Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum Kriminal » Kristin Mendrofa, Gantung Diri atau Digantung? Keluarga Tak Terima Alasan

Kristin Mendrofa, Gantung Diri atau Digantung? Keluarga Tak Terima Alasan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 27 Mei 2020
  • visibility 113
  • comment 0 komentar

Loading

Padang, Garda Indonesia | “Dugaan bunuh diri atas Kristin Mendrofa sangat menyakitkan hati seluruh keluarga kami. Gantung diri apa digantung?,” jawaban spontanitas Arisman Mendrofa Ayah dari Kristin Mendrofa.

Diketahui, gadis belia Kristin Mendrofa asal Kepulauan Nias yang merantau dan ditemukan tewas yang diduga gantung diri pada Minggu, 24 Mei 2020 sekira pukul 04.00 WIB dini hari di dalam warung daerah Kuranji Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.

Saat dihubungi awak media via telepon, Arisman Mendrofa menuturkan bahwasanya dirinya dan segenap keluarga besar sulit menerima alasan kematian anaknya yang diduga gantung diri.

Lebih lanjut Arisman Mendrofa mengatakan karena belakangan ini sering mendengar pertengkaran antara Kristin dengan rekan dekatnya ( pacar, red ) yang juga sebagai atasan tempat kerjanya.

Arisman pun menuturkan kronologis, sekiranya malam itu sekitar pukul 23.00 WIB, Kristin mau diantar pulang ke rumah saya di daerah Lubuk Peraku Kota Padang oleh pacarnya menggunakan mobil box, namun mereka bertengkar di jalan sehingga kata pacarnya Kristin minta turun. Kemudian pukul 04.00 WIB, diketahui telah gantung diri (kata pacarnya, red).

Kristin Mendrofa saat ditemukan pada Minggu, 24 Mei 2020 sekira pukul 04.00 WIB dini hari di dalam warung daerah Kuranji Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.

“Namun demikian keluarga kami tidak mau berpolemik tentang kematian anak kami ini,” ujar Arisman kepada awak media, pada Selasa 26 Mei 2020 seraya menegaskan kiranya penegak hukum ( polisi -red) dapat segera mengungkap peristiwa apa yang sebenarnya terjadi yang begitu fatal dan berujung kepada kematian Kristin.

“Kami juga memohon dan mempercayakan sepenuhnya kepada perangkat penegak hukum mulai dari Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan dan Pengacara agar transparan kepada publik melalui semua media yang ada,” pintanya.

Keluarga besar, imbuh Arisman, juga memberikan dukungan penuh pembuktian kepada penegak hukum yang mana pada Selasa, 26 Mei 2020 ini disetujui dilakukan autopsi/bedah mayat.

“Kami pun akan selalu bersedia memberikan keterangan-keterangan terkait yang mendukung pembuktian bagi penegak hukum sampai putusan pengadilan yang sah. Untuk itu, kiranya kami juga meminta dukungan teman-teman Kristin atau masyarakat yang dapat memberikan informasi sekecil apa pun kepada kami dan penegak hukum terkait hal-hal yang mungkin mendukung terangnya permasalahan penyebab kematian anak kami Kristin Mendrofa ini,” harapnya.

“Dan kepada semua pihak yang turut membuat terang benderang penyebab kematian Kristin, Kami sangat berterima kasih biarlah Tuhan yang membalaskan semuanya,” tutup Arisman Mendrofa.(*)

Sumber berita dan foto (*/Red/YZ)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Dosen Fapet Undana Beri Diseminasi Teknologi Peternakan bagi Warga Noeltoko

    Tim Dosen Fapet Undana Beri Diseminasi Teknologi Peternakan bagi Warga Noeltoko

    • calendar_month Rab, 27 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Noeltoko-TTU, Garda Indonesia | Desa Noeltoko di Kabupaten TTU memiliki nilai sejarah karena merupakan wilayah “Sonaf” atau pusat kerajaan dan ditetapkan oleh Bappenas sebagai desa percepatan dalam pengembangannya. Akhir-akhir ini Desa Noeltoko semakin terkenal dengan terungkapnya kasus “stunting” yang memiliki tingkat prevalensi cukup tinggi. Mencermati potensi dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Noeltoko, tim […]

  • Perempuan Sinode GMIT Dilatih Olah Ikan Jadi Komoditas Unggulan

    Perempuan Sinode GMIT Dilatih Olah Ikan Jadi Komoditas Unggulan

    • calendar_month Sab, 22 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Pelatihan ini mengolah sumber daya lokal berupa ikan menjadi komoditas unggulan yang dapat diduplikasi kepada rayon masing-masing gereja. Pantauan media ini, mereka terlihat antusias hingga berebutan mengambil porsi olahan ikan menjadi bakso, nugget, dan abon.   Kupang | Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda NTT berkolaborasi dengan Sinode GMIT menghelat pelatihan bagi sekitar 20 (dua […]

  • DP3A NTT Helat Pelatihan SDM Bagi Penanganan Korban Kekerasan & TPPO

    DP3A NTT Helat Pelatihan SDM Bagi Penanganan Korban Kekerasan & TPPO

    • calendar_month Sab, 15 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Nusa Tenggara Timur menggagas dan menghelat pelatihan bagi penanganan Korban Kekerasan dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Mengambil lokasi pelatihan di Aula Hotel Elmylia Kupang sejak 13—14 Juni 2019, pelatihan dilakukan untuk mencapai sinergitas dan kolaborasi penanganan masalah kekerasan dan Tindak Pidana Perdagangan […]

  • Bantu Sesama, Bersama Bank NTT Donor Plasma Darah dan Raih Suvenir

    Bantu Sesama, Bersama Bank NTT Donor Plasma Darah dan Raih Suvenir

    • calendar_month Kam, 18 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bank NTT berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kupang, OJK Perwakilan NTT dan Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) menghelat aksi kemanusiaan berupa donor plasma darah pada Jumat, 26 Februari 2021 yang menurut rencana bakal dilangsungkan di lantai 5 Kantor Pusat Bank NTT di Jalan W J Lalamentik, Kota Kupang. […]

  • DPR RI Bilang Proyek PLTP Manggarai Sokong Pariwisata NTT

    DPR RI Bilang Proyek PLTP Manggarai Sokong Pariwisata NTT

    • calendar_month Rab, 12 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai, Garda Indonesia | Anggota Komisi X DPR RI, Andreas Hugo Pareira, mengatakan ketersediaan jaringan listrik menjadi faktor pendukung pengembangan sektor pariwisata dan potensi destinasi lainnya di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain akses jalan yang memadai dan ketersediaan air bersih, menurut politisi PDI-P itu, listrik juga mesti menjadi prioritas dalam pengembangan sektor pariwisata. […]

  • Perintah Kapolri Usut Tuntas, Jokowi Kutuk Terorisme di Katedral Makassar

    Perintah Kapolri Usut Tuntas, Jokowi Kutuk Terorisme di Katedral Makassar

    • calendar_month Ming, 28 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Gereja Katedral Makassar. Ia telah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan membongkar jaringan pelaku teror hingga ke akarnya. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/03/28/bom-bunuh-diri-di-gereja-katedral-makassar-menteri-agama-kutuk-keras/ “Saya mengutuk keras aksi terorisme tersebut dan saya sudah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan membongkar […]

expand_less