Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menteri PPN Tinjau Bendungan Kambaniru & Food Estate di Pulau Sumba

Menteri PPN Tinjau Bendungan Kambaniru & Food Estate di Pulau Sumba

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 5 Jun 2021
  • visibility 122
  • comment 0 komentar

Loading

Sumba-NTT, Garda Indonesia | Menteri  Perencanaan Pembangunan Nasional (Menteri PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Dr.Ir. Suharso Monoarfa melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Pulau Sumba, pada Jumat 4 Juni 2021; menggunakan Pesawat Private Flight Type A/C, Menteri PPN bersama rombongan tiba di Bandara Umbu Mehang Kunda, Kabupaten Sumba Timur sekitar pukul 09.10 WITA.

Kedatangan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa disambut langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat, Bupati Sumba Timur, Kristofel Praing; Wakil Bupati Sumba Timur David Melo Wadu, dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Hadir pula Karo Administrasi Pimpinan Setda NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius; Kadis PUPR NTT, Maxi Nenabu, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Lecky Koli, staf khusus Gubernur NTT, Daniel Kameo, Imanuel Blegur, dan Pius Rengka.

Agenda pertama kunker, Menteri Suharso dan Gubernur NTT beserta rombongan mengunjungi dan melihat kondisi Bendungan Kambaniru yang rusak parah akibat diterjang banjir bandang dampak dari Badai Siklon Tropis Seroja pada April 2021 lalu di Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur.

Demi mencukupi kebutuhan air petani dan masyarakat sekitar, dilakukan penanganan yang bersifat darurat, yakni dengan merencanakan empang dan tanggul di hulu sungai sejauh 300 meter dari sungai dengan menggunakan beronjong, bertujuan mengalirkan air ke bangunan pengambilan air dengan saluran pengalih. Sehingga air mampu mengalir kembali ke saluran irigasi.

Menteri  Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Dr.Ir. Suharso Monoarfa bersama Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat meninjau Bendungan Kambaniru

Untuk penanganan permanen perbaikan masih dalam tahap persiapan desain dengan kebutuhan rehab Bendungan Kambaniru sebesar Rp.90 miliar, yakni melalui APBN tahun 2021 sebesar Rp.67,5 miliar dan tahun 2022 sebesar Rp.22,5 miliar.

Ditemui terpisah, Bupati Sumba Timur, Kristofel Praing menyampaikan terima kasih kepada Menteri PPN/Bappenas dan Gubernur NTT atas kunjungannya, serta menjelaskan bahwa Bendungan Kambaniru sebagai salah satu infrastruktur yang memiliki peran penting dalam sektor pertanian sebagai mata pencaharian utama masyarakat di Sumba Timur.

“Saya pikir dengan kunjungan Pak Menteri dan Pak Gubernur, memberi harapan bagi masyarakat Sumba Timur dan Pemerintah Kabupaten untuk dapat bangkit menyelesaikan beberapa infrastruktur yang di antaranya Bendungan Kambaniru. Kita tahu bahwa bendungan Kambaniru mengairi 1.440 hektar sawah dan ribuan masyarakat menggantungkan hidupnya pada bendungan tersebut. Terima kasih kepada Pak Menteri dan Pak Gubernur kami, karena kedatangan Bapak berdua bersama rombongan tentu memberi secercah harapan dan semangat bagi kami semua untuk bangkit kembali, “ tuturnya.

Setalah meninjau Bendungan Kambaniru Menteri bersama Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta rombongan mengunjungi Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) Sumba Timur yang merupakan satu satunya universitas yang ada di Pulau Sumba.

Kunjungi Areal Food Estate di Sumba Tengah

Usai melaksanakan kunjungan pada dua lokasi berbeda di Kabupaten Sumba Timur, sekitar pukul 15.30 WITA, Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa dan Gubernur NTT Viktor Laiskodat beserta rombongan langsung menuju areal lumbung pangan atau food estate di Kabupaten Sumba Tengah.

Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Dr.Ir. Suharso Monoarfa saat meninjau Food Estate di Sumba Tengah

Menteri PPN/Bappenas menyampaikan bahwa food estate adalah wujud dan komitmen Pemerintah Daerah NTT dalam menjaga stabilitas pangan serta menghadirkan pertanian yang maju dan modern. “Tentunya saya ingin melihat major project yang ada di Sumba seperti food estate dapat berjalan dengan baik ke depannya sehingga benar-benar dapat mewujudkan apa yang dinamakan ketahanan pangan, serta pertanian juga semakin maju dan modern,” paparnya.

Selain itu, tandas Suharso Monoarfa, terkait dengan potensi energi terbarukan yang ada di Pulau Sumba, kita dari Pusat tentu sangat mendukung melalui penelitian yang sementara dikerjakan. “Karena untuk hasilkan listrik dalam jumlah yang besar, sekitar 20 Gigawatt dalam kawasan ini, maka diperlukan beberapa indikator tertentu yang harus terpenuhi, seperti lamanya sinar matahari, terik matahari, dan di mana titik inklimasi yang paling baik,” jelasnya.

Untuk diketahui, sejak tahun 2020 Pulau Sumba dijadikan daerah percontohan untuk energi terbarukan di Indonesia. Potensi yang dimiliki Pulau Sumba sehingga menjadi daerah percontohan untuk energi terbarukan melalui program “Sumba Iconic Island” yang merupakan wujud keberpihakan negara untuk menciptakan pemerataan pembangunan di pulau-pulau terluar dan daerah tertinggal melalui peningkatan akses energi berkelanjutan.(*)

Sumber berita dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Ikan Kakap Putih Ambon Penuhi Gizi Secapa TNI & Pasien Covid-19

    Ratusan Ikan Kakap Putih Ambon Penuhi Gizi Secapa TNI & Pasien Covid-19

    • calendar_month Ming, 12 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ratusan ikan kakap putih atau barramundi dipanen oleh kelompok budidaya Botol Bekas di Ambon, Maluku, pada Sabtu, 11 Juli 2020. Selain kakap putih, jenis ikan lainnya seperti kerapu dan kuwe juga dipanen dalam waktu yang bersamaan. Ikan yang dipanen dari Kerambah Waiheru dan Pantai Wainito itu kemudian akan diterbangkan ke Jakarta […]

  • Perdana, Presiden RI Injak Kaki di Tanah Ngada

    Perdana, Presiden RI Injak Kaki di Tanah Ngada

    • calendar_month Kam, 2 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Bajawa, Garda Indonesia | Usai menempuh penerbangan selama 30 menit dari Bandar Udara Haji Hasan Aroeboesman Ende, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menggunakan Helikopter Kepresidenan, Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo tiba di Bandar Udara Soa Bajawa, Kabupaten Ngada, Rabu 1 Juni 2022 pukul 12.05 WITA. Simak video: https://youtube.com/shorts/OEfJygJvTP8?feature=share Di sini, […]

  • WASPADA! Beredar Penipuan Berbasis Kripto Tak Terdaftar

    WASPADA! Beredar Penipuan Berbasis Kripto Tak Terdaftar

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Akhir-akhir ini semakin marak ditemukan entitas tidak berizin yang menawarkan investasi aset kripto melalui media sosial, grup percakapan, atau situs web tanpa otorisasi resmi.   Jakarta | Mencermati perkembangan penipuan investasi kripto yang juga semakin marak, Satgas PASTI mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap penawaran perdagangan aset kripto agar tidak menjadi korban penawaran perdagangan aset […]

  • Stefanus Atok Bau Pimpin Macab LVRI Belu Periode 2022—2027

    Stefanus Atok Bau Pimpin Macab LVRI Belu Periode 2022—2027

    • calendar_month Ming, 11 Des 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Stefanus Atok Bau dikukuhkan dan dilantik lagi menjadi Ketua Markas Cabang Legiun Veteran Republik Indonesia (Macab LVRI) Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2022—2027. Momen pengukuhan dan pelantikan Ketua Macab LVRI Belu itu dilakukan beberapa saat setelah terpilih melalui musyawarah cabang (muscab) di Kantor Macab kilometer 16, Desa Bakustulama, […]

  • Bergulir Pelarangan Pendaki Pemula Naik Puncak Gunung Rinjani

    Bergulir Pelarangan Pendaki Pemula Naik Puncak Gunung Rinjani

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Loading

    Balai TNGR bahkan berencana menerapkan sistem identifikasi melalui gelang berteknologi radio frekuensi untuk melacak pendaki, sekaligus mengevaluasi kelayakan berdasarkan riwayat pendakian.   Lombok | Pasca-meninggalnya wisatawan asal Brasil, Juliana Marins, saat mendaki Gunung Rinjani memicu desakan publik untuk melarang pendaki pemula naik ke puncak gunung tersebut. Juliana ditemukan tewas setelah dilaporkan jatuh pada Sabtu pagi, […]

  • Potensi Bibit Siklon Tropis, BMKG: Tidak Terdeteksi di Wilayah NTT

    Potensi Bibit Siklon Tropis, BMKG: Tidak Terdeteksi di Wilayah NTT

    • calendar_month Ming, 8 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menanggapi informasi yang beredar tentang potensi Bibit Siklon Tropis di wilayah Nusa Tenggara Timur dalam beberapa hari ke depan, BMKG menegaskan bahwa saat ini tidak terdeteksi potensi Badai Tropis  di wilayah selatan Indonesia maupun di sekitar Australia, sehingga masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mempercayai isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan tersebut. […]

expand_less