Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Kadin Indonesia Tanggapi Positif Pidato Visi Indonesia Presiden Jokowi

Kadin Indonesia Tanggapi Positif Pidato Visi Indonesia Presiden Jokowi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
  • visibility 146
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Jokowi secara lugas, tegas dalam rangkaian kata-kata sederhana pada pidatonya di SICC Sentul Bogor, pada Minggu 14 Juli 2019. Sebagian besar masyarakat Indonesia memberikan apresiasi yang baik atas pidato tersebut, demikian disampaikan Eddy Ganefo Ketua Umum Kadin Indonesia kepada IMO-Indonesia, Selasa 16 Juli 2019.

Baca juga:

http://gardaindonesia.id/2019/07/15/pidato-presiden-terpilih-pilpres-2019-joko-widodo-visi-indonesia/

Tidak terkecuali bagi dunia usaha pun menyambut positif Visi Indonesia, dan berhasil membangun kepercayaan para investor dan menggairahkan pelaku usaha nasional.

Indonesia diprediksi akan menjadi 5 (lima) besar kekuatan ekonomi dunia, dimana pada 2045, lebih dari 70% penduduk Indonesia akan berada pada usia produktif.

Hal tersebut merupakan salah satu kekuatan yang akan menopang pertumbuhan ekonomi yang baik. Tentu harus diiringi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia yang dapat bersaing, bukan hanya di dalam negeri, namun juga di tingkat dunia.

“Salah satu fokus Visi Indonesia adalah meningkatkan kualitas SDM yang unggul merupakan langkah bijak dan patut didukung semua pihak”, ujar Eddy mengapresiasi.

Namun, lanjut Eddy, bukan hanya peningkatan kualitas SDM dengan tujuan menjadi karyawan, namun perlu juga vokasi pendidikan untuk mempersiapkan talenta pelaku usaha yang mampu berkembang dengan baik dan mampu bersaing.

“Jumlah pelaku usaha nasional masih kalah dibanding dengan negara tetangga, dan bahkan paling rendah di Asia Tenggara dengan jumlah hanya 3,1% dari total penduduk”, ungkap Eddy.

Sementara Malaysia dan Singapura sudah diatas 5%, bahkan negara – negara maju rata-rata diatas 10%. Vokasi Pendidikan dalam mempersiapan pelaku usaha , memiliki peran penting didalam mempersiapkan jumlah pelaku usaha nasional, dan setidaknya minimal 5% dari total penduduk, merupakan pengusaha.

Pendidikan Vokasi yang diperlukan tidak hanya untuk calon pengusaha, namun juga memberikan bimbingan dan arahan yang baik bagi pelaku usaha yang ada untuk berkembang, baik dari usaha Mikro menjadi usaha Kecil, dari usaha Menengah menjadi pengusaha besar dan seterusnya.

“Masih minimnya kompetensi pelaku usaha nasional saat ini, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun segenap pihak terkait tanpa terkecuali. Kadin Indonesia yang terus melakukan pembinaan kepada pelaku usaha dan mendorong memperbanyak vocational training bidang entrepreneurship”, tutur Eddy.

Eddy Ganefo, Ketua Umum Kadin Indonesia

Daya beli masyarakat merupakan salah satu yang mempengaruhi bangkitnya pelaku usaha nasional. Investasi dari para investor sangat berperan didalam mengurangi pengangguran yang berdampak meningkatnya daya beli masyarakat. Daya beli dan investasi merupakan dua factor yang menjadi bagian yang saling mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.

“Selain fokus pada peningkatan kualitas SDM, Visi Indonesia juga mengupas untuk mengundang Investor dalam dan luar negeri seluas-luasnya dengan memangkas jalur perijinan menjadi lebih cepat, dan reformasi birokrasi”, beber Eddy.

Hal tersebut dapat memberikan kepercayaan kepada pelaku Investasi baik dalam maupun luar negeri, dan menggairahkan bagi pelaku usaha lainnya didalam melakukan kerjasama Business to Business.

Kadin Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Infrastruktur dan Kontruksi Nasional, telah menyikapi hal ini dengan membentuk Tim Pengembangan Kawasan Terintegrasi yang membutuhkan investasi yang cukup besar didalam membangun kawasan yang belum tersentuh dan memiliki potensi yang baik berbasis wisata, dengan dukungan kelanjutan pembangunan infrastruktur yang dapat menyambungkan berbagai kawasan bisnis yang juga merupakan bagian fokus dari Visi Indonesia.

Saat ini merupakan era Revolusi Industri 4.0, dimana percepatan dan kemudahan berbagai hal akan terjadi. Teknologi yang tidak dapat kita tolak, namun perlu pengembangan banyak hal, baik dari sisi Sumber Daya Manusia, Investasi teknologi dan Regulasi yang mendukungnya.

Menurut Eddy, salah satu dampaknya akan banyak produk – produk luar negeri yang akan masuk ke Indonesia dengan harga yang lebih murah dan berdampak tergerusnya produk dalam negeri yang kurang efisien. Mesikipun banyak dari masyarakat yang menolak masuknya produk – produk luar negeri, namun tetap saja mereka mengkonsumsinya, karena lebih menguntungkan baik dari sisi harga yang lebih murah dengan mutu yang bersaing.

Perlu pembinaan dan bimbingan yang berkelanjutan bagi pelaku usaha dalam negeri agar lebih efisien dan efektif, agar baik mutu maupun harga dapat bersaing dengan produk luar negeri. Perlu suatu gerakan untuk lebih mencintai produk – produk dalam negeri, dengan mensosialisasikan secara terus menerus, baik oleh pemerintah maupun pihak – pihak terkait lainnya.

Kadin Indonesia akan mendukung Visi Indonesia yang disampaikan oleh Bapak Presiden Indonesia Ir. Joko Widodo. Kadin Indonesia memandang 5 hal yang disampaikan dalam Visi Indonesia memiliki keterkaitan satu sama lain dantujuan jangka Panjang menjadikan Indonesia sebagai 5 besar kekuatan ekonomi dunia.

“Kadin Indonesia sebagai mitra strategis dari Pemerintah akan mendukung pembangunan nasional, dengan berbagai pembinaan, usulan dan kritik membangun”, pungkas Eddy Ganefo Ketua Umum Kadin Indonesia. (*)

Sumber berita (*/@yfi IMO-Indonesia)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR RI Ketok Palu Sahkan Batas Usia Perkawinan Jadi 19 Tahun

    DPR RI Ketok Palu Sahkan Batas Usia Perkawinan Jadi 19 Tahun

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) sebagai Lembaga Legislasi telah membuat sejarah bagi Bangsa dan 80 juta anak Indonesia dengan melakukan terobosan progresif melalui pengesahan RUU Perubahan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. “Batas minimal umur perkawinan bagi perempuan dan laki-laki dipersamakan, yaitu 19 tahun,” ujar Menteri Pemberdayaan […]

  • Pelajar SDK St Carmen Sallés Kupang Kenal Manfaat dan Bahaya Listrik

    Pelajar SDK St Carmen Sallés Kupang Kenal Manfaat dan Bahaya Listrik

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Kepala Sekolah SDK Santa Carmen Sallés Kupang, Suster Maria Arranz Ruiz, menyampaikan terima kasih atas sambutan dan pengetahuan yang diberikan PLN.   Kupang | Rasa ingin tahu yang besar tentang bagaimana listrik bisa sampai ke rumah membawa 29 pelajar kelas IV SDK Santa Carmen Sallés Kupang melakukan kunjungan edukatif ke PLN Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) […]

  • SPK Bedah Rumah Petani Kurang Mampu

    SPK Bedah Rumah Petani Kurang Mampu

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    SoE | Calon Gubernur Simon Petrus Kamlasi membawa harapan baru bagi warga NTT khususnya kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Bantuan tanpa pamrih ia lakukan hampir seantero provinsi NTT. Hal ini juga dialami oleh wanita paruh baya Katarina Nitbani warga Kelurahan Oekefa, Kecamatan Oekefan – Kota Soe. Wanita berumur 69 tahun ini begitu bahagia ketika gubuk […]

  • Momen Pemimpin ASEAN Berlayar dan Nikmati Senja di Labuan Bajo

    Momen Pemimpin ASEAN Berlayar dan Nikmati Senja di Labuan Bajo

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Usai melakukan rangkaian pertemuan pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN, Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo mengajak para pemimpin ASEAN beserta pendampingnya untuk menikmati keindahan Nusa Tenggara Timur pada Rabu, 10 Mei 2023. Dari Marina Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, para pemimpin ASEAN menaiki kapal pinisi. Di […]

  • Letkol Teddy Indra Wijaya Diusulkan Jadi Duta Sekolah Rakyat

    Letkol Teddy Indra Wijaya Diusulkan Jadi Duta Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Loading

    Sekolah Rakyat sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas akses pendidikan dengan pendekatan komunitas, terutama bagi masyarakat yang selama ini kesulitan menjangkau layanan pendidikan formal.   Jakarta | Sekretaris Kabinet (Seskab) RI, Letkol Teddy Indra Wijaya, diusulkan menjadi duta Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan berbasis masyarakat yang digagas dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Usulan […]

  • Modal Inti Terpenuhi! Bank NTT Jadi Kelompok Usaha Bank Jatim

    Modal Inti Terpenuhi! Bank NTT Jadi Kelompok Usaha Bank Jatim

    • calendar_month Sel, 17 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Bank Jatim sendiri terus memperkuat kelompok usaha bank (KUB), dimana Bank NTT resmi menjadi bank keempat yang berproses KUB dengan Bank Jatim.   Surabaya | PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur atau Bank NTT resmi menjadi bagian dari kelompok usaha bank (KUB) Bank Jatim guna memenuhi modal inti minimum 3 triliun rupiah sesuai PJOK […]

expand_less