Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Kunjungan di Kupang, Menteri Edhy Imbau Masyarakat Cerdas Kelola Perikanan

Kunjungan di Kupang, Menteri Edhy Imbau Masyarakat Cerdas Kelola Perikanan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 29 Agu 2020
  • visibility 42
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menteri Kelautan dan Perikanan RI Edhy Prabowo mengatakan Provinsi NTT memiliki potensi laut yang luar biasa harus bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Bukan hanya dengan mengambil potensinya tetapi juga harus mampu dengan cerdas dalam pengelolaan sektor budidaya perikanan.

Hal tersebut dikatakannya saat bersama Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengunjungi Lokasi Industri Pengelolaan Udang dan Ikan di UD Barakah Kelurahan Merdeka Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang pada Sabtu, 29 Agustus 2020.

“Orang NTT harus bisa belajar dengan baik dalam pemanfaatan potensi laut dan juga harus cerdas dan hebat dalam mengelola sektor perikanan. Harus mampu kelola dan kembangkan sektor ini dengan baik. Hasil laut kita ini sangat luar biasa di antaranya udang dan ikan. Hasilnya nanti harus bisa sesuaikan dengan standar ekspor serta aman dikonsumsi karena udang dan ikan kita ini sangat diminati pada pasar ekspor kita baik di negara-negara Eropa dan Amerika,” ujar Menteri Edhy Prabowo.

Lanjutnya, “Kita juga akan ajarkan dengan pelatihan budidaya udang yang baik supaya menghasilkan yang produktif. Tentang pelatihan kita segerakan bersama Poltek Kupang. Juga akan ada beasiswa sekolah yang diprioritaskan bagi anak-anak nelayan namun saya mau agar mereka harus belajar dengan benar dan jadi pintar. Orang-orang di NTTselama ini masalahnya hanya pada kurangnya kesempatan yang diberikan. Harus bisa manfaatkan laut, sistem budidaya kita dan juga SDM yang hebat.”

Menteri Edhy juga memberikan apresiasi kepada Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat yang sudah membuat terobosan dalam pengembangan sektor perikanan dan kelautan di Nusa Tenggara Timur. “Kalau semua provinsi punya gubernur seperti Pak Viktor ini, maka saya yakin Indonesia cepat sekali majunya khususnya di bidang perikanan kelautan,” ungkapnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo saat memberikan arahan tentang pengelolaan perikanan

Ia pun menyoroti langkah-langkah terobosan yang telah dilakukan Gubernur VBL. “Kalau saya lihat, sebelum kami datang ke sini, beliau sudah membuat langkah-langkah percepatan pembangunan selama menjelang 2 tahun jadi gubernur dan sudah mengarah pada pengembangan sektor perikanan dan kelautan salah satunya adalah pengembangan budidaya ikan kerapu dan saya lihat ini sudah pada tindakan yang paling benar,” urainya.

“Kami juga akan memberikan bantuan pada masyarakat di sini berupa 1 buah ekskavator untuk pembuatan lahan tambak. Untuk itu kita mau agar nanti 1 hektar lahan bisa menghasilkan 40 ton udang per tahun bahkan lebih. 20 ton per tahun saja sudah sangat baik. Untuk itu modalnya juga kita bantu dari BLU (Badan Layanan Umum),” katanya.

Dalam kunjungan tersebut Menteri Edhy mengatakan juga akan membantu mengatur batas wilayah kapal dari luar yang selama ini menurut masyarakat setempat sangat meresahkan dengan turut mengambil ikan di wilayah yang selama ini dimanfaatkan nelayan. Juga akan memberikan bantuan Kapal Tangkap bagi beberapa nelayan di Kelurahan Merdeka.

Sementara itu, Pemilik UD Barakah Amos Hareva mengatakan kualitas udang NTT sangat bagus dan berkualitas. “Udang kita dari NTT ini sangat berkualitas karena laut kita ini masih bersih dan tidak terkontaminasi. Saya juga berharap agar ditahun ini kami (UD Barakah) bisa kembali melakukan ekspor udang yang terhenti sejak akhir tahun 2014,” ujar Amos.

Amos meminta agar didukung dengan penambahan tempat penampungan agar bisa meningkatkan kapasitas produksi dan juga bisa diberikan bantuan berupa sumur bor karena selama ini dalam pengelolaan produksi, “Kami masih menggunakan air yang kami datangkan dari Tarus (Kecamatan Kupang Tengah) karena airnya sudah masuk dalam standar kelayakan proses pengolahan udang dan ikan,” ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut juga ditandai dengan Penyerahan Sertifikat Kelayakan Pengolahan dari Menteri Kelautan dan Perikanan RI Kepada UD Barakah.(*)

Sumber berita dan foto (*/Meldo–Humas dan Protokol Setda NTT)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapal Cepat Resmi Layani Banyuwangi–Denpasar Pulang Pergi

    Kapal Cepat Resmi Layani Banyuwangi–Denpasar Pulang Pergi

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Loading

    Tiket kapal cepat Express Bahari dapat dibeli secara online melalui aplikasi Express Bahari Mobile yang tersedia di Play Store dan App Store.   Denpasar | Mulai Rabu, 23 Juli 2025, kapal cepat Express Bahari 1F resmi melayani rute penyeberangan Banyuwangi–Denpasar pulang pergi (PP). Layanan ini menawarkan waktu tempuh hanya sekitar 2,5 jam, menjadikannya alternatif transportasi […]

  • Dewan Komisioner OJK Lantik 21 Kepala OJK Provinsi

    Dewan Komisioner OJK Lantik 21 Kepala OJK Provinsi

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar melantik dan mengambil sumpah jabatan 21 Kepala OJK Daerah setingkat Kepala Departemen, Direktur dan Deputi Direktur pada Senin, 3 Juni 2024 di Jakarta. “Penataan organisasi di seluruh bidang dan pemenuhan jabatan di OJK merupakan langkah penting dan sangat diperlukan untuk memastikan agar OJK dapat […]

  • Gubernur VBL : Saya Tak Takut, Karena Diperintah Tuhan dan Masyarakat NTT

    Gubernur VBL : Saya Tak Takut, Karena Diperintah Tuhan dan Masyarakat NTT

    • calendar_month Rab, 24 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menegaskan, dirinya tidak pernah takut. Karena itu, pihaknya mengapresiasi kinerja para bupati yang hebat dalam menjalankan tugasnya di masa pandemi Covid-19. “Sebagai gubernur saya diperintah oleh Tuhan dan rakyat NTT untuk membawa kesejahteraan masyarakat NTT. Kalau berbeda, saya tidak ada urusan. Mau demo silakan, saya […]

  • Kemah Bakti Sosial KBPP Polri 2019, Jatah Bagi Warga Desa Benu

    Kemah Bakti Sosial KBPP Polri 2019, Jatah Bagi Warga Desa Benu

    • calendar_month Sab, 8 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Takari-Kupang, Garda Indonesia | Rangkaian HUT Bhayangkara Ke-73 Tahun 2019 oleh Keluarga Besar Putra Puteri Polri (KBPP Polri) dilaksanakan dalam kegiatan dan suasana Kemah Bakti Sosial di Desa Benu Kecamatan Takari Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur Kegiatan Kemah Bakti Sosial KBPP Polri NTT dilaksanakan dalam suasana berbeda dengan mendirikan kemah dan berkemah di depan […]

  • Amplop Sumbangan Berdatangan, Pemuda Kabupaten Kupang untuk SIAGA

    Amplop Sumbangan Berdatangan, Pemuda Kabupaten Kupang untuk SIAGA

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Oelamasi | Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi -Andrianus Garu (SIAGA) terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Kali ini, dukungan datang dari kelompok pemuda Kabupaten Kupang. Dukungan mereka tidak sekadar bekerja memenangkan SIAGA, namun turut menyumbangkan uang untuk SIAGA. Sumbangan uang diserahkan oleh perwakilan pemuda di kampung Neketuka, […]

  • DPR Getol Usul Cetak Uang Rp.600 Triliun, Apa Maumu?

    DPR Getol Usul Cetak Uang Rp.600 Triliun, Apa Maumu?

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh  Dr. Jerry Massie M.A., Ph.D Partai-partai di DPR tak bertaji dan kehilangan roh membela rakyat. Periode ini menjadi terburuk dalam sejarah. Desakan mencetak uang Rp.600 triliun akan berakibat fatal. Ini program tanpa kajian komprehensif. Mereka seakan lupa saat pencetakan uang pada 1998 lalu, berdampaknya inflasi cukup tinggi yakni 70%, Dolar AS Tembus Rp.17.000. Biaya […]

expand_less