Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Labuan Bajo Diduga Jadi Kawasan Prostitusi Anak di Bawah Umur

Labuan Bajo Diduga Jadi Kawasan Prostitusi Anak di Bawah Umur

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
  • visibility 335
  • comment 0 komentar

Loading

Keresahan dan kekhawatiran terhadap anak-anak perempuan usia sekolah dasar hingga menegah atas yang menjadi korban eksploitasi seksual di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Anak-anak korban praktik ini berasal dari Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.

 

Labuan Bajo | Selain menyuguhkan sejuta pesona alam, Labuan Bajo, dikabarkan menyimpan sejuta rahasia bayangan gelap yang mengejutkan dan mengguncang hati nurani para orang tua yang memiliki anak usia sekolah dasar hingga menegah ke atas belakangan ini.

Pasalnya, baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan sebuah unggahan Akun Facebook miliki @Sony Willa Dida mengatakan di balik pesona alamnya sebagai lokasi wisata super prioritas yang memikat mata dunia, Labuan Bajo menyimpan sisi kelam yang mengejutkan.

Simak : https://www.facebook.com/share/p/1AbAUA1bsP/?mibextid=oFDknk

Pada unggahan tersebut, ia mengungkapkan keresahan dan kekhawatiran terhadap anak-anak perempuan usia sekolah dasar hingga menegah atas yang menjadi korban eksploitasi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Anak-anak yang menjadi korban praktik prostitusi tersebut berasal dari Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.

Hal ini menunjukkan bahwa para wisatawan yang datang dari berbagai negara di belahan bumi ini, bukan hanya sekedar menikmati pesonanya alam Labuan Bajo seperti hamparan pantai berpasir putih, air laut sebening kristal, dan terumbu karang yang hidup, semuanya terukir dalam bingkai lukisan alam yang sempurna yang memanjakan mata saat memandangnya. Tetapi juga menikmati tubuh mungil si gadis cilik yang masih suci itu.

Menilik kondisi tersebut, hal ini mencerminkan pemerintah Kabupaten Manggarai Barat atau dinas terkait yang mengelola pesona alam atau taman wisata ikon nasional dan internasional Labuan Bajo, harus membenahi secara baik dan memberikan pengawasan yang ketat terhadap para pengusaha-pengusaha penginapan atau hotel di Labuan Bajo guna mencegah terjadinya praktik-praktik yang dinilai melanggar nilai-nilai asusila sosial, dan norma-norma kehidupan serta budaya sopan satu sebagai identitas orang NTT pada umumnya khususnya budaya Manggarai.

Praktik eksploitasi anak-anak di bawah umur tersebut seperti dikutip dari unggahan Akun Facebook miliki @Sony Willa Dida, mengemuka pasca-laporan dari Kepala UPTD Kesejahteraan Sosial Tuna Netra dan Karya Wanita Kupang, Dinas Sosial Provinsi NTT, dr. Yusi T. Kusumawardhani.

Yusi mengungkapkan temuan tersebut saat melakukan perjalanan dinas dari Labuan Bajo ke Ruteng. Ia menyebut adanya aktivitas mencurigakan yang melibatkan anak-anak perempuan, mulai dari siswa kelas VI SD hingga SMA, yang diduga menjadi korban eksploitasi seksual.

“Dalam perjalanan kami dari Labuan Bajo ke Ruteng, kami mendapati satu hotel di Ruteng yang setiap hari Jumat sekitar pukul 11.00 Wita dijadikan tempat penampungan remaja putri, mulai dari siswa SMP hingga SMA, bahkan ada yang masih duduk di kelas VI SD,” ujar Yusi seperti dikutip dari unggahan Akun Facebook @Sony Willa Dida, pada Senin, 9 Juni 2025.

Menurut penuturannya, para remaja tersebut kemudian diantar menggunakan mobil travel menuju Labuan Bajo dan disebar ke sejumlah hotel. Beberapa sopir travel bahkan mengaku telah menjadi langganan untuk mengantar para remaja itu.

“Anak-anak itu kemudian diantar dengan mobil travel ke Labuan Bajo dan disebar ke sejumlah hotel,” kata Yusi pada 20 Mei 2025 seperti dikutip dari unggahan Akun Facebook @Sony Willa Dida.

Setiap hari Minggu jelas Yusi, mereka diantar kembali ke wilayah asal, yakni Manggarai dan Manggarai Timur. Di salah satu rumah makan di Borong, para remaja itu mengganti pakaian dan membersihkan riasan wajah mereka sebelum kembali menjalani kehidupan sebagai ‘gadis lugu’.

“Kondisi ini sangat menyedihkan. Ada yang keliru dalam pola asuh orang tua terhadap anak-anak ini,” ujar Yusi.

Ia menegaskan bahwa persoalan ini tidak bisa dibebankan hanya pada satu pihak. Keterlibatan berbagai elemen, mulai dari orang tua, sekolah, gereja, tokoh masyarakat hingga aparat penegak hukum, sangat diperlukan untuk menghentikan praktik keji ini.

Kondisi ini menjadi tamparan keras bagi Nusa Tenggara Timur, khususnya Labuan Bajo yang selama ini dikenal sebagai surga dunia dengan pesona alam yang menakjubkan setiap wisatawan. Tak seharusnya menutupi fakta sosial yang merusak masa depan generasi muda.

Pemerintah daerah dan pihak berwenang diharapkan segera bertindak cepat untuk melakukan investigasi menyeluruh serta memberikan perlindungan dan pendampingan bagi anak-anak yang menjadi korban.(*)

Penulis (*/Ferdy Daud)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Erupsi Lewotobi Laki-Laki, Pertamina Patra Niaga : Distribusi BBM Lancar

    Erupsi Lewotobi Laki-Laki, Pertamina Patra Niaga : Distribusi BBM Lancar

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Loading

    Ahad Rahedi Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyampaikan letusan Gunung Lewotobi yang terjadi sore tadi tidak mempengaruhi kegiatan penyaluran distribusi BBM.   Maumere | Pasca-erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki yang disertai awan panas di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur pada Selasa, 17 Juni 2025 pukul 17.35 Wita. Tim Pertamina Patra […]

  • Kumham NTT & Unika Santu Paulus Ruteng Diseminasi Kekayaan Intelektual

    Kumham NTT & Unika Santu Paulus Ruteng Diseminasi Kekayaan Intelektual

    • calendar_month Ming, 26 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Ruteng, Garda Indonesia | Menindaklanjuti perjanjian kerja sama antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur dan Universitas Katolik (UNIKA) Indonesia Santu Paulus Ruteng, dilaksanakan Workshop ‘temu wicara’ Promosi dan Diseminasi Kekayaan Intelektual, bertempat di aula Kampus Unika Santu Paulus Ruteng pada Jumat, 24 September 2021. Temu wicara yang dihadiri oleh 40 orang […]

  • BKKBN Jadi Ketua Program Percepatan Penanganan ‘Stunting’

    BKKBN Jadi Ketua Program Percepatan Penanganan ‘Stunting’

    • calendar_month Sen, 25 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menunjuk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai badan yang bertanggung jawab dan mengetuai pelaksanaan percepatan penurunan angka stunting (kekerdilan pada anak) di Indonesia. Hingga tahun 2024 mendatang, penurunan angka tersebut ditargetkan untuk turun hingga 14 persen dari angka yang sebesar 27,6 persen di tahun 2019 lalu. “Hari ini […]

  • Nono vs Mono – Tepis Stigma Namkak NTT

    Nono vs Mono – Tepis Stigma Namkak NTT

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Jondry Siki, CMF Nusa Tenggara Timur; salah satu provinsi yang unik di Indonesia. Keunikannya cukup mencolok di mata nasional. Hal ini dapat dilihat dari pelbagai aspek sosial di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah kesehatan, ekonomi dan pendidikan. Berbicara tentang bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi, NTT sering dan bahkan terus-menerus disoroti oleh pemerintah pusat. Nusa […]

  • Hoaks! Bikin SIM & SKCK Harus Ada Surat Keterangan Vaksinasi Covid-19

    Hoaks! Bikin SIM & SKCK Harus Ada Surat Keterangan Vaksinasi Covid-19

    • calendar_month Sen, 21 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Beredar informasi di media sosial yang menyebut ada syarat baru dalam pembuatan surat izin mengemudi (SIM) dan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) per 1 Juli 2021, yang mengatakan bahwa masyarakat harus memiliki surat keterangan vaksinasi atau sudah divaksin Covid-19, saat hendak bikin SIM dan SKCK. Kasubdit SIM Korlantas Polri Kombes Djati […]

  • Patroli Berkuda Amankan KTT G20 di Nusa Dua Bali

    Patroli Berkuda Amankan KTT G20 di Nusa Dua Bali

    • calendar_month Kam, 10 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Dua, Garda Indonesia | Polri melalui Direktorat Polisi Satwa Baharkam Polri menerjunkan personel berkuda dalam pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Nusa Dua Bali pada 15—16 November 2022. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, pasukan berkuda ini akan di tempatkan dalam pengamanan ring 1 di kawasan Nusa Dua, Bali. Kawasan […]

expand_less