Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Narkotika » “Masalah Narkotika Masalah Kita” BNNP NTT Gandeng Yayasan dan Komunitas

“Masalah Narkotika Masalah Kita” BNNP NTT Gandeng Yayasan dan Komunitas

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 25 Sep 2020
  • visibility 351
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Narkoba sebagai kejahatan lintas negara (transnational crime), kejahatan luar biasa (extra ordinary crime), kejahatan serius (serious crime), dan kejahatan terorganisir (organized crime); menjadi perhatian serius dari pemerintah terutama Badan Narkotika Nasional (BNN) sesuai dengan amanat Undang-undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dalam pemaparannya saat Workshop Penggiat Anti Narkoba bidang P4GN (Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba dan Prekusor Narkotika) pada Kamis, 24 September 2020 pukul 08.30 WITA—selesai di Hotel Sotis Kupang, Kepala BNN Provinsi NTT, Brigjen Pol. Teguh Iman Wahyudi, S.H., M.M. mengungkapkan beberapa alasan mengapa Indonesia rawan terhadap peredaran gelap narkoba yakni karena Indonesia menjadi gerbang lalu lintas laut dunia, memiliki 17.504 pulau, 108.000 km garis pantai, 40 bandara internasional, 654 daerah rawan, 269 juta penduduk, 3,4 juta penyalahguna, dan ribuan jalur tikus peredaran gelap narkoba.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/10/04/enam-kendala-hambatan-pelaksanaan-p4gn-oleh-bnn-provinsi-ntt/

Teguh Wahyudi pun menyampaikan secara gamblang bahwa 80 persen peredaran gelap narkoba bersumber dari laut dan berasal dari luar negeri. “Jalur laut karena lebih mudah dengan biaya lebih murah, dan lebih aman,” ungkapnya sembari petugas BNN hanya dapat mengungkap peredaran gelap narkoba sekitar 30 persen.

Foto bersama BNN Provinsi NTT dan Penggiat Anti Narkoba bidang P4GN di Wilayah NTT

Di wilayah NTT, terang Teguh, angka prevalensi penyalahguna narkoba mencapai angka 36.022 orang pada tahun 2017 (0.99 %) kemudian menurun menjadi 0,1 % atau sejumlah 4.875 penyalahguna di tahun 2019. “Rata-rata penyalahguna narkoba adalah pelajar, karena saat bersekolah atau kuliah di daerah Jawa atau Bali telah menemukan jaringan sehingga setelah kembali ke NTT, mereka langsung memesan via online, sehingga agak menyulitkan kami karena keberadaan pengedar di luar NTT. Mereka bisa ditangkap, namun memerlukan waktu dan strategi yang tepat,” ungkap Teguh.

Malah di masa pandemi ini, imbuh Teguh, peredaran gelap narkoba mengalami peningkatan. Maka, kehadiran pegiat anti narkoba untuk membantu BNN Provinsi NTT, “Karena Narkoba menjadi musuh negara dan musuh kita bersama, dan penggiat anti narkoba mempunya kewajiban sebagai penyuluh dan penggerak,” bebernya.

Terkait keterbatasan anggaran dan personil BNN Provinsi NTT, maka BNN menggandeng penggiat anti narkoba dari yayasan dan komunitas untuk bekerja sama dan berperan aktif memberikan informasi termasuk mengajak para penyalahguna untuk mengikuti rehabilitasi. “Mengajak semua elemen masyarakat untuk turut serta dan aktif dalam pencegahan peredaran gelap narkoba dan mendorong agar para penyalahguna untuk mengikuti rehabilitasi,” terangnya sembari menyampaikan lokasi terdekat rehabilitasi di Indonesia Timur berada di Badoka, Sulawesi Selatan.

Kepala BNN Provinsi NTT juga menyampaikan daerah rawan peredaran gelap narkoba di Provinsi NTT berada pada Manggarai Barat, Sumba Timur, Sikka, Kota Kupang, Belu, dan Sumba Barat. Selain itu, di masa pandemi ini, ungkap Teguh, peredaran gelap narkoba melalui penyebaran sembilan bahan pokok, permen jelly, kue mengandung ganja, dan lain-lain.

Penyematan Pin Penggiat Anti Narkoba oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Hendrik J Rohi. S.H., M.H. kepada Ketua IMO NTT, Rony Banase

Brigjen. Pol. Imam Teguh Wahyudi, S.H., M.M. meminta kepada para pegiat anti narkoba untuk tak segan melaporkan jika ada petugas yang menjadi penyalahguna atau pengedar narkoba. “Jika menemukan atau mengetahui kondisi tersebut, silakan laporkan kepada saya,” pintanya saat memberikan materi kepada sekitar 30 Penggiat Anti Narkoba.

Menjadi seorang Penggiat Anti Narkoba, tandas Teguh, harus dapat menjadi penggerak dan penyuluh menyosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba, menjadi penjangkau dan pendamping. Dalam bidang pemberantasan, Penggiat Anti Narkoba dapat menjadi pembina dan pelapor dan dapat bekerja sama menjadi mediator dan fasilitator.

Selain itu, turut memberikan pembekalan materi kepada Penggiat Anti Narkoba yakni Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat, Lia Novika, SKM. tentang pemahaman dasar dan pengenalan berbagai jenis narkoba dan Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Hendrik J Rohi. S.H., M.H. mengenai Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sementara itu, salah satu Penggiat Anti Narkoba dari Yayasan Polikarpus Do Flobamora, Polikarpus Do saat merespons materi yang disampaikan oleh BNN Provinsi NTT untuk melibatkan secara aktif para penggiat agar dapat bersinergi menyosialisasikan tentang beragam jenis narkoba dan bahaya penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat.

BNN Provinsi NTT pun mengajak para penggiat untuk membuat rencana aksi di lingkup masing-masing dan di sesi akhir kegiatan dilakukan penyematan pin Penggiat Anti Narkoba dan penyerahan secara simbolis sertifikat kepada Ketua Forkomwil PUSPA NTT, Elizabet Rengka dan Ketua IMO NTT, Rony Banase.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto oleh (*BNN Provinsi NTT)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • IIMS 2024, PLN Dorong Transportasi Berbasis Listrik dan Hidrogen

    IIMS 2024, PLN Dorong Transportasi Berbasis Listrik dan Hidrogen

    • calendar_month Sab, 17 Feb 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo membuka The 31th Indonesia International Motor Show (IIMS) 2024, di Jiexpo Jakarta, pada Kamis, 15 Februari 2024. Dalam sambutannya, Presiden mengatakan pemerintah mendukung penuh pengembangan kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di tanah air dan optimis mampu bersaing di pasar global. “Saya melihat banyak yang dipamerkan […]

  • Makin Untung, Panen Kedua Poktan Poco Leok Binaan PLN UIP Nusra

    Makin Untung, Panen Kedua Poktan Poco Leok Binaan PLN UIP Nusra

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 1Komentar

    Loading

    Manggarai, Kelompok tani budidaya hortikultura binaan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Wela Sita Werek, Ulumbu, Desa Wewo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menghelat panen pada Rabu, 24 April 2024. Di panen kedua ini, salah satu dari 16 kelompok tani di Poco Leok binaan PT PLN (Persero) UIP Nusra […]

  • Gubernur VBL Instruksikan Satpol PP dan Polda NTT Sidak Toko Bangunan

    Gubernur VBL Instruksikan Satpol PP dan Polda NTT Sidak Toko Bangunan

    • calendar_month Rab, 7 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 1Komentar

    Loading

    Malaka—NTT, Garda Indonesia | Saat melakukan kunjungan kerja melihat korban banjir bandang di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 6 April 2021, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Polda NTT untuk melakukan sidak Toko Bahan Bangunan. “Hari ini saya instruksikan Kasat Pol PP Provinsi NTT […]

  • Pemprov Bali Bantah Tolak KM Splendor Turunkan PMI di Pelabuhan Benoa

    Pemprov Bali Bantah Tolak KM Splendor Turunkan PMI di Pelabuhan Benoa

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, Garda Indonesia | Ramai diberitakan di media online tentang penutupan bandara dan pelabuhan pada Jumat, 24 April 2020, mengakibatkan 327 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang datang dari Australia dengan menumpang Kapal Motor (KM) Carnival Splendor tidak bisa bersandar di Pelabuhan Benoa, Bali. Ratusan penumpang kapal yang di antaranya 188 warga Bali itu, kini terdampar […]

  • Rangkaian Kebersamaan Paskah Jemaat Gereja Bait El Kampung Baru Penfui

    Rangkaian Kebersamaan Paskah Jemaat Gereja Bait El Kampung Baru Penfui

    • calendar_month Ming, 21 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Jemaat Gereja Bait El Kampung Baru Penfui dan Satuan Tugas (Satgas) Panitia Hari Raya Gerejawi (PHRG) 2019 bahu membahu menyelenggarakan Perayaan Paskah 2019. Dimulai sejak 7 (tujuh) minggu sebelum masa pra paskah hingga pada puncak Hari Raya Paskah pada Minggu, 21 April 2019. Sebelumnya, Panitia Hari Raya Gerejawi Bait El Kampung […]

  • Jaga Listrik Tetap Nyala, PLN ULTG Kupang Lakukan Pemeliharaan Sistem Timor

    Jaga Listrik Tetap Nyala, PLN ULTG Kupang Lakukan Pemeliharaan Sistem Timor

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Kupang melakukan pemeliharaan peralatan utama Gardu Induk Bay Line 1 dan 2 arah Bolok di Gardu Induk Maulafa pada 9—10 Juni 2020. Gardu Induk Maulafa Kupang merupakan sub-sub sistem dari sistem tenaga listrik. Sebagai sub sistem dari sistem penyaluran (transmisi), gardu […]

expand_less