Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Kisah Petugas Lapangan PLN Menerangi Daerah Pelosok 3T NTT

Kisah Petugas Lapangan PLN Menerangi Daerah Pelosok 3T NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 5 Agu 2023
  • visibility 34
  • comment 0 komentar

Loading

NTT, Garda Indonesia | PLN terus berupaya mengalirkan listrik ke desa – desa terpencil di Nusa Tenggara Timur (NTT). Usaha ini turut meningkatkan elektrifikasi yang dilakukan dengan kerja keras, perjuangan dan melibatkan banyak personel lapangan. Terutama dalam melistriki dan menerangi wilayah terdepan, terpencil dan tertinggal (3T).

Di balik kesuksesan tersebut terdapat 32 petugas kelistrikan yang bertugas menghadirkan listrik di NTT dan khususnya di Pulau Sumba, terdapat seorang putra Bali bernama Febriari Fajar Darmayana Putra (25), kelahiran tahun 1998 di Singaraja Buleleng. Saat ini, Fajar mendapatkan amanah sebagai junior teknisi konstruksi listrik perdesaan di PLN UP2K Sumba.

“Tantangan dalam melistriki desa di Pulau Sumba salah satunya yaitu kondisi geografis sumba yang merupakan wilayah perbukitan dengan kontur tanah yang didominasi dengan batu karang. Selain itu, kondisi cuaca yang cenderung panas, namun hal itu semua sirna pada saat saya melihat antusias masyarakat menyambut akan masuknya listrik di wilayahnya. Hal ini dapat ditunjukkan dengan ekspresi yang penuh senyum bahagia dan ingin ikut serta dalam melakukan proses pembangunan tersebut,” ucap Fajar.

Tak hanya Fajar, kisah insan PLN lainnya, Agung Hari Prasetyo (25) insan PLN UP2K Sumba sempat mengalami momen di mana dirinya dan tim terjebak di lumpur pada saat melakukan survei di Desa Wunga.

“Dulu saat survei di Desa Wunga, kami terjebak di lumpur dan terdapat mercusuar di wilayah tersebut. Perjalanan kurang lebih 1 jam dari Haharu (wilayah di Sumba, red) dengan medan berbatu. Setelah setengah perjalanan, mobil kami terjebak di lumpur dengan lokasi yang sepi tidak ada kendaraan lalu lalang dan sinyal tidak memungkinkan untuk berkomunikasi,” urainya.

Lanjut Agung, “Setelah kurang lebih 4 jam kami berusaha mengeluarkan dari lumpur, namun hal itu sia – sia mobil malah semakin terjebak. Kemudian kami memutuskan untuk mencari bantuan di mercusuar dengan jalan kaki selama 1,5 jam melewati lumpur dan sampailah kami di mercusuar. Bersyukur ada sinyal walaupun  tidak kuat karena waktu sudah semakin larut, maka kami memutuskan untuk menginap di mercusuar dan lanjut keesokan harinya menunggu bantuan teman – teman PLN untuk membantu menarik mobil dari jebakan lumpur. Puji Tuhan, keesokannya bantuan datang dan proses pengeluaran mobil lancar lalu kami pun bergegas melanjutkan tugas kami,” ungkapnya.

Fajar menjelaskan, proses pembangunan jaringan listrik desa ini sampai menyala yaitu dengan melakukan survei desa yang belum dialiri listrik, memastikan lokasi, fasilitas-fasilitas umum dan batas- batas pemukiman warga di desa tersebut. Selanjutnya melakukan pematokan bersama tim untuk menentukan titik – titik konstruksi yang akan dipasang, menerbitkan kontrak sesuai kebutuhan, lalu bersama mitra mulai melakukan pekerjaan dari pengedropan material, penggalian lubang tiang, penanaman tiang, pemasangan aksesoris jaringan tegangan menengah (JTM), jaringan tegangan rendah (JTR), gardu sampai penarikan konduktor dan dilakukan pengawasan agar kualitas dan durasi pekerjaan dapat dijaga sesuai target.

Fajar menambahkan setelah semua selesai dibangun dilakukan commissioning test untuk memastikan jaringan tersebut aman di operasikan. Setelah aman maka Jaringan tersebut dapat diaktifkan dan masyarakat sudah dapat melakukan penyambungan untuk mendapatkan manfaat hadirnya listrik melalui sosialisasi baik di awal masuk desa dan setelah hadir melakukan sosialisasi kembali bersama PLN ULP untuk penyambungannya.

Fajar mengaku di balik tantangan terdapat sukacita yang dialami di antaranya kepedulian masyarakat yang langsung menyediakan minum seperti kopi atau teh untuk menambah semangat kerja dan pada saat melihat pelanggan atau masyarakat dapat menikmati listrik, berktivitas menggunakan alat elektronik di mana dulunya aktivitas itu terhenti setelah pukul 6 sore, sekarang mereka menjadi lebih produktif setelah dapat menggunakan listrik sesuai kebutuhannya.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT I Gede Agung Sindu Putra menyampaikan membangun jaringan tenaga listrik di daerah 3T penuh dengan tantangan, di antaranya medan yang berat, infrastruktur yang belum memadai sehingga diperlukan effort dan tekad lebih untuk menyelesaikannya.

Lanjut Sindu, beruntung dengan tekad yang kuat serta kekompakan semua insan PLN dan kolaborasi dengan stakeholder, masyarakat semua tantangan di daerah 3T terasa ringan, secara bertahap jaringan listrik dapat dibangun dan masyarakat segera dapat menikmati dan memanfaatkan tenaga listrik untuk kebutuhan sehari-harinya, membantu anak-anak belajar dengan baik di malam hari, dan masyarakat dapat meningkatkan produktivitasnya.

Pesan Sindu untuk insan PLN dan kawula muda, “Di mana pun kalian berada kejarlah mimpimu setinggi mungkin karena berkarier sebagai insan PLN  ataupun menjadi abdi masyarakat maupun negara bisa di profesi apa saja. Tetaplah bermanfaat dan jadilah berarti bagi Nusa dan Bangsa,” tandas Sindu.(*)

Sumber (*/tim PLN UIW NTT)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wirausaha Merdeka, Kris Liyanto: Pengusaha Tidur Uang Mengalir

    Wirausaha Merdeka, Kris Liyanto: Pengusaha Tidur Uang Mengalir

    • calendar_month Kam, 24 Agu 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Wirausaha Merdeka adalah bagian dari program Kampus Merdeka Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa belajar dan mengembangkan diri menjadi calon wirausahawan melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan. Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 2 Tahun 2022 menargetkan pada tahun 2024 akan tercipta 1 juta […]

  • Total 18,9 Juta Kasus, Kesehatan Jiwa Kembali Dilayani BPJS Kesehatan

    Total 18,9 Juta Kasus, Kesehatan Jiwa Kembali Dilayani BPJS Kesehatan

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Loading

    Pada tahun 2024, tercatat sekitar 2,97 juta rujukan kasus jiwa dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) ke rumah sakit. Provinsi dengan jumlah kasus tertinggi adalah Jawa Tengah sebanyak 3,5 juta kasus, disusul Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Sumatra Utara.   Surakarta | BPJS Kesehatan menegaskan bahwa layanan kesehatan jiwa merupakan hak seluruh peserta […]

  • Pemeriksaan 74 Sampel Swab di Provinsi NTT pada 1—2 Juni Negatif Covid-19

    Pemeriksaan 74 Sampel Swab di Provinsi NTT pada 1—2 Juni Negatif Covid-19

    • calendar_month Sel, 2 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Hasil pemeriksaan terhadap sampel swab yang telah menunggu antrean lama dari berbagai kabupaten di Provinsi NTT selama dua hari, 1—2 Juni 2020 dinyatakan negatif Covid-19 Pada Senin, 1 Juni 2020, Laboratorium Bio Molekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, memeriksa 46 sampel dari Kota Kupang, yakni RSUD W. Z Yohanes, […]

  • OJK Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

    OJK Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

    • calendar_month Rab, 7 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan OJK akan terus membangun sistem perbankan yang berintegritas sebagai fundamental dalam menciptakan stabilitas perbankan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Sistem pengawasan yang responsif terhadap tantangan dan perubahan ekosistem keuangan global akan terus dikembangkan. Pengawasan terhadap individual bank dengan mengedepankan early warning […]

  • Tokoh Papua: Ada 4 Akar Masalah Papua, Nomor 3 Patut Diwaspadai

    Tokoh Papua: Ada 4 Akar Masalah Papua, Nomor 3 Patut Diwaspadai

    • calendar_month Sab, 31 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Tokoh Papua Barat, Willy Hegemur menyebutkan ada 4 (empat) isu penting yang menjadi akar masalah di Papua yang patut disikapi secara bijak oleh pemerintah. Willy menyatakan itu dalam acara dialog yang digelar oleh Solidaritas Pemuda Papua dan Ras Melanesia di gedung Balai Pustaka dengan tema ‘Merajut Kebersamaan NKRI Harga Mati’. Menurut […]

  • Dua Polwan Naik Pangkat Jadi Irjen dan Brigjen

    Dua Polwan Naik Pangkat Jadi Irjen dan Brigjen

    • calendar_month Rab, 31 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menerbitkan surat telegram (ST) kenaikan pangkat terhadap sejumlah perwira tinggi (pati) Polri. Sigit menaikkan setingkat lebih tinggi dari pangkat yang telah didapat sejumlah pati tersebut. Dari sejumlah perwira yang dipromosikan itu, di antaranya merupakan dua polwan. Keduanya mendapat kenaikan pangkat menjadi inspektur jenderal (Irjen) dan brigadir […]

expand_less