Momen Refleksi Kematian YBR dan Lawatan Belasungkawa Gubernur NTT
- account_circle Penulis
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 146
- comment 0 komentar

![]()
Gubernur Laka Lena menekankan bahwa kepergian anak YBR bukan hanya duka bagi keluarga dan warga Ngada, namun menjadi duka nasional. Sebagai wakil pemerintah pusat, ia memohon maaf baru bisa hadir menyampaikan permohonan duka yang mendalam bagi keluarga.
Ngada | Sabtu, 7 Februari 2026, Gubernur NTT, Melki Laka Lena melawat keluarga YBR (10) siswa kelas IV SDN Rutowaja, Desa Nenawea, Kecamatan Jerebuu, yang ditemukan meninggal dunia di pohon cengkeh, Kamis siang, 29 Januari 2026.
Gubernur Laka Lena menyampaikan belasungkawa dan rasa duka cita yang sangat mendalam kepada para keluarga korban, Maria Goreti Te’a (Ibunda YBR), Wilhelmina Nenu (Nenek), Ardianus Niga (Kakak) dan Aulita F. Mbe’e (Kakak).
Gubernur Laka Lena pun menyambangi makam YBR dan mendoakannya. Turut mendampingi, Bupati Ngada Raymundus Bena, Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu, Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, Wakil Bupati Ende Dominikus Minggu Mere, unsur Forkopimda, serta hadir pula Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemprov NTT diantaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Ambrosius Kodo, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT Kanisius Mau dan Kepala Biro Umum Setda Provinsi NTT, Agustinus Sigasare.
Gubernur Laka Lena menekankan bahwa kepergian anak YBR bukan hanya duka bagi keluarga dan warga Ngada, namun menjadi duka nasional. Sebagai wakil pemerintah pusat, ia memohon maaf baru bisa hadir menyampaikan permohonan duka yang mendalam bagi keluarga.

Gubernur Laka Lena menyalami dan memberikan penguatan kepada Ibunda YBR. Foto : Meldo Nailopo
“Melalui peristiwa ini kami segenap jajaran pemerintahan menyadari kami masih memiliki banyak kekurangan yang harus dibenahi agar kasus seperti ini tidak terulang lagi. Harus kami benahi kinerja kami untuk mampu mengurus masyarakat dan kondisi setiap keluarga yang juga mengalami situasi seperti keluarga korban ini,” tekannya.
Gubernur Laka Lena juga menegaskan bersama Presiden Prabowo Subianto dan para menteri bakal lebih baik lagi dalam mengemban tugas melayani masyarakat dengan segenap layanan publik yang harus diberikan dengan baik pada aspek pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Ia menegaskan agar semua aspek pranata sosial kemanusiaan dapat dijalankan dengan baik bersama tokoh agama, tokoh adat, tokoh budaya, tokoh masyarakat, dan yang lainnya harus bisa bekerja maksimal untuk kelangsungan hidup dan kesejahteraan masyarakat.
“Terima kasih juga kepada para jurnalis media massa yang sejak awal sudah mengawal peristiwa ini dengan baik, memberitakan dengan baik, dan memberikan saran dan masukan serta kritik untuk membuat kami (pemerintah) bisa mengintrospeksi diri untuk dapat bekerja lebih baik dan berkembang lebih baik lagi,” imbuh Gubernur Laka Lena.(*)
- Penulis: Penulis
- Editor: Roni Banase
- Sumber: Biro AdPim Setda NTT - Meldo Nailopo











Saat ini belum ada komentar