Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Kenapa Imlek Hujan Deras

Kenapa Imlek Hujan Deras

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 29 Jan 2025
  • visibility 177
  • comment 0 komentar

Loading

Tahun Baru China atau Imlek selalu tiba selama rentang tanggal 21 Januari—20 Februari. Pada periode tersebut bertepatan dengan puncak musim hujan di Indonesia. Maka, tidak mengherankan jika hujan sering tiba saat Imlek.

Selain itu, curah hujan tinggi saat perayaan Imlek di Indonesia pun dipengaruhi oleh monsun Asia. Monsun ini mencapai puncaknya pada Januari—Februari, bertepatan dengan perayaan Imlek. Saat monsun aktif, udara lembap dari samudra bergerak ke daratan, menyebabkan peningkatan curah hujan di berbagai wilayah. Hal inilah yang membuat perayaan Imlek sering kali berlangsung di tengah hujan.

Pertanda hujan atau tak hujan saat Imlek

Jika saat Imlek tidak turun hujan, maka itu pertanda ketidakberuntungan. Namun, masyarakat China tidak kemudian serta merta menganggap Tuhan tak merestui. Sebab, Imlek akan tetap membawa kebahagiaan dan kemeriahan.

Pada tradisi China, hujan saat Imlek adalah pertanda berkah selama tahun mendatang. Namun, beda tingkat derasnya hujan, beda pula makna yang dibawa.

Suasana Imlek di klenteng. Foto: pixal

Dikutip dari laman resmi LPM Progress Universitas Indraprasta PGRI (Unindra), berikut pertanda hujan atau tak hujan saat Imlek:

Hujan gerimis: keberuntungan yang datang sedikit. Namun, bila gerimis dalam waktu lama, maka pertanda keberuntungan sepanjang tahun.

Hujan deras: berarti akan ada keberuntungan melimpah ruah.

Hujan badai: hujan yang terlampau deras, apalagi jika diiringi angin besar atau badai, adalah pertanda kurang baik. Pasalnya, hujan ini bisa mengakibatkan bencana.

Kenapa Imlek zelalu jatuh pada periode 21 Januari–20 Februari?

Dirangkum dari How Stuff Works, kalender tradisional China yang menggunakan sistem lunisolar digunakan untuk menentukan waktu Imlek. Lunisolar berarti kalender ini menggunakan hitungan peredaran Matahari dan Bulan secara bersamaan.

Menurut penjelasan dari laman Chinese Language Institute (CLI), dalam penanggalan, satu tahun berdasarkan peredaran Bulan hanya terdiri dari 354 hari. Sementara itu, jika mengacu pada peredaran Matahari, jumlah harinya adalah 365. Untuk mengatasi selisih waktu ini, kalender tradisional China menambahkan satu bulan ekstra setiap tiga tahun sekali sehingga dalam satu tahun terdapat 13 bulan.

Bulan pertama dalam kalender ini dinamakan 正月 (zhēng yuè), sedangkan bulan terakhir disebut 腊月 (là yuè). Guna menjaga keselarasan antara siklus Bulan dan Matahari, sebuah bulan kabisat yang dikenal sebagai 闰月 (rùn yuè) dimasukkan dalam kalender China. Penambahan bulan ini bertujuan agar perhitungan tetap sesuai dengan musim dan pergerakan Matahari.

Penentuan tanggal Tahun Baru Imlek menggunakan perhitungan khusus, yaitu berdasarkan bulan baru yang jatuh paling dekat dengan pertengahan antara titik balik Matahari musim dingin (winter solstice) dan ekuinoks musim semi (spring equinox). Oleh sebab itu, Tahun Baru Imlek selalu jatuh antara tanggal 21 Januari hingga 20 Februari.(*)

Sumber (*/detik/ragam)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SEMARAK! Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Bahasa Rote

    SEMARAK! Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Bahasa Rote

    • calendar_month Sab, 30 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Rote, Garda Indonesia | Pada Selasa—Rabu, 26—27 September 2023, bertempat di Lapangan Paulina Haning-Bullu, Desa Holoama, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dilhelat Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Bahasa Rote Tahun 2023. Kegiatan ini kedua kali secara berturut-turut terlaksana berkat kerja sama Pemkab Rote Ndao dan Kantor Bahasa Provinsi NTT. FTBI […]

  • Waspada Cuaca Ekstrem di Wilayah Indonesia pada 10—17 Mei 2021

    Waspada Cuaca Ekstrem di Wilayah Indonesia pada 10—17 Mei 2021

    • calendar_month Sen, 10 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Hasil analisis dinamika atmosfer-laut BMKG, menunjukkan bahwa terdapat aktivitas fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) di wilayah Indonesia yang diamati bersamaan dengan aktifnya fenomena Gelombang Ekuatorial lainnya seperti Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial. Saat ini juga terpantau pola sirkulasi siklonik di wilayah Indonesia, yaitu di Laut Sulu dan Papua Barat yang dapat membentuk […]

  • Rampung di 2023, Sandiaga Uno Tinjau Progres ‘Bali Maritime Tourism Hub’

    Rampung di 2023, Sandiaga Uno Tinjau Progres ‘Bali Maritime Tourism Hub’

    • calendar_month Sab, 13 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, Garda Indonesia | Pada hari terakhir minggu kedua, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, berkantor di Bali guna melakukan peninjauan proyek pembangunan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) di Kawasan Pelabuhan Benoa, pada Sabtu, 13 Februari 2021. Bali Maritime Tourism Hub merupakan salah satu proyek strategis yang sedang […]

  • Perubahan Keempat RUU MK dari Panja DPR diterima Pemerintah

    Perubahan Keempat RUU MK dari Panja DPR diterima Pemerintah

    • calendar_month Sen, 13 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa pemerintah menerima hasil pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi (RUU MK) di tingkat Panitia Kerja (Panja). “Atas nama Pemerintah, kami menerima hasil pembahasan RUU di tingkat panitia kerja (Panja), yang […]

  • Cerita Betrand Peto Larang Ruben Onsu ke Rumah di Manggarai NTT

    Cerita Betrand Peto Larang Ruben Onsu ke Rumah di Manggarai NTT

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Loading

    Betrand Peto semakin terkenal sebagai model, penyanyi dan juga anak asuh pasangan artis Ruben Onsu dan Sarwendah. Betrand kerap terlihat berada dekat dengan keluarga Ruben, seperti pada perilisan album Sarwendah di Taman Kajoe, Ampera Raya, Jakarta Selatan. Kini, Betrand pun langsung menjadi target yang diserbu wartawan. Simak beberapa cerita Betrand : Pertama, Betrand ingin sekolah […]

  • “Lukisan Anak & Nama Bayi” Saat Menteri Bintang di Lokasi Pengungsi Mamuju

    “Lukisan Anak & Nama Bayi” Saat Menteri Bintang di Lokasi Pengungsi Mamuju

    • calendar_month Jum, 29 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Mamuju-Sulbar, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Bintang Puspayoga, meninjau lokasi dampak bencana alam gempa bumi di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat pada Kamis, 28 Januari 2021. Bersama Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Menko PMK), Muhadjir Effendy dan Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini, kunjungan Menteri Bintang Puspayoga guna […]

expand_less