Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Luncurkan Gesit Asuh, Menteri PPPA : Pengasuhan Baik Tekan Potensi Kekerasan Anak

Luncurkan Gesit Asuh, Menteri PPPA : Pengasuhan Baik Tekan Potensi Kekerasan Anak

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 30 Jan 2020
  • visibility 114
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Hasil Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) Tahun 2018 menunjukkan 2 dari 3 anak pernah mengalami kekerasan fisik, emosional maupun seksual. Demikian juga kasus-kasus yang mengemuka di media massa terkait anak seperti bunuh diri, eksploitasi, dan penelantaran.

“Berbagai fakta ini merupakan contoh dampak dari pengasuhan yang kurang baik,” ungkap Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga pada Acara “Gerak Sinergi Terpadu Pengasuhan Anak (Gesit Asuh)” yang digelar di Kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), pada Kamis, 30 Januari 2020.

Pengasuhan menurut Menteri Bintang merupakan hal mendasar dalam pembentukan karakter bagi anak, sehingga dibutuhkan teladan sikap orang tua bagi perkembangan anak. “Anak-anak akan melakukan imitasi atau meniru dari lingkungan terdekatnya. Oleh karena itu, peran orang tua dalam pengasuhan anak pada masa tumbuh kembangnya sangat penting, khususnya dalam pengasuhan anak usia dini,” ujar Menteri Bintang.

Terkait upaya pemenuhan hak-hak anak, Kemen PPPA melalui Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak meluncurkan program Gerak Sinergi Terpadu Pengasuhan Anak atau Gesit Asuh. Adanya sinergi antar stakeholder dinilai Menteri Bintang sebagai kunci untuk menjawab permasalahan dan tantangan perlindungan anak.

“Gesit Asuh tidak hanya sekadar tagline, tapi bagaimana kita bisa implementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari. Ketika bicara upaya perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak tidak hanya menjadi tanggung jawab Kemen PPPA, kita perlu bergandengan tangan, kita perlu bersinergi,” tambah Menteri Bintang.

Peluncuran Gesit Asuh pada Kamis, 30 Januari 2020

Peluncuruan Gesit Asuh ini pun mendapat tanggapan positif, salah satunya berasal dari Ketua Lembaga Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi atau Kak Seto. “Saya memberikan apresiasi kepada Kemen PPPA dengan gebrakan ini. Selama ini stakeholder yang terlibat dalam upaya perlindungan anak sering sendiri-sendiri, tidak ada keterpaduan, tidak ada sinergi, yang kadang-kadang justru membuat anak jadi bingung. Dengan adanya gerak sinergi terpadu mudah-mudahan bisa kompak dan satu arah sehingga anak terlindungi dan mendapat pengasuhan yang tepat,” ujar Kak Seto.

Gesit Asuh merupakan jaringan kerja sama sinergi program-program pengasuhan anak berkualitas melibatkan berbagai pihak yaitu pemerintah, lembaga masyarakat, dunia usaha dan jaringan media. Dalam acara tersebut juga dilakukan penandatanganan Deklarasi Gesit Asuh serta peluncuran iklan Kampanye Pengasuhan Anak Berbasis Keluarga yang dihadiri perwakilan Kantor Staf Presiden, Kementerian Sosial, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Lembaga Masyarakat oleh Aliansi Pengasuhan Berbasis Keluarga (Aliansi Asuh Siaga), Dunia Usaha oleh Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI), dan Media oleh Komunitas Jurnalis Kawan Anak (Jurkawan). (*)

Sumber berita (*/Publikasi dan Media Kementerian PPPA)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forum Anak ASEAN, Delegasi Indonesia Rekomendasi Protokol Kesehatan Keluarga

    Forum Anak ASEAN, Delegasi Indonesia Rekomendasi Protokol Kesehatan Keluarga

    • calendar_month Sen, 26 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Empat anak terpilih sebagai delegasi resmi Indonesia membagikan pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh ketika mengikuti The 6th ASEAN Children Forum (ACF) 2020 atau Forum Anak ASEAN ke-6 Tahun 2020. Mereka adalah Belva Rehardini (Solo), Abdul Gilang Tawakkal (Makassar), M. Lukman (Jakarta) perwakilan Forum Anak Nasional (FAN) dan Ema Dilsiana (Bekasi) perwakilan […]

  • Rampung di 2023, Sandiaga Uno Tinjau Progres ‘Bali Maritime Tourism Hub’

    Rampung di 2023, Sandiaga Uno Tinjau Progres ‘Bali Maritime Tourism Hub’

    • calendar_month Sab, 13 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, Garda Indonesia | Pada hari terakhir minggu kedua, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, berkantor di Bali guna melakukan peninjauan proyek pembangunan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) di Kawasan Pelabuhan Benoa, pada Sabtu, 13 Februari 2021. Bali Maritime Tourism Hub merupakan salah satu proyek strategis yang sedang […]

  • Harga Diri Tak Sebanding Sembako, Pulau Timor Untuk SPK

    Harga Diri Tak Sebanding Sembako, Pulau Timor Untuk SPK

    • calendar_month Sab, 9 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Marthen Luther, salah satu sesepuh di Desa Bipolo, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang menegaskan bahwa Bipolo sebagai adik dari TTU, Belu, Malaka, dan TTS memberikan kemenangan 90 persen untuk Simon Petrus Kamlasi (SPK).   Sulamu | Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi (SPK) kembali melakukan kampanye terbatas di Desa Bipolo, […]

  • Desa Berdaya ala PLN UIP Nusra Bagi Warga Poco Leok Manggarai

    Desa Berdaya ala PLN UIP Nusra Bagi Warga Poco Leok Manggarai

    • calendar_month Rab, 18 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | Sejumlah kelompok tani hortikultura binaan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melalui program Desa Berdaya memeroleh keuntungan besar dari hasil panen mereka, salah satunya Kelompok Tani Banera, Kampung Ndajang, Desa Lungar, Poco Leok, Satar Mese, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Panen perdana sayur pakcoy milik Kelompok Tani […]

  • Terapi Plasma Konvalesen Jadi Pengobatan Alternatif Covid-19

    Terapi Plasma Konvalesen Jadi Pengobatan Alternatif Covid-19

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Terapi Plasma Konvalesen yang kini kembali digaungkan sebagai salah satu terapi alternatif untuk mengobati pasien positif Covid-19, sebetulnya bukan merupakan hal baru. Terapi ini telah digunakan sejak satu abad yang lalu untuk mengobati banyak penyakit, termasuk difteri. Membahas hal tersebut, dr. Erlina Burhan, Sp.P (K), M.Sc., Ph.D, Dokter Spesialis Paru Rumah […]

  • Mars BNN ‘Sing Againts Drugs’ Membahana di Pesparani NTT

    Mars BNN ‘Sing Againts Drugs’ Membahana di Pesparani NTT

    • calendar_month Kam, 8 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Badan Narkotika Nasional Provinsi Nusa Tenggara Timur (BNNP NTT) bekerja sama dengan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi NTT menyelenggarakan ekshibisi mars BNN dalam Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik II tingkat Provinsi NTT. Baca juga: https://gardaindonesia.id/2022/09/08/pesparani-ii-ntt-usai-kota-kupang-juara-umum/ Kepala BNN Provinsi NTT, Brigjen Pol. Dr. R. Nurhadi Yuwono, Sik, […]

expand_less