Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kapolres Belu : Jadikan Tribrata dan Catur Prasetya Nafas Pelaksanaan Tugas

Kapolres Belu : Jadikan Tribrata dan Catur Prasetya Nafas Pelaksanaan Tugas

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 2 Nov 2021
  • visibility 103
  • comment 0 komentar

Loading

Belu–NTT, Garda Indonesia | Guna memantau langsung kinerja anggota tingkat Kepolisian Sektor (Polsek), Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Belu, AKBP Yosep Krisbiyanto, S.I.K mengunjungi Polsek Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa, 2 November 2021.

Kapolres Belu didampingi Wakapolres, Kompol Fajar V. Sjarifuddin, S.I.K bersama sejumlah pejabat utama polres tiba di Mapolsek Tasifeto Barat sekitar pukul 07.00 WITA dan disambut Kapolsek, IPTU Muardi, SH bersama anggota.

Kapolres Belu langsung memimpin apel pagi yang diikuti Wakapolres, Pejabat Utama Polres, Personil Polsek Tasifeto Barat, Polsubsektor Laktutus, dan Polsubsektor Nenuk.

Dalam arahannya, Kapolres Yosep Krisbiyanto menekankan bahwa  seluruh anggota wajib menjalankan tugas sesuai dengan nilai–nilai yang terkandung dalam Tribrata dan Catur Prasetya. Hal ini sebagai tindak lanjut atas instruksi Kapolri dan direktori Kapolda NTT agar seluruh anggota Polri melaksanakan tugas secara profesional, humanis dan tidak menyakiti hati masyarakat.

“Perlu rekan–rekan tahu bahwa beberapa waktu yang lalu, sudah banyak viral tentang tugas – tugas yang tidak dilaksanakan secara profesional oleh rekan – rekan kita. Saya harap, tindakan seperti itu jangan sampai terjadi di wilayah kita. Saya minta pak kapolsek agar setiap hari, setiap saat disampaikan ke anggotanya tentang poin – poin instruksi bapak Kapolri dan direktif (perintah, red) Kapolda NTT. Dan, sampaikan kepada rekan – rekan bahwa nafas kita dalam melaksanakan tugas adalah Tribrata dan Catur Prasetya,” tegas Kapolres Belu.

Kapolres Yosep Krisbiyanto pun meminta anggotanya untuk menegakkan hukum secara profesional dan humanis. Jika salah katakan salah, jika benar katakan benar, jangan sebaliknya. Sebagai abdi negara, jangan membuat masyarakat membenci anggota Polri sebagaimana diharapkan pimpinan tertinggi Mabes dan Polda.

“Masyarakat itu senang, masyarakat kangen apabila kita tidak ada. Jangan sampai nanti masyarakat bilang ‘nggak usah ada polisi di sini’. Karena ancaman dan tindakan yang sudah dilaksanakan beliau sudah jelas. Yang melanggar, diproses, PTDH (pecat tidak dengan hormat) dan tidak ada kompromi. Proses hukum pidana pun tetap dilaksanakan,” imbuh Kapolres Yosep.

Mengingat banyak anggota Polri yang terjerat kasus hukum akibat penyalahgunaan media sosial di ruang publik, maka Kapolres Belu mengimbau dan mengajak seluruh anggotanya agar bijak dalam menggunakan media sosial,  memanfaatkan media sosial hanya untuk hal yang positif.

“Di era revolusi industri 4.0 yang dibarengi dengan kemajuan teknologi, sekali lagi saya mohon rekan–rekan lebih berhati–hati dan bijak menggunakan media sosial seperti tiktok, facebook, instagram dan lainnya. Karena perlu rekan – rekan ketahui, sekarang Propam Mabes sampai Polda, Bareskrim semuanya memiliki tim cyber dan sudah ada contoh baru–baru ini diproses karena ulah istri di tiktok dan anggota yang berpacaran pakai mobil dinas,” kata Kapolres Belu.

“Jadi tolong, perilaku seperti itu tidak patut dicontoh karena dapat membuat malu institusi dan merugikan diri kita sendiri. Hiduplah yang sewajarnya, ada kelebihan harta atau yang lainnya, tidak usah dipamerkan ke orang lain apalagi lewat media sosial yang dipantau semua orang. Jangan hancurkan karier rekan– rekan hanya gara–gara istri, anak, atau ulah kita sendiri,” pinta Kapolres Belu.

Usai memberikan arahan dalam apel pagi, Kapolres Belu menutup kunjungannya dengan melakukan pengecekan ruangan kerja Polsek Tasifeto Barat, sekaligus peninjauan sumur bor di belakang kantor. (*)

Berita + foto: (*/Humas Polres Belu)

Editor: Herminus Halek

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Covid-19 di Belu Masih Nihil, Pelaku Perjalanan Berisiko Capai 692 Orang

    Covid-19 di Belu Masih Nihil, Pelaku Perjalanan Berisiko Capai 692 Orang

    • calendar_month Sel, 14 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Belu selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu, Cristoforus M. Loe Mau, S.E. menyampaikan perkembangan terbaru (update data monitoring) dari wilayah kerja 17 Puskesmas yang tersebar di 12 Kecamatan hingga Selasa, 14 April 2020 pukul 14:00 WITA. “Hingga Selasa, 14 April […]

  • Percepat Kemajuan Masyarakat, NTT Butuh Banyak Investasi

    Percepat Kemajuan Masyarakat, NTT Butuh Banyak Investasi

    • calendar_month Kam, 11 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membutuhkan banyak investasi demi mempercepat kemajuan masyarakat. Namun para investor diminta untuk sungguh-sungguh memperhatikan kesejahteraan masyakarat NTT. Hal ini diimbau oleh Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi dalam Rapat Temu Investor sekitar Kawasan Pemukiman Transmigrasi di Hotel Aston, Rabu,10 April 2019. Kegiatan ini difasilitasi oleh Direktorat […]

  • Anggaran Endap di Bank 170 Triliun, Presiden : Percepat Belanja Daerah

    Anggaran Endap di Bank 170 Triliun, Presiden : Percepat Belanja Daerah

    • calendar_month Kam, 16 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo meminta para kepala daerah untuk mempercepat belanja pemerintah daerah untuk menggerakkan perekonomian di tengah pandemi ini. Menurutnya, pembelanjaan anggaran pemerintah baik pusat maupun daerah merupakan satu-satunya cara untuk dapat bertahan sekaligus memulihkan ekonomi nasional. “Kita tidak bisa mengharapkan lagi yang namanya investasi, itu pasti minus pertumbuhannya. Yang bisa […]

  • Tsunami Selat Sunda: 43 Meninggal, 584 Luka-Luka & 2 Orang Hilang

    Tsunami Selat Sunda: 43 Meninggal, 584 Luka-Luka & 2 Orang Hilang

    • calendar_month Ming, 23 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Dampak tsunami yang menerjang pantai di Selat Sunda pada 22 Desember 2018 sekitar pukul 21.27 WITA, khususya di daerah Pandenglang, Lampung Selatan dan Serang terus bertambah. Hingga 23/12/2018 pukul 07.00 WIB, data sementara jumlah korban dari bencana tsunami di Selat Sunda tercatat 40 orang meninggal dunia, 584 orang luka-luka dan 2 orang […]

  • Kunker di Belu, VBL Tinjau ‘Food Estate’ Hingga Wisata Air Terjun Raiulun

    Kunker di Belu, VBL Tinjau ‘Food Estate’ Hingga Wisata Air Terjun Raiulun

    • calendar_month Sen, 24 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 1Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) kembali melanjutkan kunjungan kerja di Kabupaten Belu pada Minggu, 23 Januari 2022, yang mana sebelumnya mengunjungi Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Baca juga : https://gardaindonesia.id/2022/01/23/kunker-di-ttu-vbl-bantu-taman-doa-sasi-serah-kredit-mikro-merdeka/ Gubernur VBL dalam kunjungan ke Kabupaten Belu kali ini, meninjau lokasi perusahaan ayam petelur Lavinci Farm di Desa Tukuneno, kawasan […]

  • Hari Pelanggan Nasional, PLN Berkomitmen Menerangi Negeri

    Hari Pelanggan Nasional, PLN Berkomitmen Menerangi Negeri

    • calendar_month Sen, 5 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam melistriki seluruh masyarakat di Indonesia dengan terus meningkatkan infrastruktur kelistrikan dan terus berinovasi untuk menghadirkan layanan terbaik. Komitmen ini sebagai wujud dari tugas PLN sebagai perusahaan listrik nomor satu di Indonesia. Munief Budiman, Executive Vice President Pelayanan Pelanggan Retail PLN menjelaskan, perseroan terus mengoptimalkan layanan […]

expand_less