Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ingin Mudik? Kakorlantas : Sebaiknya Sebelum 6 Mei 2021

Ingin Mudik? Kakorlantas : Sebaiknya Sebelum 6 Mei 2021

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 16 Apr 2021
  • visibility 89
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Kakorlantas Polri Irjen Istiono mempersilakan masyarakat yang ingin mencuri start Mudik Lebaran 2021 sebelum tanggal 6—17 Mei 2021. Pasalnya, mudik tahun ini secara resmi dilarang oleh pemerintah.

“Bagaimana adanya mudik awal, sebelum tanggal 6 ya silakan saja. Kita perlancar,” ujar Istiono melalui keterangan tertulis, pada Kamis, 15 April 2021.

Namun, setelah tanggal 6 Mei, Istiono melarang masyarakat agar tidak nekat mudik. Menurutnya, pelarangan mudik diberlakukan untuk memutus mata rantai Covid-19. “Setelah tanggal 6, mudik enggak boleh. Kita sekat itu, yang berbahaya ini kan berkumpul bersama-sama, kerumunan bersama-sama. Ini akan meningkatkan penyebaran Covid-19, ini harus kita antisipasi,” jelasnya.

Selain itu, Istiono memastikan 333 titik dari Lampung sampai Bali yang sudah direncanakan bakal disekat. Istiono mengatakan jumlah titik penyekatan tahun ini jauh lebih banyak dibandingkan tahun lalu. “Saya pastikan untuk jalur utama, Lampung sampai Bali kita bangun 333 titik penyekatan. Dan saya pastikan jalur-jalur tersebut sudah kita evaluasi dari pelaksanaan tahun lalu. Tahun lalu dibangun sekitar 146 titik, sekarang kita lipat gandakan jadi 333 titik,” tutur Istiono.

Lanjut Istiono, “Itu kita atur yang nanti paling berat adalah di jalur Jakarta menuju Jawa Barat. Jawa Barat jadi tumpuan yang bangkitan dari Jakarta ini, masalahnya ini semua empat moda transportasi ditiadakan, dibatasi. Hanya izin khusus saja yang bisa. Semua akan beralih ke kendaraan pribadi dan roda dua.”

Meski demikian, imbuh Istiono, apabila masih ada masyarakat yang nekat mudik di tanggal 6—17 Mei, Kepolisian bakal menindak secara humanis. Dia menyebut para pemudik akan diputar balik saja, tidak lebih. “Operasi ketupat 2021 ini nanti dilaksanakan tanggal 6—17 Mei selama 12 hari. Operasi ini operasi kemanusiaan, tindakan kita ialah persuasif humanis, hanya memutar balik arah,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Rudi Antariksawan menjelaskan penyekatan itu juga bersifat dinamis. Jika diperlukan, maka titik penyekatan bakal ditambah untuk mencegah masyarakat mudik.

“Penyekatan itu dinamis. Kalau kira-kira ada yang perlu disekat lagi ya kita tambah,” sahut Rudi saat dihubungi terpisah.

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menempatkan pos penyekatan di 333 titik untuk menghadang mobilitas pemudik pada Lebaran tahun ini. Ke-333 Titik itu tersebar di 8 provinsi. “Sebanyak 333 lokasi penyekatan arus lalu lintas pada Operasi Ketupat 2021 mulai dari Polda Lampung sampai dengan Polda Bali,” ujar Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Rudi Antariksawan kepada wartawan, pada Rabu, 14 April 2021.

Rudi menjelaskan titik pos penyekatan paling banyak berada di wilayah Jawa Tengah (Jateng) sebanyak 149 titik. Disusul Polda Jawa Barat (Jabar) sebanyak 132 titik. Di Bali hanya ada 3 pos penyekatan dan di Lampung 8 titik pos penyekatan.

Adapun daftar lengkap titik-titik penyekatan yang tersebar di delapan Polda dari paling banyak hingga paling sedikit yakni :

  1. Polda Jawa Tengah: 149 titik
  2. Polda Jawa Barat: 132 titik
  3. Polda Banten: 16 titik
  4. Polda DI Yogyakarta: 10 titik
  5. Polda Metro Jaya: 8 titik
  6. Polda Lampung: 8 titik
  7. Polda Jawa Timur: 7 titik
  8. Polda Bali: 5 titik

Sumber berita dan foto (*/Humas Polri)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Oeekam dan PLN Gotong Royong Pulihkan Listrik Padam Diterpa Hujan Deras

    Warga Oeekam dan PLN Gotong Royong Pulihkan Listrik Padam Diterpa Hujan Deras

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Loading

    Sepanjang proses pemulihan, terlihat pemandangan menyentuh saat petugas dan masyarakat bahu-membahu mengangkat tiang listrik yang berat melintasi medan sulit, menegakkannya kembali, hingga membersihkan pohon di sekitar jaringan.   SoE | Hujan lebat yang memicu banjir di Kali Maiskolen, Desa Oeekam, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) pada Rabu, 17 Desember 2025, sempat memadamkan asa warga. Terjangan […]

  • Wakil Wali Kota Lantik Elvianus Wairata Jadi Penjabat Sekda Kota Kupang

    Wakil Wali Kota Lantik Elvianus Wairata Jadi Penjabat Sekda Kota Kupang

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man melantik dan mengambil sumpah Ir. Elvianus Wairata, M.Si sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang menggantikan Drs. Yoseph Rera Beka yang masa Jabatannya telah berakhir pada tanggal 17 Maret lalu. Pelantikan dan pengambilan sumpah dilaksanakan di Lantai 1 (satu) Kantor Wali Kota Kupang; […]

  • Warga Poco Leok Tegaskan Daerah Mereka Butuh Listrik dan Mau Maju

    Warga Poco Leok Tegaskan Daerah Mereka Butuh Listrik dan Mau Maju

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram | Konsultasi publik pada 3—4 September 2024 dan dialog bersama perwakilan Bank Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW) Jerman melalui tim independen Monkey Forest Consulting (MFC) pada 6 September 2024 terkait pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP Ulumbu) 5-6 di Poco Leok, Manggarai, disambut dukungan dan harapan oleh warga dan pemilik lahan sekitar wilayah kerja […]

  • Cara Lebah Madu Produksi Madu Alami

    Cara Lebah Madu Produksi Madu Alami

    • calendar_month Rab, 19 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Lebah madu mencakup sekitar 7 (tujuh) spesies lebah dalam genus Apis, dari sekitar 20.000 spesies yang ada. Saat ini dikenal sekitar 44 subspesies yang mana mereka memproduksi dan menyimpan madu yang dihasilkan dari nektar bunga. Selain itu, mereka juga membuat sarang dari malam, yang dihasilkan oleh para lebah pekerja di koloni lebah madu. Madu dikatakan asli apabila sepenuhnya dibuat oleh lebah madu tanpa campur tangan manusia. Serangga ini menggunakan lidah atau […]

  • Jawa Barat Provinsi Terkorup Versi KPK, Masihkah Tuhan Tersenyum?

    Jawa Barat Provinsi Terkorup Versi KPK, Masihkah Tuhan Tersenyum?

    • calendar_month Jum, 26 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas “Bumi Pasundan lahir ketika Tuhan sedang tersenyum.” - M.A.W. Brouwer Memang Jawa Barat itu alamnya indah, tanahnya ‘Subur Makmur Gemah Ripah Lohjinawi’. Sehingga seyogianya masyarakatnya pun hidup dalam keadaan ‘Tata Tentrem Kerta Raharja’. Namun, sering terjadi ironi. Di mana suatu keadaan wilayah yang berkecukupan (berlebihan) anugerah kekayaan alamnya, malah kerap terjadi situasi […]

  • Forum Solidaritas Mahasiswa Belu Helat RUA, Rudy Benany Jadi Ketua Umum

    Forum Solidaritas Mahasiswa Belu Helat RUA, Rudy Benany Jadi Ketua Umum

    • calendar_month Ming, 8 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Forum Solidaritas Mahasiswa Belu menghelat Rapat Umum Anggota (RUA) Kupang tahun 2020—2021 di aula BKKBN Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan mengikuti protokol kesehatan pada Sabtu,7 November 2020. Berbagai dinamika tentu tercipta untuk mencari kader-kader yang mampu mempersiapkan diri untuk menerima tongkat estafet kepemimpinan Forum Solidaritas Mahasiswa Belu (Fosmab) Kupang dalam satu […]

expand_less