Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Kakanwil Merci : Jangan Ada Pungutan Liar Terhadap Warga Binaan di Rutan

Kakanwil Merci : Jangan Ada Pungutan Liar Terhadap Warga Binaan di Rutan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 17 Jun 2020
  • visibility 34
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sebagai Aparatur Sipil Negara yang bertugas di bidang Pemasyarakatan, agar dapat dikatakan sebagai pegawai yang profesional, wajib hukumnya untuk memahami tugas dan fungsi serta mengerti akan peraturan yang berlaku.

Demikian penegasan Kakanwil Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone, pada Rabu, 17 Juni 2020, saat memberikan arahan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Kupang kepada seluruh jajaran pejabat dan pegawai didampingi Plt. Kepala Divisi Pemasyarakatan, Gideon Pally.

Kakanwil mengatakan bahwa bekerja di Kemenkumham adalah anugerah, tidak semua orang dapat memiliki kesempatan tersebut. Oleh karena itu untuk mensyukuri anugerah tersebut Kakanwil meminta agar seluruh jajaran Rutan Kupang agar bekerja secara profesional.

“Karena kita terpilih di antara ribuan orang yang ingin menjadi pegawai Kemenkumham, kita harus bekerja profesional, paham tugas dan fungsi serta mengerti akan peraturan yang berlaku. Itu adalah salah satu cara mensyukuri anugerah yang diberi,” kata Merci sapaan akrabnya.

Kakawanwil Merci (kedua dari kanan) saat meninjau Rutan Kupang

Kakanwil juga memberikan apresiasi kepada kepala rutan dan jajaran yang telah mengubah wajah Rutan Kupang menjadi lebih indah, menurutnya Rutan Kupang sudah menjadi kantor yang siap meraih WBK. “ Untuk itu diperlukan kerja bersama antara karutan, para pejabat dan anggotanya agar dapat mewujudkan WBK di lingkungan Rutan Kupang. Para staf harus siap menjadi support system bagi atasannya agar pelaksanaan tugas menjadi lancar,” kata Merci.

Selain itu, Kakanwil juga meminta agar memfokuskan diri pada penerapan program Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Manajemen SDM, Penguatan Pengawasan, Penguatan Akuntabilitas Kinerja dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik sehingga indikator-indikator yang dibutuhkan dalam meraih WBK dapat terpenuhi dengan baik.

Ia pun menegaskan bahwa dalam pelaksanaan tugas, wajib mempunyai koridor-koridor hukum yang jelas di antaranya Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, Permenkumham RI Nomor 20 Tahun 2017 tentang Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai, Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS sebagaimana telah diubah dengan PP No 17 Tahun 2020 tentang perubahan atas PP No 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS.

“Dengan adanya koridor hukum tersebut, pelaksanaan tugas akan menjadi lebih terarah dan tidak melenceng dari peraturan, serta pemberian reward dan punishment kepada pegawai akan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegas Merci.

Kakanwil Merci saat melihat langsung kondisi blok warga binaan di Rutan Kupang

Kakanwil juga menegaskan jangan ada lagi pungutan liar kepada warga binaan, karena dirinya tidak segan-segan untuk menindak tegas pelaku sesuai peraturan yang berlaku.

“Menjadi pegawai Kemenkumham harus menjadi role model bagi lingkungan dan masyarakat, tingkatkan integritas dimulai dari dalam keluarga masing-masing. Apabila dalam keluarga sudah terbiasa menjadi pribadi yang memiliki integritas, maka otomatis akan terbawa sampai kepada lingkungan kantor,” tegas Kakanwil.

Kakanwil juga meminta kepada kepala rutan untuk melakukan deteksi dini terhadap terhadap gejala-gejala yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban seperti pelarian dan kerusuhan yang dapat terjadi di dalam rutan, peredaran narkotika serta intensif membangun sinergisitas dengan pihak terkait terutama Aparat Penegak Hukum (APH) dan pihak media dalam pengelolaan strategi media, sehingga berita yang keluar dari dalam rutan dapat mengangkat citra positif rutan di mata masyarakat.

Usai pengarahan, Kakanwil didampingi Plt Kadiv Pemasyarakatan Gideon Pally, Karutan Kupang Yohanis Varianto dan jajaran pejabat rutan mengunjungi blok warga binaan untuk melihat langsung keadaan mereka.(*)

Sumber berita dan foto (*/Humas Kemenkumham NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Wartawan Surabaya Hilang Tanpa Jejak

    Dua Wartawan Surabaya Hilang Tanpa Jejak

    • calendar_month Kam, 6 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya,gardaindonesia.id – Dua orang wartawan dari media Koran Memo bernama Alam dan Ridwan, menghilang tanpa jejak, atau tidak diketahui keberadaannya. Sudah 4 hari ini, keduanya tidak pulang dan tanpa kabar. Pihak keluarga juga bingung atas kejadian menghilangnya dua Wartawan yang tidak wajar ini. Berdasarkan surat keterangan nomor: SKET/3009/IX/2018/Restabes Sby/Sek Skm tertanggal 04 September 2018 pukul […]

  • Dian Lenggu, Staf Kemenkumham NTT Enggan Divaksin Covid, Kenapa ?

    Dian Lenggu, Staf Kemenkumham NTT Enggan Divaksin Covid, Kenapa ?

    • calendar_month Sel, 12 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Meski telah diterbitkannya izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) terkait vaksin Covid-19 oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) pada Senin, 11 Januari 2021, belum dapat memberikan rasa yakin dan nyaman kepada masyarakat tentang kepastian aman dan tak berefek samping bagi tubuh penerima vaksin. Apalagi vaksin produksi Sinovac dengan […]

  • Pemprov NTT Potong Perjalanan Dinas Selama Enam Bulan Ke Depan

    Pemprov NTT Potong Perjalanan Dinas Selama Enam Bulan Ke Depan

    • calendar_month Jum, 27 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pemerintah Provinsi NTT mengambil kebijakan untuk memotong biaya perjalanan dinas selama 6 bulan ke depan untuk menanggulangi dan mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19). Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat membuka kegiatan On The Job Training bagi petugas kesehatan melalui Teleconfrence dari ruang rapat Gubernur, pada Jumat, […]

  • Pernah Dara

    Pernah Dara

    • calendar_month Ming, 30 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Yelinri Juana Martha Taosu. Kupang-NTT, Garda Indonesia | Untaian puisi berjunta ke kisi-kisi relung ditata apik oleh Yelindri, Mahasiswi Undana Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sasta, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Semester 4. Berikut bait-bait puisinya : Telah berpuluh peluhnya mencium bumi Pada setiap sempat di bawah matahari Mulai disibaknya tirai-tirai ketidakmungkinan Yang menjuntai dari […]

  • Kejagung Raih 74% Kepercayaan Publik, IMO-Indonesia Lecut Apresiasi

    Kejagung Raih 74% Kepercayaan Publik, IMO-Indonesia Lecut Apresiasi

    • calendar_month Jum, 19 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ikatan Media Online (IMO) Indonesia mengapresiasi tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung (Kejagung RI). “Tingginya tingkat kepercayaan publik atas kinerja Kejagung membuktikan keseriusan Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam menahkodai lembaga tersebut,” kata Ketua Umum IMO Indonesia Yakub F. Ismail pada Jumat,19 April 2024. Yakub juga menilai banyak deretan prestasi yang telah […]

  • Investasi Ekonomi Digital Indonesia Jadi Perhatian Presiden Jokowi

    Investasi Ekonomi Digital Indonesia Jadi Perhatian Presiden Jokowi

    • calendar_month Jum, 28 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia | Transformasi ekonomi digital merupakan salah satu fokus utama Presidensi G20 Indonesia tahun 2022. Untuk itu, Indonesia memberikan perhatian serius pada pengembangan teknologi digital, terutama yang mempunyai kontribusi langsung kepada pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Saat membuka pertemuan pendahuluan B20 atau B20 Inception Meeting […]

expand_less