Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Kredit Merdeka Bank NTT, Petani Belu Raup Laba Setengah Miliar Lebih

Kredit Merdeka Bank NTT, Petani Belu Raup Laba Setengah Miliar Lebih

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 17 Nov 2022
  • visibility 79
  • comment 0 komentar

Loading

Atambua, Garda Indonesia | Kontribusi PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai motor penggerak ekonomi rakyat, kian nyata dirasakan oleh masyarakat NTT.

Salah satunya adalah kelompok petani Tomat di Kabupaten Belu. Mereka bahkan meraup untung setengah miliar lebih atau lebih dari Rp500 Juta dengan modal awal dari Kredit Merdeka Bank NTT.

Kredit Merdeka merupakan fasilitas kredit tanpa bunga dan tanpa agunan yang digagas oleh Pemegang Saham Pengendali sekaligus Gubernur NTT Viktor Laiskodat, bersama Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho.

Tujuan diluncurkannya Kredit Merdeka adalah untuk membangkitkan ekonomi masyarakat Nusa Tenggara Timur dengan membiayai pengembangan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menangah (UMKM).

Kesuksesan petani di Kabupaten Belu memanfaatkan Kredit Merdeka Bank NTT, ditandai dengan panen Tomat oleh Bupati dan Wakil Bupati Belu, Pimpinan Cabang Bank NTT Atambua, dan pimpinan Dinas terkait pada lahan wirausahawan mandiri ekosistem Pembiayaan Pertanian Hortikultura Tomat.

Pimpinan Cabang Bank NTT Atambua Adrianus M. Pontus mengatakan, panen Tomat dilaksanakan pada Senin 14 November 2022 di Desa Takirin, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. Kelompok-kelompok petani Tomat itu menerima fasilitas Kredit Merdeka yang disalurkan oleh Bank NTT Atambua pada tanggal 2 September 2022.

“Setelah panen Tomat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Kredit Merdeka tahap ketiga untuk ekosistem pembiayaan pertanian hortikultura Tomat kepada 8 kelompok tani,” kata Adi Pontus dalam Siaran Pers yang diterima media ini, Selasa 15 November 2022.

Adi menjelaskan, Kabupaten Belu saat ini mengalami surplus Tomat dan hasil panen dikirim ke Kupang, Ambon, Makasar dan Papua. Pengiriman Tomat untuk memenuhi kebutuhan atau permintaan Tomat dari daerah-daerah tersebut yang cukup tinggi saat ini.

“Hal ini berdampak pada harga Tomat yang naik dari Rp150.000 menjadi Rp350.000/Keranjang. Dan sangat menguntungkan petani,” ungkap Adi Pontus.

Ia menyampaikan, sebelumnya pada tahap pertama, Bank NTT Atambua menyalurkan Kredit Merdeka kepada 3 kelompok tani dengan nilai Rp130 Juta di Desa Takirin pada tanggal 28 April 2022. Para wirausahawan mandiri sudah melunasi seluruh kredit, karena berhasil meraup pendapatan Rp500 Juta lebih dari 67 ribu pohon Tomat.

“Pada tahap kedua, dicairkan Kredit Merdeka kepada 6 kelompok tani senilai Rp145 Juta awal September 2022 dan hari ini kita mulai panen. Kita tidak kesulitan, karena pick up langsung stand by di kebun dan langsung kumpul dan angkut dan di kirim ke kota-kota lain,” ujarnya.

“Kita berharap dengan harga yang cukup bagus saat ini, sangat membantu petani mendapatkan penghasilan yang lebih. Ekosistem ini adalah kolaborasi bank NTT, pemerintah Kabupaten Belu dan PT. Zigenta,” tutup Adi Pontus. (*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kosmas Lana Sekda NTT Ke-13 Dilantik Gubernur Viktor Laiskodat

    Kosmas Lana Sekda NTT Ke-13 Dilantik Gubernur Viktor Laiskodat

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat melantik dan mengambil janji jabatan Kosmas Damianus Lana sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Sekda NTT) pada Kamis pagi, 25 Mei 2023 di aula El Tari, Kantor Gubernur NTT. Dan menjadi saksi pelantikan yakni Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Nusa Cendana, Prof. Dr. […]

  • 1.019 Sekolah di Kab Kupang Rawan Bencana Angin Puting Beliung & Banjir

    1.019 Sekolah di Kab Kupang Rawan Bencana Angin Puting Beliung & Banjir

    • calendar_month Rab, 27 Feb 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Oelamasi, Garda Indonesia | Banyak sekolah di Kabupaten Kupang yang tidak memadai dan tidak aman bencana, menurut data dari Dinas Pendidikan Prov NTT terdapat 1.019 sekolah rawan bencana dan tersebar hampir di 24 kecamatan di Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Meski di Kabupaten Kupang telah terdapat 20 orang perempuan dan 15 orang laki-laki sebagai […]

  • SIAGA Obrak-abrik Basis Melki-Johni di Kelurahan Oeba

    SIAGA Obrak-abrik Basis Melki-Johni di Kelurahan Oeba

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    “Bunga Melati sudah layu, dua hari sudah berlalu. Bukan maksud ingin merayu, tapi wajahmu terbayang selalu,” pantun Adrianus Garu, wakil gubernur NTT nomor urut 3.   Kupang | Pasangan gubernur dan wakil gubernur NTT nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (SIAGA), melakukan kampanye di basis dukungan pasangan calon Melki Laka Lena dan […]

  • Sidang Etik Mantan Kapolres Ngada, Pelanggar Ajukan Banding

    Sidang Etik Mantan Kapolres Ngada, Pelanggar Ajukan Banding

    • calendar_month Rab, 19 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Kasus AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja mendapat pengawasan dari berbagai pihak, termasuk Kompolnas, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Kementerian Sosial, serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI); untuk memastikan jalannya proses sesuai dengan prosedur.   Jakarta | Divisi Propam Polri, pada Senin 17 Maret 2025, telah menyelesaikan sidang kode etik profesi Polri terhadap AKBP […]

  • BPS NTT : Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III 2018 Tumbuh 5,14%

    BPS NTT : Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III 2018 Tumbuh 5,14%

    • calendar_month Sen, 5 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id | Kepala Badan Pusat Statistik(BPS) NTT, Maritje Pattiwaellapia,S.E., M.Si., saat preskon bersama wartawan media cetak, elektronik dan online (Senin,5 November 2018) di Ruang Teleconfrence BPS, menyampaikan Laju Pertumbuhan Ekonomi Nusa Tenggara Timur (NTT) tumbuh sebesar 5,14% (lebih tinggi 0,14%) dibanding year on year triwulan III 2017 hanya sebesar 5,00%. Sedangkan Pertumbuhan Ekonomi Nasional 5,17% […]

  • Cara Licik Pemda “Ngendon Uang Rakyat” ke Bank, Bunga Menggiurkan

    Cara Licik Pemda “Ngendon Uang Rakyat” ke Bank, Bunga Menggiurkan

    • calendar_month Sab, 1 Nov 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 439
    • 0Komentar

    Loading

    Kenapa banyak kepala daerah tidak senang dengan Menkeu Purbaya? Ternyata, uang rakyat yang mengendap atau ngendon di bank, bunganya sangat menggiurkan. Di negeri ini, uang rakyat bisa punya kehidupan yang lebih makmur dari rakyatnya sendiri. Per September 2025, menurut data BI, dana Pemda yang mengendap di bank mencapai sekitar Rp234 triliun. Uang itu tidak hilang, […]

expand_less