Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Jaman Sekarang Kok Jujur?

Jaman Sekarang Kok Jujur?

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 31 Jul 2023
  • visibility 118
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Gus Raharjo

Ganjar Pranowo memang menyebalkan. Sering aku dibikin geleng-geleng kepala melihat sikapnya. Ada pejabatnya yang ketahuan korupsi langsung disikat. Sedikit saja pelayanan publik ketahuan pungli, langsung ditegur habis-habisan. Belum lagi kalau mendapati proyek pembangunan yang spesifikasinya tidak sesuai standar, bakal dikejar penyedia jasanya.

Sikap Ganjar ini tentu saja mengandung risiko. Sudah pasti juga bisa menciptakan musuh. Bukankah lebih enak kalau sama-sama menguntungkan? Dengarkan baik-baik, jabatan gubernur itu sangat menggiurkan loh, jadi incaran banyak politisi. Maka ketika kesempatan itu sudah didapat, wajar dong kalau kita memanfaatkan jabatan untuk keuntungan pribadi?

Jaman sekarang kok masih mempertahankan kejujuran. Kuno betul Ganjar ini. Apa dia mengira jabatan gubernur itu bakal selamanya sehingga enggak perlu dimanfaatkan buat urusan pribadi? Kalau aku jadi Ganjar, sudah aku manfaatkan betul posisiku ini. Sudah pasti yang pertama aku kembangkan adalah bisnis pribadiku. Aku bikin gurita bisnis yang kuat dan merajalela, tumpuk kekayaan sebanyak-banyaknya. Mau kapan lagi coba? Dan enggak lupa, kawan-kawanku juga aku permudah semua urusan bisnisnya. Itu baru gaya pejabat masa kini.

Tapi Ganjar kok enggak melakukannya. Sama sekali enggak tergiur. Jangankan untuk kepentingan bisnis kolega-koleganya, dia sendiri malah tidak punya bisnis. Bahkan yang bikin aku makin heran, Ganjar ternyata banyak nolak masuknya pabrik tambang. Mulai dari pabrik semen di Gombong, penambangan di Wonogiri, bahkan diantara mereka yang ditolak itu kawannya sendiri. Alasannya karena hasil tinjauan dan dampak lingkungan tidak memenuhi syarat.

Aku kaget saat mengetahui informasi itu di acara Kick Andy. Padahal sebagai gubernur semua itu tentu saja bisa diatur, apalagi yang mengajukan itu kawan sendiri. Kalau pro pemodal kan sudah pasti enak, ya minimal pejabat tersebut dapat komisi lah. Pundi-pundi bisa bertambah. Tapi ternyata Ganjar mau menolak dan tetap menjalankan tugasnya sesuai prosedur.

Aku juga baru tahu kalau pabrik Semen Rembang ternyata semula dibangun atas usulan para ulama dan masyarakat setempat karena banyaknya penambangan ilegal, kapur Kendeng dikeruk dan dibawa ke daerah lain. Maka mereka kemudian mengusulkan agar pabrik semen dibangun saja di Rembang. Dengan begitu warga pun bisa mendapatkan manfaatnya. Sekarang, ada enam desa yang memiliki sahamnya.

Kenapa sih yang ada di kepala Ganjar cuma kepentingan rakyat, rakyat dan rakyat? Kalau sesekali mementingkan urusan pribadi dan kelompok kan enggak masalah. Bukankah politisi biasanya memang begitu?

Bagaimana enggak heran coba. Ganjar secuil pun tidak memanfaatkan jabatannya untuk kepentingan bisnis pribadi, tapi dia malah memilih jadi merketing buat warganya.  Produk-produk UMKM milik warganya dipromosikan secara gratis dan besar-besaran. Juga diberi pendampingan sekaligus bantuan. Ada lapak Ganjar, Hetero Space tempat anak muda berkreasi, dan lain-lain. Bukan cuma itu, akses permodalan juga dipermudah.

Pantas saja kadang aku lihat ada produk UMKM yang menamai produknya dengan embel-embel nama gubernur Jateng itu. Ada Kain lurik Ganjar Pranowo misalnya, bahkan ada produk kopi yang sengaja memasang wajah Ganjar pada bungkus kemasannya.

Itulah cara Ganjar memimpin Jateng selama ini.  Amanah dan kepercayaan rakyat dipegang betul. Mana ada pemimpin yang mengaku diri sebagai pelayan kecuali Ganjar? Yang mau capek-capek turun ke masyarakat dan mendengar aspirasinya.

Pemimpin itu kan enaknya duduk berleha-leha di kursi goyang sambil berpikir bagaimana caranya melebarkan bisnis pribadi.(*)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmikan Bendungan Rotiklot, Presiden Jokowi: ‘Air Kunci Kemajuan di NTT!’

    Resmikan Bendungan Rotiklot, Presiden Jokowi: ‘Air Kunci Kemajuan di NTT!’

    • calendar_month Sen, 20 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Tiba di Bandar Udara Internasional El Tari, Kota Kupang, NTT pada Senin, 20 Mei 2019 pukul 12.00 WITA dengan pesawat kepresidenan, Presiden Jokowi berganti Pesawat TNI AU jenis CN 295 menuju Kabupaten Belu. Kunjungan kerja Presiden Jokowi kali ini dalam rangka meresmikan Bendungan Rotiklot di Desa Fatuketi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten […]

  • Film Gundala Kembali Hadir Hanya di Aplikasi Vidio

    Film Gundala Kembali Hadir Hanya di Aplikasi Vidio

    • calendar_month Sab, 18 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Setelah sukses mengguncang bioskop Indonesia pada tahun 2019 dengan meraih total 1,6 juta penonton dan menjadi film terlaris ke-6, film ‘Gundala’ akan tayang kembali untuk menghibur masyarakat Indonesia eksklusif hanya di Vidio. Vidio sebagai aplikasi streaming yang berkomitmen untuk memberikan tayangan terbaik akan memanjakan kembali para pecinta film tanah air dengan […]

  • Bulan K3 Nasional, PLN UPK Flores Edukasi Bahaya Listrik di Musim Hujan

    Bulan K3 Nasional, PLN UPK Flores Edukasi Bahaya Listrik di Musim Hujan

    • calendar_month Rab, 10 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Maumere-NTT, Garda Indonesia | Setiap tahun, Indonesia memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional pada tanggal 12 Januari sampai dengan  12 Februari. Bulan K3 Nasional Tahun 2021 kali ini mengusung tema, “Penguatan Sumber Daya Manusia Yang Unggul Dan Berbudaya K3 Pada Semua Sektor Usaha”. PLN UPK (Unit Pelaksana Pembangkitan) Flores, melakukan pembagian masker dan […]

  • Kadin Indonesia Dorong Skema UMKM Naik Kelas Secara Nasional

    Kadin Indonesia Dorong Skema UMKM Naik Kelas Secara Nasional

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sesuai data BPS dan Kementrian Koperasi & UKM, bahwa 99,99% pelaku usaha di Indonesia adalah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Dari pelaku UMKM, didominasi Usaha Mikro (98,7%) dari total UMKM, yaitu usaha dengan omzet (penjualan) di bawah Rp.300 juta per tahun. Suatu perimbangan jumlah pelaku usaha yang belum ideal dalam […]

  • PLN UIP Nusra Genjot Sektor Potensial di PLTP Ulumbu 5-6 Poco Leok

    PLN UIP Nusra Genjot Sektor Potensial di PLTP Ulumbu 5-6 Poco Leok

    • calendar_month Jum, 8 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 1Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | Pada rencana pengembangan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu 5—6 di Poco Leok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) turut memerhatikan dan memberdayakan sektor sosial budaya dan ekonomi masyarakat sekitar kawasan pembangunan. Di samping menjalankan amanat pemerintah dalam transisi energi […]

  • Buka ‘International Association Of Women Police’ Kapolri: Ruang Polwan Terbuka

    Buka ‘International Association Of Women Police’ Kapolri: Ruang Polwan Terbuka

    • calendar_month Sen, 8 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membuka The 58th International Association Of Women Police ( IAWP) Training Conference di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu, 7 November 2021. Indonesia menjadi Negara Asia pertama yang menjadi tuan rumah kegiatan tersebut sejak tahun 1958. Dalam sambutannya, Kapolri membahas soal kesetaraan gender yang di mana, terdapat stereotip bahwa institusi […]

expand_less