Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kepung Istana, Mahasiswa Minta Kasus Burung Walet Novel Baswedan Dibereskan

Kepung Istana, Mahasiswa Minta Kasus Burung Walet Novel Baswedan Dibereskan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 10 Jul 2020
  • visibility 127
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Koordinator Lapangan Aksi Ikatan Mahasiswa Republik Indonesia (IMRI), Harjono menyebutkan bahwa Novel Baswedan harus bersedia melanjutkan persidangannya dalam kasus sarang burung walet yang telah melalui proses praperadilan.

Baca juga: http://gardaindonesia.id/2020/06/24/tuntut-keadilan-korban-penganiayaan-novel-baswedan-inap-di-kejagung/

“IMRI meminta agar kasus sarang burung walet dilanjutkan hingga tuntas agar tidak ada lagi polemik di masyarakat,” ujar Jono dalam orasinya di depan Istana Negara, pada Kamis, 9 Juli 2020.

IMRI melakukan aksinya bersama dengan para korban penganiayaan yang dilakukan oleh Novel Baswedan saat masih menjadi Kasat Reskrim Polres Bengkulu tahun 2004. “Kami temani para korban yaitu Irwansyah Siregar (Bengkulu), Dedi Muryadi (Bengkulu), Dony Yefrizal Siregar (Medan) dan M. Rusli Alimsyah (Riau) yang meminta keadilan di hadapan Presiden Jokowi,” ucap Jono.

IMRI dengan ragam tuntutan terhadap penyelesaian kasus Novel Baswedan

Di kesempatan yang sama, Hayum Mahasiswa Universitas Bung Karno mengatakan bahwa Novel Baswedan lebih terkenal dari Maria Ozawa, dan masyarakat Indonesia menganggap dirinya sebai malaikat yang bersih. “Opini yang dibangun ke masyarakat kalau Novel itu seperti malaikat yang bersih dan lebih terkenal dari Maria Ozawa, padahal penyidik KPK itu menyisakan kasus penganiayaan yang menyanderanya,” urai Hayum.

Aksi Ikatan Mahasiswa Republik Indonesia (IMRI) terdiri dari gabungan mahasiswa Jakarta, Bekasi, Tangerang dan Ciputat yang memberikan empati kepada para korban penganiayaan dan penembakan yang dilakukan oleh Novel Baswedan.

Irwansyah Siregar berharap Presiden RI Joko Widodo melihat apa yang dilakukan oleh para korban penganiayaan dan penembakan oleh Novel Baswedan itu mendapat kejelasan untuk kelanjutan persidangan.

“Kami juga harapkan keadilan yang sama seperti Novel minta keadilan hukuman atas pelaku penyiraman terhadap dirinya. Kami yakin pak Presiden ingin hukum berlaku tegak di Indonesia, kami hanya minta lanjutkan persidangan kasus burung walet,” tegas Irwan.(*)

Penulis (*/fikrihaldi)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘HIGH TRUST’ RUPS LB Bank NTT Pertahankan Direksi & Komisaris

    ‘HIGH TRUST’ RUPS LB Bank NTT Pertahankan Direksi & Komisaris

    • calendar_month Sen, 27 Nov 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS LB) Bank NTT pada Senin pagi, 27 November 2023 di aula Fernandes Kantor Gubernur NTT dipimpin oleh pemegang saham prioritas (PSP), Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Kalake dan dihadiri oleh wali kota/bupati. Usai perhelatan RUPS Luar Biasa Bank NTT akhir tahun 2023, Komisaris Utama Juvenile […]

  • Ketua APEKSI Ajak Wali Kota se-Indonesia Sosialisasikan RUU Cipta Kerja

    Ketua APEKSI Ajak Wali Kota se-Indonesia Sosialisasikan RUU Cipta Kerja

    • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) pastikan bakal berperan aktif untuk melakukan komunikasi terhadap masyarakat terkait dengan RUU Cipta Kerja. Belakangan RUU ini ditolak oleh seluruh karyawan swasta karena diduga akan membuat sentralisasi. Ketua Apeksi, sekaligus Wali Kota Tangerang Selatan , Airin Rachmi Diany menjelaskan bahwa kekawatiran masyarakat yang saat ini […]

  • Pemerintah Jepang dan PATRIA Dukung Wisata Hijau Indonesia

    Pemerintah Jepang dan PATRIA Dukung Wisata Hijau Indonesia

    • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pandemi Covid-19 lebih-kurang 2 (dua) tahun, berdampak pada menurunnya pendapatan masyarakat, khususnya yang bergerak dalam bisnis pariwisata. Melandainya pandemi, menghidupkan gairah masyarakat global untuk kembali berwisata di seluruh Indonesia. Tak heran pariwisata menjadi salah satu primadona pemulihan ekonomi negara. Melihat krisis ekologi global, Perkumpulan Alumni Margasiswa Republik Indonesia (PATRIA) memandang perlu […]

  • Menteri Bintang Puspayoga : Hari Ibu Bukanlah Sekadar ‘Mothers Day’

    Menteri Bintang Puspayoga : Hari Ibu Bukanlah Sekadar ‘Mothers Day’

    • calendar_month Ming, 22 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Semarang, Garda Indonesia | “Hari Ibu bukanlah ‘mothers day’ karena makna Hari Ibu lebih pada memberikan ruang gerak dan dorongan semangat terhadap perempuan untuk terus berjuang, mengeksplorasi diri, dan menginspirasi sesama,” ungkap Menteri PPPA, Bintang Puspayoga pada Konferensi Pers Peringatan Hari Ibu Ke-91 pada Sabtu, 21 Desember 2019 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Sesuai dengan […]

  • Densus 88 Tangkap 13 Pelaku Terorisme di Riau

    Densus 88 Tangkap 13 Pelaku Terorisme di Riau

    • calendar_month Ming, 18 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Polri menyampaikan bahwa jumlah pelaku tindak pidana terorisme yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri di Provinsi Riau bertambah. Total sebanyak 13 pelaku ditangkap Densus 88. “Densus 88 Antiteror Polri melakukan upaya penegakan hukum penangkapan terhadap 13 orang pelaku tindak pidana terorisme di provinsi Riau,” jelas Jubir Divhumas Polri Kombes. Pol. Ade […]

  • Jelang Pemilu 2019 Banyak Hoaks Beredar; Bamsoet: “Jangan Terlibat”

    Jelang Pemilu 2019 Banyak Hoaks Beredar; Bamsoet: “Jangan Terlibat”

    • calendar_month Kam, 24 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Banjarnegara, gardaindonesia.id | Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta segenap elemen masyarakat mencegah serta tidak terlibat dalam pembuatan dan penyebaran berita bohong (hoaks) serta ujaran kebencian. Jelang pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019, potensi penyebaran hoaks dan ujaran kebencian cenderung meningkat. “Berdasarkan data Kementerian Kominfo, jelang Pemilu 2019 berita hoax mengalami peningkatan setiap bulannya. Dari awal […]

expand_less