Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Merajut Persaudaraan di El Tari Memorial Cup

Merajut Persaudaraan di El Tari Memorial Cup

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 23 Sep 2022
  • visibility 147
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh : Jondry Siki, CMF

Kericuhan dan kegaduhan selama ajang El Tari Memorial Cup (ETMC), terus berlanjut. Ajang bergengsi se-NTT ini beberapa kali dicoreng oleh oknum suporter yang kurang berakhlak. Tingkat kepercayaan kepada wasit melemah, dan suara suporter menjadi penentu dalam sebuah pertandingan.

Ada upaya untuk memukul wasit baik oleh pemain, suporter maupun oleh pelatih. Aksi-aksi seperti ini sangat mencoreng wajah sepakbola NTT dan sangat jauh dari gagasan awal mengapa ajang El Tari Cup dimulai. Setiap perhelatan ini dimulai hendaknya disampaikan maksudnya utama dari ajang ini.

Gubernur NTT kedua Mayor Jenderal TNI Anumerta Elias Tari mengikuti gagasan Panglima Kodam XIV Hasanudin, M. Jusuf yang terlebih dahulu mengadakan turnamen Piala Jusuf. Tujuan utama dari perhelatan ini adalah untuk menyatukan masyarakat NTT dalam dunia sepakbola.

Maka pada tahun 1969, El Tari Cup pertama dimulai dengan juara pertama dari Flores Timur.  Sepuluh tahun kemudian tepatnya 1979, setahun setelah mangkatnya Gubernur El Tari (Gubernur Pertama, Putra Asli NTT asal Sabu) nama El Tari Cup diubah menjadi El Tari Memorial Cup (ETMC), untuk mengenang jasa gubernur kedua NTT.

Kendati demikian, tujuan mulia dari ajang ini adalah untuk merajut Persaudaraan di antara sesama masyarakat NTT yang kala itu belum saling mengenal oleh karena terpisah oleh jarak dan infrastruktur serta koneksi informasi yang belum memadai seperti saat ini.

Ketika itu, orang Sumba, bisa menyapa dan bersalaman dengan orang Flores, sebaliknya orang Sabu bisa cium hidung dengan orang Adonara dan seterusnya.

Namun, gagasan awal ini sudah terlupakan dan berubah menjadi ajang untuk saling memusuhi di lapangan hijau dengan aneka aksi anarkis seperti penonton memukul wasit, para penonton saling menghina dan para pemain saling mencederai di lapangan. Jika mendiang Gubernur El Tari masih hidup, ia akan menghapus ajang ini dengan segera.

Mari kita kembalikan marwah El Tari Memorial Cup ke dalam nurani anak-anak NTT generasi milenial, agar ETMC tidak menjadi ajang permusuhan tetapi sebagai ajang persaudaraan untuk memperbaiki citra sepak bola NTT.

Salam olahraga.

Matani, 23 September 2022

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadan 2024, Hanya 200 Ribuan Tambah Daya Listrik Hingga 5.500VA

    Ramadan 2024, Hanya 200 Ribuan Tambah Daya Listrik Hingga 5.500VA

    • calendar_month Rab, 13 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) kembali menghadirkan promo diskon kepada pelanggan yang ingin tambah daya listrik melalui program tambah daya listrik saat Ramadan 2024. Melalui promo ini, pelanggan hanya perlu membayar biaya tambah daya sebesar Rp202.403,-. Promo ini berlaku bagi penambahan daya pelanggan 450 Volt Ampere (VA) hingga ke daya 5.500 VA. Pada […]

  • PLN Peduli, Bengkel Konversi SMKN 1 Jonggat Bersertifikat Kemenhub

    PLN Peduli, Bengkel Konversi SMKN 1 Jonggat Bersertifikat Kemenhub

    • calendar_month Ming, 24 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Loading

    Sertifikat bengkel konversi ini diberikan kepada SMKN 1 Jonggat setelah melalui proses verifikasi dan dinyatakan memenuhi persyaratan sebagai bengkel konversi, di antaranya memiliki teknisi dan peralatan yang memadai. Selanjutnya, Direktur Sarana Transportasi Jalan melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pelaksanaan keputusan ini.   Mataram | Sekolah imbas atau sekolah yang menjadi sasaran pengembangan dari sekolah model […]

  • Terima Juri Lomba Kebersihan, VBL : Ke depan Tak Ada ‘Cleaning Service’ di Instansi

    Terima Juri Lomba Kebersihan, VBL : Ke depan Tak Ada ‘Cleaning Service’ di Instansi

    • calendar_month Kam, 6 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengatakan bahwa ke depan setiap ASN harus bertanggungjawab terhadap kebersihan lingkungan tempat dia bekerja. Hal ini diungkapkan Gubernur saat beraudiensi dengan para Juri Lomba Kebersihan antar-instansi Lingkup Pemerintah Provinsi NTT, di Ruang Kerja Gubernur, pada Kamis, 6 Agustus 2020. Para Juri yang berjumlah […]

  • HUT Ke-60 Pramuka, Dokter Herman Man Raih Lencana Melati

    HUT Ke-60 Pramuka, Dokter Herman Man Raih Lencana Melati

    • calendar_month Sel, 31 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, menghadiri peringatan HUT ke-60 Pramuka tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa, 31 Agustus 2021 di gedung Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka NTT, Kota Kupang. Hari Pramuka dan peringatan 60 tahun gerakan Pramuka mengusung tema, “Pramuka Berbakti Tanpa Henti Dalam Memasuki Adaptasi […]

  • Diare Penyakit Terbanyak Kedua di NTT : Ubah Kebiasaan Atasi Diare

    Diare Penyakit Terbanyak Kedua di NTT : Ubah Kebiasaan Atasi Diare

    • calendar_month Sab, 24 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Josephin N. Fanggi, S.S.T. Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Ah, sonde apa-apa, aman sa”. Itulah kata yang sering terdengar apabila kita diingatkan untuk menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan. Suatu pemandangan yang biasa kita lihat di provinsi tercinta kita ini. Hal-hal beresiko seperti setelah memegang benda kotor, buang air besar, memegang makanan sisa untuk makanan ternak […]

  • Target PLN UIP Nusra, SMK di Ruteng Jadi Pusat Konversi Motor Listrik

    Target PLN UIP Nusra, SMK di Ruteng Jadi Pusat Konversi Motor Listrik

    • calendar_month Kam, 9 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 1Komentar

    Loading

    Ruteng, Komitmen PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) dalam pengembangan ekosistem electric vehicle (EV) di wilayah Nusa Tenggara terus berlanjut. Setelah SMKN 3 Mataram sukses memperoleh sertifikat bengkel konversi pertama di NTB, PT PLN (Persero) UIP Nusra selanjutnya menargetkan SMK Swasta Santo Aloysius di Ruteng, Kabupaten Manggarai dapat menjadi pusat pengembangan motor […]

expand_less