Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Jaksa Agung Tegaskan Rekam Jejak Tentukan Karier ke Depan

Jaksa Agung Tegaskan Rekam Jejak Tentukan Karier ke Depan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 5 Feb 2023
  • visibility 179
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan bahwa pekerjaan seorang Jaksa adalah bentuk pengabdian yang kelak nantinya akan terukir dalam perjalanan karier dan menjadi suatu kebanggaan.

Ia menegaskan, dalam hal pekerjaan, segala bentuk kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas bila tidak diimbangi dengan kondisi saat ini, maka harapan (goals) dari pekerjaan tersebut sulit untuk dicapai.

“Sejarah yang Anda bangun saat ini, tanpa disadari telah terekam dalam jejak digital saudara masing-masing. Berhasil atau tidaknya saudara dalam berkarier, sangat bergantung pada rekam jejak yang telah anda ukir untuk institusi. Jadi semua melalui proses, tidak ada yang instan untuk menjadi seorang pejabat di Kejaksaan,” ujarnya di Jakarta pada Minggu, 5 Februari 2023.

Ia menjelaskan, birokrasi memerlukan kedisiplinan dalam mengeksekusi seluruh program dan kebijakan untuk memperoleh keberhasilan. Disiplin dalam bahasa sederhana adalah “taat asas” yang dapat membangun etos kerja yang baik dan meningkatkan produktivitas dalam bekerja di samping meningkatkan citra yang baik terhadap institusi.

“Dalam praktiknya, disiplin tidak hanya terkait dengan masalah waktu kerja, akan tetapi bagaimana setiap insan Adhyaksa mampu mengimplementasikan dan mewujudkan setiap program serta imbauan dari kebijakan pimpinan dalam kesehariannya seperti pola perilaku, pola pikir dan tutur kata yang beretika serta bermartabat, sehingga sosok Jaksa tidak ada sekat dengan masyarakat,” urainya.

Kedisiplinan yang sesuai dengan konsep “taat asas”, kata dia, akan menghasilkan profesionalisme dalam bekerja.

“Maka untuk mewujudkan hal tersebut, harus didukung dengan sikap sederhana yang akan membuat kehidupan lebih tenang dan bahagia dalam menjalani pekerjaan,” bebernya.

Jaksa Agung telah mengeluarkan Instruksi Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penerapan Pola Hidup Sederhana yang mengatur beberapa hal di antaranya menghindari gaya hidup konsumtif dengan tidak membeli/memakai/memamerkan barang-barang mewah, menghindari timbulnya kesenjangan dan kecemburuan sosial di media sosial, menyesuaikan dan menyelaraskan setiap perilaku berdasarkan norma hukum dan adat istiadat masyarakat setempat, menolak untuk menerima hadiah/keuntungan, serta menghindari tempat tertentu yang dapat merendahkan martabat/mencemarkan kehormatan institusi.

Adapun maksud dari instruksi ini yakni untuk pengendalian dan introspeksi bagi insan Adhyaksa agar tidak melakukan penyalahgunaan kewenangan terlebih lagi perbuatan melawan hukum yang dapat merugikan masyarakat.

Sikap sederhana insan Adhyaksa dengan sendirinya akan membangun integritas sebagai seorang penegakan hukum. Kesederhanaan mengajarkan untuk selalu hidup bersyukur atas kenikmatan yang diperoleh setiap harinya.

Sederhana adalah sikap yang mampu mencegah dari perilaku boros, tamak, dan rakus sehingga perilaku sederhana adalah kunci pengendalian diri untuk membangun integritas institusi. Kesederhanaan secara etimologi diartikan sebagai kebiasaan seseorang untuk berperilaku sesuai kebutuhan dan kemampuannya, serta dapat pula diartikan tidak berlebihan atau mengandung unsur kemewahan.

Pada akhirnya 2 (dua) kata kunci di atas yakni disiplin akan melahirkan sikap profesionalisme dan kesederhanaan akan membangun integritas. Keduanya harus berjalan secara bersamaan dalam mengembangkan dan membangun sumber daya manusia Kejaksaan untuk menjadikan penegakan hukum humanis sesuai dengan kebutuhan masyarakat kini dan masa mendatang.(*)

Sumber (*/tim/Humas Kejagung RI)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antara Kritis dan Nyinyir : ‘Lip Service’ BEM-UI Menyikapi Kerja Jokowi

    Antara Kritis dan Nyinyir : ‘Lip Service’ BEM-UI Menyikapi Kerja Jokowi

    • calendar_month Kam, 1 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas BEM-UI sibuk mengritisi atau nyinyir (?) Jokowi dengan memproduksi meme, ‘The King of Lip Service’. Mungkin itu dilakukannya sambil update status di atas MRT. Atau di atas kendaraan yang sedang melaju di jalan tol, hasil kerja.. kerja.. kerja.. nya Jokowi. Sementara itu, Mahasiswa UGM sibuk berkontribusi dengan GeNose, alat pendeteksi Covid-19. […]

  • Putri Indonesia 2020 Diharapkan Promosikan Pariwisata & Ekonomi Kreatif

    Putri Indonesia 2020 Diharapkan Promosikan Pariwisata & Ekonomi Kreatif

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengapresiasi terpilihnya Rr. Ayu Maulida sebagai Putri Indonesia 2020 yang diharapkan promosikan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia. Wishnutama Kusubandio usai menjadi juri di malam final Putri Indonesia 2020 pada Jumat, 6 Maret 2020 di JCC Senayan, Jakarta mengatakan, terpilihnya […]

  • Menjelajah Nada di Timor?

    Menjelajah Nada di Timor?

    • calendar_month Sel, 24 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Ifana Tungga Dua Pertanyaan. Ketika pertama kali mendengar nama proyek Jelajah Nada Timor yang dikerjakan oleh SHAGAH bersama tim produksi, ada dua pertanyaan yang muncul dalam kepala saya. Di tengah bisingnya kota, kerasnya dentuman musik dari pengeras suara, kemudahan akses ribuan genre musik lewat banyaknya platform, apa bisa menjelajah nada di Timor? Mengapa perlu […]

  • Kasus Covid-19 Menanjak, Pemkot Kupang Makin Perketat PPKM Mikro

    Kasus Covid-19 Menanjak, Pemkot Kupang Makin Perketat PPKM Mikro

    • calendar_month Sel, 22 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sejak awal Juni 2021, jumlah kasus Covid-19 semakin menanjak naik, mendorong Pemerintah Kota Kupang untuk bertindak cepat, dengan melakukan penguatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro serta mendorong percepatan pelaksanaan vaksinasi. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man dalam rapat koordinasi bersama OPD terkait di ruang kerjanya, pada Selasa, 22 […]

  • Eksotis Pulau Semau, Langit Gelap Mutis Timau Kupang & Kerajaan Amfoang

    Eksotis Pulau Semau, Langit Gelap Mutis Timau Kupang & Kerajaan Amfoang

    • calendar_month Sel, 3 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Situasi Pandemi Covid-19 yang merontokkan sektor pariwisata seluruh dunia, justru menjadikan para owner biro perjalanan wisata ini kreatif dan produktif dengan menggelar program Jelajah Negeriku, jalan-jalan ala Asosiasi Sales Travel Indonesia (ASATI) secara virtual. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/07/20/u-mart-co-id-terobosan-kadin-indonesia-asati-dapat-apresiasi-imo-indonesia/ “Di awal pandemi, kami menggunakan keluasan waktu untuk memperbaiki itinerary dan potensi destinasi […]

  • Aksi Heroik Paskibraka asal NTT, Panjat Tiang Bendera saat HUT Ke-74 RI

    Aksi Heroik Paskibraka asal NTT, Panjat Tiang Bendera saat HUT Ke-74 RI

    • calendar_month Ming, 18 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Alor-NTT, Garda Indonesia | Aksi heroik seorang paskibraka asal Desa Alemba Kecamatan Lembur-Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur; ditunjukkan oleh Herodes Maukesa saat Upacara Penurunan Sang Saka Merah Putih pada Sabtu, 17 Agustus 2019 pukul 15.45 WITA di Lapangan Upacara Kecamatan Lembur. Dilansir dari mahensaexpress.com, berawal saat telah berkumandangnya Lagu Indonesia Raya, tali penggerek di […]

expand_less