Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Kisah SPK Hadir Kampanye di Kupang Meski Terjebak Abu Vulkanik Lewotobi

Kisah SPK Hadir Kampanye di Kupang Meski Terjebak Abu Vulkanik Lewotobi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 14 Nov 2024
  • visibility 159
  • comment 0 komentar

Loading

Pada kondisi kritis Simon Petrus Kamlasi (SPK) tak bisa hadir saat kampanye akbar, panitia telah menyiapkan rencana cadangan atau plan B. SPK bisa hadir secara virtual lewat 3 (tiga) layar besar di panggung kampanye karena kondisi yang memang tidak memungkinkan.

 

Kupang | Puluhan ribu massa yang memadati lapangan Sitarda Kupang pada Rabu, 13 November 2024 sejak pukul 15:00—23:00 Wita untuk mengikuti kampanye akbar SIAGA (Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu) tak mengira SPK, panggilan akrab Simon Petrus Kamlasi dapat hadir menyapa massa yang membludak hingga ke ruas jalan dan menyebabkan kemacetan sepanjang Jalan Timor Raya. Pasalnya, sudah 3 (tiga) hari SPK di daratan Sumba dan tidak bisa terbang ke Kupang lantaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Lewotobi menyebar hingga Pulau Sumba.

Sementara, pasangan SPK, calon wakil gubernur, Adrianus Garu memastikan diri tidak bisa hadiri kampanye akbar karena semua bandara di daratan Flores ditutup. Adrianus Garu menyapa puluhan ribu massa simpatisan SIAGA lewat video call pada ketiga layar lebar dari J & D Production. Sapaan dan arahan Andre Garu disambut tepuk tangan meriah.

Waktu sudah menunjukkan pukul 17:20 Wita dan SPK belum juga tiba di panggung kampanye. Rupanya, dalam kondisi yang tidak memungkinkan itu, Simon Petrus Kamlasi tak menyerah. Dia adalah jenderal bintang satu juga punya koneksi. Hanya saja dia tak pernah pamer seperti orang lain.

Purnawirawan jenderal bintang satu ini bisa terbang ke Kupang dalam kondisi sulit dan mendapatkan izin terbang luar biasa. Dia ingin membuktikan bahwa dia juga bukan calon gubernur kaleng-kaleng.

“Dalam kondisi yang sulit saya tidak mau menyerah pada keadaan. Saya tahu ada banyak orang yang menanti saya di sini. Saya sampai terlambat tiba di Kupang karena memang semua bandara di Pulau Sumba ditutup. Ini butuh dukungan orang besar untuk saya bisa sampai di Kupang dan kalau saya ada di hadapan bapak-ibu itu karena saya juga punya koneksi tapi saya tidak mau pamer saja seperti orang lain,” ungkap SPK kepada massa simpatisan.

SPK pun menegaskan dirinya pun dapat menelepon petinggi negeri ini dan memviralkan di media sosial, namun tak dilakukannya. “Saya mau bilang, SPK juga bisa telepon siapa saja, tapi tidak mau sombong untuk pamer,” ujarnya disambut riuh simpatisan yang memadati lapangan Sitarda Kupang.

Suami dari Ester Siregar ini juga menjelaskan, sebelum dirinya menggunakan jalur koneksi yang dimilikinya. SPK telah bolak-balik Waingapu – Tambolaka untuk bisa terbang ke Kupang. Tapi upaya normal itu tidak membuahkan hasil karena kondisi alam yang memaksakan otoritas bandara untuk tidak mengizinkan penerbangan dari Pulau Sumba ke Kupang.

“Saya telah berupaya secara normal tapi memang kondisi tidak mengizinkan dan harus ada upaya luar biasa untuk mendapatkan izin terbang. Itu artinya saya juga memiliki dukungan untuk membangun NTT. Jangan menyerah dengan kesulitan. Saya mau bilang, tampaklah lemah di saat kita kuat dan kuatlah di saat kita lemah. Tuhan tidak tutup mata untuk tujuan yang mulia,” ujar SPK.

Dia juga menyampaikan bahwa dukungan masyarakat di Pulau Sumba sangat luar biasa untuk SIAGA. Semangat itu menyebar ke pelosok-pelosok sehingga arus dukungan merata di semua wilayah untuk SIAGA. Waktu pencoblosan sudah tinggal menghitung hari.

Simon Petrus Kamlasi mengajak semua orang untuk menggunakan hak politiknya secara baik tanpa tergoda dengan politik uang yang nikmatnya cuma sesaat saja. Dia yakin, jika rakyat bersatu, maka NTT akan berubah di bawah kepemimpinan SIAGA.

“Waktu kampanye di lapangan Galatama, Sumba Barat Daya ada puluhan ribu massa yang hadir dan mereka begitu bersemangat mendukung SIAGA untuk memimpin NTT. Sore ini di lapangan Sitarda Kupang, saya kembali melihat massa yang jauh lebih banyak. Ini tanda bahwa rakyat ingin perubahan, karena itu saya ajak kita bersatu padu menyambut kemenangan untuk kita bersama-sama membangun NTT yang kita cinta ini,” ujarnya.

Simon Petrus Kamlasi juga menyampaikan bahwa kampanye akbar di Kota Kupang juga digunakan sebagai konser amal untuk korban erupsi Gunung Lewotobi. Untuk itu, sebelum menyampaikan orasi politiknya, Simon Petrus Kamlasi mengajak puluhan ribu massa untuk mengheningkan cipta yang dipimpin langsung dirinya dari atas panggung.

Selepas itu, SPK mengajak para tokoh agama untuk naik ke atas panggung untuk berdoa bersama untuk korban erupsi Lewotobi. Dia juga meminta kepada para tokoh agama untuk mendoakan SIAGA dalam pergumulannya di Pilgub NTT.

Simon Petrus Kamlasi mengatakan, dia telah sampai ke tempat pengungsian dan telah melihat secara langsung penderitaan mereka. Saat ini kata SPK, erupsi Gunung Lewotobi masih terus berlangsung dan telah menimbulkan banyak orang yang harus meninggalkan tempat tinggalnya. Untuk itu, para korban masih membutuhkan banyak bantuan dan SIAGA tidak mau berdiam diri dan berupaya dengan berbagai cara untuk dapat meringankan beban korban erupsi Lewotobi.

“Jika kita di sini hadir untuk mendengar apa yang akan dilakukan SIAGA saat memimpin NTT, maka kita jangan lupa bahwa ada banyak saudara kita yang saat ini telah meninggalkan rumah mereka yang hancur akibat Lewotobi meletus. Kita telah mendoakan mereka dan mari kita memberi dari kekurangan kita untuk bisa meringankan penderitaan mereka,” pungkas SPK. (*)

Sumber (*/tim media SIAGA)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sengketa Pilkades di Rote Ndao, 4 Desa Hitung Ulang & 2 Desa Pilih Ulang

    Sengketa Pilkades di Rote Ndao, 4 Desa Hitung Ulang & 2 Desa Pilih Ulang

    • calendar_month Sab, 30 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao, Garda Indonesia | Perhelatan pemilihan kepala desa (Pilkades) Kabupaten Rote Ndao, di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah dilaksanakan pada tanggal 19 Desember 2020, dari 69 desa yang melakukan pemilihan, 28 desa terdapat sengketa sehingga perlu diselesaikan agar tak terjadi gesekan antar-sesama warga. Demi menyelesaikan sengketa Pilkades 2020 Rote Ndao di 28 desa […]

  • Kacamata Daniel Tagudedo Terhadap Bank NTT

    Kacamata Daniel Tagudedo Terhadap Bank NTT

    • calendar_month Sab, 11 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,  Garda Indonesia | Direksi Bank NTT yang bertugas saat ini adalah kader-kader yang dipersiapkan sejak akan berakhirnya masa jabatan direksi pada kisaran masa bakti tahun2013—2017. Ada 29 orang yang kami kirimkan ke berbagai pendidikan manajemen dan terakhir ke “Rumah Perubahan Prof Renald Kasali”. Demikian diungkapkan Daniel Tagudedo, Direktur Utama Bank NTT periode 2009—2016 kepada […]

  • Badan Narkotika Nasional Bakar 69 Ton Ganja di Aceh Utara

    Badan Narkotika Nasional Bakar 69 Ton Ganja di Aceh Utara

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Loading

    Sebanyak 151 personel gabungan dari berbagai institusi terlibat dalam operasi pemusnahan ini. Proses pembakaran dilakukan langsung di lokasi untuk memastikan seluruh tanaman ganja tidak disalahgunakan.   Aceh Utara | Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia memusnahkan ladang ganja seluas 6,5 hektare di Gampong Teupin Reusep, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, pada Kamis, 6 November 2025. Penemuan […]

  • IMO-Indonesia Kolaborasi FTBM Bangun Literasi Nusa Tenggara Timur

    IMO-Indonesia Kolaborasi FTBM Bangun Literasi Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Loading

    Langkah besar dan ambisius ini disikapi dalam pertemuan Ketua Umum IMO-Indonesia, Yakub Ismail dan Ketua FTBM Provinsi NTT, Polikarpus Do pada Rabu petang, 10 September 2025 di Jakarta.   Jakarta | Komitmen Ikatan Media Online (IMO)-Indonesia untuk berkontribusi bagi kemajuan literasi diejawantahkan dalam langkah kolaborasi dengan Forum Taman Baca Masyarakat Nusa Tenggara Timur (FTBM NTT). […]

  • Jika Terbukti WNA, Status WNI Orient Riwu Kore Bakal Dicabut

    Jika Terbukti WNA, Status WNI Orient Riwu Kore Bakal Dicabut

    • calendar_month Jum, 5 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sesuai dengan Undang-undang No 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia, Bab IV Kehilangan Kewarganegaraan Republik Indonesia pasal 23 menyebutkan bahwa Warga Negara Indonesia kehilangan kewarganegaraannya jika yang bersangkutan: a) memperoleh kewarganegaraan lain atas kemauannya sendiri; b) tidak menolak atau tidak melepaskan kewarganegaraan lain, sedangkan orang yang bersangkutan mendapat kesempatan untuk […]

  • Hingga Mei 2020, PLN UP2K Flores Melistriki 33 Desa, Total 1.523 Desa

    Hingga Mei 2020, PLN UP2K Flores Melistriki 33 Desa, Total 1.523 Desa

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Flores-NTT, Garda Indonesia | Di tengah pandemi Covid-19, PLN sebagai penyedia jasa kelistrikan tetap bekerja dan mengabdi membawa terang kepada seluruh masyarakat sampai ke pelosok. Pandemi menyebabkan seluruh akses transportasi baik laut, udara maupun darat terganggu juga sempat mengakibatkan terkendalanya mobilisasi material dan tenaga kerja untuk pembangunan jaringan listrik pedesaan. Begitu juga dengan rekan-rekan pejuang […]

expand_less