Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kemerdekaan Pers, Mahfud MD : Kekuasaan Pemerintah Residu Hak Asasi

Kemerdekaan Pers, Mahfud MD : Kekuasaan Pemerintah Residu Hak Asasi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
  • visibility 124
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD menegaskan, kemerdekaan pers di era pasca-reformasi memiliki landasan yang semakin kuat karena kekuasaan pemerintah adalah residu dari hak asasi dan demokrasi.

“Hak asasi diberikan semua, lalu pemerintah diberi sisanya, sedikit, untuk mengatur. Nah era ini menjadi tantangan baru bagi kemerdekaan pers tanah air,” ujar Menko Polhukam Mahfud MD di hadapan sekitar 30 ahli pers dari Dewan Pers dalam diskusi yang berlangsung pada Jumat, 20 Agustus 2021.

Di era sekarang lanjut Mahfud, khususnya sesudah amandemen UUD 1945, kekuasaan pemerintah hanya merupakan residu dari hak asasi. Kalau dulu sebelum reformasi, yang terjadi sebaliknya, hak asasi merupakan residu dari pemerintah. “Kalau dulu, wartawannya ditangkap, dulu ada istilah bredel, ada blackout, kemudian dilarang membeli kertas kepada pemerintah. Itu dulu. Di zaman reformasi kita ubah, mengambil semua konvensi PBB tentang hak asasi,” terangnya.

Konteks saat ini, imbuh Mahfud, terhadap peran pers sebagai lembaga yang melakukan kontrol sosial, pemerintah sangat mengharapkan pers tetap melakukan tugas itu dengan baik. “Karena itu, pers adalah mitra strategis pemerintah. Masukan, saran, dan kritik yang disampaikan publik di media massa adalah salah satu dasar pemerintah dalam pembuatan kebijakan” tegasnya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini kemudian menyoroti beberapa tantangan bagi pers saat ini antara lain perkembangan teknologi menjadi tantangan utama bagi pers, sehingga pers harus terus melakukan konvergensi untuk dapat bertahan hidup.

Mahfud Md juga berharap agar kualitas dan kompetensi para jurnalis dan pengelola media terus ditingkatkan. “Dengan kualitas teknis dan etik yang baik, pers kita bisa menghindari terjadinya kesalahan kutip, judul yang tidak sesuai dengan isi berita, data tidak akurat, nara sumber yang tidak kredibel, atau mencampurkan fakta dengan opini” pungkasnya. (*)

Sumber dan foto (*/tim)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Patronasi Pembangunan Nasional, IMO-Indonesia Terus Jalin Komunikasi

    Patronasi Pembangunan Nasional, IMO-Indonesia Terus Jalin Komunikasi

    • calendar_month Rab, 19 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ikatan Media Online (IMO) Indonesia terus membangun komunikasi dan sinergitas dengan lembaga pemerintah maupun non lembaga pemerintah. Meski berusia 2 (dua) tahun sejak dideklarasikan, organisasi perusahaan pers yang dimotori Ketua Umum Yakup Ismail ini mampu menunjukkan eksistensi dan terus mengembangkan diri. Terhitung sejak dideklarasikan hingga saat ini tercatat ratusan perusahaan pers/media […]

  • Menarik!, Model Muslimah Warnai TCP Fashion Fest 2019

    Menarik!, Model Muslimah Warnai TCP Fashion Fest 2019

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menarik dari perhelatan Pemilihan Puteri Tenun NTT dan TCP Fashion Fest 2019 yang dihelat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan berkolaborasi dengan Dekranasda NTT; Sebanyak 12 model muslimah mewarnai peragaan busana Tenun Padupadan dengan konsep kimono cardigan rancangan Erwin Yuan. Model Muslimah NTT merupakan model binaan Erwin Yuan, perancang tenun padupadan […]

  • 78 Tahun PLN Hadir Listriki Indonesia, Rasio Elektrifikasi Capai 99,74%

    78 Tahun PLN Hadir Listriki Indonesia, Rasio Elektrifikasi Capai 99,74%

    • calendar_month Sen, 30 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Hari Listrik Nasional (HLN) ke-78 diperingati pada 27 Oktober 2023, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menerangi negeri. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan upaya terbaik PLN dan sinergi dengan pemerintah hingga triwulan III tahun 2023, rasio elektrifikasi nasional mencapai 99,74%. ”Sebagai badan usaha milik negara (BUMN) yang diberi mandat […]

  • Presiden Ajak Masyarakat Panjat Doa bagi 53 Awak Kapal KRI Nanggala 402

    Presiden Ajak Masyarakat Panjat Doa bagi 53 Awak Kapal KRI Nanggala 402

    • calendar_month Ming, 25 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo telah menerima laporan terkini dari Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) terkait upaya pencarian dan penyelamatan kapal selam KRI Nanggala 402. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/04/24/kapal-selam-kri-nanggala-402-dinyatakan-tenggelam/ Pada Sabtu, 24 April 2021, TNI Angkatan Laut telah menaikkan status KRI Nanggala 402 dari sebelumnya hilang kontak (submissed) menjadi […]

  • Prabowo Resmikan 37 Proyek Strategis Listrik Terbesar di Dunia

    Prabowo Resmikan 37 Proyek Strategis Listrik Terbesar di Dunia

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Dari 26 pembangkit listrik yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto, 89 persennya bersumber dari pemanfaatan potensi energi bersih. Prabowo optimistis Indonesia tidak hanya akan menjadi negara mandiri, tetapi juga menjadi salah satu pemain utama dalam transformasi energi global.   Sumedang | Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto meresmikan 37 proyek ketenagalistrikan mulai dari pembangkit, jaringan transmisi […]

  • Pakar Gugus Tugas: Perlu Waspada Jika Miliki Satu Gejala Covid-19

    Pakar Gugus Tugas: Perlu Waspada Jika Miliki Satu Gejala Covid-19

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Prof. drh.Wiku Adisasmito, MSc.Ph.D. mengingatkan bahwa seseorang tidak perlu memiliki semua gejala Covid-19 untuk dapat dinyatakan telah terinfeksi, maka jika memiliki satu gejala perlu waspada. “Dalam keadaan pandemi, kita harus lebih waspada. Karena beberapa gejala yang kita miliki bisa mengarah ke situ. Tidak harus seluruhnya,” […]

expand_less