Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Letak Batu Gereja Nekmese, VBL: Gereja & Pemerintah Wajib Bangun SDM

Letak Batu Gereja Nekmese, VBL: Gereja & Pemerintah Wajib Bangun SDM

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 26 Sep 2021
  • visibility 42
  • comment 0 komentar

Loading

SoE-TTS, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bersama rombongan terbatas dalam kunjungan kerja hari terakhir di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) pada Sabtu siang, 25 September 2021 berkesempatan meletakan batu pertama pembangunan Gereja Nekmese Manikin di Desa Naukae, Kecamatan Kuatnana.

Kedatangan Gubernur VBL disambut dengan natoni oleh para Tetua Adat setempat serta tari-tarian oleh Jemaat Nekmese Manikin dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Hadir juga mendampingi gubernur dalam acara tersebut Bupati TTS, Egusem Piether Tahun, Wakil Bupati TTS, Johny Army Konay, Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten TTS, pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi NTT serta para staf khusus gubernur.

Prosesi peletakan batu pertama tersebut diawali dengan liturgi ibadah yang dipimpin langsung oleh Pdt. Mariana Ndjukambani, S.th. bersama Pdt. Yandi Manobe, S.th. dan Pdt. Emma M. Fay, S.SITeol.

Gubernur VBL menyampaikan harapannya selain agar pembangunan gereja tersebut berjalan lancar, tetapi juga agar para jemaat senantiasa mendukung program-program pembangunan yang sedang dikerjakan oleh pemerintah daerah.

“Jelas kita semua berdoa dan bekerja untuk kelancaran pembangunan gedung gereja ini. Namun saya juga mengharapkan dukungan, partisipasi dan keterlibatan seluruh komponen warga masyarakat di desa ini dan juga para jemaat dalam menyukseskan agenda dan program pembangunan pemerintah yang sedang dan akan dikerjakan,” ucap Gubernur VBL.

Gubernur VBL saat melihat denah pembangunan Gereja Nekmese Manikin di Desa Naukae, Kecamatan Kuatnana

VBL juga menjelaskan bahwa kehadiran gereja-gereja di NTT memiliki peran penting dalam mendukung Visi “NTT Bangkit Menuju Masyarakat Sejahtera”. Gereja jelas wajib berkolaborasi bersama pemerintah untuk dapat mewujudkan Visi tersebut. Terlebih ada lima (5) Misi penting yang diusung Pemerintah Provinsi NTT saat ini, salah satunya Misi “Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia” yang mana sangat erat kaitannya dengan peran gereja.

“Saya juga ingin agar para Pendeta, Majelis dan Jemaat dalam Gereja Nekmese ini proaktif dalam membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul sesuai misi keempat Pemerintah Provinsi NTT, di mana harus dipersiapkan dengan sungguh-sungguh generasi muda mulai dari pendidikan usia dini hingga ke jenjang yang lebih tinggi,” kata Gubernur VBL.

“Tidak hanya sebatas pendidikan iman spiritual sosial keagamaan saja, namun harus lebih jauh dari pada itu. Gereja harus mampu menyesuaikan diri dengan peradaban Zaman. Bagaimana terlibat dalam mempersiapkan anak-anak kita bersaing pada era globalisasi sekarang ini. Generasi penerus kita harus benar-benar menguasai ilmu-ilmu teknologi modern, ilmu-ilmu tentang energi baru terbarukan. Dan itu semua jelas berawal dari pola pikir, mindset kita yang harus terbuka dan maju,  agar pembangunan manusia yang berkualitas dapat kita wujudkan di NTT,” pungkas Gubernur VBL.

Sementara itu, Kepala Desa Naukae sekaligus ketua panitia pembangunan Gereja Nekmese Manikin, Amos Aunisuni sangat mengapresiasi kehadiran Gubernur NTT, yang jelas membawa semangat pembangunan bagi warga masyarakat di daerahnya.

“Sebagai Kepala Desa Naukae dan mewakili masyarakat di sini, kami berterima kasih sekali karena Bapak Gubernur yang telah bersedia menerima undangan kami untuk acara peletakan batu pertama ini. Kehadiran beliau di sini jelas merupakan semangat untuk kami semua. Sekali lagi, terima kasih Bapak Gubernur dan juga tamu rombongan yang hadir,” pungkas Amos.

Disampaikan oleh panitia Pembangunan Gereja Nekmese Manikin bahwa gereja akan dibangun dengan ukuran panjang 20 meter serta lebar 15 meter dengan model tingkat 2 lantai dan membutuhkan anggaran sebesar Rp.1.034.000.000,-.(satu miliar tiga puluh empat juta rupiah). (*)

Sumber dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Covid-19 Menanjak, Pemkot Kupang Makin Perketat PPKM Mikro

    Kasus Covid-19 Menanjak, Pemkot Kupang Makin Perketat PPKM Mikro

    • calendar_month Sel, 22 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sejak awal Juni 2021, jumlah kasus Covid-19 semakin menanjak naik, mendorong Pemerintah Kota Kupang untuk bertindak cepat, dengan melakukan penguatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro serta mendorong percepatan pelaksanaan vaksinasi. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man dalam rapat koordinasi bersama OPD terkait di ruang kerjanya, pada Selasa, 22 […]

  • Menteri PPPA Dukung PN Mojokerto Beri Hukuman Pidana Kebiri Bagi Predator Anak

    Menteri PPPA Dukung PN Mojokerto Beri Hukuman Pidana Kebiri Bagi Predator Anak

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menanggapi putusan majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto yang menjatuhkan hukuman pidana kebiri bagi Muh. Aris bin Syukur (20) terdakwa kasus kekerasan seksual terhadap 9 orang anak sejak 2015 di Mojokerto, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise mendukung keputusan majelis Hakim. “Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen […]

  • Jasa Raharja Bayar Santunan Korban Kecelakaan Dari Kab Kupang

    Jasa Raharja Bayar Santunan Korban Kecelakaan Dari Kab Kupang

    • calendar_month Sel, 26 Jun 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    NTT,gardaindonesia.id – PT (Persero) Jasa Raharja Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) membayarkan santunan kepada Maria Suares Ahli Waris korban atas nama Grogerius Suares Santisa yang mengalami kecelakaan maut di Jalan Timor Raya Desa Naibonat, Kabupaten Kupang,Senin/25 Juni 2018 di Kantor Samsat Babau . Adapaun kronologis kejadian kecelakaan maut berawal dari korban berboncengan dengan istrinya hendak […]

  • Gubernur Viktor: “Proyek Menantang; Membawa NTT Menjadi Sejahtera“

    Gubernur Viktor: “Proyek Menantang; Membawa NTT Menjadi Sejahtera“

    • calendar_month Sen, 17 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Ada yang menarik dari sambutan Seorang Viktor Bungtilu Laiskodat, Pria Asal Pulau Semau Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); dalam sambutan usai Prosesi Pelantikan PengProv Pertina NTT, Sabtu/15 September 2018 sekitar Pukul 21.25 wita di Hotel Naka Kota Kupang. Gubernur 1 NTT ini menyampaikan punya karakter; kita boleh berteman baik tapi […]

  • Apkasi Dukung Kemendagri Rumuskan Opsi Penyelenggaraan Pilkada 2020

    Apkasi Dukung Kemendagri Rumuskan Opsi Penyelenggaraan Pilkada 2020

    • calendar_month Sab, 3 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) memberikan dukungan kepada pemerintah pusat khususnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk segera merumuskan opsi-opsi terkait penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020. Hal ini terkait dengan keputusan untuk tetap menyelenggarakan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 sebagaimana telah disampaikan oleh Presiden RI, Joko Widodo pada Rapat Terbatas terkait Persiapan Pelaksanaan […]

  • Tepis Isu Kinerja, Ketua KPK Beber Strategi Berantas Korupsi

    Tepis Isu Kinerja, Ketua KPK Beber Strategi Berantas Korupsi

    • calendar_month Kam, 22 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) H. Firli Bahuri menepis tudingan yang dialamatkan kepada institusinya. Ada pun tudingan yang berkembang belakangan ini cenderung menyudutkan kinerja KPK yang dinilai terlalu banyak atau sering melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Firli menerangkan bahwa dalam upaya pemberantasan korupsi, KPK melakukan  3 (tiga) upaya strategi, yakni pendidikan […]

expand_less