Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Keuangan dan Perbankan » Kinerja Baik Bank NTT Semester I 2021 di Tengah Pandemi

Kinerja Baik Bank NTT Semester I 2021 di Tengah Pandemi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 8 Jul 2021
  • visibility 69
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | PPKM Darurat bakal memberikan dampak ekonomi dan keuangan kepada lembaga keuangan dan perbankan; namun menjadi penakar kinerja manajemen Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) semester I Tahun Buku 2021, menunjukkan angka yang sangat menggembirakan.

Kondisi pandemi menjadi sebuah catatan dalam sejarah, karena seluruh sektor mengalami guncangan, terlebih sektor ekonomi. Bisa disimpulkan, walau di tengah hantaman pandemi Covid-19 yang luar biasa dampaknya bagi industri perbankan, namun kinerja Bank NTT masih bertumbuh secara positif.

Demikian penekanan Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho didampingi oleh Direktur Pemasaran Dana Kredit, Paulus Stefen Messakh dan Direktur Kepatuhan, Hilarius Minggu dalam sesi jumpa media (dengan penerapan protokol kesehatan ketat, semua peserta wajib negatif Covid-19, red) pada Rabu sore, 7 Juli 2021 di lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT.

“Perkembangan Rasio Keuangan Bank NTT pada posisi Juni 2021 yaitu CAR (Capital Adequancy Ratio) 21,85%, BOPO (Biaya Operasional Pendapatan Operasional) menurun 81,99% jika dibandingkan dengan Juni 2020 yaitu 84,74% , LDR (Loan Deposito Ratio) 82,19%. Selain itu, indikator lainnya yang berpengaruh yaitu NIM (Net Interst Margin) 6,50%, ROA (Return On Asset) 2,40%, ROE (Return On Equity) 9,96%,” beber Alex Riwu Kaho.

Menjadi catatan paling penting dan terus dikoreksi, tekan Alex adalah kredit bermasalah Non Performing Loan (NPL). Namun, terkait dengan rasio kredit bermasalah ternyata ada catatan yang sangat menggembirakan. Untuk diketahui, bahwa NPL pada Bank NTT menurun tajam pada posisi Juni 2021 yaitu 2,58 persen dibandingkan dengan posisi Juni 2020 yaitu 4,11 persen.

“Sekali lagi, ini prestasi besar dalam sejarah karena ketika estafet kepemimpinan diterima dari sebelumnya, NPL Bank NTT hampir menyentuh 5 persen. Namun, dalam 3 bulan turun ke 3,48 persen dan hingga akhir semester I atau posisi Juni 2021, NPL turun menjadi 2,58 persen,” tegas Dirut Bank NTT, Alex Riwu Kaho.

Direktur Utama Bank NTT, Alex Riwu Kaho (tengah) didampingi Direktur Kepatuhan, Hilarius Minggu (kanan) dan Direktur Pemasaran Dana, Paulus Stefen Messakh (kiri)

Sementara itu, beber Alex, akibat dari penataan secara menyeluruh baik manajemen di kantor cabang dan kantor pusat, maka laba tercatat hingga akhir Juni 2021, mencapai Rp.190 Miliar. “Tentu ini adalah pencapaian yang sangat luar biasa karena di sisi lain ada pandemi yang mempengaruhi kinerja perbankan secara keseluruhan, namun ada catatan menggembirakan di Bank NTT,” urai Alex.

Pertumbuhan kredit pun menunjukkan angka yang luar biasa. Dalam setengah tahun, Bank NTT berhasil mencapai ekspansi Rp.1 Triliun. Padahal sebenarnya situasi sangat sulit untuk penyerapan kredit.

Aset juga mengalami pertumbuhan yakni 4,41 % (yoy), Rp.14,7 Triliun menjadi Rp.17,1 Triliun pada akhir Juni 2021. Peningkatan aset ini bersumber dari peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK), kredit dan aset lainnya. Dana Pihak Ketiga bertumbuh 5,55% (yoy) Rp.12,7 Triliun menjadi Rp.13,4 Triliun di akhir Juni 2021. Tabungan dan deposito pun tumbuh 4,29% dan 24,40% sedangkan giro 15,42% akibat menurunnya Giro Pemerintah Daerah untuk penanganan Covid-19.

Penghimpunan dana pun, tandas Alex Riwu Kaho, memiliki catatan yang sangat siginifikan. Manajemen Bank NTT mampu menghimpun dana sebesar Rp.13 Triliun. Ini tercapai karena Bank NTT memiliki pemegang saham yang hebat dan luar biasa dalam hal komitmen dan kemajuan Bank  NTT.

“Karena itu manajemen berterima kasih kepada pemegang saham atas komitmen yang tinggi untuk membesarkan Bank NTT sehingga mampu mencatatkan angka-angka spektakuler dalam semester I Tahun Buku 2021,” pungkas Alex Riwu Kaho seraya menyampaikan kiranya saran, teguran dan nasehat terus diberikan kepada manajemen sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kinerja ke depan. Juga, semoga dengan kontribusi ini berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Penulis, editor dan foto (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manajemen RSUD Gabriel Manek Sesalkan Sikap Arogansi PMKRI Belu

    Manajemen RSUD Gabriel Manek Sesalkan Sikap Arogansi PMKRI Belu

    • calendar_month Ming, 25 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | “Kami, rumah sakit siap menerima keluhan apa pun dari pelanggan yang menerima pelayanan. Tapi, kita harus datang dengan sopan, baik – baik, tidak usah nada tinggi untuk menyelesaikan persoalan. Apalagi, ini ‘kan bawa nama organisasi (PMKRI,red.), alangkah baiknya bersurat,” ungkap Direktris Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr Gabriel Manek, SVD Atambua, […]

  • Kementan & Pemda Bali Berkomitmen Kendalikan Kasus Kematian Babi

    Kementan & Pemda Bali Berkomitmen Kendalikan Kasus Kematian Babi

    • calendar_month Sab, 15 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, Garda Indonesia | Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) menyampaikan kesiapan dan komitmennya untuk terus membantu dalam mengendalikan penyakit pada babi yang dalam 1 (satu) bulan terakhir ini menjangkiti beberapa wilayah di Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan I Ketut Diarmita, Dirjen PKH pada saat menemui Gubernur Bali, I Wayan […]

  • Pers Menguatkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital

    Pers Menguatkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital

    • calendar_month Sab, 9 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Dalam kesempatan perayaan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2019 yang dirayakan di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu, 09 Pebruari 2019, Pers Indonesia sangat cukup dibutuhkan untuk berperan aktif menguatkan kerakyatan berbasis digital. Dalam kesempatan penyelenggaraan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2019 ini, organisasi perusahaan pers nasional Ikatan Media Online (IMO) Indonesia salah satu […]

  • Konsumsi Obat Legal, Dua Warga Atambua Ditahan Unit Narkoba Polres Belu

    Konsumsi Obat Legal, Dua Warga Atambua Ditahan Unit Narkoba Polres Belu

    • calendar_month Ming, 15 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Dua warga Kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Barat, Syaiful (asal Batam- Kepulauan Riau) dan Feridian (asal Bima- NTB) ditahan oleh Unit Narkoba Polres Belu tanpa Surat Perintah Penahanan (SPH) pada Kamis, 12 Desember 2019. Hal ini disampaikan Kuasa Hukum Ferdinandus Tahu Maktaen kepada wartawan di Atambua, pada Sabtu 14 Desember 2019. Menurut […]

  • Gugat KPU Belu, DPW PSI NTT Apresiasi Hak Konstitusional Paket SAHABAT

    Gugat KPU Belu, DPW PSI NTT Apresiasi Hak Konstitusional Paket SAHABAT

    • calendar_month Ming, 20 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Wakil Ketua Kanisius To, menyampaikan apresiasi kepada paket SAHABAT yang kini sedang menempuh jalur hukum dengan menggugat KPU Belu ke Mahkamah Konstitusi (MK). “Kita harus menghargai, karena itulah hak konstitusional paket SAHABAT,” tandas Kanis To ketika dihubungi Garda […]

  • KPK Tangkap Menteri Eddy, Mahfud MD : Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

    KPK Tangkap Menteri Eddy, Mahfud MD : Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

    • calendar_month Rab, 25 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Terkait informasi penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Eddy Prabowo, pemerintah melalui Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan menghargai apa yang dilakukan oleh KPK sebagai sebuah proses hukum. Menurut Mahfud, pemerintah tidak akan mengintervensi dan menyerahkan proses sesuai dengan hukum yang berlaku. “Sampai sekarang pemerintah belum tahu pasti tindak pidana apa yang dilakukan […]

expand_less