Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Julie Laiskodat: “Orang NTT Tak Susah Diajak Kolaborasi Cegah Stunting”

Julie Laiskodat: “Orang NTT Tak Susah Diajak Kolaborasi Cegah Stunting”

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 13 Jun 2019
  • visibility 105
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Inisiasi PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk mencegah stunting melalui pembentukan Desa Model dan kerja kolaborasi memperoleh dukungan dari OPD lingkup Pemprov NTT, Universitas Indonesia, dan Poltekkes Kemenkes Kupang

Ketua Tim Penggerak PKK NTT, Julie Sutrisno Laiskodat kepada Garda Indonesia pada Rabu, 12 Juni 2019 di sela-sela kegiatan Workshop Integrasi Pencegahan Stunting yang dilaksanakan di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT mengatakan bahwa tahu persis setiap dinas tidak berkolaborasi dengan baik

Baca juga :

http://gardaindonesia.id/2019/06/12/pkk-ntt-inisiasi-desa-model-kerja-kolaboratif-pencegahan-stunting/

“Menurut saya pribadi selama ini mereka (Organisasi Perangkat Daerah,red) masing-masing tidak berkolaborasi secara baik. Kalau mau berantas sebuah masalah saya yakin harus bergandeng tangan”, ujar Julie

Lanjutnya, seperti sapu lidi tak bisa hanya satu namun harus segenggam dijadikan satu (keroyokan) untuk bisa menyapu bersih

“Ini gunanya mengapa PKK menjadi jembatan agar ego sektoral masing-masing ditangguhkan untuk mencegah stunting”, tegas isteri Gubernur NTT Viktor Laiskodat

Juli Laiskodat juga berharap PKK dengan caranya sendiri dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak

“Saya melihat bahwa orang NTT tidak susah untuk diajak berkolaborasi hanya tidak tahu chemistry seperti apa”, ungkap Wanita Tangguh yang konsen mengembangkan potensi tenun NTT dan memiliki LeVico Butik di Jakarta

Tim dari Universitas Indonesia dan Poltekkes Kemenkes Kupang berpose bersama Ibu Gubernur dan Wakil Gubernur NTT

Sementara itu, PKK NTT akan bekerja sama dengan Universitas Indonesia untuk mencegah stunting dan memberikan edukasi terhadap para Kader PKK

Prof Dr. Taniawati Supali dari Universitas Indonesia saat diwawancara oleh Garda Indonesia usai memberikan edukasi menyampaikan agar Kader PKK dapat memaksimalkan 4 pokja dan bekerja dengan hati karena masyarakat di NTT haus pelayanan dari petugas kesehatan

“Semua program bagus namun terkadang orang sering menghitung dengan uang. Jadi kita sering bekerja dan tinggal di kampung karena mereka (Orang Desa,red) kalau kita datang pasti sangat welcome (menyambut dengan baik)”, tandas Prof Tania yang pernah mengabdi dan melayani Masyarakat Alor sejak tahun 2000—2011.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenapa Advokat Terkesan Banyak dari Suku Batak? (Bagian 3, terakhir)

    Kenapa Advokat Terkesan Banyak dari Suku Batak? (Bagian 3, terakhir)

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Wina Armada Sukardi, Advokat dan Pakar Hukum Pers Dari penelusuran antropologi, di semua kerajaan Suku Batak, Radja mempunyai otoritas tertinggi dalam mengambil semua keputusan. Meski demikian Radja dalam mengambil  keputusan tetap harus setidaknya lebih dahulu mendengarkan hasil musyawarah yang ada. Sebagian proses musyawarah ini dalam praktiknya ternyata sudah seperti sebuah proses peradilan. Dalam proses […]

  • Presiden Jokowi Satukan Tanah dan Air Nusantara di Titik Nol Kilometer

    Presiden Jokowi Satukan Tanah dan Air Nusantara di Titik Nol Kilometer

    • calendar_month Sel, 15 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Penajam Paser Utara, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo tiba di kawasan titik nol kilometer Ibu Kota Nusantara (IKN), di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin, 14 Maret 2022, sekitar pukul 09.37 WITA. Saat tiba, Presiden dan Ibu Iriana disambut dengan prosesi adat tepung tawar dari Sultan […]

  • Jabatan Perwira Tinggi untuk Polwan Bakal Ditambah

    Jabatan Perwira Tinggi untuk Polwan Bakal Ditambah

    • calendar_month Sab, 19 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia |  Polri telah mengumumkan rencananya untuk meningkatkan jumlah jabatan perwira tinggi bagi petugas polisi wanita. Beberapa polwan juga diharapkan dapat menduduki posisi Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda). “Ya tentunya Bapak Kapolri sudah memikirkan, sudah memerintahkan kepada saya mencoba untuk melakukan asesmen,” kata As SDM Irjen Dedi Prasetyo di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan), […]

  • VBL Seru Cinta Produk UMKM, Dirut Alex Beber Peranan Bank NTT

    VBL Seru Cinta Produk UMKM, Dirut Alex Beber Peranan Bank NTT

    • calendar_month Sab, 30 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyerukan mencintai produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) lokal. Nasionalisme kita mestinya mengalahkan cita rasa kita. “Kita mesti mencintai produk kita dulu sebelum dibawa keluar. Kita pakai dulu, tes apa yang kurang. Bicara tentang UMKM, kita sedang bicara tentang diri kita sendiri. Apakah saya […]

  • Simbolis, Sekda Serahkan DPA-SKPD 2021 Bagi Perangkat Daerah Kota Kupang

    Simbolis, Sekda Serahkan DPA-SKPD 2021 Bagi Perangkat Daerah Kota Kupang

    • calendar_month Kam, 28 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, secara simbolis menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPA-SKPD) Tahun Anggaran 2021 lingkup Pemerintah Kota Kupang pada Kamis siang, 28 Januari 2021 di Ruang Rapat Garuda Kantor Wali Kota Kupang. Saat Penyerahan DPA-SKPD tersebut kepada sejumlah pimpinan perangkat daerah yaitu Dinas […]

  • Poktan WBP Lapas Ba’a Sele Tande Dapat Bantuan dari Dinas Pangan Rote Ndao

    Poktan WBP Lapas Ba’a Sele Tande Dapat Bantuan dari Dinas Pangan Rote Ndao

    • calendar_month Sel, 24 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Ba’a-Rote, Garda Indonesia | Kelompok Tani (Poktan) warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Ba’a “Sele Tande”  menerima bantuan dari Dinas Pangan Kabupaten Rote Ndao, pada Senin 23 Agustus 2021. Poktan Sele Tande (bahasa daerah Rote, red) mempunyai makna bercocok tanam ini dibentuk pada tanggal 15 Juli 2021 dengan surat keputusan (SK)  SK Kalapas […]

expand_less