sepanjang usia bayi. Pengetahuan diukur melalui indikator Rata-rata Lama Sekolah dan Harapan Lama Sekolah. Rata-rata Lama Sekolah (RLS) adalah rata-rata lamanya (tahun) penduduk usia 25 tahun ke atas dalam menjalani pendidikan formal. Harapan Lama Sekolah (HLS) didefinisikan sebagai lamanya (tahun) sekolah formal yang diharapkan akan dirasakan oleh anak pada umur tertentu di masa mendatang. Standar hidup yang layak digambarkan oleh pengeluaran per kapita disesuaikan, yang ditentukan dari nilai pengeluaran per kapita dan paritas daya beli (purchasing power parity).

IPM dihitung berdasarkan rata-rata geometrik indeks kesehatan, indeks pengetahuan, dan indeks pengeluaran. Penghitungan ketiga indeks ini dilakukan dengan melakukan standardisasi dengan nilai minimum dan maksimum masing-masing komponen indeks.

Demikian penyampaian Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Provinsi NTT, Matamira.B.Kale, S.Si., M.Si. dalam sesi konferensi pers pada Senin, 2 Maret 2020 di Aula Lantai 2 Kantor Badan Pusat Statistik.

Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Provinsi NTT, Matamira.B.Kale, S.Si., M.Si.

Pada tahun 2019, beber Matamira, pencapaian pembangunan manusia di tingkat kabupaten/kota cukup bervariasi. IPM pada level kabupaten/kota berkisar antara 56,66—79,55. Pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, Umur Harapan Hidup saat lahir berkisar antara 60,23—69,37 tahun.

Sementara pada dimensi pengetahuan, Harapan Lama Sekolah berkisar antara 11,69—16,24 tahun, dan Rata-rata Lama Sekolah berkisar antara 5,96—11,47 tahun. Pengeluaran per kapita di tingkat kabupaten/kota berkisar antara 5,354—13,592 juta rupiah.

Kemajuan pembangunan manusia pada tahun 2019 juga terlihat dari perubahan status pembangunan manusia di tingkat kabupaten. Jumlah kabupaten yang berstatus “rendah” berkurang dari 3 (tiga) kabupaten pada tahun 2018 menjadi 1 (satu) kabupaten pada tahun 2019.

“Dua kabupaten yang berstatus ‘rendah’ pada tahun 2018 berubah status menjadi ‘sedang’ pada tahun 2019. Kabupaten tersebut adalah Kabupaten Malaka dan Kabupaten Manggarai Timur,” urai Matamira Kale.

“Hingga saat ini, hanya Kota Kupang yang berstatus pembangunan manusia ‘tinggi’. Sementara itu, hingga tahun 2019, masih terdapat 1 (satu) kabupaten yang berstatus pembangunan manusia ‘rendah’, yaitu Kabupaten Sabu Raijua,” ungkap Kabid Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Provinsi NTT ini.

Berdasar rilis data IPM NTT tahun 2019, Usia Harapan Hidup (UHH) di Kabupaten Sabu Raijua pada 2018—2019 (59,53—60,23 tahun), Harapan Lama Sekolah 13,12—13,13 tahun, Rata-rata Lama Sekolah 6,06—6,33 tahun, dan Pengeluaran per kapita Rp.5,245 juta pada 2018 sedangkan pada 2019 sebesar Rp.5,354 juta.

“Capaian IPM Kabupaten Sabu Raijua pada 2018 sebesar 55,79 poin kemudian meningkat menjadi 56,66 poin pada 2019 dengan prosentase pertumbuhan IPM sebesar 1,56 persen,” jelas Matamira.

Meski IPM Kabupaten Sabu Raijua terendah di Provinsi NTT, namun Selama periode 2018—2019, imbuh Matamira Kale, Sabu Raijua tercatat sebagai 1 dari 3 kabupaten di Provinsi NTT yang mengalami kemajuan pembangunan manusia paling cepat, yaitu sebesar 1,56 persen ( dua kabupaten lain yakni Kabupaten Manggarai Timur 1,65 persen dan Sumba Tengah 1,56 persen).

“Peningkatan IPM di Provinsi NTT (65,23 posisi ‘sedang’ meningkat 0,84 poin dibandingkan IPM NTT pada 2018 sebesar 64,39) juga tercermin pada level kab/kota. Selama periode 2018—2019, seluruh kabupaten/kota mengalami peningkatan IPM. Pada periode ini, kemajuan pembangunan manusia di Kabupaten Sabu Raijua dipengaruhi oleh dimensi umur panjang dan hidup sehat, dimensi pengetahuan, serta dimensi standar hidup layak,” tandas Matamira Kale.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto utama oleh Kementerian PPPA

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur VBL : Pendidikan Pancasila Pembentuk Karakter Generasi Muda

    Gubernur VBL : Pendidikan Pancasila Pembentuk Karakter Generasi Muda

    • calendar_month Sen, 31 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pendidikan Pancasila di bangku pendidikan diharapkan harus bisa membentuk dan mencetak generasi anak didik yang berkarakter dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sosial. Bukan hanya itu, melainkan juga mampu memberikan dorongan untuk mencintai keragaman dan perbedaan budaya dari seluruh pelosok tanah air. Hal tersebut dikatakan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat […]

  • Laka Lena Ajak ASN Jadi Wirausaha, April 2025 Ada 655 Pendaftar

    Laka Lena Ajak ASN Jadi Wirausaha, April 2025 Ada 655 Pendaftar

    • calendar_month Rab, 9 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    ASN yang berwirausaha harus tetap taat pada aturan yang berlaku. Selain itu tetap menjaga tanggung jawab dan pelayanan pada masyarakat. Selain itu, ASN wirausaha individu maupun kelompok dapat meningkatkan kesejahteraan dan kompetensi diri.   Kupang | Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena mengajak jajaran aparatur sipil negara (ASN) Pemprov NTT turut berkontribusi dalam […]

  • 450 Personil Tim Gabungan Siap Amankan Malam Tahun Baru di Kota Atambua

    450 Personil Tim Gabungan Siap Amankan Malam Tahun Baru di Kota Atambua

    • calendar_month Kam, 31 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Pengamanan malam tahun baru, kita mempersiapkan 450 personil tim gabungan antara TNI, Kepolisian, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan,” sebut Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh dalam press release Polres Belu, pada Rabu, 30 Desember 2020. Khairul Saleh menjelaskan, pengamanan tahun baru kali ini berbeda dengan tahun – tahun yang lalu […]

  • 183 Kasus Demam Berdarah, Ini Imbauan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang

    183 Kasus Demam Berdarah, Ini Imbauan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Menyikapi kasus penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang terjadi di Kota Kupang, Pemkot melalui Dinas Kesehatan mengeluarkan Instruksi Wali Kota Kupang nomor179/Dinkes.440.870/II/2020 tanggal 7 Februari 2020 yang menginstruksikan antara lain : Pertama, Kepada Camat se-wilayah Kota Kupang segera mengoordinasikan dengan instansi terkait guna menyusun rencana operasional Pembersihan Sarang Nyamuk (PSN) […]

  • UGM Angkat Bicara Soal Foto Ijazah Jokowi Yang Viral, Ini Faktanya

    UGM Angkat Bicara Soal Foto Ijazah Jokowi Yang Viral, Ini Faktanya

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 584
    • 0Komentar

    Loading

    Rektor UGM, Ova Emilia, menegaskan pihak kampus tidak bertanggung jawab atas tersebarnya foto tersebut. Pasalnya, ijazah asli Jokowi sudah diserahkan langsung kepada yang bersangkutan sejak kelulusannya.   Yogyakarta | Universitas Gadjah Mada (UGM) akhirnya buka suara terkait beredarnya foto dokumen ijazah yang disebut milik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di media sosial. Rektor UGM, Ova […]

  • RAMPUNG! RUU Perampasan Aset Koruptor

    RAMPUNG! RUU Perampasan Aset Koruptor

    • calendar_month Sen, 17 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengungkapkan pemerintah telah menyelesaikan naskah substantif draf Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset Hasil Tindak Pidana. Naskah itu akan segera dikirimkan ke DPR. “Saya infokan naskah yang memuat seluruh substansi sudah selesai dan sudah diparaf menteri, ketua lembaga terkait, dalam hal ini […]

expand_less