Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Komunitas BETA Pecut Anak Jakarta Cinta Budaya NTT

Komunitas BETA Pecut Anak Jakarta Cinta Budaya NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 29 Nov 2022
  • visibility 139
  • comment 3 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Pada era modernisasi dan globalisasi saat ini, kekayaan budaya bisa mulai dilupakan, oleh generasi muda. Menilik kondisi tersebut, maka salah satu komunitas berkumpulnya warga NTT yang menetap di Ibu Kota Negara menginisiasi pagelaran seni budaya guna memecut hasrat generasi muda mencintai seni dan budaya mereka sendiri.

Komunitas ini terbentuk pada 10 Juli 2022. Lahir di Jakarta, Komunitas BETA menjadi sarana penumbuhan kecintaan generasi muda akan budaya NTT, dan sebagai wadah pengembangan diri dan kreativitas generasi muda melalui jalur kebudayaan NTT.

Guna mengenalkan komunitas sebagai wadah berhimpun dan semangat mencintai dan melestarikan budaya, maka Komunitas BETA menghelat gelaran peluncuran bertajuk “Beta, Tuak, dan Sasando” pada Minggu siang, 27 November 2022 pukul 14.00—selesai di Rarampa Resto & Bar, Jakarta Barat.

Pantauan Garda Indonesia di lokasi acara, tampak berbagai ornamen khas NTT terpampang dengan apik dan menawan di berbagai sudut restoran Manado ini. Di atas meja jamuan makan, terdapat Saboak (buah dari pohon Tuak beserta daunnya), Kokis Solo (bahasa Kupang untuk Kue Cucur, red), tempat sirih pinang, dan berjejer alat musik Sasando.

Ketua Komunitas BETA, Janti Manaha dalam sesi peluncuran mengatakan bahwa wadah tempat berkumpulnya anak-anak muda keturunan NTT ini memiliki program pelestarian musik, pelatihan tari tradisional dan kreasi NTT, pameran dan promosi tenun, termasuk fashion show dan modelling dan penguasaan alat musik Sasando.

“Kami memimpikan generasi muda NTT yang kreatif, inovatif, berkarakter dan percaya diri, siap menggapai masa depan yang tetap mencintai kebudayaan Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Timur,” ujar Janti Manaha.

Remaja keturunan NTT berpose usai mementaskan fashion show tenun

Anak dan remaja keturunan NTT di Jakarta, ungkap Janti Manaha, dalam keterbatasan memiliki semangat mempelajari dan menghargai kebudayaan NTT. “Dalam kesibukan mereka sebagai pelajar, mahasiswa dan karyawan, mereka selalu menyempatkan diri untuk berlatih dalam suasana kekeluargaan dan kebersamaan dengan penuh kegembiraan dan sukacita,” ungkapnya.

Yang paling menggembirakan dan membanggakan, urai Janti Manaha, dalam waktu singkat anak-anak binaan Komunitas BETA berpartisipasi dalam beberapa acara dan meraih prestasi antara lain:

  • Juara kostum terbaik dalam Lomba Dance Indancenesia 2022;
  • Mengisi acara utama tari daerah dan kreasi dalam Parade Rakyat Merah Putih di Gelora Bung Karno (GBK);
  • Mengisi acara fashion show, tari daerah dan modern dalam acara pelestarian Bineka Tunggal Ika di Kementerian Dalam Negeri;
  • Juara tari modern favorit, juara fashion show busana adat favorit dan juara fotogenik dalam lomba Top Model Look 2022, dan
  • Juara Harapan I lomba tarian tenun dan songket Piala Menteri Dalam

Selain itu, tandas Janti Manaha, Komunitas BETA mengucapkan terima kasih kepada Julie Sutrisno Laiskodat dan tim Levico Boutigue, Lafaina Ikat, Floras Palm, Iwan dari YAPMI, dan para donatur atas dukungannya bagi anak-anak didik dari Komunitas BETA.

Ada pun berbagai tarian yakni tarian tradisional dan kreasi berupa tarian Cerana, Maekat, Ofa Langga, Tifa, Dikideng, dan tarian Iris Tuak dipentaskan dalam gelaran peluncuran Komunitas BETA, termasuk berbagai lagu khas NTT yakni Flobamora, Ie Ana Sai, Iris Tuak, ikut dipentaskan mewarnai gelaran budaya yang dipersembahkan oleh masyarakat NTT yang telah bermukim di Jakarta.

Penulis (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (3)

  • Sarlota

    Tarian Te’o renda juga ya

    Balas30 November 2022 9:47 am
  • JOHANIS TANJUNG

    Sangat Luar Biasa Komunitas Beta Sebagai Generasi Mellineal yang Masih Mencintai Budaya dan Mau Mengembangkan Kreasi kreasi baru dalam Tarian dan Nyanyian yang Begitu Manis dan Penuh Warna warni Budaya yang Eksotik dan Menawan Hati para Warga NTT yang Turut Hadir dalam Gelaran Budaya dan Etnik serta Pesona musik Sasando dan Tarian2 yang Sangat Cantik dan Penuh Warna warni tenun ikat dari Berbagai Budaya dan Suku yang ada di NTT, Dari Sumba, Alor, Timor, Maumere, Sikka,Rote, Sabu, Flores, Dll Semua nya Penuh Pesona, Thema nya Sangat NTT bsnget “Beta,Tuak dan Sasando” Tetap Semangat Komunitas Beta Yang Sudah Memulai untuk Rintis Agar Semua Warga NTT yang ada di Perantauan Khususnya di Ibu Kota Negara, Semoga Generasi Penerus Terus berupaya untuk Mempertahankan Budaya Bangsa khususnya NTT, Timor Malole, Maju Terus ya “Komunitas Beta” Terus Adakan Acara Acara Seperti Ini dan Go International.
    Rangkul Generasi Muda untuk Kolaborasi Dengan Berbagai Talenta serta mau Untuk Bekerja bersama sama Melestarikan Budaya NTT, “Bolelebo, Tanah Timor Lelebo”

    Balas29 November 2022 9:39 am
  • JOHANIS TANJUNG

    Sangat Luar Biasa Komunitas Sebagai Generasi Mellineal yang Masih Mencintai Budaya dan Mau Mengembangkan Kreasi kreasi baru dalam Tarian dan Nyanyian yang Begitu Manis dan Penuh Warna warni Budaya yang Eksotik dan Menawan Hati para Warga NTT yang Turut Hadir dalam Gelaran Budaya dan Etnik serta Pesona musik Sasando dan Tarian2 yang Sangat Cantik dan Penuh Warna warni tenun ikat dari Berbagai Budaya dan Suku yang ada di NTT, Dari Sumba, Alor, Timor, Maumere, Sikka,Rote, Sabu, Flores, Dll Semua nya Penuh Pesona, Thema nya Sangat NTT bsnget “Beta,Tuak dan Sasando” Tetap Semangat Komunitas Beta Yang Sudah Memulai untuk Rintis Agar Semua Warga NTT yang ada di Perantauan Khususnya di Ibu Kota Negara, Semoga Generasi Penerus Terus berupaya untuk Mempertahankan Budaya Bangsa khususnya NTT, Timor Mslole, Maju Terus ya “Komunitas Beta” Terus dan Go International Rangkul Generasi Muda untuk Kolaborasi Dengan Berbagai Talenta serta mau Untuk Bekerja bersama sama Melestarikan Budaya NTT, “Bolelebo, Tanah Timor Lelebo”

    Balas29 November 2022 9:33 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur NTT : Bupati & DPRD Rote Ndao Tak Terima Gaji Selama Juli—Des 2020

    Gubernur NTT : Bupati & DPRD Rote Ndao Tak Terima Gaji Selama Juli—Des 2020

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao, Garda Indonesia | Terhitung sejak Juli—Desember 2020 (6 bulan), Bupati, Wakil Bupati, dan Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao tak akan menerima gaji, demikian penegasan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) pada Senin, 15 Juni 2020 saat memberikan sambutan dalam rangkaian kunjungan kerjanya sekaligus meresmikan 4 (empat) cottage di Mulut Seribu. “Saya sudah tanda […]

  • Dies Natalis Ke-67 Unpar, Jokowi : Pola Belajar Mahasiswa Harus ‘Hybrid’

    Dies Natalis Ke-67 Unpar, Jokowi : Pola Belajar Mahasiswa Harus ‘Hybrid’

    • calendar_month Sel, 18 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo meyakini bahwa sumber daya manusia (SDM) yang unggul akan membawa Indonesia mampu bersaing dalam hal ekonomi digital. Untuk itu, Presiden meminta kepada pendidikan tinggi memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar dari program pendidikan yang ditetapkan oleh universitas. “Berikan mahasiswa kesempatan untuk belajar kepada siapa saja, di […]

  • LP2M Undana Edukasi Budaya Sadar Bencana di SD Kristen Rehobot Kupang

    LP2M Undana Edukasi Budaya Sadar Bencana di SD Kristen Rehobot Kupang

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | SD Kristen Rehobot Kupang yang berlokasi di tengah hamparan sawah dan sering menjadi korban terpaan angin putting beliung dan bencana banjir, memperoleh perhatian dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Nusa Cendana (Undana) bekerjasama dengan Kemenristek/BRIN. Hasil identifikasi masalah dan analisa situasi yang dilakukan oleh tim pelaksana LP2M Undana […]

  • Dokter Agus Taolin Sorot Alat Cuci Darah Tak Terpakai di RSUD Atambua

    Dokter Agus Taolin Sorot Alat Cuci Darah Tak Terpakai di RSUD Atambua

    • calendar_month Kam, 2 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Bakal Calon Bupati Belu dr. Agustinus Taolin menyoroti Alat Cuci Darah yang dimiliki Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gabriel Manek Atambua. Menurutnya, alat cuci darah itu ada sekitar dua atau tiga unit, dengan harga per unit diperkirakannya Rp.400.000.000,- (empat ratus juta rupiah), tetapi tidak digunakan sama sekali. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/07/01/dokter-agus-taolin-pilih-pemimpin-yang-tahu-tentang-masalah-kesehatan/ […]

  • APTARI Dorong Penerapan Arsitektur Lahan Kering Kepulauan di NTT

    APTARI Dorong Penerapan Arsitektur Lahan Kering Kepulauan di NTT

    • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Pelaksanaan Rakernas Asosiasi Pendidikan Tinggi Arsitektur Indonesia (APTARI) tahun 2022 di Kota Kupang diharapkan memberikan masukan yang baik bagi arsitektur di NTT. Kegiatan yang berlangsung 3 hari, mulai 9–11 November 2022 ini, akan membahas banyak hal, terutama berkaitan dengan pengembangan kurikulum. Sebanyak 146 perguruan tinggi berpartisipasi dalam Rakernas tersebut. Ketua panitia […]

  • Ketika Gubernur Ancam Penjarakan Rakyatnya dan Umpat Mereka “Monyet”

    Ketika Gubernur Ancam Penjarakan Rakyatnya dan Umpat Mereka “Monyet”

    • calendar_month Sel, 30 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 1Komentar

    Loading

    Oleh : Emanuel Dapa Loka Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat kembali berhadap-hadapan dengan rakyatnya sendiri. Dari beberapa potongan video yang beredar luas, terjadi perdebatan sengit dengan Umbu Maramba Hawu. Tampak ia dengan keras dan kasar mengancam memenjarakan, mengancam memukul dan mengumpat rakyatnya dengan kata “monyet”. Dengan cara ini, dia telah merendahkan martabat rakyatnya sendiri. Mengetahui […]

expand_less