Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menhan Sjafrie Khawatir Peran 10 Pengusaha Dominasi Perekonomian Indonesia

Menhan Sjafrie Khawatir Peran 10 Pengusaha Dominasi Perekonomian Indonesia

  • account_circle Penulis
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 125
  • comment 0 komentar

Loading

Sjafrie yang juga menjabat sebagai Ketua Pengarah Satgas PKH, menyoroti besarnya kebocoran negara akibat praktik ilegal yang ditaksir mencapai Rp5.770 triliun.

 

Bogor | Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin, mengungkapkan kekawatirannya terkait penguasaan ekonomi nasional oleh segelintir pihak. Dalam pengarahannya kepada peserta retret Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Rumpin, Bogor, pada Sabtu, 31 Januari 2026, Sjafrie menyebut adanya 10 pengusaha yang mendominasi perekonomian Indonesia, yang dinilainya berpotensi mengancam kedaulatan negara.

Meski tidak merinci nama-namanya, Menhan menegaskan bahwa ia mengantongi data valid mengenai kesepuluh figur tersebut. Menurutnya, meski secara legalitas formal usaha mereka tampak sah, namun dalam praktiknya kerap ditemukan tindakan ilegal yang merugikan negara. Hal ini mendorong pemerintah membentuk Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) guna menindak eksploitasi sumber daya strategis seperti sawit, timah, dan nikel yang kerap diselundupkan.

Sjafrie, yang juga menjabat sebagai Ketua Pengarah Satgas PKH, menyoroti besarnya kebocoran negara akibat praktik ilegal ini yang ditaksir mencapai Rp5.770 triliun. Ia mengingatkan bahwa ancaman terhadap kedaulatan tidak hanya bersifat militer, tetapi juga ekonomi. Oleh karena itu, langkah tegas diperlukan untuk memastikan kekayaan alam dikelola demi kepentingan nasional dan mencegah dominasi segelintir elite yang menggerogoti ketahanan ekonomi bangsa.

Dilansir dari Indonesia Corruption Watch, pada periode 1990—2000, Sumatra kehilangan hutan seluas 8,1 juta hektare dan merupakan degradasi hutan yang tertinggi di Indonesia (Bank Dunia, April 2006). Keberhasilan para taipan untuk menjadi yang terkaya di Indonesia memang telah meninggalkan jejak-jejak permasalahan kehutanan, perbankan, dan keuangan negara, yang sampai saat ini belum sepenuhnya dapat diatasi dan memiliki dampak negatif jangka panjang yang harus dipikul oleh bangsa Indonesia.

Mereka mengawali kesuksesan dengan mengeksploitasi hutan alam di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau dan sekitarnya. Hutan dikuras isinya dengan cara mendirikan pabrik-pabrik industri kayu (sawn timber dan plywood) serta pabrik pulp dengan kapasitas yang sangat besar, yang jauh melampaui tersedianya kayu secara lestari. Bisnis yang bertumpu pada bahan baku yang murah dengan mata uang rupiah dan penjualan produk untuk ekspor dengan mata uang dolar adalah sebuah konsep bisnis yang menyenangkan bagi pemerintah Orde Baru, yang tengah mendorong kebijakan ekspor nonmigas kala itu. Konsep bisnis lain yang lebih menarik juga bergantung pada hutan, ini adalah industri kelapa sawit. Industri ini memberi dua keuntungan sekaligus kepada kedua taipan tersebut, yaitu memperoleh kayu untuk kebutuhan industri kayu mereka dan menggunakan lahan untuk mengembangkan kebun kelapa sawit.

Tahap berikutnya untuk menjadi yang terkaya adalah dengan mengeksploitasi dana bank, baik bank lokal maupun bank asing. Biasanya bank lokal yang dapat dimanfaatkan untuk menjadi orang terkaya di Indonesia adalah bank milik negara dan/atau bank yang dimiliki sendiri oleh orang tersebut. Pada saat krisis moneter, para taipan melihat kesempatan untuk menghapuskan (tidak membayar) utang-utang mereka kepada bank lokal dan bank asing. RGM berutang US$ 343,78 juta kepada bank-bank nasional, termasuk bank-bank BUMN, dan US$ 1,6 miliar kepada kreditor internasional. Sementara itu, SMG tidak mampu membayar utangnya US$ 1,3 miliar kepada Bank Internasional Indonesia, yang pernah dimiliki oleh Eka Tjipta Wijaya. SMG juga tidak membayar utang lebih dari US$ 11 miliar kepada kreditor internasional. Kedua taipan itu berhasil mendapatkan utang luar negeri melalui perusahaan afiliasi yang mereka bentuk di Singapura. Selama tidak membayar kewajibannya di masa krisis moneter, kedua taipan tersebut melakukan ekspansi usaha di Cina. Adapun RGM juga melakukan ekspansi ke Amerika Latin.

Tahap terakhir dari proses menjadi yang terkaya adalah dengan mengeksploitasi dana anggaran pendapatan dan belanja negara dengan cara memaksa pemerintah menghapuskan utang mereka yang telah dialihkan penagihannya kepada pemerintah (BPPN). Dalam rangka menyehatkan bank, pemerintah mengambil alih penagihan kredit macet bank dan mengeluarkan obligasi pemerintah untuk menambah modal bank. Sebagai akibat dari kebijakan ini, setiap tahun lebih dari 30 persen dana APBN digunakan hanya untuk melunasi obligasi pemerintah dan membayar bunganya. Sementara itu, BPPN gagal memperoleh hasil yang maksimal atas penagihan kredit macet yang telah dilimpahkan oleh bank.

Strategi eksploitasi hutan, bank, dan anggaran negara masih terus berlanjut sampai hari ini. Industri kayu dan pulp terus mencari peluang untuk menambah kapasitasnya. Pada 2003 RGM bahkan mengumumkan akan menambah kapasitas produksi pulp RAPP dari 2 juta ton per tahun menjadi 3,5 juta ton per tahun. Berbagai kebijakan kehutanan yang saat ini dikembangkan oleh pemerintah diarahkan agar dapat membantu upaya industri kehutanan memenuhi kapasitas pabrik kayu dan pulp, di antaranya dengan mengizinkan kembali pengembangan hutan tanaman di area yang berhutan. Industri kehutanan tidak tertarik untuk mengembangkan hutan tanaman industri di lahan-lahan kosong yang tidak ada kayunya.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bareskrim Polri Awasi Distribusi BBM Selama Ramadan 1443H

    Bareskrim Polri Awasi Distribusi BBM Selama Ramadan 1443H

    • calendar_month Rab, 6 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bareskrim Polri turut mengawasi distribusi bahan bakar minyak (BBM). Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya oplosan dan upaya menimbun BBM. “Memastikan stok dan distribusi di wilayahnya aman, dan tujuannya juga dari Krimsus pasti ke Tipidter ke Krimsus ke Polres-Polres jajaran untuk memantau jangan sampai ada oplos mengoplos atau timbun menimbun,” ujar […]

  • Menista Agama, Yahya Waloni Ditetapkan Bareskrim Polri Jadi Tersangka

    Menista Agama, Yahya Waloni Ditetapkan Bareskrim Polri Jadi Tersangka

    • calendar_month Jum, 27 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menetapkan penceramah Yahya Waloni sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama usai ditangkap di kawasan Cibubur pada Kamis, 26 Agustus 2021. “Yang bersangkutan disangkakan beberapa pasal,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Rusdi Hartono, pada Jumat, 27 Agustus 2021. Brigjen Rusdi menuturkan, penetapan tersangka […]

  • Pemanfaatan Dunia Digital dalam Terobosan Kebudayaan

    Pemanfaatan Dunia Digital dalam Terobosan Kebudayaan

    • calendar_month Kam, 20 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : I Gusti Agung Gede Artanegara Harus diakui pandemi memaksa masyarakat untuk lebih adaptif dengan kondisi perubahan sosial yang sporadis. Mau tidak mau, tatanan kemanusiaan mulai bergeser menuju bentuk lainnya yang pastinya jauh berbeda dari sebelumnya. Perubahan-perubahan besar hampir di segala aspek termasuk dalam ruang kebudayaan, perubahan tersebut menjadi keniscayaan dalam berkebudayaan. Dampak pandemi […]

  • ‘Selmata & The Bride’ Berbagi Kasih Natal Bersama Anak Panti Asuhan

    ‘Selmata & The Bride’ Berbagi Kasih Natal Bersama Anak Panti Asuhan

    • calendar_month Ming, 16 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Yayasan Selendang Mama Beta (Selmata) dan Persekutuan Doa The Bride Berbagi Kasih dalam Kebersamaan Natal bersama anak panti asuhan yang berada di seputar Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu/15/12/18 pukul 18.00 WITA—selesai. Mengambil lokasi di Aula Sekolah Kepolisian Negara(SPN) Kupang, Selmata dan The Bridge menghadirkan sebanyak 200 anak-anak dari 6 (enam) […]

  • Presiden Jokowi Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku di Istana Negara

    Presiden Jokowi Lantik Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku di Istana Negara

    • calendar_month Rab, 24 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Murad Ismail dan Barnabas Orno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku. Pelantikan. Pada acara pelantikan tersebut terlebih dahulu diawali dengan penyerahan Petikan Keputusan Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo yang berlangsung di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta […]

  • Gubernur Viktor Ajak Kembalikan Amarasi Sebagai Lumbung Pangan di Kab. Kupang

    Gubernur Viktor Ajak Kembalikan Amarasi Sebagai Lumbung Pangan di Kab. Kupang

    • calendar_month Sen, 22 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Kab.Kupang-NTT, Garda Indonesia | Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Lahairoi Tubu, di Desa Tesbatan, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Minggu, 21 April 2019, meminta kepada seluruh jemaat yang hadir agar mampu mengembalikan nama besar Amarasi sebagai lumbung pangan di Kabupaten Kupang. “Dulu, sebelum pemekaran, Amarasi memiliki seorang camat yang sangat luar […]

expand_less