Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Narasi Bohong Terkait ‘Lockdown’ Beredar, Ini Klarifikasi BPMI Setpres

Narasi Bohong Terkait ‘Lockdown’ Beredar, Ini Klarifikasi BPMI Setpres

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 18 Mar 2020
  • visibility 39
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Beredar narasi di sejumlah layanan pesan instan dan media sosial yang menginformasikan bahwa Presiden Joko Widodo memberlakukan karantina terbatas (lockdown) terhadap aktivitas publik di beberapa wilayah di Indonesia, yaitu DKI Jakarta, Bekasi, Depok, Bogor, Bandung dan sekitarnya, Surabaya dan sekitarnya, Banten, Tangerang, Semarang, dan Bali.

Baca tautan ini :

http://gardaindonesia.id/2020/03/17/presiden-jokowi-hingga-saat-ini-belum-ada-kebijakan-lockdown/

Narasi tersebut juga disertai 16 poin pernyataan yang mengatasnamakan Presiden Joko Widodo terkait pembatasan aktivitas warga.

Narasi Bohong (Hoax) yang sedang beredar, Foto Istimewa oleh BPMI Setpres 

Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden (BPMI Setpres) memastikan bahwa narasi tersebut tidak bersumber dari pernyataan Presiden Joko Widodo maupun sumber lainnya. Presiden dalam keterangan persnya pada Senin, 16 Maret 2020, di Istana Kepresidenan Bogor, telah menyampaikan sejumlah arahan yang justru tidak sesuai dengan narasi yang beredar tersebut.

Pertama, kebijakan karantina wilayah (lockdown) baik di tingkat nasional maupun di tingkat daerah adalah kebijakan pemerintah pusat yang hingga saat ini masih tidak terpikirkan.

“Kebijakan ini tidak boleh diambil oleh pemerintah daerah dan sampai saat ini tidak ada kita berpikiran ke arah kebijakan lockdown,” tegas Presiden, kemarin.

Adapun langkah yang perlu dilakukan saat ini adalah pembatasan sosial (social distancing), yaitu dengan mengurangi mobilitas orang dari satu tempat ke tempat lain, menjaga jarak, dan mengurangi kerumunan orang yang membawa risiko besar kepada penyebaran Covid-19.

“Kebijakan belajar dari rumah, bekerja dari rumah, dan beribadah di rumah perlu terus untuk kita gencarkan untuk mengurangi tingkat penyebaran Covid-19 dengan tetap mempertahankan pelayanan kepada masyarakat, baik itu urusan kebutuhan pokok, layanan kesehatan, dan layanan-layanan publik lainnya,” jelas Presiden.(*)

Sumber berita dan foto (*/BPMI Setpres)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kosmas Lana Sekda NTT Ke-13 Dilantik Gubernur Viktor Laiskodat

    Kosmas Lana Sekda NTT Ke-13 Dilantik Gubernur Viktor Laiskodat

    • calendar_month Kam, 25 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat melantik dan mengambil janji jabatan Kosmas Damianus Lana sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Sekda NTT) pada Kamis pagi, 25 Mei 2023 di aula El Tari, Kantor Gubernur NTT. Dan menjadi saksi pelantikan yakni Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Nusa Cendana, Prof. Dr. […]

  • Hingga 26 Juli 2023, Polri Selamatkan 2.191 Korban TPPO

    Hingga 26 Juli 2023, Polri Selamatkan 2.191 Korban TPPO

    • calendar_month Jum, 28 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Polri menyampaikan data terbaru terkait penanganan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyebutkan ada 2.191 orang korban TPPO yang telah diselamatkan sejak 5 Juni hingga 26 Juli 2023. “Jumlah korban TPPO yang telah diselamatkan sebanyak 2.191 orang,” kata Ramadhan dalam keterangannya pada Kamis, […]

  • Transfer Keahlian Bertaman, Biro Umum Setda NTT Helat Lomba Tata Taman

    Transfer Keahlian Bertaman, Biro Umum Setda NTT Helat Lomba Tata Taman

    • calendar_month Sen, 30 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Guna diperoleh transformasi keahlian bertaman bagi para aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga honorer Biro Umum Setda NTT, maka dihelat Lomba Penataan Taman Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT di Jalan El. Tari, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). “Tujuan utamanya untuk transformasi pengetahuan, ketrampilan, dan kemampuan mengelola taman,” urainya Plt. […]

  • Hari Kartini, PPA Kluster TTS Helat Konferensi & Festival Perlindungan Anak

    Hari Kartini, PPA Kluster TTS Helat Konferensi & Festival Perlindungan Anak

    • calendar_month Jum, 22 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Peringatan hari Kartini, seluruh pelayanan perempuan dan anak (PPA) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghelat konferensi dan festival perlindungan anak gugus (kluster) SoE di GOR Nekmese pada Kamis, 21 April 2022. Kegiatan dimaksud, diawali dengan ibadat pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Reni Lusi, S.Th., dan dihadiri […]

  • Waspada!, 2 Kali Gempa Bumi Guncang Alor Pada 20 & 21 Maret

    Waspada!, 2 Kali Gempa Bumi Guncang Alor Pada 20 & 21 Maret

    • calendar_month Kam, 21 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Alor-NTT, Garda Indonesia | Gempa bumi tektonik berkekuatan M=4.2 SR kembali mengguncang Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Hari Kamis, 21 Maret 2019, sebelumnya pada Rabu, 20 Maret 2019 pukul 19:33:03 WITA juga terjadi gempa bumi tektonik berkekuatan M=3.8 SR Kepala Stasiun Geofisika Kampung Baru – Kupang, Robert Owen Wahyu, S.Si., melalui rilis yang […]

  • Ketua DPR : ‘Bijaklah Lihat Rekam Jejak & Akhlak Setiap Figur Calon!’

    Ketua DPR : ‘Bijaklah Lihat Rekam Jejak & Akhlak Setiap Figur Calon!’

    • calendar_month Ming, 7 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua DPR Bambang Soesatyo mengimbau dan mengajak semua WNI pemegang hak memilih menggunakan hak pilih pada hari pemungutan suara, Rabu 17 April 2019. Pemilu serentak 2019 akan memilih anggota DPR/DPRD, serta Presiden dan Wakil Presiden. Untuk menghindari salah pilih, warga negara pemegang hak memilih hendaknya melihat rekam jejak serta riwayat akhlak […]

expand_less