Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Indonesia-Korea Jalin Kerja Sama, Sekoper Cinta di Jawa Barat Jadi ‘Pilot Project’

Indonesia-Korea Jalin Kerja Sama, Sekoper Cinta di Jawa Barat Jadi ‘Pilot Project’

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 17 Okt 2020
  • visibility 189
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan sepakat melakukan kerja sama di bidang pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan di Indonesia. Melalui Kementerian Kesetaraan Gender dan Keluarga Korea Selatan dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia, Proyek Bantuan Pembangunan Pemerintah Korea Untuk Mendukung Pemberdayaan Perempuan di Indonesia akan dilakukan.

Kedua negara sepakat menjadikan Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta) di Provinsi Jawa Barat sebagai lokasi pilot project.

“Melalui kerja sama bilateral dengan berbagai instansi Pemerintah Korea Selatan termasuk Kementerian Kesetaraan Gender dan Keluarga, kami ingin menegaskan kembali komitmen untuk bekerja sama dengan Korea Selatan dalam pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan. Saya yakin melalui proyek hibah ini memungkinkan perempuan mencapai kualitas hidup yang lebih tinggi,” ujar Menteri Bintang dalam acara pembukaan Proyek Pemberdayaan Ekonomi Perempuan melalu daring, pada Jumat, 16 Oktober 2020.

Proyek Pemberdayaan Ekonomi Perempuan melalu daring, pada Jumat, 16 Oktober 2020.

Proyek yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu tahun 2020—2024, bertujuan untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan di Indonesia melalui pelatihan vokasi, peningkatan akses perempuan pada pekerjaan dan kewirausahaan, dan mendirikan sekolah vokasi perempuan sebagai percontohan untuk kemudian di replikasi di lokasi lainnya di Indonesia (difusi model kebijakan).

“Proyek ini membutuhkan bantuan dari sejumlah organisasi terkait, dan kolaborasi harus dilakukan untuk membuat program tersebut berkelanjutan. Tujuan akhir dari proyek ini adalah untuk membentuk model pelatihan kejuruan yang terintegrasi dengan gender dan mengembangkan model ini di seluruh Indonesia untuk berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” tutur Menteri Kesetaraan Gender dan Keluarga Korea Selatan, Lee Jung-ok.

Ketua Sekoper Cinta, Athalia Ridwan Kamil

Menteri Kesetaraan Gender dan Keluarga Korea Selatan, Lee Jung-ok menambahkan poin penting proyek ini adalah memberikan dukungan agar mereka yang menyelesaikan pelatihan kejuruan dapat memperoleh pekerjaan. Di samping itu, tidak hanya untuk meningkatkan kemandirian ekonomi melalui pekerjaan dan start-up, tapi juga untuk meningkatkan kesadaran kesetaraan gender bagi perempuan serta mengubah norma gender tradisional.

Ketua Sekoper Cinta, sekaligus istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Athalia Ridwan Kamil mengaku sangat senang proyek kerja sama Korea-Indonesia ini memilih Jawa Barat dan Sekoper Cinta sebagai lokasi pilot project. Menurutnya, pilihan tersebut sudah tepat sebab jumlah penduduk perempuan di Jawa Barat cukup besar. Meski Athalia mengaku saat ini jumlah tersebut tidak diikuti dengan kualitas yang berimbang terutama dalam aspek pendidikan dan ekonomi.

“Rendahnya kualitas hidup perempuan menjadi salah satu pemicu berbagai permasalahan sosial di Jawa Barat seperti tingginya angka kekerasan, perkawinan anak, kasus stunting, angka kematian ibu dan anak, serta perdagangan orang. Mengingat hal tersebut program pemberdayaan perempuan melalui pembentukan pengetahuan, wawasan dan keterampilan untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan, sangat strategis untuk mengatasi berbagai permasalahan sosial di Jawa Barat,” jelas Athalia.

Dalam kesempatan tersebut Athalia menyampaikan komitmennya, bahwa tahun 2020 ini Sekoper Cinta siap melaksanakan professional training, e-commerce dan e-learning course yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan Jawa Barat terutama dalam menghadapi pandemi Covid-19 sebagai tindak lanjut proyek. (*)

Sumber berita dan foto (*/Publikasi dan Media Kementerian PPPA)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Turnamen Pencak Silat IV Belu, Bupati Minta Terapkan Protokol Kesehatan

    Turnamen Pencak Silat IV Belu, Bupati Minta Terapkan Protokol Kesehatan

    • calendar_month Kam, 1 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | “Semua atlet, saya minta supaya di–rapid antigen, pelatih diperiksa antigen, terapkan protokol kesehatan, duduk jaga jarak dan dibatasi kapasitas, tidak boleh lebih dari 50 persen. Masing–masing mengawasi atletnya, wasit–wasit juga diperiksa. Yang belum diperiksa, nanti besok kita datangkan lagi tim ke sini untuk melakukan pemeriksaan. Demikian pun sesudah pertandingan,” kata Bupati […]

  • INDONESIA TERANG, PLN Terangi 70 Ribuan Desa di Tahun 2023

    INDONESIA TERANG, PLN Terangi 70 Ribuan Desa di Tahun 2023

    • calendar_month Kam, 1 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sebagai wujud negara hadir, pemerintah bersama PT PLN (Persero) terus berupaya menghadirkan listrik di semua wilayah di Indonesia sampai ke pelosok. Selama tahun 2023, pemerintah melalui PLN telah berhasil melistriki sebanyak 76.900 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia sebagai komitmen mewujudkan listrik berkeadilan khususnya di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Direktur […]

  • “Kejaksaan RI Lembaga Superbody” Kapuspenkum: Itu Keliru

    “Kejaksaan RI Lembaga Superbody” Kapuspenkum: Itu Keliru

    • calendar_month Sen, 10 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Menyikapi polemik mengenai Kejaksaan RI sebagai “Lembaga yang Superbody” adalah anggapan yang sangat keliru, terlalu berlebihan, tanpa data dukung dan dimensi yuridis yang terukur. Beberapa profesor dari perguruan tinggi serta penggiat anti korupsi menyayangkan pernyataan atau statement tersebut, bahkan dianggap sebagai upaya bentuk perlawanan koruptor atau currptor fight back kepada Institusi Kejaksaan. Ungkapan […]

  • 12 Kasus Positif Covid-19, Total 59 Kasus di Provinsi NTT, Pasien Sembuh 6 Orang

    12 Kasus Positif Covid-19, Total 59 Kasus di Provinsi NTT, Pasien Sembuh 6 Orang

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Dari hasil pemeriksaan 46 swab oleh Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. W. Z. Johannes Kupang, diketahui ada penambahan 12 kasus Positif Covid-19,” ujar Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. dalam jumpa media pada Sabtu siang, 16 Mei 2020. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/05/15/tambah-8-kasus-positif-covid-19-tiga-kasus-transmisi-lokal-di-kota-kupang/ […]

  • Jaga Stabilitas Harga Pangan, TPID Kota Kupang Helat Pasar Murah

    Jaga Stabilitas Harga Pangan, TPID Kota Kupang Helat Pasar Murah

    • calendar_month Sel, 14 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kupang meluncurkan Pasar Murah Bersubsidi di Kantor Bulog Kanwil Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin, 13 Maret 2023. Aksi nyata ini dilakukan dampak dari perkembangan inflasi NTT yang berada pada besaran 6,65% (yoy) Januari 2023 dan 5,41% (yoy) Februari 2023. Pentingnya terobosan memberikan kemudahan […]

  • QRIS Bank NTT di Kampung Adat Bena

    QRIS Bank NTT di Kampung Adat Bena

    • calendar_month Sen, 9 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Kesempatan berharga dapat mengunjungi salah satu dari empat kampung adat di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur; tuntasnya impian ini berkat  dari Bank NTT guna meliput kunjungan kerja pemegang saham pengendali (PSP), Viktor Bungtilu Laiskodat bersama Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho pada 13—15 April 2022. Ya, impian agar dapat langsung […]

expand_less