Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata dan Budaya » Ogok Manai, Mahkota Unik Nan Indah Perempuan Suku Mentawai

Ogok Manai, Mahkota Unik Nan Indah Perempuan Suku Mentawai

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
  • visibility 153
  • comment 0 komentar

Loading

Tak jarang pula Ogok Manai dilengkapi daun kemangi hutan di bagian belakang kepala, berfungsi sebagai pewangi alami yang menambah daya tarik tersendiri bagi pemakainya.

 

Ogok Manai merupakan hiasan kepala khas yang digunakan oleh kaum perempuan dari Suku Mentawai, khususnya di Pulau Siberut, Sumatera Barat. Mahkota ini bukan sekadar hiasan, tetapi sarat makna budaya dan identitas.

Mahkota unik nan indah ini dikenakan saat perayaan khusus, seperti pesta perkawinan, ritual Sikerei, atau bahkan dalam kehidupan sehari-hari oleh sebagian perempuan.

Ogok Manai tidak sekadar aksesori, namun sarat akan nilai simbolis yang mendalam dalam tradisi Mentawai.

Sebagai salah satu bagian dari warisan budaya yang terus dilestarikan hingga kini, Ogok Manai tampil unik dengan berbagai macam bentuk. Umumnya terbuat dari kombinasi bulu burung, bulu ayam, manik-manik, benang wol, hingga daun puring yang segar. Tak jarang pula Ogok Manai dilengkapi daun kemangi hutan di bagian belakang kepala, berfungsi sebagai pewangi alami yang menambah daya tarik tersendiri bagi pemakainya.

Ciri dan bentuk Ogok Manai

Adapun Ogok Manai terbuat dari bahan alami seperti bunga, daun, dan serat pohon (misalnya daun pandan atau kelapa). Bentuknya menyerupai mahkota atau ikat kepala lebar yang dipenuhi bunga berwarna cerah.

Biasanya Ogok Manai dibuat secara manual dengan teknik merangkai dan mengikat bahan tumbuhan segar.

Fungsi dan makna Ogok Manai

Ogok Manai merupakan simbol kecantikan dan kehormatan perempuan Mentawai, terutama dalam acara adat. Dipakai saat upacara pernikahan, pesta adat, atau ritual penting lainnya.

Ogok Manai pun melambangkan hubungan harmonis dengan alam, karena seluruh materialnya diambil dari lingkungan sekitar, serta menunjukkan status sosial atau peran perempuan dalam upacara.

Ogok Manai sering dipadukan dengan pakaian adat yang disebut kebaya Mentawai (walau berbeda dari kebaya Jawa) dan kain tenun atau sarung.

Selain itu, dalam budaya Mentawai, perempuan juga memakai tato tradisional (titi) dan hiasan tubuh lain yang menjadi penanda umur, status, dan momen kehidupan.(*)

Sumber (*/Goodnews+ ragam)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aplikasi Qlue—Tingkatkan Kinerja ASN Pemkot Kupang

    Aplikasi Qlue—Tingkatkan Kinerja ASN Pemkot Kupang

    • calendar_month Kam, 1 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Dalam konferensi pers pada Rabu 31 Juli 2019 di Aula Garuda Kantor Wali Kota Kupang, dengan tagline ‘Ayo Berubah’, yang merupakan gebrakan baru menuju Kupang Smart City, yang bermakna sebuah ajakan untuk bergerak secara kolaboratif bagi semua elemen masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan menuju Kota Kupang Moderen Wali Kota Kupang, […]

  • 34.000 PMI Pulang ke Tanah Air pada Mei & Juni 2020, Pemerintah Siapkan Skema

    34.000 PMI Pulang ke Tanah Air pada Mei & Juni 2020, Pemerintah Siapkan Skema

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo, saat memimpin rapat terbatas mengenai percepatan penanganan pandemi Covid-19, meminta jajarannya untuk menyiapkan skema khusus terkait kepulangan puluhan ribu pekerja migran Indonesia. Diperkirakan terdapat 34.000 Pekerja Migran Indonesia yang akan kembali ke Tanah Air pada Mei dan Juni mendatang. “Kepulangan pekerja migran Indonesia agar betul-betul berjalan dengan baik […]

  • Valencia Wong & Flobamore Support Ajang TCP Fashion Fest 2019

    Valencia Wong & Flobamore Support Ajang TCP Fashion Fest 2019

    • calendar_month Sab, 22 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Perhelatan Pemilihan Puteri Tenun NTT dan TCP Fashion Fest 2019 yang dihelat pada Kamis, 21 Juni 2019 oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan berkolaborasi dengan Dekranasda NTT mendapat dukungan (support) berbagai pihak termasuk Valencia Wong dan Flobamore Collection Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/06/23/beda-spektakuler-pemilihan-puteri-tenun-ntt-dan-tcp-fashion-fest-2019/ Ditemui di Salon Valencia yang berlokasi di Sam Ratulangi […]

  • Cara Menko Polhukam Bakar Semangat Mahasiswa Bela Negara

    Cara Menko Polhukam Bakar Semangat Mahasiswa Bela Negara

    • calendar_month Rab, 21 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Yogyakarta, gardaindonesia.id | Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan apa yang diperjuangkan saat ini tentu awalnya belajar dari masa lalu. Melihat sejarah masa lalu, kemerdekaan hanya dapat tercapai tatkala rakyat bersatu sebagai bangsa. “Saya memberikan pembekalan, satu sharing tentang pengalaman saya kepada para mahasiswa agar mereka sadar bahwa apa yang kita perjuangankan […]

  • Lantik & Ambil Sumpah Jabatan 16 Notaris, Ini Pesan Tegas Kakanwil Merci Jone

    Lantik & Ambil Sumpah Jabatan 16 Notaris, Ini Pesan Tegas Kakanwil Merci Jone

    • calendar_month Rab, 17 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kumham) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Marciana Dominika Jone mewakili Menteri Hukum dan HAM RI melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 16 Notaris secara luring dan daring pada Rabu sore, 17 November 2021. Keenam belas pejabat Notaris tersebut, dilantik dan diambil sumpah berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan […]

  • Berbusana Adat Amanatun TTS, Presiden Pimpin Upacara di Istana Merdeka

    Berbusana Adat Amanatun TTS, Presiden Pimpin Upacara di Istana Merdeka

    • calendar_month Sen, 17 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Meski digelar secara terbatas, pelaksanaan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2020 tetap meriah dan berwarna. Para tamu undangan dan masyarakat yang mengikuti jalannya upacara secara virtual mengenakan busana-busana nusantara yang menyemarakkan suasana. Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana juga tak mau kalah dengan busana adat yang mereka kenakan dalam […]

expand_less