Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Menjayakan Bahasa dan Sastra Indonesia melalui Semarak Bulan Bahasa

Menjayakan Bahasa dan Sastra Indonesia melalui Semarak Bulan Bahasa

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 24 Okt 2018
  • visibility 97
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT,gardaindonesia.id | Semarak Bulan Bahasa merupakan agenda rutin dari Kantor Bahasa NTT dan dilaksanakan setiap tahun pada bulan Oktober. Dalam tahun 2018 ini, Semarak Bulan Bahasa bersamaan dengan Kongres Bahasa Indonesia Ke-11 dan terdapat 7 (tujuh) kegiatan lomba dan pemberian penghargaan Bemo RAISA (Bemo Ramah Bahasa Indonesia)

Dilaksanakan di Taman Budaya Gerson Poyk tanggal 24—25 Oktober 2018, berbagai kegiatan yang dilombakan yakni Lomba Musikalisasi Puisi bagi Guru SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA Se-Kota dan Kabupaten Kupang; Lomba Mewarnai bagi Siswa TK B; Lomba Mendongeng bagi Guru TK/PAUD; Lomba Baca Puisi bagi Siswa SD/MI; Lomba Bercerita Cerita Rakyat bagi Siswa SMP/MTs; Lomba Cerdas Cermat Bahasa bagi Siswa SMA/SMK/MA dan Lomba Istilah Hari Ini bagi Mahasiswa D-3 dan S1

Kepala Kantor Bahasa Nusa Tenggara Timur(NTT), Valentina Lovina Tanate,S.Pd., sebelum sesi pembukaan Semarak Bulan Bahasa 2018 mengatakan, melalui bahasa; jati diri kita dibentuk karena melalui karya sastra, kepribadian anak-anak tumbuh dan berkembang.

“Kami berharap dengan kegiatan lomba Semarak Bulan Bahasa, anak-anak di Kabupaten dan Kota Kupang semakin mencintai bahasa sebagai sumber ilmu dan suka membaca. Semarak Bulan Bahasa merupakan agenda rutin Kantor Bahasa NTT dan berharap lomba-lomba yang dilaksanakan dapat sesuai dengan tingkat apresiasi sastra di sekolah,” pinta Kepala Kantor Bahasa NTT.

Pacu Literasi Anak Melalui Kecintaan terhadap Bahasa dan Sastra

Degradasi moral terjadi dalam dunia pendidikan saat ini. Moral generasi muda saat ini sangat berbeda jauh dengan generasi sebelumnya (20 tahun lalu) namun masih banyak yang mempunyai perilaku santun dan tata krama baik dan sedikit yang berprilaku negatif.

Sastra merupakan salah satu wadah bagi anak-anak agar bisa mempelajari nilai moral dan nilai kehidupan yang terkandung didalamnya, sastra harus tumbuh dan hidup dalam lingkungan sekolah. Mereka harus dirangsang juga bertumbuh agar kreatifitas dapat bertumbuh. Pembelajaran sastra tidak cukup hanya dengan memasukkan teori tentang sastra namun harus diajarkan bagaimana menikmati dan mengapreasi satra dan memproduksi karya sastra.

“Disinilah permasalahan, literasi kita di NTT masih dibawah standar. Jangankan literasi tulis, literasi baca pun, anak-anak harus dipaksa dulu agar mau membaca. Saya rasa bapak/ibu guru mengalami kesulitan tersebut di sekolah, anak-anak dalam era saat ini lebih memilih gawai (gadget) daripada membaca,” ungkap Valentina, sesaat sebelum pembukaan Semarak Bulan Bahasa, Rabu/24 Oktober 2018.

Kepala Perpustakaan Negara, Ir Frederik Tielman mewakili Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat membuka dengan resmi Semarak Bulan Bahasa 2018. Tampak hadir Kadis Kebudayaan NTT, Piter Manuk, Kadis Pendidikan Kota Kupang, Filmon Lulupoy dan Sekretaris Perhubungan Kota Kupang. (+rb)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polri : Seragam Baru Satpam Pakai Warna Krem

    Polri : Seragam Baru Satpam Pakai Warna Krem

    • calendar_month Jum, 14 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Polri akan memamerkan seragam satpam yang baru atau bertepatan dengan hari ulang tahun (HUT) Satpam pada 31 Januari 2022. Diketahui, korps Bhayangkara berencana mengganti warna seragam harian Satuan Pengamanan (Satpam) dari yang sebelumnya berwarna cokelat muda menjadi warna krem. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa rincian mengenai […]

  • 10 Kabupaten Terbaik Atasi Stunting NTT Turun 3,2%, Gubernur VBL : Kerja Kita Belum Maksimal

    10 Kabupaten Terbaik Atasi Stunting NTT Turun 3,2%, Gubernur VBL : Kerja Kita Belum Maksimal

    • calendar_month Sel, 12 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Memang betul terjadi penurunan stunting tapi jika penurunannya biasa-biasa saja artinya kerja kita kurang maksimal karena yang kita bicarakan ini adalah nyawa manusia. Jika hanya melihat secara statistik memang penurunannya sudah bagus yaitu sampai pada 21%, akan tetapi jika kita melihat dari jumlah, maka saya merasa sedih karena masih ada 80.909 […]

  • Banjir Dukungan Warga—Tokoh Adat Untuk PLTP Ulumbu Poco Leok

    Banjir Dukungan Warga—Tokoh Adat Untuk PLTP Ulumbu Poco Leok

    • calendar_month Sel, 13 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai, Garda Indonesia | Sosialisasi menyeluruh hingga giat yang dilakukan PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) kepada warga sekitar di lokasi pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu unit 5—6 Poco Leok, membuahkan dukungan dari warga dan tokoh adat sekitar. Dukungan dari sejumlah tokoh adat hingga tokoh muda di […]

  • HUT Ke-95 NU, Ketua KPK Urai Sumbangsih NU Bagi Pemberantasan Korupsi

    HUT Ke-95 NU, Ketua KPK Urai Sumbangsih NU Bagi Pemberantasan Korupsi

    • calendar_month Ming, 31 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Minggu 31 Januari 2021, warga Nahdliyin memperingati Hari Lahir (Harlah) Ke-95 Nahdlatul Ulama (NU). Bukan hanya organisasi sosial keagamaan dengan basis dukungan sosial terbesar di Indonesia bahkan di dunia, NU adalah salah satu komponen bangsa yang sangat besar peranannya dalam berjuang merebut, membentuk, mempertahankan dan menjaga negeri ini. Demikian ujar Ketua […]

  • Neraca Perdagangan Luar Negeri NTT Defisit 30 Juta US Dollar

    Neraca Perdagangan Luar Negeri NTT Defisit 30 Juta US Dollar

    • calendar_month Sen, 3 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Neraca perdagangan luar negeri provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2018 secara kumulatif mengalami defisit sebesar US $ 30.212.590. Besaran defisit ini diperoleh dari perbandingan kumulatif nilai ekspor sebesar US $ 10.238.458 terhadap nilai impor sebesar US $ 40.451.048. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTT, Maritje Pattiwaellapia, menjelaskan ekspor provinsi NTT […]

  • HHCI Edukasi dan Putuskan Mata Rantai Covid-19 di Wilayah Denpasar

    HHCI Edukasi dan Putuskan Mata Rantai Covid-19 di Wilayah Denpasar

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, Garda Indonesia | Sejumlah relawan yang menamakan diri Happy Helping Community Indonesia (HHCI) turun langsung untuk membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Mereka melakukan penyemprotan disinfektan sekaligus memberi pemahaman kepada masyarakat terkait cara-cara pencegahan Covid-19 di Panti Asuhan Tat Twam Asi, pada Senin, 30 Maret 2020. Ketua Umum Happy Helping Community Indonesia (HHCI), Ida […]

expand_less