Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » Klinik King Care Hadir Melayani Warga Jakarta

Klinik King Care Hadir Melayani Warga Jakarta

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 7 Nov 2022
  • visibility 183
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Anda atau keluarga dalam kondisi sakit, namun lebih merasa nyaman diperiksa dan ditangani secara langsung oleh dokter di rumah sendiri, maka Klinik King Care merupakan solusi tepat untuk Anda.

Klinik King Care memiliki tenaga dokter profesional dan andal yang memberikan pelayanan langsung di rumah pasien. Tentunya membuat Anda menjadi lebih nyaman, tidak repot keluar rumah, dan tentunya tidak membebani keluarga.

Klinik King Care juga melayani pemasangan dan observasi cairan infus langsung ke rumah pasien. Layanan ini anda dapat nikmati kapan saja, sebab dibuka selama 24 jam dan memberikan pelayanan fisioterapi langsung ke rumah pasien oleh tenaga fisioterapis berpengalaman.

Layanan Home Care dari Klinik King Care berembrio dari Kota Kupang, kemudian merambah ke Maumere, Kabupaten Sikka; lalu melayani masyarakat Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dan kini layanan yang digagas oleh dr. Eky Gonang yang  mengutamakan pelayanan dengan kasih ini pun merambah ke Jakarta.

Klinik King Care Jakarta dibuka pada 20 September 2022, terletak di Taman Palem Lestari , Blok B16 No. 19 , Cengkareng Barat, Jakarta Barat. Anda dapat menghubungi nomor kontak Whatsapp 081339214813.

Eky Gonang kepada media ini pada Jumat malam, 4 November 2022 mengungkapkan bahwa home care merupakan layanan kesehatan masa depan.

“Layanan kesehatan masa depan ya home care. Apalagi di Jakarta dengan jarak tempuh dan kemacetan, membuat layanan ini memberikan solusi untuk banyak hal. Misalnya, ada keluarga yang sakit di rumah dan sementara berada jauh dari rumah dan terjebak macet, maka tinggal menghubungi Klinik King Care,” urainya.

Pria asal Maumere ini pun menekankan bahwa ke depan, setiap pelayanan home care dari King Care akan menggunakan pemantauan berbasis digital real time menggunakan CCTV.

“Warga Jakarta dengan tingkat keraguan tinggi akan pelayanan, menjadi pilihan tepat dan layanan ini terkoneksi dengan dokter, memantau perawat apakah bekerja baik atau tidak saat melayani pasien di rumah,” tandasnya.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jefri Bale Terpilih Sebagai Rektor Undana Periode 2025—2029

    Jefri Bale Terpilih Sebagai Rektor Undana Periode 2025—2029

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • account_circle Roni Banase
    • visibility 993
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Rapat Senat Undana sukses menghelat pemilihan rektor periode 2025—2029 pada Selasa, 2 Desember 2025 di Aula Rektorat Undana, Penfui. Dari total 92 hak suara terdiri dari 61 hak suara Senat Undana dan 31 hak suara Kementerian, maka diperoleh suara masing-masing, Prof. Dr. Ir. Apris A. Adu, S.Pt., M.Kes. memperoleh 30 suara, Prof. Dr. […]

  • MoU Kemenkumham NTT dan Pemda Lembata Siapkan Perda Berkualitas

    MoU Kemenkumham NTT dan Pemda Lembata Siapkan Perda Berkualitas

    • calendar_month Jum, 10 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Penyusunan rancangan peraturan daerah (Ranperda) yang merupakan produk hukum daerah wajib memperhatikan aspek prosedural, teknis, dan substansi dan wajib dibikin secara baik. Selain itu, sesuai dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 dengan perubahan Undang-undang Nomor 15 Tahun 2019, wajib melibatkan perancang peraturan perundang-undangan, dalam hal ini Kementerian Hukum dan HAM yang […]

  • Cafe Bitauni di TTU—‘Rest Area’ Dukungan Bank NTT

    Cafe Bitauni di TTU—‘Rest Area’ Dukungan Bank NTT

    • calendar_month Rab, 23 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa, Garda Indonesia | Bagi para pelaku perjalanan yang ingin melepas penat sambil menikmati kopi hangat ditemani aneka camilan lezat serta matanya dimanjakan aneka tenunan dan produk hasil modifikasi, Cafe Bitauni layak untuk direkomendasikan. Benar, cafe yang berhadapan dengan Gua Bitauni, Desa Bitauni Kecamatan Insana, Kabupaten TTU ini dihadirkan kerja sama Bank NTT dengan pemerintah […]

  • NTT Hanya Terdapat 9 Desa Mandiri

    NTT Hanya Terdapat 9 Desa Mandiri

    • calendar_month Sen, 10 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Indeks Potensi Desa (Podes) 2018 di rilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Podes 2018 dilaksanakan menjelang Sensus Penduduk 2020. Siklus Podes 3 kali setiap 10 tahun (2011, 2014, dan 2018). Tujuan Pendataan Potensi Desa(Podes) dapat diperoleh Indeks Potensi Desa (IPD) dan klasifikasi/ tipologi desa yakni Desa Mandiri, Desa Berkembang dan Desa Tertinggal. […]

  • Wakapolda NTT & Ketua Sinode GMIT Apresiasi HUT Ke-56 Gereja Bait El Penfui

    Wakapolda NTT & Ketua Sinode GMIT Apresiasi HUT Ke-56 Gereja Bait El Penfui

    • calendar_month Sen, 15 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang-NTT, Garda Indonesia | Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-56 Gereja Bait El Kampung Baru Penfui pada Minggu, 14 April 2019 berkesan dan bermakna bagi para Jemaat, Panitia Hari Raya Gerejawi (PHRG), dan Gembala Gereja karena hadir sosok seorang Brigjen Pol Joni Asadoma, Wakapolda NTT dan Pdt Dr Merry Kolimon, Ketua Sinode GMIT. Selain itu, […]

  • Natal 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Ayo Simak Pesan Presiden Jokowi

    Natal 2020 di Tengah Pandemi Covid-19, Ayo Simak Pesan Presiden Jokowi

    • calendar_month Ming, 27 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Suasana perayaan Natal tahun 2020, dijalani dalam suasana yang berbeda karena pandemi Covid-19. Pandemi telah menyebabkan masyarakat harus membatasi kegiatan dan beradaptasi dengan kebiasaan baru, kehilangan kesempatan bertemu keluarga dan sahabat, tidak dapat beribadah sebagaimana mestinya, belajar dan bekerja dari rumah, serta mengurangi interaksi. Di tengah situasi sulit tersebut, Presiden Joko […]

expand_less