Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » “Kasus Hacker” Menkominfo Johnny Plate Didesak Mundur

“Kasus Hacker” Menkominfo Johnny Plate Didesak Mundur

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 12 Sep 2022
  • visibility 41
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Buntut kasus banyaknya kebocoran data yang terjadi di Indonesia oleh hacker membuat nasib Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) berada di ujung tanduk.

Sekjen Kornas – Jokowi Akhrom Saleh mengatakan ada yang tidak beres dalam Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) terkait dugaan kebocoran data yang dilakukan hacker atau peretas. Dalam beberapa waktu terakhir, hacker menyerang Indonesia dengan membocorkan data diri masyarakat yang tersebar luas di internet.

Hal itu ditanggapi Menkominfo Johnny G Plate dan jajarannya dengan pernyataan mengejutkan kepada para hacker agar tidak menyerang karena merupakan perbuatan tercela.

Menurut Akhrom, tanggapan tersebut sangat aneh mengingat hacker memang berkutat dengan peretasan.

“Soalnya aneh saja kalau seorang menteri dan dirjennya meminta hacker untuk tidak menyerang. Sebab, mereka harusnya sudah paham cara antisipasinya untuk melindungi data dari peretasan,” ujar Akhrom kepada tvonenews.com, Minggu, 11 September 2022.

Akhrom menjelaskan para peretas tidak bisa diprediksi kapan pergerakannya menyerang sesuatu. Oleh karena itu, dia mengatakan hal tersebut seharusnya menjadi perhatian serius Kominfo agar segera mengantisipasi sejak dini.

“Kalau hacker, kan, enggak bisa kita prediksi kapan dia menyerang dan mencuri data,” tambahnya.

Dengan demikian, Akhrom mengatakan pihaknya meminta Presiden Jokowi agar mengevaluasi Menkominfo Johnny G Plate dan jajarannya.

Menurut dia, jika tidak mampu melindungi data masyarakat Indonesia, Menteri Johnny G Plate bisa mundur dari jabatannya. “Kalau enggak mampu, kami tegaskan sebaiknya Menkominfo mundur secara terhormat,” imbuhnya.

Sebelumnya saat serah terima jabatan (Sertijab) pada 23 Oktober 2019, Menkominfo periode 2014—2019 Rudiantara menyerahkan ‘memori jabatan’. Memori itu berisi angka-angka capaian objektifnya dan output Kemenkominfo selama masa kepemimpinannya.

Rudiantara kepada Johnny G Plate juga sempat menyinggung soal Perlindungan Data Pribadi (PDP) yang akan menjadi pekerjaan rumah Kemenkominfo selanjutnya. “Sektor kita punya tantangan. Perlindungan data pribadi. Kominfo sudah siapkan rancangan dan sudah tanda tangan, tapi harus harmonisasi dengan undang-undang lain,” kata Rudiantara. (*)

Sumber (*/berbagai sumber)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Enam Rumah di Belu Hancur Diserang Massa, Wartawan Diancam

    Enam Rumah di Belu Hancur Diserang Massa, Wartawan Diancam

    • calendar_month Jum, 3 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Enam rumah warga di Dusun Kimbana, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dilempari batu hingga hancur berantakan oleh massa sesama warga Desa Bakustulama pada Kamis, 2 Januari 2020 siang. Pantauan media ini di TKP, kelompok massa dari Dusun Asora dan Dusun Kimbana A mendatangi enam […]

  • Wali Kota Palangka Raya Ajak Warganya Jadi Anggota Kopdit Pintu Air

    Wali Kota Palangka Raya Ajak Warganya Jadi Anggota Kopdit Pintu Air

    • calendar_month Ming, 20 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Palangka Raya, Garda Indonesia | “Sebagai koperasi primer nasional yang hadir sejak 1995, memiliki 55 kantor cabang di Indonesia, jumlah anggota 335.550 orang dan aset Rp.1,7 triliun tentu Kopdit Pintu Air telah menjadi satu kebanggaan kita semua. Saya minta pak Camat, Pak Lurah, pejabat Kota dan warga yang hadir di sini untuk bergabung dan mengajak […]

  • SMKN 5 Kupang Terima Indonesia Most Trusted School Award 2024

    SMKN 5 Kupang Terima Indonesia Most Trusted School Award 2024

    • calendar_month Kam, 28 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Loading

    Surabaya, Garda Indonesia | Segenap siswa-siswi, para guru, komite sekolah, para orang tua murid dan masyarakat Kota Kupang patut berbangga, pasalnya salah satu sekolah favorit di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), SMKN 5 Kupang menerima penghargaan Indonesia Most Trusted School Award 2024 kategori “The Most Favorite School in Education Quality Excellent of the […]

  • NTT Hanya Terdapat 9 Desa Mandiri

    NTT Hanya Terdapat 9 Desa Mandiri

    • calendar_month Sen, 10 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Indeks Potensi Desa (Podes) 2018 di rilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Podes 2018 dilaksanakan menjelang Sensus Penduduk 2020. Siklus Podes 3 kali setiap 10 tahun (2011, 2014, dan 2018). Tujuan Pendataan Potensi Desa(Podes) dapat diperoleh Indeks Potensi Desa (IPD) dan klasifikasi/ tipologi desa yakni Desa Mandiri, Desa Berkembang dan Desa Tertinggal. […]

  • Ketua DPR RI: “Pidato Presiden Jokowi dalam IMF-WB, Pidato Era Milenial“

    Ketua DPR RI: “Pidato Presiden Jokowi dalam IMF-WB, Pidato Era Milenial“

    • calendar_month Sab, 13 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Dua-Bali, gardaindonesia.id | Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menilai pidato Presiden Jokowi tentang kondisi perekonomian dunia pada pembukaan Rapat Pleno Pertemuan Tahunan IMF – World Bank 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center, sangatlah tepat. Terlebih, pidato disampaikan dalam bahasa millenial yang mudah dicerna. Tak heran, jika Presiden Jokowi mendapat standing ovation dan menjadi […]

  • Elon Musk, Jokowi & Nikel Indonesia : Walhi Mau Apa?

    Elon Musk, Jokowi & Nikel Indonesia : Walhi Mau Apa?

    • calendar_month Sen, 1 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Aneh sih, ujug-ujug Walhi (ini LSM lingkungan hidup) mengirim surat terbuka ke Elon Musk terkait rencana investasi industri mobil listrik di Indonesia. Ada empat poin katanya. Pertama, terkait meningkatnya kerusakan lingkungan. Kedua, lantaran banyak kriminalisasi kepada warga yang menolak tambang. Ketiga, munculnya beban tambahan perempuan akibat tambang. Dan keempat adanya pelanggaran […]

expand_less