Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Komunitas Ume Kbubu Pinta Pemda TTS Berikan Ruang Kreasi bagi Kaum Milenial

Komunitas Ume Kbubu Pinta Pemda TTS Berikan Ruang Kreasi bagi Kaum Milenial

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 23 Agu 2019
  • visibility 42
  • comment 0 komentar

Loading

SoE-TTS, Garda Indonesia | Pagelaran lomba peragaan busana (fashion show) tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), pada Rabu, 21 Agustus 2019, yang dilaksanakan di kantor Bupati TTS (kantor lama,red) menuai kritikan dari pendiri Komunitas Ume Kbubu-TTS, Norci Nomleni.

Menurut Pegiat kreasi tenun ikat itu, pemerintah daerah harus memberikan ruang bagi kaum milenial untuk berkreasi dengan motif tenun di TTS agar menghasilkan sesuatu yang memiliki nilai ekonomis.

Hal tersebut disampaikannya saat pada Rabu, 21 Agustus 2019, melalui pesan Whatsapp yang diterima media Garda Indonesia. Menurut perempuan muda itu, kain tenun TTS memiliki corak dan warna yang sangat menarik untuk dikreasikan. Hal tersebut tentunya untuk menjawab tuntutan zaman saat ini, dimana produk asing mulai menguasai gaya berbusana (fashion) orang Timor dan tenun masyarakat hampir tidak lagi digunakan oleh kaum milenial.

Menurut Ci, sapaan akrabnya gelaran lomba fashion show tersebut harusnya melibatkan orang-orang muda untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam mengkreasikan pakaian adat di TTS.

“Untuk membangun TTS, Pemerintah harus memberikan ruang bagi orang muda untuk berkreasi dan berinovasi,” pinta Ci.

Pemberian ruang kreativitas bagi kaum muda, lanjut Ci tentunya akan menambah nilai jual dari pakaian adat TTS, sehingga dapat menambah pendapat ekonomi masyarakat juga.

Kreasi pakaian adat bagi anak-anak dari Komunitas Ume Kbubu

Salah satu ajang yang dapat menampilkan kreasi dari orang-orang muda di TTS, menurut Ci adalah melalui ajang fashion show yang mana para peserta tampil dengan model fashion kekinian dalam balutan tenun TTS yang bisa dipakai dalam acara-acara formal maupun non formal.

“Kebiasaan fashion show hanya menampilkan khas budaya zaman dulu yang orang pake pada saat fashion show. Dan selesai kebanyakan orang juga berpikir bahwa setelah tenun hanya bisa dipake pada acara adat, ya selesai tidak bisa digunakan lagi,” beber Ci.

Lanjut Ci, ajang fashion show yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, bekerja sama dengan Pemda TTS, tidak menampilkan kreativitas sama sekali.

“TTS harus merubah paradigma berpikir bahwa kita sekarang ada zaman milenial bukan zaman nenek moyang. Dimana perkembangan menuntut kita harus kreatif dan inovatif, guna meningkatkan kebudayaan yang ada nilai jualnya,” tegas Ci.

Ci menambahkan bahwa dengan kreasi tenun tersebut, masyarakat pengrajin tenun tidak akan bingung dalam memasarkan kain tenun karena ada orang-orang muda penuh kreativitas yang siap mengambil hasil tenunan untuk diolah lagi menyesuaikan dengan fashion kekinian.

“Semua orang akan termotivasi punya tenunan untuk bergaya. Dan disitu akan ada peningkatan ekonomi masyarakat pengrajin tenun. Tentunya kreasi sesuai model pakaian kekinian tetap mempertahankan budaya yang tidak terlepas dari etika berpakaian,” tutup Ci. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tes DNA Bareskrim, Ayah Anak Lisa Mariana Bukan Ridwan Kamil

    Tes DNA Bareskrim, Ayah Anak Lisa Mariana Bukan Ridwan Kamil

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Sampel diambil pada tanggal 7 Agustus 2025 di Bareskrim Polri, dengan prosedur pengambilan dilakukan di ruangan terpisah. Uji dilakukan terhadap tiga sampel: RK, Lisa Mariana, dan CA.   Jakarta | Bareskrim Polri akhirnya mengumumkan secara resmi hasil uji DNA dalam perkara yang menyeret nama mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), dan mantan model Lisa […]

  • Bank NTT Luncurkan Layanan ‘Be Ju BISA’

    Bank NTT Luncurkan Layanan ‘Be Ju BISA’

    • calendar_month Rab, 20 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) hadir dan menyaksikan pembukaan selubung Desa Binaan Bank NTT, Wae Bobok dan peresmian Laku Pandai Be Ju BISA Wae Bobok di Desa Tanjung Boleng Kecamatan Boleng, Manggarai Barat pada Rabu pagi, 20 April 2022. Pengguntingan pita lapak agen Be Ju BISA Wae Bobok dilakukan […]

  • Di Fatu Kapal Matahari Tenggelam di Hatimu, Destinasi di Ketiak Kota Kupang

    Di Fatu Kapal Matahari Tenggelam di Hatimu, Destinasi di Ketiak Kota Kupang

    • calendar_month Rab, 16 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Marsel Robot dan Tim Dosen PKM Undana dan Kepala Pusat Studi Kebudayaan dan Pariwisata Undana Sensualitas Pulau Timor acap dihubungkan dengan hamparan sabana disulam lenguh sapi menerpa dinding tebing, atau onggokan pulau yang berserakan di telapak semesta. Belakangan, tidak hanya itu. Gunung Batu bercerita tentang Timor sebagai pulau yang indah. Kita mengenal beberapa […]

  • PLN dan Kementan Luncurkan Model Pertanian Terpadu

    PLN dan Kementan Luncurkan Model Pertanian Terpadu

    • calendar_month Sab, 28 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Loading

    Tasikmalaya | PT PLN (Persero) melalui Sub Holding PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) meresmikan program “Pengembangan Ekosistem Biomassa Berbasis Ekonomi Kerakyatan dan Pertanian Terpadu” di lahan kritis seluas 100 Hektare di Desa Bojongkapol, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada Kamis, 26 September 2024. Program yang melibatkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan biomassa untuk co-firing […]

  • Sertijab Kepala UPTD Puskot, Wabup Belu: Koordinasi Segenap Stakeholders

    Sertijab Kepala UPTD Puskot, Wabup Belu: Koordinasi Segenap Stakeholders

    • calendar_month Sen, 9 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, M.M. memimpin acara serah terima jabatan (sertijab) Kepala UPTD Puskesmas Kota Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari dr. Vincentius Adrianus Leo kepada dr. Yeni Tasa, M. Kes., di ruang kerjanya pada Senin, 9 Agustus 2021. Sertijab ditandai dengan penandatanganan Berita Acara (BA) […]

  • Kantor Bahasa NTT Helat Festival Tunas Bahasa Ibu Bahasa Abui

    Kantor Bahasa NTT Helat Festival Tunas Bahasa Ibu Bahasa Abui

    • calendar_month Sab, 12 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Alor, Garda Indonesia | Upaya menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap bahasa dan sastra daerah NTT terus digalakkan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Kantor Bahasa Provinsi NTT menghelat Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) di Destinasi Wisata Kota (Deswita) Kalabahi, Alor. FTBI Bahasa Abui ini dihelat […]

expand_less