Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » JarNas Anti TPPO Siap Kerja Sama dengan Kementerian PPPA Akhiri Trafficking

JarNas Anti TPPO Siap Kerja Sama dengan Kementerian PPPA Akhiri Trafficking

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 23 Nov 2019
  • visibility 344
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo telah memilih para menteri untuk menduduki posisi di kabinetnya yang baru dan salah satunya adalah Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).

KPPPA memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar untuk mengurus dan memastikan adanya perlindungan bagi perempuan dan anak di Indonesia. KPPPA juga mendapatkan mandat sebagai Ketua Harian sub gugus tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di mana anggota sub gugus tugas TPPO terdiri dari lintas kementerian dan lembaga terkait.

Masalah perdagangan orang merupakan masalah yang sangat serius dan memerlukan perhatian khusus dari pemerintah. Maka dalam rangka mendukung kementerian KPPPA, JarNas Anti TPPO yang diketuai oleh Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Saat melakukan pertemuan dengan Menteri PPPA, Gusti Ayu Bintang Darmawanti, S.E, M.Si. pada Kamis, 21 November 2019 untuk memberikan dukungan, berdiskusi dan melakukan koordinasi terkait dengan berbagai persoalan yang dihadapi oleh perempuan dan anak Indonesia saat ini, khusus pada masalah perdagangan orang yang semakin hari semakin marak.

Perempuan yang biasa disapa Sara ini mengatakan JarNas Anti TPPO sangat mengharapkan perhatian yang serius dari KPPPA dalam menyelesaikan permasalahan perdagangan orang di Indonesia.

“Perjuangan melawan perdagangan orang sering kali masih mengalami hambatan dalam proses penegakan hukumnya mulai dari penggunaan Undang-undang yang tidak tepat sampai pada pemahaman aparat penegak hukum yang masih minim,” ungkap Sara panggilan akrab dari Ketua JarNas Anti TPPO, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo.

Andy Ardian dari ECPAT Indonesia yang juga Sekretaris JarNas Anti TPPO mengatakan bahwa kelemahan lainnya dalam penanganan TPPO adalah proses re-integrasi yang tidak terlaksana dengan baik, hal ini yang menimbulkan korban berpeluang untuk menjadi korban TPPO lagi.

JarNas berharap, dalam rangka memberikan perlindungan yang baik dan pemenuhan hak-hak kepada korban TPPO maka sangat diperlukan anggaran yang lebih besar di lintas sektor.

“Sayangnya, sebagai kementerian yang membawahi pusat pengaduan di hampir semua wilayah Indonesia, anggaran KPPPA mengalami penurunan. Hal ini memberikan dampak yang tidak baik bagi masyarakat tapi khususnya bagi korban TPPO dan keluarganya,” tegas Andy.

Pertemuan ini juga dihadiri dan didukung oleh Anggota Komisi VIII DPR RI, Diah Pitaloka, dan I Gusti Agung Putri Astrid, Staf Khusus Menteri PPPA.

Adapun Anggota JarNas yakni Yayasan Parinama Astha, ECPAT Indonesia, PADMA Indonesia, Yayasan Kasih Yang Utama, LBH Apik Jakarta, Yayasan Bandungwangi, YKAI, Yayasan Anak Perempuan, CWTC, Yayasan Bahtera Bandung, Yayasan Rusaida Sukabumi, Yayasan Embun Pelangi Batam, PKPA Medan, LADA Lampung, Asa Puan Sambas, Asosiasi Peksos Singkawang, Lembaga Kita Wonosobo, Setara Semarang, Kakak Solo, SCC Surabaya, YKYU Manado, LBH Apik Bali, Gerasa Bali, Lentera Anak Bali, Project Karma Bali, Yayasan Santai Lombok, WADAH NTT, Yayasan Donders dan anggota-anggota individu lainnya.(*)

Sumber berita (*/Humas JarNas Anti TPPO)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUDAH! Bayar Tagihan Air via Merchant Livin Bank Mandiri

    MUDAH! Bayar Tagihan Air via Merchant Livin Bank Mandiri

    • calendar_month Ming, 25 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 1Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sistem pembayaran host to host adalah sistem pembayaran tagihan yang dapat dilakukan secara online melalui aplikasi mobile, ATM maupun kanal pembayaran lainnya, sehingga memudahkan masyarakat melakukan transaksi pembayaran air di Perumda Air Minum Kota Kupang. Demikian disampaikan Penjabat Wali Kota Kupang, Fahrensy Funay, saat peluncuran pembayaran tagihan air Perumda Air […]

  • PLN Siaga Pasokan Listrik Perhelatan IPACS 2025 di Kupang

    PLN Siaga Pasokan Listrik Perhelatan IPACS 2025 di Kupang

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • account_circle Tim PLN UIW NTT
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Loading

    Dukungan PLN ini mendapat apresiasi tinggi dari Endah T.D. Retnoastuti, Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI.   Kupang | PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (PLN UIW NTT) mengambil peran vital dalam menyukseskan perhelatan akbar, Indonesia Pacific Cultural Synergy (IPACS) 2025 yang mempertemukan delegasi dari 17 negara di kawasan […]

  • Sulit Air Bersih di Raijua, Harga Satu Tangki 450 Ribu, Pemprov Bantu Mobil Tangki

    Sulit Air Bersih di Raijua, Harga Satu Tangki 450 Ribu, Pemprov Bantu Mobil Tangki

    • calendar_month Sab, 24 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Pulau Raijua, Garda Indonesia | Kesulitan air bersih dialami oleh masyarakat di Kecamatan Raijua di Kabupaten Sabu Raijua, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Di dalam pulau seluas 36,97 km2 tersebut didiami oleh 2.558 kepala keluarga dengan kepadatan penduduk 268 orang per kilometer. Meski tersedia sumur galian di beberapa rumah masyarakat, namun belum dapat memenuhi kebutuhan […]

  • Mudik Bareng Jasa Raharja, 500 Perantau Maumere di Makassar Pulang Kampung

    Mudik Bareng Jasa Raharja, 500 Perantau Maumere di Makassar Pulang Kampung

    • calendar_month Sen, 23 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere-NTT, Garda Indonesia | Dalam momentum Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, PT Jasa Raharja Cabang NTT menyediakan program mudik gratis bagi para perantau yang ingin pulang kampung. Program ini merupakan program rutin tahunan. Jasa Raharja merupakan BUMN yang ditunjuk oleh pemerintah sebagai penyelenggara Mudik Gratis Program BUMN Hadir untuk Negeri. Pada Senin, 23 Desember […]

  • Mantan Penjual Kue Ingin Jadi Gubernur NTT

    Mantan Penjual Kue Ingin Jadi Gubernur NTT

    • calendar_month Sel, 16 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 200
    • 1Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Panggil saja RR (inisial dari Richard Riwoe), pria kelahiran Kupang, 3 Juli 1973, pemilik nama lengkap Johanes Richard Riwoe, S.H., S.T., M.A. M.H. M.A. Sosok pekerja keras yang pernah menjadi penjual kue (lapis legit) dengan sistem konsinyasi pada kisaran tahun 1996, memutuskan  memindahkan domisili kartu tanda penduduk (KTP) dari Jakarta ke […]

  • PROGRES! PLN Ekspose Pengadaan Tanah PLTP Ulumbu Poco Leok

    PROGRES! PLN Ekspose Pengadaan Tanah PLTP Ulumbu Poco Leok

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    PLN UIP Nusra menargetkan pembebasan tanah PLTP Ulumbu (2x20MW) Unit 5-6 dapat selesai pada Desember 2024 berpegang pada dasar hukum pengadaan tanah, di antaranya Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum, dan Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 19 Tahun 2021 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun […]

expand_less