Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » MASALAH AIR SABU RAIJUA! SPK Siap Tuntaskan Keluhan Warga

MASALAH AIR SABU RAIJUA! SPK Siap Tuntaskan Keluhan Warga

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 22 Nov 2024
  • visibility 256
  • comment 0 komentar

Loading

Simon Petrus Kamlasi mengatakan kondisi alam di Sabu Raijua mirip dengan Israel yang memiliki panas matahari yang sangat bagus dan struktur tanah yang baik untuk pertanian. Untuk itu dia memiliki impian agar Sabu Raijua bisa dibangun seperti Israel yang memiliki hasil pertanian yang luar biasa.

 

Seba | Calon gubernur NTT nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi (SPK) blusukan politik di Kabupaten Sabu Raijua pada Kamis, 21 November 2024. SPK menyempatkan diri mengunjungi empat desa yakni Desa Raenalulu dan Raemadia di Sabu Barat, Desa Bodae di Sabu Timur dan Desa Lobohede di Hawu Mehara.

Saat bertemu SPK, masyarakat Sabu Raijua mengeluhkan berbagai persoalan yang dihadapi. Salah satu persoalan mendasar yang dikeluhkan adalah kesulitan air. Masyarakat Sabu Raijua berharap, dengan kemampuan yang dimiliki oleh SPK, persoalan air bisa terjawab saat SIAGA memimpin NTT lima tahun ke depan.

“Persoalan yang selama ini kami hadapi adalah air bersih. Kami hanya berharap dari beli air di mobil tangki yang harganya lumayan mahal. Kami tahu bahwa Paket SIAGA memiliki program SIAGA air sehingga kami menitipkan harapan kami kepada bapak SPK,” ujar Yohanis Manuhunga, warga desa Raenalulu.

Menanggapi hal tersebut, Simon Petrus Kamlasi mengatakan, apa yang dialami oleh masyarakat di Sabu Raijua, terjadi juga di hampir semua wilayah di NTT, terutama wilayah kering dan pedalaman. Untuk itu, jika dirinya memimpin NTT maka persoalan air harus bisa dituntaskan, tidak hanya untuk konsumsi semata tapi juga untuk kebutuhan pertanian dan peternakan.

“Kenapa kami tempatkan SIAGA air itu menjadi hal yang utama karena air adalah sumber kehidupan. Indikator kesejahteraan juga dilihat dari kecukupan air. Sabu Raijua adalah daerah semi arit sehingga kita akan membangun banyak embung untuk menahan air hujan. Itu juga sekaligus menyimpan air baku sehingga kita bisa gunakan teknologi bagaimana air yang ada di dalam tanah itu kita bawa ke rumah masyarakat. Kita bawa air ke kebun sehingga kita bisa menanam tidak hanya menunggu musim hujan,” ujarnya.

Menurut SPK, panas matahari yang luar biasa di Sabu Raijua adalah anugerah yang harus disyukuri. Ia akan menjadikan Sabu sebagai Israel di NTT dengan berbagai teknologi pertanian yang modern.

“Panas di Sabu itu adalah anugerah untuk pembuatan garam dengan kualitas super,” ujarnya.

Simon Petrus Kamlasi mengatakan, untuk menggerakkan sektor pertanian secara masif maka semua kalangan harus berpartisipasi aktif termasuk kaum muda dan milenial. Petani saat ini kata SPK, bukan lagi pekerjaan kelas bawah karena dengan teknologi yang modern saat ini, orang bisa hidup dengan sejahtera lewat hasil pertanian.

“Ke depan kita akan bina petani muda atau petani milenial. Kita latih dan beri modal lalu kita siapkan pasarnya. Saya pernah bikin petani muda keren di pulau Bali bersama KASAD. Ada ribuan anak muda yang bertani dan mengusai pasar modern yang mana hasil pertanian mereka dijual secara online. Saya baru dua kali datang Sabu tapi pulau ini akan saya jadikan seperti Israel. Kita tiru pertanian yang ada di Israel untuk kita terapkan di Sabu Raijua. Ke depan kita akan tidur di kebun dengan para petani-petani muda,” pungkasnya.(*)

Sumber (*/tim media SIAGA)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah India Tawarkan Kursus Pendidikan Singkat Bagi Pemuda NTT

    Pemerintah India Tawarkan Kursus Pendidikan Singkat Bagi Pemuda NTT

    • calendar_month Sel, 19 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dalam kunjungan Konsul Jenderal (Konjen) India di Bali, R.O. Sunil Babu yang diterima oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi di Ruang Kerja Wagub, Selasa/19 Maret 2019; Konjen India tersebut menawarkan berbagai kemungkinan kerja sama dengan pemerintah Provinsi terutama dalam bidang ekonomi, pendidikan dan pariwisata. Selain penawaran kerja sama, Konjen R.O […]

  • Anak Bali Gembira, Cinta Seni dan Budaya

    Anak Bali Gembira, Cinta Seni dan Budaya

    • calendar_month Kam, 31 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Selama 2 (dua) minggu berada di Pulau Bali, ada hal menarik dan mengusik saya menelusuri kecintaan masyarakat Bali terutama anak-anak terhadap seni dan budaya Bali. Saat berada di Banjar Kolepekan, Desa Tumbakbayuh, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada Rabu, 16 Oktober 2019 sekitar pukul 18.30 WITA saat prosesi odalan sedang […]

  • NUNUT SIAGA! Kader Golkar Balik Badan dari Melki-Johni

    NUNUT SIAGA! Kader Golkar Balik Badan dari Melki-Johni

    • calendar_month Sel, 15 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Sebulan jelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) 2024, dukungan terus bertambah untuk paslon Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (SIAGA). Dukungan bahkan datang dari kubu yang seharusnya mendukung paslon lain. Agustinus Tulasi, salah satu kader terbaik Golkar NTT asal Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) secara tegas mendukung Simon Petrus […]

  • Siapkan Prajurit Berfisik Prima, Korem 143/HO Helat Latihan Ketangkasan HTF

    Siapkan Prajurit Berfisik Prima, Korem 143/HO Helat Latihan Ketangkasan HTF

    • calendar_month Kam, 6 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Kendari, Garda Indonesia | Pada Kamis, 6 Februari 2019 bertempat di Tanah Makorem 143/Halu Oleo, Kelurahan Nanga-nanga, Kecamatan Baruga Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara telah dilaksanakan Apel pengecekan kegiatan HTF Personel Jajaran Makorem 143/HO. How To Fine The Fighter atau yang lebih dikenal dengan sebutan Materi HTF merupakan salah satu materi latihan yang disiapkan untuk […]

  • Tantangan Julie Laiskodat Dijawab Politeknik Negeri Kupang

    Tantangan Julie Laiskodat Dijawab Politeknik Negeri Kupang

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Politeknik Negeri Kupang (PNK) diminta Ketua Dekranasda NTT, Julie Sutrisno Laiskodat untuk tak hanya sekadar belajar di papan tulis dan di kelas saja, namun sekiranya dapat mengimplementasikan ilmu kepada masyarakat. Dan ini merupakan tindak lanjut dari PNK usai kunjungan kerja ke Dekranasda. Demikian disampaikan Direktur PNK, Frans Mangngi, S.T., M.Eng. kepada […]

  • Menko Polhukam & Mendagri Kunjungi  Perbatasan Motaain Timor Leste

    Menko Polhukam & Mendagri Kunjungi Perbatasan Motaain Timor Leste

    • calendar_month Kam, 18 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan selaku Ketua Pengarah Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Mahfud MD, bersama dengan Menteri Dalam Negeri selaku Kepala BNPP, Tito Karnavian, dijadwalkan untuk melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berbatasan dengan Republik Demokratik Timor Leste. Menko Polhukam RI, Mahfud MD […]

expand_less