Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Komunitas Ume Kbubu Pinta Pemda TTS Berikan Ruang Kreasi bagi Kaum Milenial

Komunitas Ume Kbubu Pinta Pemda TTS Berikan Ruang Kreasi bagi Kaum Milenial

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 23 Agu 2019
  • visibility 176
  • comment 0 komentar

Loading

SoE-TTS, Garda Indonesia | Pagelaran lomba peragaan busana (fashion show) tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), pada Rabu, 21 Agustus 2019, yang dilaksanakan di kantor Bupati TTS (kantor lama,red) menuai kritikan dari pendiri Komunitas Ume Kbubu-TTS, Norci Nomleni.

Menurut Pegiat kreasi tenun ikat itu, pemerintah daerah harus memberikan ruang bagi kaum milenial untuk berkreasi dengan motif tenun di TTS agar menghasilkan sesuatu yang memiliki nilai ekonomis.

Hal tersebut disampaikannya saat pada Rabu, 21 Agustus 2019, melalui pesan Whatsapp yang diterima media Garda Indonesia. Menurut perempuan muda itu, kain tenun TTS memiliki corak dan warna yang sangat menarik untuk dikreasikan. Hal tersebut tentunya untuk menjawab tuntutan zaman saat ini, dimana produk asing mulai menguasai gaya berbusana (fashion) orang Timor dan tenun masyarakat hampir tidak lagi digunakan oleh kaum milenial.

Menurut Ci, sapaan akrabnya gelaran lomba fashion show tersebut harusnya melibatkan orang-orang muda untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam mengkreasikan pakaian adat di TTS.

“Untuk membangun TTS, Pemerintah harus memberikan ruang bagi orang muda untuk berkreasi dan berinovasi,” pinta Ci.

Pemberian ruang kreativitas bagi kaum muda, lanjut Ci tentunya akan menambah nilai jual dari pakaian adat TTS, sehingga dapat menambah pendapat ekonomi masyarakat juga.

Kreasi pakaian adat bagi anak-anak dari Komunitas Ume Kbubu

Salah satu ajang yang dapat menampilkan kreasi dari orang-orang muda di TTS, menurut Ci adalah melalui ajang fashion show yang mana para peserta tampil dengan model fashion kekinian dalam balutan tenun TTS yang bisa dipakai dalam acara-acara formal maupun non formal.

“Kebiasaan fashion show hanya menampilkan khas budaya zaman dulu yang orang pake pada saat fashion show. Dan selesai kebanyakan orang juga berpikir bahwa setelah tenun hanya bisa dipake pada acara adat, ya selesai tidak bisa digunakan lagi,” beber Ci.

Lanjut Ci, ajang fashion show yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, bekerja sama dengan Pemda TTS, tidak menampilkan kreativitas sama sekali.

“TTS harus merubah paradigma berpikir bahwa kita sekarang ada zaman milenial bukan zaman nenek moyang. Dimana perkembangan menuntut kita harus kreatif dan inovatif, guna meningkatkan kebudayaan yang ada nilai jualnya,” tegas Ci.

Ci menambahkan bahwa dengan kreasi tenun tersebut, masyarakat pengrajin tenun tidak akan bingung dalam memasarkan kain tenun karena ada orang-orang muda penuh kreativitas yang siap mengambil hasil tenunan untuk diolah lagi menyesuaikan dengan fashion kekinian.

“Semua orang akan termotivasi punya tenunan untuk bergaya. Dan disitu akan ada peningkatan ekonomi masyarakat pengrajin tenun. Tentunya kreasi sesuai model pakaian kekinian tetap mempertahankan budaya yang tidak terlepas dari etika berpakaian,” tutup Ci. (*)

Penulis (*/Joe Tkikhau)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasat Reskrim Polres Belu Klarifikasi Dugaan Tim Buser Aniaya Mesak Bau

    Kasat Reskrim Polres Belu Klarifikasi Dugaan Tim Buser Aniaya Mesak Bau

    • calendar_month Jum, 8 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Kasat Reskrim Polres Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Wira Satria Yudha, S.I.K. memberikan klarifikasi terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh tim buser terhadap Masak Bau, warga Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menjelang pergantian tahun 2020 di Dusun Halitoko, Desa Naitimu, Kecamatan Tasifeto Barat, […]

  • Sam Haning Nyatakan Siap Maju dalam Pilkada Kota Kupang

    Sam Haning Nyatakan Siap Maju dalam Pilkada Kota Kupang

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Hari ini, Senin, 9 September 2019, Samuel Haning, S.H., M.H. genap berusia 55 tahun. Pria tegar dan berkarakter anak dari John Haning & Elisabet Teluain ini dilahirkan di rumah sederhana di kawasan Pasar Kuanino, Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Nukilan diatas dan selanjutnya diambil dari Buku ‘Perjalanan Hidup Sam […]

  • Update Info, Korban Banjir di Sentani, 50 Orang Wafat & 59 Luka-Luka

    Update Info, Korban Banjir di Sentani, 50 Orang Wafat & 59 Luka-Luka

    • calendar_month Ming, 17 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Loading

    Sentani-Papua, Garda Indonesia |Tim SAR gabungan terus melakukan evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban banjir bandang di Sentani Kabupaten Jayapura Provinsi Papua. Jumlah korban terus bertambah. Melalui rilis dari Humas BNPB yang diterima media ini, Minggu/17 Maret 2019 pukul 12.34 WITA; Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan korban banjir bandang di […]

  • Jokowi Tegas Instruksikan Relawan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

    Jokowi Tegas Instruksikan Relawan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Loading

    Jokowi menyebut, alasan dirinya menegaskan kembali hal tersebut karena ada pertanyaan dari relawan mengenai sikapnya terhadap masa depan kepemimpinan nasional.   Jakarta | Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) akhirnya buka suara terkait arah dukungan politik relawannya. Ia menegaskan bahwa sejak awal memang telah menyampaikan secara langsung kepada para relawan agar mendukung pemerintahan Presiden Prabowo […]

  • Dian Yohannis Lolos Bakal Calon Direktur Politeknik Negeri Kupang

    Dian Yohannis Lolos Bakal Calon Direktur Politeknik Negeri Kupang

    • calendar_month Sen, 2 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Politeknik Negeri Kupang (PNK) melakukan penjaringan, penyaringan, pemilihan, dan penetapan Direktur PNK periode 2021—2025 sesuai Permenristekdikti Nomor 19 Tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Permenristekdikti Nomor 21 Tahun 2018 tentang perubahan Permenristekdikti Nomor 19 Tahun 2021, serta Peraturan Senat Politeknik Negeri Kupang Nomor 01 Tahun 2021. […]

  • 9 Kasus Positif Covid-19 NTT dari Maumere dan Labuan Bajo, Total 39 Kasus

    9 Kasus Positif Covid-19 NTT dari Maumere dan Labuan Bajo, Total 39 Kasus

    • calendar_month Kam, 14 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere dalam sesi konferensi pers pada pada Kamis, 14 Mei 2020 pukul 13.30 di Biro Humas dan Protokol Setda NTT, menyampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan 46 swab di Laboratorium Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, dipastikan 9 sampel menunjukkan Covid plus. “Adapun […]

expand_less